alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5394545ec1cb179c298b46d6/diabetes-mellitus
DIABETES MELLITUS
APA ITU DIABETES MELLITUS?
Penyakit Diabetes Mellitus (DM) atau lebih dikenal sebagai penyakit kencing manis adalah kumpulan gejala yang timbul pada seseorang akibat kadar gula darah yang tinggi.

Kadar gula darah tinggi ini disebabkan oleh jumlah hormon insulin yang kurang atau atau jumlah insulin yang kadarnya cukup tetapi tidak efektif (resistensi insulin).

DM bukanlah penyakit menular , melainkan merupakan penyakit degeneratif yang dapat diturunkan. Sampai saat ini DM belum dapat disembuhkan , namun kadar gula darah dapat dikendalikan sehingga berbagai komplikasi dapat dicegah.

ADA BERAPA JENIS DM?
Ada bermacam-macam jenis DM. Di Indonesia yang paling banyak ditemukan adalah DM tipe 2. Jenis Diabetes yang lain adalah :
. DM tipe 1
. Diabetes pada kehamilan (gestasional)
. Diabetes tipe lain

APA PENYEBAB TIMBULNYA DM?
Penyebab pasti sampai saat ini belum diketahui. Namun , diketahui faktor-faktor pencetus yang dapat menyebabkan DM :
. Kurang olahraga/malas
. Makan berlebihan
. Kehamilan
. Kekurangan hormon insulin
. Keturunan
. Sering mengkonsumi makanan dan minuman manis dan berkalori tinggi

SIAPA SAJA YANG MEMPUNYAI RISIKO TERKENA DM?
Orang-orang yang mempunyai risiko tinggi terkena DM adalah :
. Berusia di atas 45 tahun kadang usia muda juga bisa terkena penyakit ini
. Kegemukan (IMT > 23 kg / m2)
. Darah tinggi / hipertensi (140 / 90 mmHg)
. Kolesterol
. Riwayat melahirkan bayi dengan berat > 4000 g
. Riwayat DM pada keluarga (keturunan)
. Riwayat gangguan toleransi glukosa
. Penyandang penyakit jantung koroner , tuberkulosis paru dan hipertiroidisme

APA SAJA GEJALA DAN TANDA-TANDA PENYAKIT DM?
Keluhan klasik :
. Penurunan berat badan yang cepat
. Banyak kencing
. Banyak minum
. Banyak makan
. Lapar
. Lemas tanpa sebab

Keluhan lain :
. Kesemutan pada tangan dan kaki
. Gangguan penglihatan / penglihatan buram (sering ganti kacamata)
. Gatal / bisul
. Gangguan ereksi (pria)
. Keputihan (wanita)

BAGAIMANA CARA MENDIAGNOSIS DM?
Untuk mengetahui penyakit DM , perlu diperiksakan kadar gula darahnya. Dikatakan menderita DM bila :
. Kadar gula darah puasa > 126 mg / dl atau
-
. Kadar gula darah sewaktu > 200 mg / dl
-

BAGAIMANA CARA MENCEGAH DM?
. Cara mencegah DM adalah dengan menghindari faktor risiko dan faktor pencetus yang dapat menyebabkan terjadinya DM
. Kendalilan faktor risiko (berat badan , diet lemak berlebihan , dll)
. Bila terdapat keluhan khas atau tidak khas diabetes , segera konsultasikan ke dokter Anda
. Melakukan medical check up berkala , dianjurkan bagi mereka yang tergolong risiko tinggi.
. Berolahraga rutin 3x dalam seminggu

BAGAIMANA CARA MENGENDALIKAN DM?
Caranya adalah dengan makan-makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur , serta menggunakan obat-obatan bila diperlukan.

Kadar gula darah harus dikendalikan sebaik mungkin dan terus menerus untuk mencegah timbulnya komplikasi.

DIABETES PERJALANAN JAUH
Berpergian atau melakukan perjalanan bagi penyandang diabetes bukanlah suatu hal yang mustahil. Penyandang diabetes diperbolehkan untuk berpergian kemanapun dia suka.
Selama segala sesuatunya dipersiapkan dengan baik , penyandang diabetes akan dapat menikmati perjalanannya.

PERSIAPAN PERJALANAN
Ingatlah , persiapan yang baik akan membantu kelancaran perjalanan Anda.
Hal-hal yang perlu dipersiapkan adalah :
1. Periksa gula (glukosa) darah dan kesehatan umum. Lakukan beberapa hari sebelum keberangkatan
2. Vaksinasi bila perlu. Konsultasikan dengan dokter Anda , terutama jika akan berpergian ke daerah endemik.
3. Bawalah kartu asuransi kesehatan.
4. Mintalah surat keterangan sehat dan kartu identitas penyandang DM dari dokter Anda yang mencantumkan obat-obatan yang digunakan , termasuk jarum suntik bila menggunakan insulin.
5. Bawalah obat-obatan diabetes dalam jumlah yang cukup ditambah dengan ekstra kebutuhan untuk 1 minggu. Juga obat-obatan lain yang sering diperlukan misalnya obat diare , mabuk perjalanan , dll.
6. Insulin dapat bertahan pada suhu kamar selama 4-6 minggu. Bila perjalanan melewati daerah panas , maka insulin perlu disimpan di dalam termos es kecil berleher tebal , tambahkan ice pack di dalamnya , jangan gunakan dry ice.
7. Untuk memantau kadar gula (glukosa) darah selama di perjalanan jangan lupa membawa glukometer , strip , dan persediaan baterai.
8. Bawalah makanan kecil yang mengandung karbohidrat dan air mineral sebagai persiapan bila terjadi keterlambatan jadwal makan.
9. Pakailah pakaian yang ringan dan menyerap keringat , serta bawalah sepatu lama yang paling nyaman digunakan.

SELAMA PERJALANAN
Hal-hal yang perlu diperhatikan selama perjalanan adalah :
1. Jadwal makan diusahakan sesuai kebiasaan di rumah. Jika ada keterlambatan , makanlah makanan yang dibawa dari rumah , jangan menunda sampai jadwal makan berikutnya. Perjalanan panjang dalam cuaca panas akan membuat haus. Minuman yang paling tepat adalah air mineral. Hati-hati meminum minuman kaleng , karena banyak mengandung gula yang akan meningkatkan gula darah dengan cepat.
2. Gangguan kesehatan yang sering dialami selama perjalanan misalnya diare , mabuk perjalanan , dll. Gunakan obat-obatan yang sudah dipersiapkan. Bila terjadi kecelakaan , segera cuci luka dengan air bersih dan usapkan alkohol 70%
3. Duduk dalam waktu yang lama akan menghambat sirkulasi ke daerah kaki. Gerakan persendian di daerah kaki , luruskan lutut , atau berjalan-jalan kecil. Lakukan setiap 2 jam agar sirkulasi ke daerah kaki terjaga. Jangan duduk berdekatan dengan mesin mobil , sebab radiasi panas mesin mungkin tidak dirasakan penyandang diabetes yang mengalami gangguan saraf.
4. Perjalanan ke arah timur akan memperpendek waktu , sehingga dosis insulin sebelum keberangkatan perlu dikurangi. Sebaliknya perjalanan ke arah barat akan memperpanjang waktu , sehingga risiko hipoglikemia dapat timbul akibat waktu makan berikutnya yang terlambat. Untuk itu , insulin diberikan sesuai dosis biasa dan ditambah ekstra snack.

DM & SEKSUALITAS
Penyandang DM pria yang berusia 50 tahun , 50-60 tahun% biasanya akan mengalami Disfungsi Ereksi (DE). DE (dulu disebut impotensi) adalah kegagalan untuk mencapai dan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk dapat melakukan hubungan seksual yang memuaskan , dan telah berlangsung lebih dari 3 bulan.

Kejadian DE sebenarnya berkaitan dengan proses menua , namun pada penyandang DM , masalah ini terjadi 10-15 tahun lebih awal akibat komplikasi DM yang menyebabkan gangguan fungsi endotel pembuluh darah , penyempitan pembuluh darah , dan gangguan syaraf otonom.

Sebagian besar masalah disfungsi seksual (termasuk DE) pada pria dapat diatasi , asalkan disampaikan kepada dokter yang menangani.

Sedangkan pada wanita penyandang DM , masalah disfungsi seksual yang umum dialami adalah : gangguan gairah seksual (hiposktif) , gangguan tahap perangsangan (pada wanita) , atau tahap ereksi (pada pria) , gangguan tahap orgasme dan ejakulasi. Bila masalah ini sangat menonjol , dan disebabkan karena penurunan kadar estrogen , maka dapat dipertimbangkan terapi suntik hormon estrogen.

Untuk mendapatkan keturunan bagi penyandang DM , yang terpenting adalah kesuburan suami istri. Pengendalian kadar gula darah yang baik juga akan mencegah komplikasi pada fungsi seksual.

Masalah disungsi seksual yang sering dijumpai pada penyandang DM adalah :

1. Gangguan gairah seksual (hipoaktif)
2. Gangguan tahap perangsangan (pada wanita) , atau tahap ereksi (pada pria)
3. Gangguan tahap orgasme dan ejakulasi

Keluhan lain yang mungkin timbul adalah ejakulasi retrograd (terbalik) , dimana air mani tidak keluar , tetapi mengalir balik ke dalam kandung kemih. Keadaan ini tidak mempengaruhi orgasme , namun akan sulit bagi pria tersebut untuk memiliki keturunan.

KIAT-KIAT AGAR DAPAT MELAKUKAN AKTIVITAS SEKSUAL YANG AMAN BAGI PENGGUNA INSULIN

1. Periksa kadar gula darah sebelum melakukan aktivitas seksual untuk mencegah hipoglikemia
2. Makan sebelum dan segera setelah aktivitas seksual , seperti sebelum berolahraga
3. Pertimbangkan untuk memakan kudapan sebelum tidur malam

BAGAIMANA MENGATUR NUTRISI MAKANAN YANG BAIK?

Susunan makanan yang baik adalah sesuai dengan kebutuhan kalori sehari yang terbagi dalam :
. Karbohidrat 60 - 70% untuk sumber tenaga
Contoh : nasi merah , roti gandum , kentang , mie , singkong , ubi
. Lemak 20 -25% yang juga merupakan sumber tenaga
Contoh : minyak , margarin , santan , kulit ayam , dan lemak hewani lainnya
. Protein 10 - 15% untuk pertumbuhan dan mengganti jaringan yang rusak
Contohnya : ikan , ayam , daging , tahu , tempe , dan kacang-kacangan
. Vitamin dan mineral untuk melancarkan kerja tubuh. Contohnya banyak terdapat pada sayur-sayuran & buah-buahan
. Serat untuk membantu menurunkan gula dan lemak darah , memperlancar buang air besar , dan membuat perut terasa lebih kenyang. Contohnya banyak terdapat dalam roti gandum , buah dan sayuran segar.

CARA MENGATUR POLA MAKAN YANG BAIK :

Sebagi pedoman umum , setiap kali makan pagi , siang , dan malam hendaknya ada :

. Nasi atau penggantinya
. Lauk pauk
. Sayuran dan buah
. Lebih baik jika ditambah susu non/rendah lemak 1 -2 gelas per hari

Diantara waktu makan di atas (pagi , siang , dan malam) dapat ditambah makanan selingan.

Dietisian (ahli gizi) akan membantu Anda menyusun menu makanan sesuai kalori dan selera Anda.

MAKANAN SEIMBANG

Penyandang diabetes tidak perlu takut makan karena anjuran makan penyandang diabetes sama seperti anggota keluarga lainnya , yaitu makanan yang seimbang , sesuai dengan kebutuhan kandungan gizi.

Pola makan yang sehat harus terus dikerjakan dan dibudidayakan oleh semua orang tanpa terkecuali , termasuk penyandang diabetes.

MAKANAN YANG HARUS DIPANTANG :
Pada dasarnya semua makanan boleh dimakan , namun tentunya dalam konteks makanan sehat , sama seperti masyarakat umum yang tidak menyandang diabetes.

MAKANAN YANG HARUS DIBATASI/DIHINDARI :
. Makanan yang banyak mengandung kolesterol , seperti : kuning telur , daging berlemak , keju , kerang
. Makanan yang banyak mengandung lemak jenuh , seperti : gorengan , minyak kelapa , santan kental
. Makanan yang mengandung gula murni , seperti : sirup , permen , kue manis , coklat manis , dsb
. Garam tidak lebih dari 1 sendok teh (6 -7 g) sehari.

KOMPLIKASI DIABETES :
. Struk
. Katarak
. Glaukoma
. Kebutaan
. Jantung
. Gagal ginjal
. Amputasi
. Kematian
. Dll

Sumber : dr. Dante Saksono H , SpPD , PhD
thanks infonya gan emoticon-Smilie
Penyakit diabetes melitus apa bisa diatasi seperti pemberian imunisasi atau imun bagi ibu saat mengandung ataupun ketika mengalami gejala kehamilan awal