alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/544fadc796bde62c6a8b4567/industri-militer-indo-makin-asoy-di-mata-asing
~Industri Militer Indo Makin Asoy di Mata Asing~
Quote:Pemerintah Bangladesh memesan 18 unit kapal patroli jenis X12 High Speed ke PT Lundin Industry Invest yang pabriknya berlokasi di Banyuwangi, Jawa Timur.

Penandatanganan proyek itu dilakukan oleh Wakil Direktur Jenderal Bangladesh Komodor Yahya Syed dan pemilik PT Lundin, John Ivar Alan Lundin, di Banyuwangi, Selasa, 28 Oktober 2014. “Nilai kontraknya Rp 75 miliar,” kata Lizza, Direktur PT Lundin.

Lizza menjelaskan kapal patroli X12 High Speed tersebut merupakan produk baru yang dibuat PT Lundin. Kapal berbahan karbon komposit itu memiliki panjang 11,7 meter dan kecepatan 35 knots. PT Lundin akan mengerjakan proyek tersebut dalam setahun ke depan.

Lundin mengenal Bangladesh pada pameran kapal perang yang berlangsung di berbagai negara sejak dua tahun lalu. Kemudian PT Lundin mengikuti tender dengan peserta dari perusahaan kapal perang dari 17 negara. “Ternyata kami menang,” kata istri John Ivar ini.

PT Lundin merupakan perusahaan pembuat kapal militer asal Banyuwangi yang baru berdiri tahun 2001. Perusahaan ini kini menjadi andalan nasional karena mampu menciptakan kapal-kapal perang canggih berkelas dunia.

Setiap tahun PT Lundin rata-rata memproduksi 12 kapal dengan kategori kapal militer, komersial, rekreasi, dan untuk kepentingan SAR. Seluruh produknya ini diberi nama: North Sea Boats. Produk PT Lundin telah dipesan TNI AL Asia, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika.

Nama perusahaan ini baru melambung setelah menciptakan kapal cepat rudal berlunas tiga (trimaran) KRI Klewang 625 yang diluncurkan TNI AL akhir Agustus lalu. Kapal berbiaya Rp 114 miliar dari APBN 2009-2011 ini, diklaim pertama di dunia yang mengaplikasikan bahan komposit karbon yang tidak mampu terdeteksi radar atau disebut kapal siluman. Namun kapal ini terbakar ludes sebelum diserahkan ke TNI AL.

Kepada wartawan, Yahya Syed, mengatakan Bangladesh mulai memperkuat perairan negaranya sejak 1995. Kapal jenis X12 High Speed bisa diproduksi di Eropa, tapi Bangladesh memilih bekerja sama dengan Indonesia. “Kami ingin bekerja sama dengan Indonesia yang jumlah muslimnya juga besar,” kata Yahya.

Kapal patroli tersebut, kata Yahya, akan dilengkapi senjata dengan amunisi berukuran 20-40 milimeter. “Sebagai kapal patroli, tidak ada senjata khusus yang kami tempatkan,” katanya.



Quote:
Spoiler for Penampakan:


Quote:Sumber : Tempo.co

Semakin Bangga jadi bagian dari Indonesia

emoticon-I Love Indonesia
kejayaan maritim indonesia bakal makin maju kalau di dukung dengan teknologi yg maju
Quote:Kapal berbiaya Rp 114 miliar dari APBN 2009-2011 ini, diklaim pertama di dunia yang mengaplikasikan bahan komposit karbon yang tidak mampu terdeteksi radar atau disebut kapal siluman. Namun kapal ini terbakar ludes sebelum diserahkan ke TNI AL.

Lah koq baca bagian ini nya malah gagal crot

emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By kefarhat..abbis


Lah koq baca bagian ini nya malah gagal crot

emoticon-Ngakak


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By kefarhat..abbis


Lah koq baca bagian ini nya malah gagal crot

emoticon-Ngakak


Risetnya kurang kali Om, biasa dananya disunat dulu di kementrian....

kayak abg laki2 yg mau pacaran, disunat dulu...
Mantappppp lha.. Ane dukung, apalagi kalo negara berani keluarin dana agak gede buat riset... Krn teknologi perang yg mahal itu risetnya... Tapi kalo ngak dimulai skrng kapan lagi..
Quote:Original Posted By stubandtala


Risetnya kurang kali Om, biasa dananya disunat dulu di kementrian....

kayak abg laki2 yg mau pacaran, disunat dulu...


lah lu belum sunat ? emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By rudikenot


lah lu belum sunat ? emoticon-Big Grin



emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak
bakat kaya gini kudu di dukung nih ama pemerintah emoticon-Big Grin
emoticon-Recommended Seller


Lha bukannya Lundin ini perusahaan yang punyanya orang asing?

di Indo bukannya cuman ngikut buka pabrik doang kan ya?

mirip-mirip Chevron kalo di tambang, kepemilikan asing, tapi bedanya HQ-nya di Indo juga.

yoi bakalan canggih2 ni kendaraan militer Indonesia
Quote:Original Posted By PecanduLara


Lha bukannya Lundin ini perusahaan yang punyanya orang asing?

di Indo bukannya cuman ngikut buka pabrik doang kan ya?

mirip-mirip Chevron kalo di tambang, kepemilikan asing, tapi bedanya HQ-nya di Indo juga.



Lundin dah lama banget tinggal di Indo, dulu sempet buka usaha di Bali sebelum pindah ke Banyuwangi
direkturnya sendiri Lisa Lundin itu istrinya pak John Lundin, adalsh orang Indonesia
Quote:Original Posted By sukaghana


Lundin dah lama banget tinggal di Indo, dulu sempet buka usaha di Bali sebelum pindah ke Banyuwangi
direkturnya sendiri Lisa Lundin itu istrinya pak John Lundin, adalsh orang Indonesia


hoo, I see...

terimakasih sudah mencerahkan.

tabeek.

emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By kefarhat..abbis


Lah koq baca bagian ini nya malah gagal crot

emoticon-Ngakak

Trus harus bidjimane biar crooot
bangladesh antek indon emoticon-Recommended Seller
yang terbakar itu salah siapa ya ?
Produsen atau konsumen

akibat film bule, mindset kita selalu berpikir kalau mereka jago banget, padahal mah, ah sudahlah..