alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53e208b70e8b4676390000ed/untuk-kamu-yang-ingin-mengenal-i-s-i-s
Untuk Kamu yang ingin mengenal I S I S ?
Minggu – minggu ini sejak pemberitaan ISIS di televisi dan berbagai media cetak dan online, timbul pembahasan ISIS di dunia kampus dan sekolah-sekolah di Indonesia, bahkan sampai merambat ke dunia maya. Mereka bertanya apa sebenarnya ISIS itu. Ada yang bersikap acuh, dan ada yang menghindar dan tidak mau tahu, ada pula mencari sumber-sumber yang memberitakan tentang ISIS, dan ada pula yang serius ingin tahu lebih banyak tentang ISIS.

Stigma negatif yang dilontarkan media-media sekuler di televisi tidak membuat orang-orang kritis menjauh dari fakta-fakta yang ada. Justru hal itu menjadi daya tarik yang membuat penasaran semua orang, apakah sebenarnya yang terjadi.

Bila Daulah itu dhalim lagi aniaya atau khawarij atau ghuluw tentulah kaum muslimin membencinya tanpa butuh serangan media yang intensif terhadapnya, dan tentu kebencian mereka akan bertambah dengan adanya serangan media terhadapnya. Akan tetapi apa yang kita saksikan adalah sebaliknya, yaitu bertambahnya jumlah orang-orang yang membai’at Daulah dan para pendukungnya di berbagai belahan dunia, serta bermunculannya statemen-statemen pembelaannya dari banyak kaum muslimin dari berbagai belahan timur dan barat bumi, maka ini adalah dalil lain yang menunjukkan bahwa Daulah itu adalah thaifah manshurah yang mendapatkan bimbingan dengan karunia Allah, nikmat-Nya dan pemuliaan-Nya di mana Dia memasukan kecintaan kepada Daulah dan dukungan kepadanya di dalam hati makhluk-makhluk-Nya yang memiliki fithrah yang sehat, dan ia dibenci -dan memang pantas dibenci- oleh orang-orang kafir dan orang-orang munafiq.

Lalu sebenarnya apa ISIS itu, dimanakah mereka, berasal dari mana mereka, dan apa tujuan mereka. Ini sejumlah pertanyaan yang mungkin ada dibenak orang-orang yang mau berfikir dan mencari tahu tentang fenomena teraktual hari ini.

SEJARAH PERKEMBANGAN ISIS

Sebenarnya musuh-musuh Islam sangat dipusingkan dan disibukkan sekali -dan memang mereka pantas untuk sibuk- dengan perkembangan baru yang berbahaya yang muncul di front jihad Islamiy yang mereka sebut dengan “teror”, dan mereka dengan segala sarananya sangat berambisi untuk memerangi dan menghabisinya, yaitu perkembangan baru yang seorangpun dari mereka tidak mengira itu bisa terjadi atau mungkin terwujud pada dunia realita, yaitu Pendeklarasian tegaknya Daulah Islamiyyah yang dilakukan oleh sekelompok mujahidin di bumi Iraq, yang memiliki pemimpin yang sah dari Alu Al Bait dan dari keturunan Al Huseniy Al Fathimiy Al Qurasyiy Asy Syarif (Abu Umar Al Baghdadiy semoga Allah menerimanya), dan beliau memiliki menteri perang dan para pembantu lainnya, dan Al Qaidah Iraq-pun membai’at Daulah yang baru lahir ini dan bergabung dengannya serta berperang di bawah panjinya, dan Daulah ini diberikan tazkiyah oleh Pemimpin Al Qa’idah Iraq saat itu yaitu Abu Hamzah Al Muhajir -semoga Allah menerimanya- dan ia membai’atnya.

Maka para mujahidin di Iraq pada tahun 1427H yang bertepatan dengan tahun 2006M bersegera membentuk Daulah ini setelah berkumpulnya sejumlah faksi-faksi jihad di dalam payung perjanjian Hilfu Al Muthayyibin dan tercapailah pemilihan Abu Umar Al Huseniy Al Baghdadiy sebagai amir baginya, dan Daulah ini diberi tazkiyah oleh para pemimpin Qa’idatul Jihad di antaranya Syaikh Usamah Ibnu Laden rahimahullah wa taqabbalah, dan juga Al Mullaa Umar Mujahid hafidhahullah serta banyak pimpinan jihad di dunia ini

Maka Daulah ini disebut Daulah Islamiyah Iraq (ISI), ini merupakan ide cemerlang dari Syeikh Abu Mush’ab Az-Zaraqawi dan sejumlah tokoh jihad saat itu. Daulah didirikan agar orang-orang kafir tidak memetik buah hasil jihad para mujahidin yang ikhlas, Daulah Islamiyah dibentuk agar tidak adanya kesempatan bagi orang kafir untuk mendirikan negara sekuler berasas Demokrasi.

Namun di tahun yang sama, pada tanggal 20 mei 2006 telah dilantik Perdana Menteri pemerintah transisi Iraq, Nouri Al Maliki. Dia adalah seorang Syiah menjadi boneka Iran dan AS. Di saat itulah kaum muslimin Iraq hidup dalam diskriminasi Syiah, mereka tidak punya tempat berlindung ketika Syiah berkuasa, padahal disaat itu Syiah jumlahnya minoritas, namun dapat mengendalikan negara.

Bertempurlah antara Daulah Islamiyah Iraq dengan pemerintah boneka Iraq selama bertahun-tahun hingga hari ini. Pertempuran antara Haq dan Bathil akan senantiasa ada sampai hari ketetapan Allah tiba. Dan Daulah Islamiyah Iraq, bukanlah negara diatas negara, melainkan mereka mempunyai kekuasaan dan telah mendirikan Negara Islam. Sehingga negara bertempur dengan negara tidak dapat dihindari lagi dalam satu wilayah.

Kemudian Al Amir Abu Umar taqabbalah mengalami syahadah pada tahun 2010M setelah sejarah jihad yang cemerlang, dan kemudian dipilihlah Al Imam Abu Bakar Al Huseniy Al Baghdadiy hafidhahullah sebagai penggantinya, maka dengan karunia Allah beliau ini adalah sebaik-baiknya pengganti bagi sebaik-baiknya orang yang diganti sedang Allah-lah yang menilai, di mana di masanya telah meluas operasi-operasi penyerangan terhadap Rafidlah Iraq yang aniaya dan di zamannya banyak penjara yang dibebaskan,

DOWNLOAD SEJARAH ISIS DALAM BENTUK E-BOOK (Al-Mustaqbal Magazine Edisi 3 – 14 MB) : http://goo.gl/9l96KM

TERJADINYA PEMBANTAIAN SURIAH

Suriah dipimpin oleh Bashar Al Assad, presiden yang beragama Syiah Nushairiyah, yang berkuasa secara otoriter pada saat itu. Awal peristiwa pembantaian di Suriah dimulai pada Maret 2011. Masalah mulai timbul di kota Deraa, Syria. Penduduk setempat turun kejalan memprotes setelah 15 anak sekolah ditahan, dan dilaporkan mereka disiksa – Penduduk melakukan aksi anti pemerintah dengan membuat graffiti di dinding.

Aksi demo dimulai dengan damai, menyuarakan pembebasan anak-anak sekolah, dan memberikan kebebasan yg lebih luas pada rakyat. Pemerintah merespon aksi demo dengan murka, dan pada 18 Maret 2011, tentara melepaskan tembakan ke demontran, 4 orang tewas.

Hari berikutnya, mereka menembaki orang-orang yg sedang berkabung dipemakaman, menewaskan 1 orang. Masyarakat Suriah shock dan marah dengan apa yg telah terjadi dan kerusuhan menyebar diberbagai tempat di Syria.

Mulai dari peristiwa ini pembantaian terjadi oleh kaum muslimin Suriah, yang paling terkenal adalah peluncuran roket dengan muatan gas kimia pada tanggal 27 maret 2013 di kota Aleppo, 2.400 orang meninggal tak terkecuali dokter yang menolong pun turut syahid insha Allah. Hingga saat ini korban berjatuhan sampai 150.000 kaum muslimin meninggal dunia.

LAHIRNYA JABHAH AL NUSRAH

Di zaman kepemimpinan Syeikh Abu Bakar Al-Baghdadiy pada tahun 2011 terjadilah revolusi keluarga kita di Syam dan mereka meminta pertolongan kaum muslimin setelah Basysyar An Nushairiy (Bashar Al Assad, Presiden Syiah Suriah) semakin menjadi-jadi di dalam membunuhi mereka dan menghalalkan kehormatan mereka, maka Al Amir Abu Bakar bersegera menolong dan menyelamatkan mereka di mana beliau membentuk Jabhah Nushrah dan mengangkat Abu Muhammad Al Jaulaniy sebagai amirnya, dan beliau menyokongnya dengan separuh Baitul Mal dan senjata. Dan Jabhah Nushrah bisa menghadang banyak dari serangan-serangan (Basysyar) yang aniaya lagi bejat terhadap kaum muslimin mustadl’afin di Syam dengan karunia Allah.

Syaikh Al-Jaulani pada bulan Agustus 2011 berpindah tugas ke Suriah. Tepatnya, setelah 5 bulan dari awal revolusi. Ketika itu, jumlah mereka hanya tujuh atau delapan tentara Daulah, yang asli kelahiran Suriah.

Jabhah Nushrah itu adalah elemen yang menginduk kepada Daulah Islamiyyah saat itu dan di atas leher amirnya yaitu Al Jaulaniy juga ada bai’at kepada Amirnya yaitu Al Baghdadiy yang telah menyokongnya dengan segala hal yang menjadikan Jabhah ini bisa tetap hidup, eksis dan tegak. Ini adalah point penting sekali dan point pamungkas, dikarenakan pencari kebenaran akan membutuhkannya di dalam menyikapi kejadian-kejadian yang akan datang sesudahnya.

MASUKNYA DAULAH ISLAMIYAH IRAQ MENUJU SURIAH

Setelah tiga tahun bara api revolusi menyala di bumi Suriah, pada tahun 2013 Daulah Islam Iraq memproklamirkan perluasan wilayahnya di Suriah menjadi Daulah Islam Iraq dan Syam (ISIS). Melalui pesan audio Amirul Mukminin Syaikh Al Jalil Abu Bakar Al Husaini Al Qurosyi Al Baghdadi, beliau mengumumkan bahwa mujahidin Jabhah Nushroh merupakan perpanjangan tangan Daulah di Suriah.

Lalu seiring semakin bertambahnya wilayah yang berhasil dibebaskan dari cengkeraman rezim Nushairiyah, pihak Daulah Islam Iraq berpendapat untuk segera mendeklarasikan sebuah daulah dengan wilayah mulai dari Iraq sampai (sebagian) Syam dengan maksud agar segera bisa memberlakukan syariat Islam di wilayah yang telah dikuasai dan agar lebih tertib dalam berkhidmat kepada ummat yang baru saja dibebaskan dari rezim Nushairiyah.

Namun pihak Al Qaedah pusat tidak menyetujuinya –pada waktu itu- karena menurut pendapat qiyadah pusat AQ strateginya adalah : daulah Islam tetap hanya di Iraq saja, sementara untuk wilayah Syam nanti akan berdiri sendiri dengan nama baru dan menunggu kesepakatan dengan beberapa kelompok mujahidin lainnya.

Akhirnya JN memilih mengikuti arahan qiyadah pusat AQ dan mengabaikan ajakan dari Daulah Islam Iraq untuk mendeklarasikan ISIS dan bergabung di dalamnya. Dan pihak Daulah Islam Iraq akhirnya tetap mendeklarasikan Daulah Islam Iraq wa Syam ( ISIS ). Inilah awal mula perselisihan itu antara JN dan ISIS yang berkepanjangan hingga saat ini.

Namun sejatinya ISIS dan JN adalah satu tubuh yang memiliki aqidah yang sama, hal ini adalah sebagai ujian diantara mujahidin apakah mereka akan bersabar atau akan berbalik mundur dari medan tempur. Kita berdoa semoga mujahidin dapat bersatu kembali dan berharap semoga badai ini akan segera berlalu.

PROKLAMASI KHILAFAH ISLAMIYAH

Setelah kekuasaan ISIS meluas hingga Suriah, kemudian ISIS meneruskan ekspansinya ke Iraq hingga menguasai provinsi Al-Anbar, Provinsi Nainawa, dan kota terbesar kedua di Iraq yaitu Mosul berhasil dikuasai ISIS.

Melalui saluran resmi media Daulah Islam, Yayasan Al-Furqon, Khilafah Islamiyah yang menjadi dambaan umat Islam seluruh dunia hampir 100 tahun (sejak keruntuhannya pada 3 Maret 1924) dideklarasikan di awal bulan yang penuh barokah, 1 Ramadhan 1435 Hijriyyah atau bertepatan dengan tanggal 29 Juni 2014. Allahu Akbar!

Ini adalah janji Allah! Demikian video yang berisikan deklarasi Daulah Khilafah Islamiyah yang disampaikan melalui jubir Daulah Islam Di Iraq Dan Syam atau ISIS (Syekh Mujahid Abu Muhammad Al-Adnaniy) yang kini Alhamdulillah menjadi Khilafah Islamiyah. Allahu Akbar!

Umat Islam di seluruh dunia sujud syukur, meneteskan air mata haru dan gembira mendengar kabar yang sangat menggembirakan ini. Sang Perisai ummat telah datang, pelindung dan pelayan ummat yang sesungguhnya, Khilafah Islam, dengan Amirul Mu’minin-nya, Syekh Abu Bakar Al-Baghdady-hafizahullah.

Masyarakat Raqqah, ibu kota Khilafah Islam, antusias dan gembira sesaat deklarasi Khilafah Islamiyah disampaikan, mereka turun ke jalan dengan membawa bendera Khilafah Islam, tertawa dan tersenyum atas karunia dari Allah SWT., dideklarasikannya Khilafah Islam.

Dengan suara yang tegas, tenang, dan berwibawa, juru bicara Khilafah Islam, Syekh Mujahid Abu Muhammad Al Al-Adnany mengawali pembacaan deklarasi (setelah salam dan sholawat) dengan mengutip firman Allah SWT., dalam Al-Qur’an Surat An-Nur ayat 55 yang menjelaskan tentang Tamkin Dan Istikhlaf dan Amn, atau kekuasaan dan kemenangan, serta keamanan yang merupakan janji dari Allah SWT kepada kaum Muslimin.

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang sholeh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa.”

Syekh Mujahid Abu Muhammad Al-Adnany pun membubarkan ISIS dan mendeklarasikan tegaknya Khilafah Islamiyah. Allahu Akbar! Tidak ada berita hari ini yang paling mengguncangkan dan menggentarkan seantero dunia, selain deklarasi Khilafah Islamiyah. Allahu Akbar!

Seluruh musuh-musuh Islam pasti akan terkejut, para pendengki akan semakin iri dan sakit hati, sedangkan kaum Muslimin akan tersungkur bersujud, menitikkan air mata, Allah SWT., yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah memberikannya umur dan kesempatan untuk dapat mendengar dan menyaksikan Khilafah Islamiyyah yang selama ini ditunggu dan dinanti, diperjuangkan, akhirnya-atas idzin Allah-tegak juga dan mereka berkesempatan hidup di bawah naungan Khilafah Islamiyah. Alhamdulillah!

Syekhul Mujahid Abu Muhammad Al-Adnaniy menyatakan bahwa semua ini adalah kemuliaan, khususnya kemuliaan untuk kaum Muslimin. Kemuliaan untuk tidak bersedih dan tidak takut lagi, karena kini ummat Islam telah memiliki Khilafah Islamiyah!

Dunia pasti tercengang dan terguncang dengan deklarasi Khilafah Islamiyah ini. Al-Jazeera memuat artikel berjudul ISIS Deklarasikan Khilafah Islamiyah Baru. Gambar pelengkap artikel tersebut adalah gambar Syekh Abu Bakar Al-Baghdady, yang disebut sebagai kepala Negara Khilafah Islamiyah, sebenar-benarnya Negara Islam.

ISIS dibubarkan dan berganti menjadi Khilafah Islam, dan Khilafah adalah mimpi seluruh umat Islam dalam hatinya dan merupakan harapan dari seluruh Mujahidin, demikian Al-Jazeera mengutip perkataan Syekh Al-Adnany.

AQIDAH ISIS

Syubhat yang paling sering dilontarkan ke tubuh Khilafah Islamiyah (dahulu bernama ISIS atau Daulah Islam Di Iraq Dan Syam) oleh para pendengki Daulah adalah bahwa aqidah Khilafah Islamiyah adalah khawarij, suka meng-takfir sesama kaum Muslimin, menghalalkan tumpahnya darah kaum Muslimin dan memaksa mereka untuk bergabung ke Daulah. Berikut penjelasan tentang bagaimana sebenarnya aqidah Khilafah Islamiyah dari sumber langsung Daulah, yakni dari Amirul Mukminin Abu Umar Al Baghdady Rahimahullah yang kemudian diterjemahkan oleh Ustadz Abu Yusuf Al Indunisiy.

Aqidah Daulah Islam Iraq dan Syam disampaikan secara lisan (rekaman) dan tertulis Oleh Amirul Mukminin Abu Umar Al-Husainiy Al-Quraisiy Al-Baghdadiy Rahimahullah (Amir Pertama Daulah Islam Iraq dan Syam). Selengkapnya mengenai aqidah Khilafah Islamiyah silahkan kunjungi halaman ini : http://al-mustaqbal.net/inilah-aqida...fah-islamiyah/

PENUTUP

Semoga penjelasan mengenai sejarah perkembangan ISIS ini dapat dipahami oleh kalangan awam yang belum mengerti pergerakan Jihad Mujahidin. Kecintaan kita kepada para Mujahidin berawal dari mengertinya kita sejarah perjalanan mereka. Tidak kenal maka tidak sayang, jangan sampai ketidak-pahaman kita justru membuat kita benci kepada para Mujahidin kemudian berbalik memusuhi mereka. Padahal merekalah harapan umat Islam, atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala mereka adalah generasi yang memimpin dunia.

Kita sebagai kaum muslimin yang mengharapkan penerapan Ayat-ayat Allah dan Sunnah Rasul-Nya selayaknya berdoa untuk kemenangan mereka. Dan mereka tidak akan berhenti sampai bendera Tauhid tertancap di Eliya Al Quds.

Wallahu’alam bish shawab

emoticon-No Sara Please
Gan.. ada rangkuman poin2 pentingnya aja gak gan isis itu apa?

Ane search di google semua penjelasannya panjang lebar. Jujur ane gak tertarik sama isis ini tapi ane cuman pengen sekedar tahu aja emoticon-Smilie
golongan orang yg ingin kembali hidup di jaman batu emoticon-Takut
elu aja deh yang isis emoticon-Busa
panjang jg ya...
emoticon-Bingung

nyimak dulu dah
ISIS setau ane salah satu bentukan yahudi2 kampret. sbg salah satu upaya propaganda utk menghancurkan Islam dr dalam.
dalam Alquran ga ada yg namanya syiah,wahabi,salafi,sunni,dlsb..
Quote:Original Posted By asu_weo
Gan.. ada rangkuman poin2 pentingnya aja gak gan isis itu apa?

Ane search di google semua penjelasannya panjang lebar. Jujur ane gak tertarik sama isis ini tapi ane cuman pengen sekedar tahu aja emoticon-Smilie


ada di mari gan link: https://www.dropbox.com/s/3h4ehns5jm...-Book.pdf?dl=1 sepertinya udah di banned linknya gan

poin penting : ingin menjadi negara islam satu kepemimpinan (mungkin)
seperti orang yahudi yang mau membentuk negara sendiri (israel)
cuma allah yang tau..
ane hanya berdoa seandainya mereka berperang dijalan allah maka luruskanlah niat mereka maka sebaliknya jika bukan....
panjang banget kaya koran ampe ngantuk bacanya emoticon-Sorry
Quote:Original Posted By panenberas
ISIS setau ane salah satu bentukan yahudi2 kampret. sbg salah satu upaya propaganda utk menghancurkan Islam dr dalam.
dalam Alquran ga ada yg namanya syiah,wahabi,salafi,sunni,dlsb..


Wallahu’alam gan, bisa jadi propaganda bisa jadii tidak gan. Allah lah yang maha tau. kita ikuti aja perkembanganya gan gmn nanti..

di dalam arqur'an emank gak disebutkan gan syiah, wahabi dst karena Al-qur'an (wahyu allah) turun sebelum kelompok s'yirik yang menyekutukan allah itu lahir....
karena kelompok itu lahir setelah nabi Muhammad SAW telah wafat..
Quote:Original Posted By Nenek_Sakti


ada di mari gan link: https://www.dropbox.com/s/3h4ehns5jm...-Book.pdf?dl=1 sepertinya udah di banned linknya gan

poin penting : ingin menjadi negara islam satu kepemimpinan (mungkin)
seperti orang yahudi yang mau membentuk negara sendiri (israel)
cuma allah yang tau..
ane hanya berdoa seandainya mereka berperang dijalan allah maka luruskanlah niat mereka maka sebaliknya jika bukan....


Oh gitu toh gan... jadi mereka ingin mendirikan negara islam sendiri. Lalu, kenapa ane baca2 di berita banyak dalam negara kita yg takut/marah akan keberadaan isis di Indonesia? Bukannya kalo mereka mau mendirikan negara sendiri gak ada urusan sama kita? Jadi intinya isis itu suatu ajaran seperti agama atau hanya kelompok org2 yg ingin "merdeka" (dengan kata lain mendirikan negara Islam sendiri)?
Iya tuh gan emoticon-No Sara Please
Isis itu ngaku islam padahal... emoticon-Sorry
Quote:Original Posted By panenberas
ISIS setau ane salah satu bentukan yahudi2 kampret. sbg salah satu upaya propaganda utk menghancurkan Islam dr dalam.
dalam Alquran ga ada yg namanya syiah,wahabi,salafi,sunni,dlsb..


wah, antum salah nih ..
Quote:Original Posted By asu_weo


Oh gitu toh gan... jadi mereka ingin mendirikan negara islam sendiri. Lalu, kenapa ane baca2 di berita banyak dalam negara kita yg takut/marah akan keberadaan isis di Indonesia? Bukannya kalo mereka mau mendirikan negara sendiri gak ada urusan sama kita? Jadi intinya isis itu suatu ajaran seperti agama atau hanya kelompok org2 yg ingin "merdeka" (dengan kata lain mendirikan negara Islam sendiri)?


ya pasti takut negara kita gan, karena takut negara kita dijadikan negara islam seperti cita2 mereka.. entar jokowi turun jabatan donk gan... emoticon-Ngakak

itu aqidah isis penting banget untuk dijelaskan disini, diposting aja di thread ini, dispoiler ato gimana, cuma bisa buka kaskus aja nieh soalnya emoticon-Big Grin

brarti Al-Qaeda=ISIS=JN emoticon-Bingung
Quote:Original Posted By Nenek_Sakti


ya pasti takut negara kita gan, karena takut negara kita dijadikan negara islam seperti cita2 mereka.. entar jokowi turun jabatan donk gan... emoticon-Ngakak



Owalah... skalanya international toh emoticon-Ngakak

Dikirain cuman sebatas deket2 negara asalnya aja emoticon-Ngakak

Jadi mereka itu ingin membuat satu bumi ini jadi satu negara Islam dengan 1 pemimpin. Macam new world order gitu ya gan. Cuman cara mereka itu kontroversial. Gitu ya gan?
Quote:Original Posted By mhanfs
itu aqidah isis penting banget untuk dijelaskan disini, diposting aja di thread ini, dispoiler ato gimana, cuma bisa buka kaskus aja nieh soalnya emoticon-Big Grin

brarti Al-Qaeda=ISIS=JN emoticon-Bingung


aqidah ISIS
Sumber : http://al-mustaqbal.net/inilah-aqida...fah-islamiyah/

Syubhat yang paling sering dilontarkan ke tubuh Khilafah Islamiyah (dahulu bernama ISIS atau Daulah Islam Di Iraq Dan Syam) oleh para pendengki Daulah adalah bahwa aqidah Khilafah Islamiyah adalah khawarij, suka meng-takfir sesama kaum Muslimin, menghalalkan tumpahnya darah kaum Muslimin dan memaksa mereka untuk bergabung ke Daulah. Berikut penjelasan tentang bagaimana sebenarnya aqidah Khilafah Islamiyah dari sumber langsung Daulah, yakni dari Amirul Mukminin Abu Umar Al Baghdady Rahimahullah yang kemudian diterjemahkan oleh Ustadz Abu Yusuf Al Indunisiy. Semoga bermanfaat!

عقيدةالدولةالأسلاميةفيالعراقوالشام

Aqidah Daulah Islam Iraq dan Syam

Disampaikan secara lisan (rekaman) dan tertulis Oleh :

Amirul Mukminin Abu Umar Al-Husainiy Al-Quraisiy Al-Baghdadiy Rahimahullah

(Amir Pertama Daulah Islam Iraq dan Syam)

——————————————————————————–

Inilah Aqidah Kami, Daulah Islam untuk Irak dan Syam :

Sungguh manusia telah banyak membuat tuduhan yang sangat dusta yang tidak berdasar perihal aqidah kami, Mereka menuduh bahwa kami mengkafirkan semua kaum muslimin secara umum dan mereka menuduh bahwa kami menghalalkan darah-darah mereka dan harta-harta mereka dan mereka menuduh bahwa kami memaksa manusia untuk bergabung ke dalam daulah kami dengan pedang (kekerasan). Atas dasar itu, maka inilah penjelasan kami untuk membantah tuduhan-tuduhan yang sangat dusta itu, hingga tidak tersisa lagi bagi orang-orang yang melakukan kedustaan untuk beralasan atau orang-orang yang gemar lagi condong kepada syubhat-syubhat.

Pertama

Kami meyakini dan kami mewajibkan penghancuran dan pelenyapan setiap bentuk-bentuk kesyirikan, dan pengharaman sarana-sarana yang menghantarkan kepada kesyirikan.

Imam Muslim telah meriwayatkan dalam shahihnya dari Abi Al-Hayyaj Al-Asadiy, ia telah berkata, telah berkata kepadaku Ali bin Abi Thalib Radiyallahu anhu, ingatlah bahwa aku akan mengutus engkau sebagaimana Rasululllah shallallahu alaihi wa sallam telah mengutusku, bahwa : “Janganlah kamu membiarkan patung kecuali kamu menghancurkannya, dan jangan kamu membiarkan kuburan yang disembah lagi dimuliakan melainkan kamu memusnahkannya.”

Kedua

Rafidhoh –Syi’ah– adalah kelompok syirik dan murtad, disamping itu mereka adalah kelompok yang menentang penerapan syariat dari syariat-syariat islam yang dhohir.

Ketiga

Kami meyakini kafir dan murtadnya para tukang sihir dan kewajiban untuk membunuhnya, dan tidak diterima taubat mereka dalam hukum-hukum di dunia setelah ada kemampuan atasnya. Umar bin Khatthab Radiyallahu anhu telah berkata : “Hukuman bagi tukang sihir adalah dengan memenggal leher mereka dengan pedang”

Keempat

Kami tidak sekali-kali mengkafirkan seorang muslimpun yang sholat menghadap qibat seperti qiblat kami lantaran melakukan dosa-dosa, seperti zina, meminum khomer dan mencuri selama tidak menghalalkannya. Keyakinan kami dalam iman adalah pertengahan, tawasuth antara khowarij lagi ghuluw dan antara ahlu irja’ lagi mufrithin –orang-orang yang teledor atau meremeh-remehkan–.

Dan barangsiapa yang mengucapkan syahadatain dan menampakkan kepada kami keislamannya dan tidak sekali-kali melakukan satupun pembatal dari pembatal-pembatal keislaman, maka kami memperlakukannya sebagaimana memperlakukan kaum muslimin. Dan kami menyerahkan urusan batinnya kepada Allah ta’ala.

Dan bahwasannya kekafiran itu ada dua, yaitu kufur akbar dan kufur ashgar, dan bahwasannya kekafiran bisa disebabkan oleh keyakinanya, ucapannya, atau perbuatannya. Tetapi takfir –pengkafiran—seseorang secara mu’ayyan –secara personal—dari mereka dan hukum kekalnya di neraka tergantung dengan terpenuhinya Syuruth , syarat-syarat dan tidak adanya Mawani’, penghalang-penghalang takfir.

Kelima

Kami meyakini wajibnya ber-Tahakum –berhukum— kepada syariat Allah ta’ala dari perkara-perkara yang diadukan kepada pengadilan syar’iyyah di Daulah Islamiyyah –Iraq dan Syan–, dan pembahasan tentangnya dalam hal-hal yang tidak ada ilmu tentangnya. Sementara keberadaan tahakum kepada thogut yang berdasarkan undang-undang buatan dan undang-undang kesukuan dan sejenisnya, adalah bagian dari pembatal-pembatal keislaman, Nawaqidul Islam.

Allah ta’ala berfirman, “Barangsiapa yang tidak berhukum dengan apa yang diturunkan oleh Allah ta’ala, maka mereka adalah orang-orang yang kafir.” (Qs. Al-Maidah 44)

Keenam

Kami meyakini dan wajibnya merendahkan diri kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa salllam, dan haramnya mendahului beliau di hadapannya –larangan mendahului ucapan Nabi shallallahu alaihi wa sallam–. Dan haramnya mengkafirkan dan memurtadkan orang yang telah mendapatkan derajat dan kedudukan yang mulia atau kedudukan alu bait Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang suci, juga para sahabat-sahabat beliau yang baik dari para kholifah empat yang telah mendapat petunjuk, dan termasuk para sahabat-sahabat beliau yang awal.

Allah ta’ala berfirman : “Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan agama-Nya, Membesarkann-Nya dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang”. (Qs. Al-Fath 8-9)

Rasulullah bersabda kepada para sahabatnya dengan membacakan firman Allah ta’ala, “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dia adalah keras terhadap orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, ; kami lihat mereka ruku dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam taurat dan sifat-sifat mereka dalam injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya, maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya ; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih diantara mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Qs. Al-Fath 29).

KeTujuh

Kami meyakini bahwa sekulerisme dengan berbagai bentuk dan benderanya dan berbagai jenis ajarannya, seperti nasionalisme, paham kebangsaan, sosialisme dan komunisme semuanya merupakan kekufuran yang nyata, dan menbatalkan keislaman dan mengeluarkan pelakunya dari millah. Dan kami meyakini kafir dan murtadnya setiap orang yang bergabung dengan berpartisipasi dalam aktifitas perpolitikan secara mutlak, seperti partai Ad-Dailamiy, Al-Hasyimiy dan semisalnya. Karena perbuatan-perbuatan tersebut bagian dari bentuk penggusuran terhadap syariat Allah ta’ala dan bentuk memberikan kekuasaan –loyalitas– kepada musuh-musuh Allah ta’ala baik kaum Salibiyiin, Rafidhah dan seluruh orang-orang yang murtad di atas hamba-hamba Allah, yaitu kaum mukminin.

Allah ta’ala berfirman tentang keadaan orang yang mensepakati penggantian satu masalah –saja– yang merupakan bagian dari syariat Allah ta’ala, maka sesungguhnya syaithan-syaithan benar-benar akan memberikan “wahyu” kepada penolong-penolong mereka, seraya membantah kalian, jika kalian mematuhi mereka –meski dalam satu perkara saja—maka sesungguhnya kalian benar-benar menjadi orang-orang musyrik.

Sebagaimana kami meyakini bahwa manhaj partai al-Islamiy –nama sebuah partai di Iraq– adalah manhaj kekufuran dan kemurtaddan, tidak ada perbedaan –meski namanya partai al-Islamiy– dalam manhajnya dan perilakunya dibandingkan dengan semua manhaj-manhaj kekufuran dan kemurtaddan. Seperti partainya Ja’fariy dan partainya ‘Alawiy, dan para tokoh-tokoh partai mereka, semuanya adalah orang-orang murtad, tidak ada perbedaan dalam pandangan kami antara para pejabat yang berada di pemerintahan atau berada di cabang-cabang partai –di daerah-daerah–. Namun kami sekali-kali tidak berpandangan kafirnya secara umum orang yang masuk ke dalam partai tersebut, selama belum tegak atas mereka hujjah syar’iyyah.

Kedelapan

Kami meyakini kafir dan murtadnya orang yang membela para penguasa yang kafir dan murtad– dan para pembela penguasa tersebut –anshornya– dengan satu jenis dari jenis-jenis pembelaan atau pertolongan, seperti membela dengan pakaian, makanan, pengobatan dan semisalnya dari sesuatu yang dapat menguatkan mereka. Maka, dia dengan perbuatan tersebut menjadi dalil bagi kami bolehnya ditumpahkan darahnya –karena telah murtad–.

Kesembilan

Kami meyakini bahwa ibadah jihad fi sabilillah adalah kewajiban yang membebani setiap pribadi muslim sejak runtuhnya kekahlifahan di Andalusia –Sepanyol kini– dalam rangka membebaskan negeri-negeri kaum muslimin. Dan jihad itu tetap –harus– ditunaikan bersama pemimpin yang baik maupun pemimpin yang fajir, dan dosa yang paling besar setelah dosa kekafiran kepada Allah ta’ala yaitu menolak atau melarang dari jihad fi sabilillah pada saat jihad diwajibkan pada setiap pribadi muslim.

Imam Ibnu Hazm Rahimahullah telah berkata : “Tidak ada satu dosa pun setelah –dosa—kekafiran yang lebih besar dosanya dari dosa orang yang melarang menjihadi orang-orang kafir yang mana hal itu diperintahkan oleh Islam, yaitu berupa pembelengguan kaum muslimin menjihadi orang-orang kafir dengan alasan masih adanya kefasikan pribadi dari seorang muslim, padahal tidak dianggap –menjadi penghalang jihad—dengan sekedar kefasikan.”

Kesepuluh

Kami meyakini bahwa negeri-negeri bila yang berlaku di dalamnya adalah syiar-syiar kekafiran dan yang mendominasi di dalamnya adalah hukum-hukum kekafiran bukan hukum-hukum Islam, maka negeri seperti ini disebut negeri kafir. Konsekwensinya, kita mengkafirkan –kecuali ada udzur yang mu’tabar (dianggap) secara syar’iy– penduduk yang mendiami negeri-negeri tersebut.

Dan karena hukum-hukum yang berlaku di seluruh negeri-negeri Islam hari ini adalah hukum-hukum thogut dan syariat kufurnya, maka sesungguhnya kami meyakini kafir dan murtadnya seluruh pemerintah tipe ini dan bala tentaranya. Dan memerangi mereka hukumnya lebih wajib dari memerangi pemerintah salibis, karena itu wajib memberikan peringatan bahwasannya kami akan memerangi kekuatan-kekuatan –yang jelas kemurtaddannya atau tawalinya kepada orang-orang kafir– yang melakukan penyerangan terhadap Daulah Islam di Iraq, meskipun mereka menamai diri mereka dengan nama-nama arabiy atau Islamiy.

Kami menasehati mereka dan menghati-hatikan mereka, agar mereka tidak akan menjadikan kibas sebagai tebusan bagi para penguasa, seperti layaknya proposal yang diajukan dalam rangka mengurai krisisi penguasa salibis di Iraq.

Kesebelas

Kami meyakini dan wajibnya memerangi polisi dan tentara pemerintahan-pemerintahan thogut dan pemerintahan-pemerintah murtad, dan apa yang telah mereka dirikan berupa perusahan-perusahaan, seperti perusahaan minyak dan selainnya. Dan kami meyakini wajibnya menghancurkan dan melenyapkan lembaga-lembaga dan yayasan-yayasan yang telah jelas bagi kami bahwa para thogut akan mengambilnya menjadi sarana bagi –establishnya kekuasaan– mereka.

Keduabelas

Kami meyakini bahwa kelompok-kelompok ahlu kitab dan selain mereka, dari golongan shobiin dan semisal mereka yang berada di dalam wilayah Daulah Islam hari ini, adalah ahlu harby dan tidak ada –hukum— dzimmah bagi mereka. Karena mereka telah membatalkan perjanjian yang telah mereka sepakati –dengan Daulah Islam sebelumnya–, Karena itu jika mereka menginginkan keamanan, maka wajib bagi mereka membuat perjanjian yang baru kepada Daulah Islam dan mensepakati syarat-syarat tertentu yang pasti kapan berakhirnya.

Ketigabelas

Kami meyakini bahwa para anggota jama’ah-jama’ah jihadiyyah yang beramal di berbagai fron qitaliyyah adalah saudara-saudara kami di dalam dien, kami sekali-kali tidak menghukumi mereka kafir dan tidak pula fajir, kecuali bila mereka terjatuh ke dalam kemaksiatan, karena penyimpangan mereka dari kewajiban dien zaman ini, karena mereka dihitung masih berkumpul dibawah satu bendera –bendera la ilaha illallah–.

Keempatbelas

Setiap jama’ah atau personal yang mengikatkan diri –intisab—bersama para penguasa yang memerangi, maka sesungguhnya itu bentuk ketidakiltizaman sama sekali terhadap kami, Daulah Islam. Bahkan hal itu adalah kebatilan dan tertolak. Karena itu wajib berhati-hati terhadap para penguasa dalam rangka membuat perjanjian-perjanjian tanpa izin dari Daulah Islam.

Kelimabelas

Kami meyakini dan wajibnya menyayangi dan berendah diri terhadap para ulama ‘amiliin yang shodiqiin, dan membuang apa yang muncul dari mereka berupa cela dan kecacatan dan menelanjangi orang-orang yang berjalan dalam rangka mensukseskan program-program thogut, atau bermudahanah dengan sesuatu yang masih bagian dari dien Allah ta’ala.

Keenambelas

Kami memahami bagi siapa yang mendahului kami dalam –berangkat ke– medan jihad, berupa hak-haknya dan kedudukannya yang mulia, dan kami menanggung dengan baik –berupa penjagaan dan pelayanan yang mencukupi— kepada keluarga mujahidin dan hartanya.

Ketujuhbelas

Kami meyakini wajibnya melepaskan tawanan dan orang yang terbelenggu dari kaum muslimin dari tangan orang-orang kafir, dengan perang atau dengan tebusan. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Bebaskanlah oleh kalian para tawanan”, sebagaimana kami meyakini wajibnya mencukupi –melayani dengan baik—tawanan yang berasal dari orang-orang kafir dan juga tawanan dari para syuhada.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang mempersiapkan perbekalan orang yang berjihad, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang berjihad. Dan barangsiapa yang menanggung keluarga orang yang berperang –sampai tingkat mencukupi— maka ia mendapat pahala seperti orang yang berperang.”

Kedelapanbelas

Kami meyakini wajibnya memberikan ta’lim atau pengajaran kepada ummat tentang urusan dien mereka, dan bila mereka telah mendapatkan sebagiannya, maka itu adalah sebuah keberuntungan di dunia –dan akherat–. Dan kami mewajibkan belajar sebagian ilmu duniawi dimana umat menghajatkan dan memerlukannya. Dan apa yang selain itu maka itu dibolehkan, selama tidak keluar dari kaidah-kaidah syar’iy yang lurus.

Kesembilanbelas

Kami meyakini haramnya setiap sesuatu yang menghantarkan kepada perbuatan yang keji dan hal-hal menjerumuskan kedalamnya, seperti antene tv –tv satelite–. Dan kami mewajibkan bagi para wanita dengan kewajiban yang syar’iy yaitu untuk menutup wajahnya –bercadar— dan menjauhkan diri dari busana tanpa hijab syar’iy, juga kami mewajibkan bagi para wanita agar menjaukan diri dari perbuatan ikhtilath, campur baur –dalam berbagai aktifitas– laki-laki dan perempuan yang bukan mahram dan agar mereka juga melazimi penjagaan kehormatan dan kesucian diri.

Allah ta’ala berfirman : “Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akherat. Dan Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” (Qs. An-Nuur 19).

Dan terakhir dari seruan kami, bahwa segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam, dan Allah maha menguasai segala urusannya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

Dari Ucapan (rekaman) : Amirul Mukminin Abu Umar Al-Husainiy Al-Quraisiy Al-Baghdadiy Rahimahullah. –semoga Allah ta’ala menerima amal-amal beliau–
Quote:Original Posted By asu_weo


Owalah... skalanya international toh emoticon-Ngakak

Dikirain cuman sebatas deket2 negara asalnya aja emoticon-Ngakak

Jadi mereka itu ingin membuat satu bumi ini jadi satu negara Islam dengan 1 pemimpin. Macam new world order gitu ya gan. Cuman cara mereka itu kontroversial. Gitu ya gan?


kontroversial gmn gan?.
kontroversial itu relatif gan tergantung siapa yang melihatnya, dari sudut pandang mana?, agama islam atau dari mana?.. gmn dengan yahudi yang ingin mendirikan negara sendiri?.

Quote:Original Posted By Nenek_Sakti


kontroversial gmn gan?.
kontroversial itu relatif gan tergantung siapa yang melihatnya, dari sudut pandang mana?, agama islam atau dari mana?.. gmn dengan yahudi yang ingin mendirikan negara sendiri?.



Ya makanya ane nyebutnya kontroversial emoticon-Big Grin kalo sudah pasti sesat ato ngaco mah bukan kontroversial lagi memang udah sesat aja emoticon-Ngakak (S)

Cuman kan kalo misalnya mereka gunakan cara yg normal2 aja gak memicu pro dan kontra (kontroversial) pasti gak akan seheboh ini gan wkwkwkwkkw......
ngeri gan I S I S denger-denger sih udah masuk indonesia ya gan? solo sama kalimantan selatan emoticon-Takut (S)
ane Pernah lihat Isis nyanyi dangdut gan lagunya Payung hitam