alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/545183131a9975ae5b8b456b/m-a-k-j-l-e-b--kalau-capres-tau-mau-di-bully-lebih-baik-jadi-tukang-gorengan
[M A K J L E B !] Kalau Capres Tau Mau di Bully, lebih Baik Jadi Tukang Gorengan
[M A K J L E B !] Kalau Capres Tau Mau di Bully, lebih Baik Jadi Tukang Gorengan


JAKARTA - Pakar Hukum Pidana dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, Khairul Huda berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut gugatan terhadap seorang buruh tusuk sate, karena membullying Jokowi di sosial media facebook saat kampanye di akun miliknya dalam pilpres lalu.

Apapun yang dilakukan buruh tusuk sate itu menurut Khairul, adalah bagian dari demokrasi dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat dan bukan serangan pribadi.

"Saya berharap Jokowi mencabut gugatan tersebut karena apa yang disampaikan masyarakat pada saat hingar-bingar kampanye pada pilpres kemarin adalah bagian dari proses demokratisasi dan partisipasi masyarakat untuk menyuarakan keyakinannya mendapatkan pemimpin terbaik," kata Khairul kepada wartawan di Jakarta, Rabu (29/10).

Selain itu, Khairul juga minta masyarakat tidak serta-merta menyalahkan pihak kepolisian yang langsung menangkap sang pem “bully”, karena pihak kepolisian hanya menjalankan tugasnya. Dia jelaskan, berdasarkan pasal 72 KUHP dimana hanya yang dirugikan yang bisa memberikan pengaduan, maka dia yakin Jokowi yang melaporkan hal ini secara pribadi.

"Ini delik aduan dan pihak kepolisian hanya menjalankan tugas atas laporan masyarakat. Yang mengadukan itu kalau deliknya pencemaran nama baik, hanya bisa dilakukan oleh yang dirugikan. Itu menurut pasal 72 KUHP. Jadi yang bisa melaporkan hal ini adalah Jokowi dan pihak kepolisian hanya menjalankan laporan Jokowi. Kecuali kalau Jokowi belum cukup umur maka laporan bisa diwakilkan," jelasnya.

Menurut Khairul, apapun yang diposting bersangkutan harus dilihat dalam konteks membangun suasana demokrasi ketika setiap orang bisa menyampaikan pendapatnya dan pikirannya dan harus diterima sebagi sebuah kenyataan. Karena itu ujar Khairul, sikap Jokowi yang melaporkan sang buruh tusuk sate adalah tidak pada tempatnya karena direspon dengan sebuah proses hukum.

"Memang tidak salah, tetapi alangkah lebih bijaksananya, kalau apa yang dilakukan itu adalah bagian dari pesta demokrasi. Kalau seseorang tidak mau di bully sebagai capres, maka lebih baik orang tersebut jadi tukang gorengan saja," sarannya.

Apalagi si tukang tusuk sate itu tidak punya kepentingan pribadi terhadap Jokowi. Si tukang tusuk sate bukanlah saingan Jokowi dalam pilpres dan bukan juga bagian dari tim kampanye capres. Apa yang dipostingnya seharusnya dilihat sebagai kerangka demokrasi untuk mendapatkan pemimpin menurut keyakinan dia yang terbaik.

"Kalau Prabowo yang menyatakan, boleh lah dia menuntut. Tapi itu pun harus dilihat sebagai sebuah langkah politik bukan satu hal yang menyangkut pribadi. Prabowo juga bisa menuntut kepada pendukung Jokowi yang menuduh dia pelanggar HAM. Dia hanya berusaha untuk berpatisiapsi dalam rangka memenangkan calonnya dan dalam rangka memberikan informasi siapa calon presidennya," tegasnya.

Jika Jokowi terus memaksakan agar kepolisian memproses kasus ini, maka menurutnya ini akan menjadi sebuah langkah mundur dari suasana demokrasi yang berhasil dinikmati rakyat Indonesia selama ini pasca tumbangnya rezim orde baru. “Walaupun itu menyinggung pribadi pada Jokowi, tapi toh tidak ada nilainya ketika dia jadi presiden. Sebenarnya tidak elegan-lah kalau perkara diteruskan,” pungkasnya. (fas/jpnn)

http://www.jpnn.com/index.php?mib=be...tail&id=266754

---------------------------

waduh emoticon-Kagets
entar poto bininya pengamat diedit lagi ** SENSOR ** sama babi, mohon bapak jangan tersinggung
sebetulnya Jokowi no problem, suporternya yg ngadu
pengalihan isu red flag yellow flag kpk
Jokowi gimana mo mencabut gugatan, lha bikin gugatan aja gak pernah.. itu simpatisan yg ngegugat masgan. emoticon-Stick Out Tongue

lagian berani berbuat masa' gak berani bertanggungjawab, hanya karena dianggap masalah sepele trus dibiarkan bgitu aja..
Quote:Original Posted By deniswise
sebetulnya Jokowi no problem, suporternya yg ngadu


no problem apanya, Jokowi sudah dimintai keterangan polisi, kalau no problem kan waktu ketemu polisi tinggal bilang ini gak usah dilanjutkan kasihan orang kecil gak tau apa2 atau bilang ke kuasa hukumnya cabut gugatan, faktanya si tukang tusuk sate ini malah digelandang polisi macam teroris saja, NEO ORBA! sembah sujud untuk paduka Jokowi
Apapun yang dilakukan buruh tusuk sate itu menurut Khairul, adalah bagian dari demokrasi dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

emoticon-Nohope
ni pakar apaan sih. udah tau kasusnya apa belum emoticon-Nohope
wkkkkkkkkkkkkkk sadar gan dia presidenmu n nkri....bukan capres... n bukan gorengan itu mah buah gan duh arah amir ni orang
pelajaran aja buat kita semua
agar bisa saling menghargai
tidak memandang orang lain dari fisik atau apa lah emoticon-rainbow
pengamat sarap ,yang lapor siapa ....yang disalahin siapa emoticon-Gila
Quote:Original Posted By damarhurip2


no problem apanya, Jokowi sudah dimintai keterangan polisi, kalau no problem kan waktu ketemu polisi tinggal bilang ini gak usah dilanjutkan kasihan orang kecil gak tau apa2 atau bilang ke kuasa hukumnya cabut gugatan, faktanya si tukang tusuk sate ini malah digelandang polisi macam teroris saja, NEO ORBA! sembah sujud untuk paduka Jokowi


Jokowi dimintai keterangan 10 okt, baru ketahuan profesinya tukang sate setelah ditangkap kemarin gan

Quote:Original Posted By deniswise
sebetulnya Jokowi no problem, suporternya yg ngadu


iya gan emoticon-Smilie
Pakar PA
Kelihatan ga ngerti akar masalahnya emoticon-Cape d... (S)
pengamatnya yang goblok, dasar KMP emoticon-Najis (S) udah jelas timnya jokowi yang ngadu bukan jokowi
Quote:Original Posted By sitoy.51704
pelajaran aja buat kita semua
agar bisa saling menghargai
tidak memandang orang lain dari fisik atau apa lah emoticon-rainbow

Nasihat semacam itu kl di BP kaya masuk kuping kiri keluar kuping kanan.
But its a very good advice. See the heart not the appearances.
Lha, gambarnya jokowi sedang mendoggy mega, apakah layak di lepaskan begitu pelakunya ? ini sudah masuk dlm penghinaan pornografi,.. mmg pakar hukum mau numpang ngetop kali yahh
Lha? Polisinya sendiri bilang utk pornografi bukan delik aduan.. Gimana nih?

http://m.detik.com/news/read/2014/10...an-delik-aduan
Quote:Original Posted By susu.tikus.liar
Jokowi gimana mo mencabut gugatan, lha bikin gugatan aja gak pernah.. itu simpatisan yg ngegugat masgan. emoticon-Stick Out Tongue

lagian berani berbuat masa' gak berani bertanggungjawab, hanya karena dianggap masalah sepele trus dibiarkan bgitu aja..


ane jawab dulu ketentuan hukum pelapor delik aduan
Quote:
karena pihak kepolisian hanya menjalankan tugasnya. Dia jelaskan, berdasarkan pasal 72 KUHP dimana hanya yang dirugikan yang bisa memberikan pengaduan, maka dia yakin Jokowi yang melaporkan hal ini secara pribadi.


persoalan bukan sepele atau tidak, beliau kemaren sdh menyatakan salam 3 jari artinya hiruk pikuk/gesekan sewaktu pilpres dilupakan saatnya bangkit dan kerja
diliat dari sisi karakter pribadi dia itu figure pemimpin jangan disamakan masyarkat biasa (coba ente compare dgn judul thread ini)
Quote:Original Posted By pangdoger
entar poto bininya pengamat diedit lagi ** SENSOR ** sama babi, mohon bapak jangan tersinggung


bukan jokowi yang ngadu gimana bisa cabut laporan,
nanti kalo yg ini dilepaskan krn belas kasiih nanti ribuan tahanan lain pada nuntut keadilan juga.

nasi udah jadi bubur...terima lah selagi masih ada rasanya. buat belajar besok2.
Pengamat mendukung bully yg menggunakan konten porno juga dong emoticon-Thinking
Ah sudahlah emoticon-Ngacir