alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5451b1e9620881585d8b456d/panasbung-ostrali-pakar-australia-kritik-kabinet-kerja-ini-komentar-jk
[Panasbung Ostrali] Pakar Australia Kritik Kabinet Kerja, Ini Komentar JK
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menepis penilaian buruk sejumlah pakar asal Australia terhadap Kabinet Kerja. Kalla meminta masyarakat menilai kinerja Kabinet Kerja diakhir pemerintahan nanti."Kita tidak tergantung pada penilaian siapa pun, yang penting nanti dilihat apa yang kita kerjakan. Jangan lihat awal, nilai nanti akhirnya," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Kamis (30/10/2014).

Sebelumnya, sejumlah pakar asal Australia menilai Kabinet Kerja yang diumumkan Presiden Jokowi-Jusuf Kalla memiliki kelemahan, terutama kurang mencerminkan visi reformasi ekonomi dan demokrasi. Profesor Greg Fealy dari Australian National University (ANU) di Canberra menilai, sejumlah figur dalam kabinet baru Indonesia dikenal tidak begitu mendukung reformasi ekonomi dan visi demokrasi.

Selain itu, kata Fealy, ada tokoh yang sepertinya menjadi incaran Komisi Pemberantasan Korupsi, tetapi tetap masuk dalam kabinet. Fealy lantas menyebut nama Menteri BUMN Rini Soemarno. Ia menilai, masuknya Rini yang merupakan orang dekat Megawati Soekarnoputri itu menunjukkan Jokowi mendapat tekanan dari Megawati dan PDI-P.Hal senada dikemukakan Profesor Hal Hill, juga dari ANU Canberra. Ia menilai, Kabinet Kerja dipenuhi oleh CEO dan pengusaha, dengan jumlah teknokrat yang sangat sedikit. Karena itu, katanya, kabinet ini memiliki kelemahan dalam visi reformasi demokrasi sebagaimana yang dijanjikan sendiri oleh Presiden Jokowi.Namun demikian, pendapat berbeda disampaikan Profesor Greg Barton dari Monash University di Melbourne.

Menurut dia, tokoh seperti Menteri Perdagangan Rahmat Gobel dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman merepresentasikan keahlian yang dibutuhkan di bidangnya masing-masing.Profesor Barton berharap Menteri Perdagangan Rahmat Gobel akan lebih pragmatis dalam isu-isu perdagangan bebas.Prof Barton menyatakan komitmen Presiden Jokowi untuk tidak melakukan deal politik dengan oposisi, yaitu dengan tidak menunjuk menteri dari Partai Golkar.

http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/10/30/10214791/pakar.australia.kritik.kabinet.kerja.ini.komentar.jk

Pakar Ostrali aja ngeh kalo beberapa titipan bos besar Megtron, masak panastak bego gagal paham sih emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Kasihan nih pakar, gara2 trit ini jd ilang kepakarannya dihujat panastak pecandu air cucian kaki juragan kodok emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
pakar australi paling copas komen anak DC pake gotrans. emoticon-Stick Out Tongue
emoticon-Ngacir
selain 4ekor mentri pdip
sapa aja sih titipan si mbok?
serius nanya. jujur gw gak tau emoticon-Smilie
sedikit ragu mega oke dengan jatah 4ekor doanh
kita liat aja tar kritikan selanjutnya abis ni kabinet kerja kayak gimana.
masih tetep sama atau ada perubahan.

emoticon-Ngacir










yang ngekuot maho

Sesuai yg pak JK bilang. Liat nanti 5 tahun lagi perubahan yg bakal di buat di bawah presiden sekarang emoticon-I Love Indonesia
logika JK sederhana tapi dijamin langsung bisa bikin panasbung bungkam emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
emang knp dgn pengusaha? Pengusaha itu biasanya org gigih dan kerja cepat, krn tiap hari dihadapkan dengan peluang dan ancaman.
Kalo pakar luar kritik berarti tidak baik buat mereka melainkan baik buat indonesiaemoticon-Cool pake logika dikit emoticon-Big Grin
menilai sesuatu yang baru dimulaiemoticon-Matabelo
apa yang dinilai?emoticon-Ngakak
ya tinggal ditunjukkan dengan kinerjanya nanti. klo kabinet ini berhasil membawa perubahan yang lebih baik bagi bangsa ini, maka penilainan para pakar ausie salah. Jadikan kritik ini sebagai penambah semangat dalam mengabdi ke bangsa dan negara ini. Buktikan bahwa para pengamat itu salah. Kita liat aja nanti akan seperti apa hasil kerja dari kabinet ini...emoticon-Malu (S)
Khan harus seizin mbok ne
Bentar lg twiter tu prof banyak follower dr indo emoticon-Big Grin

Panastak are you ready...... emoticon-Mad
inilah hebatnya pemerintah sekarang. baru kerja kurang dari 1 bulan sudah mendapat kritikan dari negara asing. luar biasa!

ini artinya mata dunia mulai memandang indonesia emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By embolisasi
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menepis penilaian buruk sejumlah pakar asal Australia terhadap Kabinet Kerja. Kalla meminta masyarakat menilai kinerja Kabinet Kerja diakhir pemerintahan nanti."Kita tidak tergantung pada penilaian siapa pun, yang penting nanti dilihat apa yang kita kerjakan. Jangan lihat awal, nilai nanti akhirnya," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Kamis (30/10/2014).

Sebelumnya, sejumlah pakar asal Australia menilai Kabinet Kerja yang diumumkan Presiden Jokowi-Jusuf Kalla memiliki kelemahan, terutama kurang mencerminkan visi reformasi ekonomi dan demokrasi. Profesor Greg Fealy dari Australian National University (ANU) di Canberra menilai, sejumlah figur dalam kabinet baru Indonesia dikenal tidak begitu mendukung reformasi ekonomi dan visi demokrasi.

Selain itu, kata Fealy, ada tokoh yang sepertinya menjadi incaran Komisi Pemberantasan Korupsi, tetapi tetap masuk dalam kabinet. Fealy lantas menyebut nama Menteri BUMN Rini Soemarno. Ia menilai, masuknya Rini yang merupakan orang dekat Megawati Soekarnoputri itu menunjukkan Jokowi mendapat tekanan dari Megawati dan PDI-P.Hal senada dikemukakan Profesor Hal Hill, juga dari ANU Canberra. Ia menilai, Kabinet Kerja dipenuhi oleh CEO dan pengusaha, dengan jumlah teknokrat yang sangat sedikit. Karena itu, katanya, kabinet ini memiliki kelemahan dalam visi reformasi demokrasi sebagaimana yang dijanjikan sendiri oleh Presiden Jokowi.Namun demikian, pendapat berbeda disampaikan Profesor Greg Barton dari Monash University di Melbourne.

Menurut dia, tokoh seperti Menteri Perdagangan Rahmat Gobel dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman merepresentasikan keahlian yang dibutuhkan di bidangnya masing-masing.Profesor Barton berharap Menteri Perdagangan Rahmat Gobel akan lebih pragmatis dalam isu-isu perdagangan bebas.Prof Barton menyatakan komitmen Presiden Jokowi untuk tidak melakukan deal politik dengan oposisi, yaitu dengan tidak menunjuk menteri dari Partai Golkar.

http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/10/30/10214791/pakar.australia.kritik.kabinet.kerja.ini.komentar.jk

Pakar Ostrali aja ngeh kalo beberapa titipan bos besar Megtron, masak panastak bego gagal paham sih emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Kasihan nih pakar, gara2 trit ini jd ilang kepakarannya dihujat panastak pecandu air cucian kaki juragan kodok emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin


Wah,, panasbung udah go international. emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By .stratomist.


namanya jua panasbung emoticon-Ngakak


iya om, kan panasbung jangan goyang dan tetap kepakkan sayap emoticon-Ngakak
Kalau dari ostrali gini bukan panasbung masa menunya nasi juga?
Quote:Original Posted By dudamanja
selain 4ekor mentri pdip
sapa aja sih titipan si mbok?
serius nanya. jujur gw gak tau emoticon-Smilie
sedikit ragu mega oke dengan jatah 4ekor doanh


banyak deh gan. salah satu nya rini soemarno, dia itu orang deket megatron, jalur "profesional" tapi berafiliasi ke megatron. dulu dia pernah jadi menteri di zaman megatron.
Quote:Original Posted By besok.ngecor


banyak deh gan. salah satu nya rini soemarno, dia itu orang deket megatron, jalur "profesional" tapi berafiliasi ke megatron. dulu dia pernah jadi menteri di zaman megatron.

eh kl bu rini ya uda pada tau.
lainnyaa??
panas.bung mendunia emoticon-Belo


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By dudamanja

eh kl bu rini ya uda pada tau.
lainnyaa??


klo ga salah RR deh gan

CMIIWemoticon-Malu (S)emoticon-Malu (S)emoticon-Malu (S)