alexa-tracking

Konsultasi Hukum Gratis

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/537007b68607e7773f8b45dc/konsultasi-hukum-gratis
Orng bego mah bego aja emoticon-Big Grin
Mau sok2an pinter dg kuot ini itu dan sok2an pake istilah hukum sekalipun tetep aja kelihatan begonya emoticon-Big Grin

Jd loyer esmosi trus advise hukumnya ngerugiin kliennya emoticon-Big Grin

Mati aja deh lu drpd klien lu yg mati gara2 lu emoticon-Traveller:
Quote:Original Posted By Nyx.
Orng bego mah bego aja emoticon-Big Grin
Mau sok2an pinter dg kuot ini itu dan sok2an pake istilah hukum sekalipun tetep aja kelihatan begonya emoticon-Big Grin

Jd loyer esmosi trus advise hukumnya ngerugiin kliennya emoticon-Big Grin

Mati aja deh lu drpd klien lu yg mati gara2 lu emoticon-Traveller:

Hehehehe......emoticon-Big Grin
http://www.kaskus.co.id/thread/53878...o-penipu-gan/1
Wakakaka ada looser lagi ngejar2 gw
Dasar sampah emoticon-Stick Out Tongue
Quote:Original Posted By Nyx.
Wakakaka ada looser lagi ngejar2 gw
Dasar sampah emoticon-Stick Out Tongue


Mayan buat promosi 'nama baik' nih kisanak.....hehehehe.....emoticon-Stick Out Tongue
Syuh syuh gak usah sok akrab sama gw
trit hukum isinya jadi ga nyambung ya ke belakang2 emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
ane numpang lewat aja deh emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By arnold.02

Hehehehe......emoticon-Big Grin
http://www.kaskus.co.id/thread/53878...o-penipu-gan/1


Quote:Original Posted By arnold.02


Mayan buat promosi 'nama baik' nih kisanak.....hehehehe.....emoticon-Stick Out Tongue


thanks infonya brother selip identitasnya ane laporin, post postnya dah di print ame team

Quote:Original Posted By lkp0904
trit hukum isinya jadi ga nyambung ya ke belakang2 emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
ane numpang lewat aja deh emoticon-Big Grin


mohon maaf atas ketidaknyamanannya semoga tidak terulang

Gan mau tanya ttg jual beli rumah begini ceritanya :
bbrp minggu yg lalu ane lagi cari2 rumah di daerah Tanjung duren jakbar melalui marketing sebuah property agent (cukup terkenal ane gak sebut namanya) akhirnya ketemu yg cocok dgn kantong, harga sdh sepakat & rencana pembiayaan secara kpr jg sdh ok . Oleh property agent tersebut ane dikasih 3 bank utk pengajuan kpr sekaligus, selang bbrp minggu keluarlah hasil penilaian dr bank yg semuanya hampir sama yaitu : jaminan (rumah) tidak disetujui dikarenakan GSB lantai dua & imb tidak sesuai, sedangkan dr sisi ane tidak masalah . Si marketing minta agar ane cb bank lain yg katanya lebih "gampang" tp ane tolak dgn alasan sudah jelas2 bangunan tdk sesuai imb & melanggar GSB serta sdh 3 bank yg menolak ngapain bela2in utk melanjutkan.
Akhirnya batal, tp yg menyakitkan dp ane di potong 25jt!!!
Sudah berusaha bicara dgn pemiliknya dikantor property agent tetap tdk bergeming, karna di salah satu pasalnya yg ane gak baca semua tertulis begini :

Pasal 14. Apabila pihak kedua (ane) kpr ya ditolak oleh bank dikarnakan lebar jalan sempit/kecil, pelanggaran GSB maupun alasan apapun maka uang pembayaran yg sdh dibayarkan kpd pihak pertama akan menjadi milik pihak pertama 25jt sisanya akan dikembalikan.

Masalahnya ane gak baca ada peraturan yg memberatkan pembeli seperti itu, pake tandatangan sj .

apakah boleh mencantumkan seperti pasal 14. Yg jelas2 memberatkan pihak pembeli , maksudnya kt sebagai pembeli mana tau kl bangunan tsb bermasalah atau tdk-nya. & yg terpenting sebenarnya gimana caranya agar 25jt ane bs balik
Trim's.

http://m.kaskus.co.id/thread/538dba7f8807e7e7568b4589/beli-bangunan-bermasalh-di-gsb-amp-imb-dp-hangus-sebagian-apakah-benar
Quote:Original Posted By Nyx.
Wakakaka ada looser lagi ngejar2 gw
Dasar sampah emoticon-Stick Out Tongue


woww... dapet fans lagi....
gan mau tanya dong soal hukum,
ane kerja sebagai marketing online
menurut perjanjian masuk saya dan bos saya mendapat komisi 20% dari laba bersih dengan alasan saya di beri tugas menyelesaikan pembayaran,tetapi sekarang bos ane menurunkan komisi menjadi 10% dengan pekerjaan yang sama,dan ane meminta keringanan kerja,
tetapi tidak di setujui olehnya dan malah ane di pecat emoticon-Ngakak serta komisi 2bln belum di transferkan ke saya. kakak saya yang juga mengenal dia mencoba meminta baik2 komisi saya karena itu hak saya dan kakak saya mendapat balesan yang kurang enak "itu bukan urusan kamu" dan kakak saya ingin melanjutkannya memakai Hukum.

malah bos ane bilang mau laporin ane dan kakak saya ke polisi emoticon-Cape d... (S)

menurut agan kalau ke hukum siapa yang menang ya ?
mohon dibantu
Quote:Original Posted By cramar
Gan mau tanya ttg jual beli rumah begini ceritanya :
bbrp minggu yg lalu ane lagi cari2 rumah di daerah Tanjung duren jakbar melalui marketing sebuah property agent (cukup terkenal ane gak sebut namanya) akhirnya ketemu yg cocok dgn kantong, harga sdh sepakat & rencana pembiayaan secara kpr jg sdh ok . Oleh property agent tersebut ane dikasih 3 bank utk pengajuan kpr sekaligus, selang bbrp minggu keluarlah hasil penilaian dr bank yg semuanya hampir sama yaitu : jaminan (rumah) tidak disetujui dikarenakan GSB lantai dua & imb tidak sesuai, sedangkan dr sisi ane tidak masalah . Si marketing minta agar ane cb bank lain yg katanya lebih "gampang" tp ane tolak dgn alasan sudah jelas2 bangunan tdk sesuai imb & melanggar GSB serta sdh 3 bank yg menolak ngapain bela2in utk melanjutkan.
Akhirnya batal, tp yg menyakitkan dp ane di potong 25jt!!!
Sudah berusaha bicara dgn pemiliknya dikantor property agent tetap tdk bergeming, karna di salah satu pasalnya yg ane gak baca semua tertulis begini :

Pasal 14. Apabila pihak kedua (ane) kpr ya ditolak oleh bank dikarnakan lebar jalan sempit/kecil, pelanggaran GSB maupun alasan apapun maka uang pembayaran yg sdh dibayarkan kpd pihak pertama akan menjadi milik pihak pertama 25jt sisanya akan dikembalikan.

Masalahnya ane gak baca ada peraturan yg memberatkan pembeli seperti itu, pake tandatangan sj .

apakah boleh mencantumkan seperti pasal 14. Yg jelas2 memberatkan pihak pembeli , maksudnya kt sebagai pembeli mana tau kl bangunan tsb bermasalah atau tdk-nya. & yg terpenting sebenarnya gimana caranya agar 25jt ane bs balik
Trim's.

http://m.kaskus.co.id/thread/538dba7...n-apakah-benar


kalau ente udah terlanjur tandatangani perjanjiannya, ente harus buat dulu agar perjanjian itu tidak berlaku, agar didalam ente nuntut 25 juta milik ente, peluangnya lebih besar untuk ente perjuangin hak ente.

agar sebuah perjanjian menjadi tidak berlaku, Perjanjian batal dalam KUHPerdata berarti dua hal, yaitu perjanjian batal demi hukum atau dapat dibatalkan.

sah atau tidaknya suatu perjanjian ditentukan dari syarat sah perjanjian yang bisa ente lihat dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Perdata (“KUH Perdata”), yaitu:
1. Sepakat mereka yang mengikatkan dirinya;
2. Kecakapan untuk membuat suatu perikatan;
3. Suatu hal tertentu;
4. Suatu sebab yang halal.
apabila keempat syarat komulatif itu dilanggar artinya perjanjian tersebut Batal demi Hukum

Pasal 1321 KUHPerdata menyatakan:
“Tidak ada sepakat yang sah apabila sepakat ini diberikan karena kekhilafan, atau diperolehnya dengan paksaan atau penipuan”.
Pasal ini digunakan sebagai dasar hukum dari batalnya perjanjian karena adanya paksaan, kekhilafan, atau penipuan. Perjanjian batal dalam KUHPerdata berarti dua hal, yaitu perjanjian batal demi hukum atau dapat dibatalkan. Dalam hal kesepakatan yang menjadi syarat sahnya perjanjian dibuat atas suatu paksaan, kekhilafan, atau penipuan, perjanjian menjadi dapat dibatalkan.

sehubungan ane gak baca perjanjian ente secara detail, maka ane juga gak bisa kasih masukan langkah secara detail, tapi ane kasih langkah sederhana aja ya gan, ente coba lapor pidana atas dugaan penipuan biasanya sih penerapannya ada di pasal pasal 378 Jo 383 KUHP kronologis singkatnya GSB lantai dua & imb yg tidak sesuai hingga mengakibatkan ditolaknya pengajuan kpr yg membuat ente mengalami kerugian atas dipotongnya 25 Juta milik ente, dikarenakan Bank yang menolak juga bank yg di ajukan oleh pihak pertama bukan ente selaku pihak kedua, oleh karenanya ada muncul dugaan kesengajaan yg dilakukan oleh pihak pertama untuk mengambil keuntungan secara sepihak dari surat perjanjian yang dibuat dengan tipu muslihat, kecuali banknya ente yang cari baru pihak pertama punya dalil yg kuat buat bela diri, ente bisa yakinkan penyidik yg memeriksanya dengan Pasal 1321 KUHPerdata menyatakan:
“Tidak ada sepakat yang sah apabila sepakat ini diberikan karena kekhilafan, atau diperolehnya dengan paksaan atau penipuan”.
Pasal ini digunakan sebagai dasar hukum dari batalnya perjanjian karena adanya paksaan, kekhilafan, atau penipuan. Perjanjian batal dalam KUHPerdata berarti dua hal, yaitu perjanjian batal demi hukum atau dapat dibatalkan. Dalam hal kesepakatan yang menjadi syarat sahnya perjanjian dibuat atas suatu paksaan, kekhilafan, atau penipuan, perjanjian menjadi dapat dibatalkan.
akan tetapi ente jangan pernah bilang ke penyidik untuk tidak membaca Pasal Pasal 14 dari perjanjian ente, tapi ente katakan kalau pada saat penandatanganan ente tidak memiliki banyak kesempatan untuk membaca hingga kurang memperhatikan seluruh isi dari klausul-klausulnya.

kira-kira dapat dimengerti gak gan, semoga bermanfaat

www.aripratomo.com
Quote:Original Posted By WarriorzZ
gan mau tanya dong soal hukum,
ane kerja sebagai marketing online
menurut perjanjian masuk saya dan bos saya mendapat komisi 20% dari laba bersih dengan alasan saya di beri tugas menyelesaikan pembayaran,tetapi sekarang bos ane menurunkan komisi menjadi 10% dengan pekerjaan yang sama,dan ane meminta keringanan kerja,
tetapi tidak di setujui olehnya dan malah ane di pecat emoticon-Ngakak serta komisi 2bln belum di transferkan ke saya. kakak saya yang juga mengenal dia mencoba meminta baik2 komisi saya karena itu hak saya dan kakak saya mendapat balesan yang kurang enak "itu bukan urusan kamu" dan kakak saya ingin melanjutkannya memakai Hukum.

malah bos ane bilang mau laporin ane dan kakak saya ke polisi emoticon-Cape d... (S)

menurut agan kalau ke hukum siapa yang menang ya ?
mohon dibantu


mengenai menang atau kalah itu tergantung tekniknya gan, tapi disini kalau kita telaah mengenai hak untuk memperjuangkan sebuah kebenaran, itu tergantung pembuktiannya gan, dari dua kalimat ini semoga bisa di mengerti ya gan

Makasih banyak agan ARI PRATOMO, ane sdh mampir ke http://www.aripratomo.com,
Keren....
Quote:Original Posted By cramar
Makasih banyak agan ARI PRATOMO, ane sdh mampir ke [url]http://www.aripratomo.com,[/url]
Keren....


thanks sukses selalu ya brother

mau tanya gan.. soal uang..

1.kalau ada pejabat nyuap..tapi nyasar ke rekening kita.. lalu kita pakai uangnya.. bagaimana?
2.kalau ada uang hasil korupsi,dipakai untuk beli kado ulang tahun.. dan yang ultah itu kita.. hukumnya gimana..?

terimakasih..
Quote:Original Posted By cheese123
mau tanya gan.. soal uang..

1.kalau ada pejabat nyuap..tapi nyasar ke rekening kita.. lalu kita pakai uangnya.. bagaimana?
2.kalau ada uang hasil korupsi,dipakai untuk beli kado ulang tahun.. dan yang ultah itu kita.. hukumnya gimana..?

terimakasih..


jawaban atas pertanyaan no 1 dan 2 jawabannya sama, kalau kita sebelumnya sudah tau sumber uang itu hasil korupsi dan kado yg di beli dari hasil korupsi, laporkan dan serahkan aja baik uang maupun kadonya ke KPK bro, tapi kalau ente tetep nerima dan gak melaporkan juga menyerahkan ke kpk, tunggu aja surat penahanan sama perintah sitanya bro... semoga bermanfaat

Quote:Original Posted By aripratomolaw


kalau ente udah terlanjur tandatangani perjanjiannya, ente harus buat dulu agar perjanjian itu tidak berlaku, agar didalam ente nuntut 25 juta milik ente, peluangnya lebih besar untuk ente perjuangin hak ente.

agar sebuah perjanjian menjadi tidak berlaku, Perjanjian batal dalam KUHPerdata berarti dua hal, yaitu perjanjian batal demi hukum atau dapat dibatalkan.

sah atau tidaknya suatu perjanjian ditentukan dari syarat sah perjanjian yang bisa ente lihat dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Perdata (“KUH Perdata”), yaitu:
1. Sepakat mereka yang mengikatkan dirinya;
2. Kecakapan untuk membuat suatu perikatan;
3. Suatu hal tertentu;
4. Suatu sebab yang halal.
apabila keempat syarat komulatif itu dilanggar artinya perjanjian tersebut Batal demi Hukum

Pasal 1321 KUHPerdata menyatakan:
“Tidak ada sepakat yang sah apabila sepakat ini diberikan karena kekhilafan, atau diperolehnya dengan paksaan atau penipuan”.
Pasal ini digunakan sebagai dasar hukum dari batalnya perjanjian karena adanya paksaan, kekhilafan, atau penipuan. Perjanjian batal dalam KUHPerdata berarti dua hal, yaitu perjanjian batal demi hukum atau dapat dibatalkan. Dalam hal kesepakatan yang menjadi syarat sahnya perjanjian dibuat atas suatu paksaan, kekhilafan, atau penipuan, perjanjian menjadi dapat dibatalkan.

sehubungan ane gak baca perjanjian ente secara detail, maka ane juga gak bisa kasih masukan langkah secara detail, tapi ane kasih langkah sederhana aja ya gan, ente coba lapor pidana atas dugaan penipuan biasanya sih penerapannya ada di pasal pasal 378 Jo 383 KUHP kronologis singkatnya GSB lantai dua & imb yg tidak sesuai hingga mengakibatkan ditolaknya pengajuan kpr yg membuat ente mengalami kerugian atas dipotongnya 25 Juta milik ente, dikarenakan Bank yang menolak juga bank yg di ajukan oleh pihak pertama bukan ente selaku pihak kedua, oleh karenanya ada muncul dugaan kesengajaan yg dilakukan oleh pihak pertama untuk mengambil keuntungan secara sepihak dari surat perjanjian yang dibuat dengan tipu muslihat, kecuali banknya ente yang cari baru pihak pertama punya dalil yg kuat buat bela diri, ente bisa yakinkan penyidik yg memeriksanya dengan Pasal 1321 KUHPerdata menyatakan:
“Tidak ada sepakat yang sah apabila sepakat ini diberikan karena kekhilafan, atau diperolehnya dengan paksaan atau penipuan”.
Pasal ini digunakan sebagai dasar hukum dari batalnya perjanjian karena adanya paksaan, kekhilafan, atau penipuan. Perjanjian batal dalam KUHPerdata berarti dua hal, yaitu perjanjian batal demi hukum atau dapat dibatalkan. Dalam hal kesepakatan yang menjadi syarat sahnya perjanjian dibuat atas suatu paksaan, kekhilafan, atau penipuan, perjanjian menjadi dapat dibatalkan.
akan tetapi ente jangan pernah bilang ke penyidik untuk tidak membaca Pasal Pasal 14 dari perjanjian ente, tapi ente katakan kalau pada saat penandatanganan ente tidak memiliki banyak kesempatan untuk membaca hingga kurang memperhatikan seluruh isi dari klausul-klausulnya.

kira-kira dapat dimengerti gak gan, semoga bermanfaat

www.aripratomo.com


Thx ya gan emoticon-Cendol (S)
isi suratnya cuma :
- pemotongan komisi dll harus ada rinciannya
- tanggal merah libur
- tidak mengurus pembayaran
- komisi turun tepat waktu

itu doang gan , dan tidak ada tanda tangan antara ane dan dia

thx ya gan emoticon-Cendol (S)
mantaps... bung ari emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By MR.BIGG
mantaps... bung ari emoticon-I Love Indonesia (S)


thanks bro, kapan kita kumpul-kumpul diskusi sambil ngopi2