alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/544fd743582b2e64268b4569/ketua-garda-metal-spmi-batam-dibacok-jelang-penentuan-umk-2015
Ketua Garda Metal SPMI Batam Dibacok Jelang Penentuan UMK 2015
BATAM (BP) – Ketua Garda Metal SPMI Batam, Suprapto dibacok oleh tiga orang tak dikenal yang membuntutinya tepat di depan ruko Bukit Kemuning, Tanjungpiayu, Senin (27/10) sekitar pukul 19.20 WIB. Beruntung tebasan parang panjang oleh tiga orang yang mengendarai dua sepeda motor tak mengenai tubuh Suprapto. Meski dapat mengelak dari sabetan pedang, namun Suprapto terjatuh dari motornya dan sempat tersungkur.

Suprapto mengatakan pembacokan itu terjadi saat ia selesai bekerja dan hendak pulang menuju Puri Agung III Blok B3 menggunakan sepeda motor Honda Kharisma hitam BP 2252 EM. Namun, sampai di depan Ruko Bukit Kemuning, ia dihadang dua pria yang juga menggunakan sepeda motor.

”Tiba-tib saja saya dikejar dari belakang dan dihadang. Pelaku yang berjumlah dua orang memainkan parangnya yang sepanjang tangan,” ujar pekerja PT HPN kawasan Citra Buana 2, Batuampar itu di Polsek Seibeduk.

Ia menambahkan setelah dihadang, salah seorang pelaku menebas parang ke arah tubuhnya sebanyak dua kali. Tebasan pertama mengenai pinggan, sementara tebasan ke dua diarahkan ke bagian tangan yang menyebabkan jaket biru bermerk FSPMI yang dikenakannya sobek.

”Pertama di sini (pinggang, red), ke dua di tangan saya. Untung saja tidak terluka. Setelah dia bacok saya terjatuh dan saya berteriak,” jelasnya.

Mendengar teriakannya, kata Suprapto, warga yang mendengar langsung berdatangan dan menolongnya untuk berdiri. Sementara, pelaku menancapkan sepeda motornya menuju kawasan Mukakuning. ”Saya ditolong warga dan pelakunya kabur. Pelaku menggunakan sepeda motor hitam dan helm,” tutupnya.

Disinggung mengenai terkait pembahasan UMK, Suprapto mengatakan belum bisa memastikannya. Namun, ia mengaku sama sekali tidak mempunyai masalah baik itu secara personal maupun ke perusahaan.

”Saya tidak mempunyai masalah sama sekali. Tapi kalau memang masalah UMK sangat disayangkan, kita sebagai aktivis buruh mendapatkan penganiayaan,” tutupnya.

Sementara Wandy, salah seorang rekan korban mengatakan aksi pembacokanitu kemungkinan masih ada kaitannya dengan pembahasan UMK. Pasalnya, dalam pembahasan UMK sebelumnya, Suprapto juga mengalami hal yang sama.

”Kalau sudah ada pembahasan UMK, pasti kejadiannya seperti ini. Sebelumnya dia juga sering diteror dan menjadi korban tabrak lari. Sampai sekarang kami juga tidak tau siapa pelakunya,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Seibeduk, Aipda Jontoni Daman Gultom membenarkan kejadian ini, ia mengatakan sudah menerima laporan korban dan masih dalam tahapan penyelidikan. ”Masih kita lidik, ciri-ciri pelaku belum kita dapatkan, tapi jumlahnya dua orang,” ujarnya singkat. (gas/cr5)

http://batampos.co.id/28-10-2014/ket...tuan-umk-2015/

Nasibmu wahai robot bernyawa emoticon-Matabelo