alexa-tracking

israel paling takut dengan ini gan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53df9392dc06bd473a8b46a8/israel-paling-takut-dengan-ini-gan
israel paling takut dengan ini gan
REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ikhwanul Kiram
Mashuri

Siapakah tokoh Palestina yang paling ditakuti
Israel? Ternyata ia bukan Presiden Palestina,
Mahmud Abbas. Juga bukan Ismail Haniyah,
pemimpin Hamas dan perdana menteri di
Jalur Gaza, atau Khalid Mashal, kepala biro
politik Hamas. Ia adalah Marwan Barghouti,
54 tahun.
Bagi Israel, Barghouti – Marwan Hasib
Ibrahim Barghouti -- adalah musuh
bebuyutan. Ia dianggap teroris kelas wahid. Ia
dituduh sebagai otak berbagai serangan bom
bunuh diri (syahid menurut Palestina)
terhadap sasaran sipil dan militer Israel. Pada
2002 ia ditangkap di Ramallah. Dia lalu diadili
atas tuduhan pembunuhan dan dijatuhui lima
hukuman seumur hidup dan satu hukuman 40
tahun penjara. Tak aneh bila kemudian ia
dianggap sebagai tokoh Palestina yang paling
ditakuti Israel. Bahkan ketika sudah
dijebloskan ke penjara pun, ia masih dianggap
sangat berbahaya.


Sebaliknya, bagi bangsa Palestina, Barghouti
merupakan pahlawan dan tokoh kharismatis.
Dialah yang memimpin intifadah pertama dan
kedua. Intifadah adalah perang gerilya rakyat
semesta Palestina. Perang semesta rakyat ini
sempat membuat repot Israel hingga sejumlah
tokohnya ditangkapi. Bahkan ia juga masih
dapat menggerakkan perjuangan rakyat
Palestina dari balik penjara Israel.



Barghouti juga dianggap tokoh yang paling
tepat memimpin bangsa Palestina,
menggantikan Presiden Mahmud Abbas.
Dengan rekam jejak perjuangan yang panjang,
kewibawaan, dan jiwa kepemimpinannya, ia
diyakini bisa menyatukan wilayah Tepi Barat
dan Jalur Gaza. Tepi Barat selama ini dikuasai
oleh faksi Fatah dan Jalur Gaza diperintah oleh
faksi Hamas.
Itulah sebabnya Presiden Abbas menjadikan
pembebasan Barghouti sebagai salah satu
syarat bila perundingan dengan Israel ingin
dilanjutkan. Pembebasan Barghouti harus
bersamaan dengan pelepasan 1.000 orang
Palestina yang kini masih berada di sejumlah
penjara Israel. Persyaratan lainnya,
perundingan harus didasarkan pada batas-
batas negara sebelum tahun 1967, perluasan
kewenangan pemerintah Otoritas Palestina di
Tepi Barat, dan pembekuan pembangunan
permukiman Yahudi di wilayah Palestina.


Bila persyaratan itu tidak dipenuhi, Presiden
Abbas mengancam negaranya akan segera
bergabung dengan 15 lembaga internasional.
Langkah ini akan memungkinkan Palestina
mengajukan kejahatan perang dan
kemanusiaan Zeonis Israel.
Sejauh ini Israel menolak semua persyaratan
tersebut. PM Benjamin Netanyahu tidak sudi
bila pembangunan pemukiman Yahudi
dibekukan. Ia juga hanya menyetujui 500
narapidana Palestina yang dibebaskan. Itu pun
nama-namanya dipilih pihak Israel. Artinya,
Marwan Barghouti tidak termasuk mereka
yang akan dibebaskan.


Bahkan Ketua Partai Jewish Home, Naftali
Bennett, yang juga menjabat menteri ekonomi
Israel, seperti dilaporkan media Al Sharq Al
Awsat, mengancam akan keluar dari koalisi
pemerintahan Benjamin Netanyahu bila
Barghouti dibebaskan. Ia menyatakan tidak
bisa menerima tahanan teroris dilepaskan dari
penjara Israel.


Pertanyaannya, siapakah Marwan Barghouti
sehingga ditakuti oleh Israel namun dianggap
pahlawan oleh Palestina? Muhammad Asyteh,
pejabat tinggi Palestina, dalam konsperensi
pers memperingati 12 tahun penangkapan
Barghouti, Senin lalu menyatakan, ia diculik
kaki-tangan Zeonis Israel karena
memperjuangkan kemerdekaan negaranya. ''Ia
harus kembali ke tanah airnya. Ia simbol dari
bangsa ini (Palestina).''
Barghouti bergabung dengan gerakan Fatah
ketika usianya 15 tahun. Tidak lama kemudian
ia ditangkap Israel lantaran memimpin
gerakan perlawanan terhadap penjajahan
Israel. Hampir separoh dari hidupnya ia
habiskan di penjara atau pengasingan. Dari
balik penjara, Barghouti berhasil
menyelesaikan pendidikan SMA hingga doktor
dalam bidang hubungan internasional dari
Birzeit University. Pada 2006, ia kembali
terpilih menjadi anggota parlemen Palestina
meskipun ia meringkuk dalam penjara.


Dalam survei lembaga riset Al Markaz Al
Falestiny lil Bukhuts Al Siyasiyah pekan lalu,
Barghouti diperkirakan bisa memenangkan
jabatan Presiden Palestina dengan mudah. Ia
dapat mengalahkan tokoh Hamas Ismail
Haniyah dan Presiden Mahmud Abbas.
Sejumlah pengamat mengatakan upaya
pembebasan Barghouti penting untuk mencari
pengganti Mahmud Abbas yang kini berusia 79
tahun. Direktur lembaga riset Al Markaz Al
Falestiny, Khalil Al Syaqaqi menyatakan, Abbas
sangat membutuhkan Barghouti untuk
mendukung perjanjian damai mendatang
dengan Israel. ''Barghouti adalah tokoh
perunding yang hebat,'' katanya.
Pada usia 45 tahun, Barghouti ditangkap
kembali oleh Israel. Tanggal 15 April 2002,
agen inteljen Israel yang menyamar sebagai
petugas ambulans menculik Barghouti di
Ramallah di tengah siang bolong dan
membawanya ke Israel. Pada 2004, ia diadili
pengadilan Israel. Namun, ia menolak karena
menganggap dirinya tidak bersalah.
Menurutnya, apa yang ia lakukan adalah
kewajiban membela bangsa dan negaranya
terhadap kesewenang-wenangan penjaja


Dari balik penjara, Barghouti terus
mengeluarkan pernyataan politik. Antara lain
mendukung keanggotaan Palestina di PBB,
menyerukan intifada ketiga dan memboikot
barang-barang Israel. Namun, ia juga menolak
kekerasan terhadap masyarakat sipil Israel,
mengkritik pemborosan dan praktek-praktek
korupsi yang dilakukan kalangan birokrasi
Palestina, dan menyerukan persatuan faksi-
faksi Palestina.
Kolomnis di The Guardian, Inggris, Martin
Linton, menyamakan Barghouti dengan tokoh
Afrika Selatan, Nelson Mandela. Meskipun
telah lama dipenjara, Barghouti tetap
merupakan politisi Palestina terpopuler. Bila
dibebaskan, ia akan dengan mudah
memenangkan pemilu presiden, menyatukan
faksi-faksi Palestina, dan mencapai
kesepakatan dengan Israel yang bisa disetujui
rakyatnya.


Mandela dibebaskan dari penjara pada 1990,
lalu bernegosiasi dengan rezim yang telah
memenjarakannya. Empat tahun kemudian ia
terpilih menjadi presiden dan memimpin
proses 'truth and reconciliation'. Barghouti
dipercaya juga bisa melakukan hal yang sama.
Jadi, kalau Israel serius mau damai dengan
Palestina, mereka akan membebaskan
Barghouti. Bila menolak, maka dunia akan
menjadi saksi sebuah kebiadaban kolonialisme.
Baru tau ane israel takut sama doi emoticon-Matabelo
Quote:


ane juga
gan emoticon-Belo
ane kira israul takutnya sama korut gan emoticon-Ngakak (S)
israel takut dengan persatuan bangsa arab maupun dunia..
emoticon-Cool
israel takut sama FPI gan emoticon-Ngakak
How about Zimbabwe?
emoticon-Belomatabelo
btw gan, bkin trit nya kurang rapi
bngung mbaca nya emoticon-Hammer (S)
Quote:


sama gan emoticon-Belo
Marwan Barghouti emoticon-Cool jagoan.. jagal pasar dahh
Semoga berdamai saja deh emoticon-Cool
Biar aman sejahtera emoticon-Kiss
sumurnya mn ni gan
Repsol Detectedemoticon-Repostemoticon-Purple Repostemoticon-Blue Repost
israel tuh takutnya sama ibu ibu hamil gan. karna ibu hamil di palestina itu di perkirakan akan melahirkan anak lebih dari satu, dan anak anak itu akan terus menerus menjadi penerus emoticon-Smilie
Quote:


Bisa kiamat kita gan -_- emoticon-Hammer2