alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/544faacbbdcb17fd5e8b4574/tribun-kronologi-pendaratan-paksa-pesawat-asing-di-pontianak
(tribun) Kronologi Pendaratan Paksa Pesawat Asing di Pontianak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pesawat TNI jenis Sukhoi SU-27/30MKI Flankers dari Skuadron Udara 11 berhasil force down (pendaratan paksa), terhadap satu pesawat terbang asing sipil Beechcraft 9L bernomor registrasi Singapura, VH-PKF/Pesawat latih yang melintas memasuki wilayah kedaulatan udara RI, di Pangkalan Udara (Lanud) Supadio, Pontianak, Selasa (28/10/2014).
Keberhasilan pesawat TNI dalam force down tersebut berawal pada pukul 10.15 WIB, dimana Radar TNI AU melihat adanya satu pesawat asing yang melintas di wilayah Indonesia dari arah Selatan Singapura menuju Sibu Kinabalu, Malaysia.
"Atas kejadian tersebut, pesawat TNI AU langsung secara sigap melaksanakan pengejaran, dengan mengerahkan dua Flankers, call sign Klewang Flight, terdiri dari TS 3008, dengan pilot Letkol Penerbang Tamboto dan Kapten Penerbang Fauzi, serta TS 2704 dengan penerbang Kapten Penerbang Gusti lepas landas dari Batam menuju sasaran," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjend M Fuad Basya, Selasa (28/10/2014).
Menurutnya, pesawat terbang asing sipil tersebut telah memasuki wilayah udara Malaysia. Selanjutnya pada pukul 13.00 WIB pesawat asing tersebut kembali terbang dari Malaysia dengan menggunakan route yang sama.
"Penerbangan pesawat asing yang sama tersebut ditangkap kembali oleh radar Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional I pada posisi di utara Pontianak. Melihat kejadian ini pesawat TNI AU kembali terbang dari Batam menuju sasaran untuk melaksanakan pendaratan secara paksa terhadap pesawat asing tersebut di Lanud Supadio, Pontianak," lanjutnya.
Menurut Fuad, pesawat asing tersebut untuk sementara dicurigai terbang di atas wilayah Indonesia tanpa izin pemerintah Indonesia pada ketinggian sekitar 20 ribu kaki dari permukaan laut dengan kecepatan 250-350 knot perjam.
Pesawat tersebut selanjutnya dicegat alias diintersep dua Sukhoi Su-27/30MKI Flankers di atas perairan Laut China Selatan, yaitu di Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diperoleh keterangan bahwa tujuan terbang pesawat asing melintasi wilayah udara Indonesia adalah dalam rangka melaksanakan latihan/mengajar siswa penerbang dengan pesawat type Beecraft/VH-PFK/Pesawat Latih.
Ada tiga awak pesawat (pilot asing/siswa) yang saat ini masih dimintai keterangan di Lanud Supadio yaitu Tan Chin Kia (Capt Pilot), Mr. Z. Heng Chia (Siswa), Xiang Bo Hong (Siswa) Warga Negara Singapore.
Dalam sepekan ini, pesawat TNI berhasil mencegat dan memaksa mendarat pesawat terbang asing yang melanggar kedaulatan udara nasional telah dua kali.
Hal ini membuktikan bahwa TNI selalu siap siaga sepanjang tahun tanpa henti, untuk menegakkan kedaulatan dan hukum di udara demi kepentingan dan keamanan nasional Indonesia.
dari kemaren cegat pesawat terus ya omemoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By bekun
dari kemaren cegat pesawat terus ya omemoticon-Matabelo


mungkin gak gak bawa sim pesawat asing nya
Banyak yg mau test scramble TNI AU kali? yg nyegat g tanggung tanggung Sukhoi coi....
mantap,
perlu diperbanyak armada tempur Indonesia,
terutama laut dan udara.
demi Indonesia Raya.
emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By loekep
mantap,
perlu diperbanyak armada tempur Indonesia,
terutama laut dan udara.
demi Indonesia Raya.
emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)


pemuda dan pemudi indonesia jg harus biasa menjaga nkri dari musuh" dan para pengaku" dan cintai lah indonesia
tembak jatoh aja sekalian biar rame.... emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
TNI AU sudah membuktikan kekuatan nya, skrg tinggal tunggu AD sama AL aja nih emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By anomali412
TNI AU sudah membuktikan kekuatan nya, skrg tinggal tunggu AD sama AL aja nih emoticon-Ngakak


iya... ditunggu unjuk kemampuan TNI AL di perbatasan tanjung Datu emoticon-I Love Indonesia (S)

emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)