alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53b9dcfc507410b92e8b45d7/hati-hati-gan-kesemutan-ternyata-berbahaya
Hati-hati Gan! Kesemutan Ternyata Berbahaya
Hati-hati Gan! Kesemutan Ternyata Berbahaya
Agan-agan ganteng dan cantik, pasti pernah ngerasain kesemutan kan? Itu loh sensasi berasa ‘aneh’ kayak kebas, kram atau apalah itu namanya yang datang tiba-tiba tapi bisa hilang juga tiba-tiba. Tinggal kibas-kibasin anggota tubuh yang kesemutan, dan rasa itu bakalan hilang berangsur-angsur. Atau kalo gak berhenti aja sebentar buat istirahatin tangan atau kaki yang kesemutan.

Nah, karena gejalanya yang tergolong ringan plus gampang hilang dengan sendirinya. Makanya banyak orang yang menyepelekan gejala kesemutan.
Dalam bahasa medis, kesemutan sering disebut sebagai parestesia. Suatu sensasi yang dirasakan tanpa ada stimulus dari luar. Pada dasarnya kesemutan merupakan suatu gejala dari gangguan sistem saraf sensorik akibat rangsang listrik di sistem itu tidak tersalur secara penuh dengan sebab macam-macam.

Agan patut waspada kalo akhir-akhir ini sering kesemutan. Bisa jadi itu adalah gejala awal gangguan saraf tepi yang disebut neuropati. Kalo gak segera diatasi, neuropati bisa mengakibatkan kelumpuhan.

Minimnya pengetahuan orang tentang neuropati juga berimbas pada penanganan yang seadanya seperti pijat, menggunakan balsem, membengkokkan atau meluruskan area yang sakit, dan relaksasi. Padahal menurut para ahli tindakan tersebut tidak mengatasi masalah.

Neuropati dapat dicegah dengan istirahat yang cukup, berolahraga, mengkonsumsi vitamin neurotropik atau vitamin B kompleks yang banyak terdapat pada beras merah, kacang-kacangan, dan lain-lain.
Nih gan artikel tambahan, siapa tau berguna emoticon-Smilie

Quote:P.S : di UDoctor Indonesia itu bisa curhat sama dokter kita loh soal kesehatan, soalnya di UDoctor Indonesia artikel soal kesehatan ada, sharing soal kesehatan juga bisa , mau curhat soal kesehatan bisa, gratis pula emoticon-Big Grin

Kesemutan juga mesti ke Dokter
Gaya Hidup Sehat
Jum'at, 08 Agustus 2014

Hampir semua orang pernah mengalami apa yang disebut kesemutan atau kebas. Kalau sudah kesemutan, biasanya akan terasa kebal, ngilu, walau akan berangsur-angsur hilang jika kita mulai menggerak-gerakkan bagian tubuh yang kesemutan tersebut. Banyak orang yang menganggap enteng gejala kesemutan ini. Mungkin karena gejalanya yang kadang datang, lebih banyak tidak. Mudah datang, mudah pula hilang. Kesemutan bisa disebabkan oleh salah posisi, tangan yang terlalu lama tertindih saat tidur, atau kaki yang terlipat terlalu lama, toh nanti segera hilang saat tangan atau anggota tubuh tersebut digerakkan. Begitulah anggapan umum yang ada. Dalam bahasa kedokteran, “kesemutan” disebut sebagai parestesi. Gejala ini terjadi akibat gangguan pada myelin atau selubung saraf pada saraf tepi, dan juga dapat terjadi akibat gangguan pada sel neuron sistem sensorik di susunan saraf pusat. Pasien akan merasa seperti “banyak semut” berjalan di permukaan kulit pada anggota badan (tergantung pada sistem saraf yang terkena). Kesemuatan biasanya disebabkan oleh adanya penurunan kecepatan hantar saraf (neuropati) atau gangguan system sensorik pada susunan saraf pusat. Sehingga beberapa penyakit yang berkaitan dengan mekanisme tersebut akan menyebabkan sensasi kesemutan. Tetapi kesemutan patut diwaspadai jika kesemutan itu terjadi di satu bagian tubuh. Kemudian menjalar ke bagian tubuh lain di sekitarnya, dan kemudian memperburuk fungsi-fungsi tubuh lainnya, bisa jadi itu adalah manifestasi suatu penyakit yang amat serius dengan gejala awal sepele.

- See more at: http://udoctor.co.id/gaya-hidup-seha....ZtIYazam.dpuf