alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53e0eedd32e2e648288b45cb/berita-miris-bocah-dolly-usia-8-tahun-kecanduan-seks
Peringatan! 
[Berita Miris] Bocah Dolly Usia 8 Tahun Kecanduan Seks
[Berita Miris] Bocah Dolly Usia 8 Tahun Kecanduan Seks

Judul berita yang bikin miris ya? Ini hanyalah sebuah kasus yang akan merembet ke kasus-kasus lain bila kita tetap membiarkan lokalisasi Dolly tetap beroperasi. Seperti yang kita tahu bahwa Lokalisasi Dolly sudah resmi ditutup oleh Walikota Surabaya (untuk ulasan lengkapnya pernah ane bahas di thread ane berikut ini), namun ternyata masih ada saja PSK yang masih memberanikan diri untuk "bekerja" di kawasan tersebut. Silakan baca berita selengkapnya dibawah ini:

Quote:Dampak Lokalisasi, Anak PSK Dolly Usia 8 Tahun Kecanduan Seks
Selasa, 05 Agustus 2014 , 12:54:00
SURABAYA - Pemkot Surabaya menemukan dua bocah lagi yang terkena dampak buruk keberadaan lokalisasi. Seorang bocah –sebut saja Ayu yang masih berusia delapan tahun– punya ketergantungan hebat pada seks.

Seorang bocah lagi –sebut saja Jelita yang berusia 13 tahun– dipekerjakan di sebuah tempat karaoke. Meski masih anak-anak, dia juga dipaksa untuk mengonsumsi sabu-sabu.

Senin kemarin (4/8) dua bocah itu diundang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ke ruang kerjanya. Mereka diminta untuk bercerita tentang derita dan nasib malang yang selama ini dialami. ”Yang saya takutkan di luar sana masih banyak yang seperti ini,” ungkap Risma.

Di antara dua anak yang dihadirkan, hanya Jelita yang bisa bercerita secara langsung tentang kondisinya. Ayu memang diperlakukan secara khusus. Bocah yang masih duduk di bangku SD itu tidak bisa menahan nafsu berahi bila bertemu dengan laki-laki.

Risma pun hanya memperkenankan wartawati untuk mewawancarainya dengan ditemani penjaga. Risma juga terlibat dalam obrolan di ruang khusus itu. Beberapa saat dia keluar dari ruangan tersebut dan menceritakan kekagetannya saat memulai perbincangan dengan Ayu. Risma ditanya mengapa tidak memakai gincu dan maskara.

”Aku ya kaget ditanyai ’Bu Wali kok ndak pakai ini (sambil memegang bibir) dan ini (sambil memegang bulu mata)’,” kata Risma pelan.

Dia tidak menyangka bocah umur delapan tahun bisa berkata seperti itu. Risma lebih kaget lagi saat ditunjukkan bahwa Ayu memakai maskara.

Kepala Bapemas KB Surabaya NanisChairani menuturkan bahwa perilaku Ayu itu memang di luar kebiasaan dan bikin orang geleng-geleng. Seorang psikolog laki-laki yang didatangkan untuk melihat kondisi Ayu malah digoda.

Psikolog laki-laki tersebut dipegang-pegang. ”Setelah itu, kami datangkan psikolog perempuan. Bahkan, sekarang kami juga meminta bantuan psikiater,” imbuhnya.

Perilaku Ayu yang demikian itu ternyata didapatkan dari ibunya yang menjadi pekerja seks komersial (PSK) di berbagai lokalisasi di Surabaya. Mulai Dolly, Jarak, hingga Moroseneng. Saat kecil, Ayu tinggal bersama ibunya. Dia juga melihat langsung saat ibunya melayani laki-laki hidung belang.

Pada saat wawancara kemarin, Ayu membeberkan bahwa dirinya terakhir punya lima pacar. Semua sudah dewasa. Mulai tukang becak hingga pekerja biasa. Dia juga kerap diajak menenggak minuman keras. Mulai cukrik hingga bir hitam. ”Rasanya ya sakit di perut dan leher seperti disilet-silet,” kata Ayu seperti ditirukan Nanis.

Nanis menyebutkan, Ayu sudah ditangani selama tiga bulan terakhir. Dia ditempatkan di selter khusus untuk mendapatkan terapi tiap hari oleh psikiater. ’’Kami juga memakai hipnoterapi untuk menangani traumanya,” jelasnya.

Sementara itu, Jelita yang juga masih cukup belia telah bekerja sebagai pemandu karaoke di Moroseneng. Semua itu dilakukan karena dia membutuhkan uang tambahan untuk biaya sekolah. Orang tuanya telah bercerai dan dia tinggal bersama ibunya.

Jelita juga terjerat kasus narkoba dan kini menjalani proses hukum di pengadilan. Karena masih bersekolah, dia pun tidak ditahan, tetapi diawasi ketat petugas bapemas KB. ’’Saya kapok tidak mau lagi bekerja di tempat karaoke,” ujarnya.

Dia menuturkan, pemilik karaoke memaksanya untuk ikut berpesta sabu-sabu sebanyak empat kali. Dia terpaksa mengikuti karena diancam.

Dua kejadian itu membuat tekad Risma semakin bulat untuk menutup lokalisasi di Dolly-Jarak. Wisma yang masih nekat buka akan ditindak tegas. Bagaimana dengan tempat karaoke. ”Kalau tempat karaoke, nanti dilihat izinnya,” ungkapnya.

Tim pengawas rumah hiburan umum (RHU) dari pemkot juga telah diberi mandat khusus untuk menindak tempat karaoke di sekitar lokalisasi itu. Bila tidak punya izin, tempat karaoke tersebut langsung disegel. (jun/c7/end)

(Sumber: disini)


Akhirnya bisa disimpulkan bahwa adanya lokalisasi punya banyak dampak buruk (atau malah gak ada kebaikannya sama sekali!), misalnya:
1. Merusak moral gan!
Ini adalah dampak yang gak bisa dielakkan lagi. Ini adalah tindakan asusila yang bisa membahayakan moral masyarakat.
2. Merusak mental generasi muda gan!
Gak percaya? Berita tadi udah jadi bukti solid gan. Anak umur delapan tahun tuh masih usia kecil banget, harusnya diisi dengan kegiatan positif dan konstruktif. ini yang ada malah rusak mentalnya gara-gara kelakuan ibunya sendiri.
3. Menjadi sarang penyakit kelamin.
Emang sih, banyak juga para pelaku yang play safe, alias bersih dari penyakit. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa banyak juga mereka-mereka yang terjangkit dan bisa menjadi faktor penyebar juga.
4. Bikin malu, gan!
Gimana gak malu kalau di berita-berita yang menyangkut hal ginian, banyak reporter yang menggunakan kata-kata misalnya "Dolly, lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara." emoticon-Cape d... (S). Apa kita perlu berbangga? Gak, gan. Keburukan terbesar adalah ke-malu-an yang besar juga gan!


Ayo, Ibu Risma! Ane dukung langkah Ibu untuk terus mengawal penutupan Gang Dolly hingga tuntas tak berbekas, dengan solusi yang masuk akal, yaitu dengan memberikan kesempatan kerja nyata bagi para pelaku prostitusi tersebut.

Buat orang-orang yang masih pro lokalisasi, cepetan buka mata sama buka hati, gan. Masa kalian gak ngerasa trenyuh atau minimal kepikiran kalo anak-anak ternyata juga ikutan kecemplung ke dalam praktek prostitusi?



[Berita Miris] Bocah Dolly Usia 8 Tahun Kecanduan Seks

[Berita Miris] Bocah Dolly Usia 8 Tahun Kecanduan Seks
reserved
Parah bener dah, bubarkan dolly emoticon-No Sara Please
sakit gan' 8taon dah kecanduan
ibunya yang bejat gan, kasian anak nya' emoticon-Mad (S)
Parah tuch ortunya... memperkerjakan anaknya untuk seks... kecily aja dah begini, apalagi besary ya...
miris gan
Semoga prilaku si anak bisa disembuhin.
Dan rerkutuklah orang2 yang menentang lokalisasi ini ditutup emoticon-Cape d... (S)
y ampun parah bner
kiamat dh nih emoticon-Cape d... (S)
astaga kok berada di kota tetangga yak emoticon-Cape d...
waaaah blom sempet kesana dah terlanjur ditutup...
miris gan dulu bu risma nemu nenek2 umur 60th masihjadi psk, sekarang malah nemu lagi anak umur 8 th jd psk, indonesia mau dijadiin apa gan kklo generasinya kayak begini? emoticon-Sorry

harusnya masyakrakat indonesia lebih bisa memilih pemimpin supaya lebih maju!
8 tahun berarti masih sd emoticon-Ngacir
parah
semangat bu risma emoticon-I Love Indonesia
Wahh kok ancur banget yah moralnya emoticon-Bingung usia 8 tahun udh kecanduan seks parah amet kelakuanya emoticon-Mad
pic nya mane gan emoticon-Bingung
Cocok ini di room #10

emoticon-shakehand
Quote:Original Posted By JUST GET SLEEP
8 tahun berarti masih sd emoticon-Ngacir
parah


untung dolly udah di tutup ya emoticon-Busa:

MAMPIR GAN

SIRI VS GOOGLE NOW
wah, sayangnya pemerintah tidak bikin lapangan pekerjaan agar PSK dolly ga kembali lagi....
Miris gan emoticon-Matabelo
kalau lokalisasi ditutup, apa prostitusi ilang? engga.
di berita ini yang salah ya jelas orangtua si bocah, bukan lokalisasi Dolly.