alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53d9daa7138b4655198b463f/hancurnya-hatiku-putraku-tak-mau-menemuiku-karena-aku-jelek
Hancurnya Hatiku, Putraku Tak Mau Menemuiku Karena Aku Jelek
Hancurnya Hatiku, Putraku Tak Mau Menemuiku Karena Aku Jelek

betapa besar kasih ibu terkadang tak bisa kita ungkapkan dengan kata-kata. Beliau rela melakukan apa saja demi anak tersayangnya. Seperti yang dialami oleh seorang ibu bernama Ding Liang yang berusia 63 tahun ini.

Dilansir oleh dailymail.co.uk, Ding Liang menempuh perjalanan selama 5 jam menuju ke Hangzhou, bagian timur China demi menemui putra dan cucunya yang baru lahir. Dengan kelelahan, Ding Liang membaya dua kantong berisi pakaian dan hadiah untuk cucunya.

Namun betapa hancur hati Ding Liang kala mendapati sang anak tak bersedia mengangkat telepon darinya. Ding Liang tak mengetahui dimana alamat rumah sang anak dan tidak mengetahui bagaimana caranya agar bertemu dengan sang anak.

Ding pun menangis tersedu-sedu di jalan saat menyadari tak ada cara yang bisa ditempuhnya untuk bertemu sang putra. Ding berasal dari Yuyao, sebuah desa yang cukup jauh dari kota. Ia sangat bangga karena sang putra berhasil menyelesaikan sekolahnya dan mendapatkan pekerjaan yang baik sebagai marketing sebuah dealer mobil.

Namun, justru dengan keberhasilannya, sang anak merasa malu dengan ibunya yang dianggap kurang cantik dan berpenampilan seperti pengemis saat menghadiri pesta pernikahannya. Sejak saat itu, sang anak tidak pernah lagi menghubungi ibunya.

"Saya tahu ia telah memiliki hidup yang baru sekarang, dan saya memahami mengapa ia tidak mau menelepon saya. Tetapi saat ia akhirnya memberi kabar bahwa ia telah memiliki seorang anak, saya ingin menemuinya dan membawakan cucu saya hadiah," ujar Ding Ling sambil terisak, "Ia bilang saya tidak perlu datang. Saya hanya akan membuatnya malu karena saya jelek."

Ding Ling memulai perjalanannya pagi-pagi buta dan menunggu sang anak seharian tetapi justru kekecewaan yang didapatkannya. Akhirnya, dengan lunglai Ding Ling berjalan pulang kembali ke desanya, membawa kembali segala hadiah untuk sang cucu.

Ada banyak hal di dunia ini yang bisa kita kendalikan dan kita pilih. Namun, kita tidak bisa memilih lahir di keluarga yang mana. Keluarga dan orang tua yang kita miliki tentunya adalah berkat dan pelajaran yang bakal kita jalani seumur hidup. Saat ibu berjuang melahirkan kita dengan segala rasa sakit dan pengorbanan dalam membesarkan kita, barangkali seumur hidup kita tak dapat membalas kebaikannya. Semoga kisah Ding Ling ini menjadi renungan bagi kita semua ya,
kasian
ya gan emoticon-Frown
Kasian emoticon-Mewek
durhaka tuh emoticon-Berduka (S)
astaga, bener2 malin kundang emoticon-Ngamuk
dasar cina
Biar di kutuk jadi cobek sambel
durhaka..
emoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S) durhaka tuh bocah emoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)
kayak mukanya cakep aja, kalo emaknya jelek berarti kan anaknya juga jelek
emoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S) sama-sama jelek harus saling menerima dan jangan saling ngejek emoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)emoticon-Mad (S)



TITIP TRIT GAN


anak gak tau diri...
emoticon-Marah
Kacau, bisa kualat thu emoticon-Mad (S)
Berbau repost nih gan emoticon-Blue Repost emoticon-Sorry
×