alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54502a96118b46ab628b4568/hukum-mendatangi-dukun-ada-2-apa-itu
Hukum Mendatangi Dukun Ada 2, Apa Itu?
Hukum Mendatangi Dukun Ada 2, Apa Itu?

Hukum Mendatangi Dukun Ada 2, Apa Itu?


Ada 2 dalil terkait dengan hukum mendatangi dukun atau peramal;

1. Dalil Pertama

Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda;

مَنْ أَتَى عَرافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَىْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

“Barang siapa yang mendatangi peramal lalu menanyakan kepadanya sesuatu, maka shalatnya tidak diterima 40 hari.”[1]

2. Dalil Kedua

Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda;

مَنْ أَتَى عَرافًا أَوْ كَاهِنًا فَصَدقَهُ فِيمَا يَقُولُ ، فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمدٍ صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ

“Barang siapa yang mendatangi peramal atau dukun lalu percaya dengan ucapannya maka ia telah kafir dengan apa yang turu kepada Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.”[2]

Dari kedua hadits di atas dapat disimpulkan;

1. Apabila mendatangi dukun dan tidak percaya ucapannya maka dosa besar serta tidak diterima shalatnya 40 hari,

2. Sedangkan jika percaya ucapannya maka ia kafir. (lihat: Fiqh Ibadat, Syaikh Ibnu Utsaimin, hal.55-56)

Orang-orang yang membenarkan mereka atas pengakuan mereka dalam mengetahui hal-hal yang ghaib dan meyakininya, maka hukumnya sama seperti mereka, Dan setiap orang yang menerima perkara ini dari orang yang melakukannya, sesungguhnya Rasulullah _ berlepas diri dari mereka.

Seorang muslim tidak boleh tunduk dan percaya terhadap dugaan dan sangkaan bahwa cara seperti yang dilakukan itu sebagai suatu cara pengobatan, semisal tulisan Azimat-azimat yang mereka buat, atau cairan timah, dan berbagai cerita bohong yang mereka adakan. Semua ini adalah praktek- praktek pedukunan dan penipuan terhadap manusia, maka barang siapa yang rela menerima praktek-praktek tersebut tanpa menunjukkan sikap penolakannya, sesungguhnya ia telah ikut andil dalam perbuatan batil dan kufur.


Baca selengkapnya silahkan klik di sini
egp nyet
gwe plus2 aja
tergantung yang dimaksud dengan "dukun" itu apa.....

istilah "dukun" yang dikenal orang-orang jawa sejak jaman kerajaan dulu adalah kependekan dari "yen ana uDUne ruKUN", atau kalau ada sesuatu yang diberikan akan berlangsung..... artinya seseorang akan bekerja jika dibayar. dalam istilah sekarang adalah "profesional". seorang profesional akan bekerja menurut keahliannya dan dari situlah sumber penghasilannya.

karena itu kemudian ada dukun bayi, dukun beranak, dukun yg mengobati penyakit (tabib), dukun patah tulang, dukun ramal, dukun temanten, dll...
gmn rasanya pertamaxnya sampah? emoticon-Embarrassment