alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/544f91940e8b46cf3f00000c/hukum-inilah-yang-fpi-inginkan
Hukum inilah yang FPI inginkan...
http://news.liputan6.com/read/212456...an-dunia-geram
http://news.liputan6.com/read/211334...h-pemerkosanya

http://news.liputan6.com/read/212451...ihukum-gantung

Liputan6.com, Teheran - Di tengah protes kalangan internasional, Iran mengeksekusi mati seorang wanita berusia 26 tahun. Wanita bernama Reyhaneh Jabbari ini dihukum gantung di salah satu penjara di Kota Teheran pada Sabtu pagi waktu setempat.

Ibunda Jabbari, Shole Pakravan, membenarkan telah dilakukannya eksekusi terhadap putrinya tersebut. "Sehari sebelumnya saya diizinkan bertemu selama satu jam," beber Pakravan kepada wartawan BBC di Iran, seperti dikutip Independent, Sabtu (25/10/2014).

Reyhaneh Jabbari ditangkap pada tahun 2007. Dua tahun kemudian, Pengadilan Teheran memutuskan ia bersalah membunuh Morteza Abdolali Sarband, mantan pegawai Kementerian Intelijen Iran -- meski terdakwa kala itu membela diri dengan mengatakan korban mencoba menodai dirinya.

Vonis tersebut dikuatkan keputusan kasasi Mahkamah Agung Iran.

Kantor berita pemerintah Tasnim mewartakan, eksekusi dilakukan setelah keluarga Sarbandi menolak untuk mengampuni Jabbari atau menerima diyat (uang darah). Dalih pembelaan diri juga disebutkan tidak terbukti di persidangan.

Kendati demikian, kasus Jabbari mendapat perhatian luas kalangan internasional, sehingga memicu petisi yang mendesak pembebasannya. Ada lebih dari 240 ribu tanda tangan dikumpulkan untuk pembebasan Jabbari.

Kampanye dan perhatian kalangan internasional bahkan sempat menunda pelaksanaan eksekusi pada 30 September 2014. Hanya saja alasan penundaan saat itu tidak pernah secara resmi diumumkan.

"Kita benar-benar terkejut oleh parodi ini. Eksekusi Reyhaneh Jabbari adalah momen tragis bagi banyak orang di Iran. Sementara kalangan internasional berharap hasil yang berbeda (eksekusi dibatalkan)," ucap Raha Bahreini, peneliti Amnesti Internasional terhadap Iran, kepada Independent.

---------------------------------------------------
maknyus emang kalo hukum negara di campur ke agama, agama sebelah menguntungan laki2 tuh..

kek pembokat bangsa indonesia, mo di perkosa malah di hukum mati..emoticon-Najis

udah alm tuh....
btw kalo di hukum gantung mukena nya masi di pake nga yah?


TS FIX Goublok Sudah
BPLN satu tikungan lagi
yg ga mau nurut hukum negara mendingan pindah warga negara
Tukang sara gini bisa dipidana kan juga ga.



TS goblok, taheran sekarang masuk wilayah indo ya, salah kamar bi
hmm……… emoticon-linux2
dudul ah id tua kelakuan ababil emoticon-Najis (S)
nyimax ah,,,, emoticon-Big Grin
salah kamar su, ts goblok emoticon-Najis
ts tolol.......MIHO pecundang
mending hukum mati minoritas kampang penyembah yesus idiot sialan emoticon-DP emoticon-Tai

minoritas kaga tau diri,koar koar dimarih giliran gereja dibredel mewek mewek
emoticon-Ngakak


memalukan emoticon-Cape deeehh
sungguh memalukan emoticon-Cape deeehh
Ini....penafsiran hukum yang salah kaprah. Terus terang kalau faktanya benar si wanita dalam keadaan terdesak dan terancam jadi korban. Maka tindakannya adalah benar dan tidak bermaksud membunuh.

BTW, Rasul saja tidak pernah memusuhi pada pemeluk agama lain hanya karena beda keyakinan, buat yang merasa melebihi dan memusuhi hanya karena masalah seperti ini. MIKIR