alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5450a1360f8b46ab168b4569/fadli-sebut-ahok-tak-otomatis-jadi-gubernur
Fadli Sebut Ahok Tak Otomatis Jadi Gubernur
Jakarta - Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Djohermansyah menyatakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wakil gubernur. Selanjutnya Ahok akan dilantik menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo (Jokowi).


Namun Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyatakan Gubernur (Plt) Basuki T Purnama‎ (Ahok) tak bakal otomatis menjadi Gubernur definitif DKI Jakarta. Fadli mendasarkan pada Perpu Pilkada.

"‎Amanat Perpu itu menyatakan kalau sisa masa jabatan Gubernur yang berhenti atau diberhentikan itu lebih dari 18 bulan, dalam hal ini Jakarta masih ada tiga tahun, maka Gubernur dipilih oleh DPRD. Jadi tidak otomatis Wagub jadi Gubernur," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/10/2014).

Fadli yang juga Wakil Ketua DPR itu mengutip Pasal 174 ayat (2), Perpu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada. Pasal tersebut berbunyi, "Apabila sisa masa jabatan Gubernur berhenti atau diberhentikan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dan sisa masa jabatan lebih dari 18 (delapan belas) bulan maka dilakukan Pemilihan Gubernur melalui DPRD Provinsi,".

Merujuk pada pasal tersebut menurut Fadli, Wakil Gubernur Ahok tidak otomatis naik menjadi Gubernur lantaran sisa masa jabatan yang ditinggalkan Jokowi lebih dari 18 bulan. "Itu bukan kemauan Gerindra, tapi Undang-undang," ujar Fadli.

Kemarin Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Djohermansyah menyatakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wakil gubernur. Djohermansyah menyatakan pihaknya sudah mengirimkan surat kepada pimpinan DPRD DKI untuk segera mengagendakan paripurna pengunduran diri Ahok.

“Rapat paripurna itu untuk mendengar pengunduran diri sebagai wakil gubernur untuk melaksanakan pasal 203 ayat 1. Jadi sidang itu nanti untuk mengumumkan pengunduran diri sekaligus mengisi kekosongan jabatan gubernur,” kata dia saat dihubungi, Selasa (28/10/2014)

Pasal 203 ayat 1 Perpu nomor 1 tahun 2014 berbunyi 'Dalam hal terjadi kekosongan Gubernur, Bupati, dan Walikota yang diangkat berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota menggantikan Gubernur, Bupati, dan Walikota sampai dengan berakhir masa jabatannya'.

Dia berujar proses ini adalah bagian proses dari mekanisme untuk penetapan Ahok sebagai gubernur definitif. Setelah bersurat ke DPRD, pihaknya juga akan menyurati Ahok untuk memintanya segera membuat surat pengunduran diri.

Setelah sidang, pimpinan dewan DKI akan mengirimkan usulan kepada presiden melalui Mendagri untuk menetapkan gubernur DKI. Kemudian presiden akan menerbitkan Keppres pengesahan Ahok sebagai gubernur definitif.

“Isi keppresnya nanti ada tiga hal, pertama menghentikan Ahok sebagai wagub, lalu mengesahkan dia menjadi gubernur sekaligus kapan tanggal pelantikannya dilakukan,” imbuhnya.