alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5332acfbbdcb17e2108b4695/kisah-eyang-wimo-selamatkan-bung-karno-dari-serangan-granat
Kisah Eyang Wimo Selamatkan Bung Karno dari Serangan Granat
Kisah Eyang Wimo Selamatkan Bung Karno dari Serangan Granat

Jakarta - Belum lelah Eyang Wimo Sumanto (88) mengisahkan semangat patriotik semasa perang dahulu. Proklamasi kemerdekaan RI tak serta-merta kemudian membuat para pejuang perintis kemerdekaan berleha-leha. Kemerdekaan harus dipertahankan.

Pakaian safari biru dengan lencana yang tersemat masih nampak gagah dikenakan Eyang Wimo ketika bercerita di hadapan para cucu. Begitu semangat cerita Eyang Wimo seperti benar-benar berada di medan laga. Dia pun berkisah ketika dirinya berhasil menyelamatkan Presiden Sukarno dari serangan granat.

“Waktu itu adalah ketika ada rapat raksasa pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng Jakarta tahun 1957. Ada Saadon Cs yang berniat melempar granat kepada Presiden Sukarno, tetapi digagalkan oleh saya,” tutur Eyang Wimo di kediamannya yang terletak pada Jl Percetakan Negara IX, Jakarta Pusat, Kamis (20/3/2014).

Ketika itu Eyang Wimo tergabung dalam Komando Keamanan Fron Nasional Pusat Pembebasan Irian Barat. Tak disangka-sangka rupanya ketika Proklamasi kemerdekaan telah dibacakan pun masih ada saja pihak-pihak yang ingin menjatuhkan Presiden Sukarno.

“Rapat pada waktu itu dihadiri oleh Presiden Sukarno yang memberi semangat seluruh rakyat untuk membebaskan Irian Barat, ada Duta Besar Keliling sekaligus Ketua II Fron Nasional Pusat Ibu Supeni, ada Jenderal A.H Nasution, dan Dr. Ruslan Abdulgani,” papar Eyang Wimo.

Paska kejadian tersebut dirinya langsung bergerilya menjadi intel untuk mencari informasi siapa dibalik serangan tersebut. Dirinya pun menyamar sebagai seorang mahasiswa di Jakarta.

“Lalu saya menemukan intel Belanda yang waktu itu menyamar sebagai pelukis di Cikini. Oleh saya akhirnya bocor lah rencana dia yang ingin menggranat Bung Karno untuk kedua kalinya. Waktu itu penggranatan kedua dilakukan di Cikini dan berhasil digagalkan,” tutur Eyang.
Jakarta - “Banyak orang kemudian bertanya-tanya, kenapa sih masih berniat merebut Papua Barat? Kami katakan pada waktu itu bahwa wilayah itu juga termasuk wilayah RI yang masih belum bebas dari penjajahan Belanda. Sebagai saudara sebangsa dan setanah air maka kami berusaha membebaskan wilayah itu,” tegas Eyang sambil mengarahkan telunjuk kanan ke arah atas dengan mata berapi-api.

Bukan sekedar memperkuat kedaulatan RI dari Sabang hingga Merauke, para pejuang pun terus Cumiikan semangat persatuan yang tak sekadar soal kesatuan. Semangat itu tertuang pada nama wilayah yang akhirnya berhasil dibebaskan dari penjajahan Belanda.

“Tanah Papua akhirnya diberi nama ‘Irian Jaya’, itu bukan sembarang nama, karena sebenarnya itu adalah singkatan ‘Ini Rakyat Indonesia Anti Nekolim!’, tapi sayangnya tak banyak yang tahu kalau sebenarnya nama Irian itu adalah salah satu bukti persatuan bangsa ini,” ungkap Eyang Wimo.

Nekolim pun singkatan dari Neo Kolonialisme dan Imperialisme. Sebuah sintesa yang dicetuskan oleh Bung Karno mengenai gambaran poskolonial bahwa bentuk penjajahan baru akan kembali menyerang Republik Indonesia.

“Entah kenapa generasi setelah Bung Karno kemudian seakan mendiamkan wilayah Irian. Sampai sekarang akhirnya Irian pun kembali diduduki oleh tentara asing,” ucap Eyang Wimo geram.

Operasi untuk membebaskan wilayah Irian ini disebut sebagai Trikora atau Tri Komando Rakyat. Misi dari operasi ini tertuang pada isi Trikora yaitu:

1. Gagalkan pembentukan Negara Papua bikinan Belanda kolonial
2. Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat tanah air Indonesia
3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa

Kalimat demi kalimat dari Trikora ini masih terpatri dalam diri Eyang Wimo. Patung pembebasan Irian Barat yang diletakan di Lapangan Banteng selalu mengingatkan Eyang akan pertempuran itu.

“Makanya di Lapangan Banteng ada patung orang Papua yang terlepas dari rantai. Itu maksudnya adalah terbebas dari penjajahan Belanda,” kata Eyang Wimo menutup kisahnya.

Kisah Eyang Wimo Selamatkan Bung Karno dari Serangan Granat

Kisah Eyang Wimo Selamatkan Bung Karno dari Serangan Granat

Kisah Eyang Wimo Selamatkan Bung Karno dari Serangan Granat

Sekedar sheree ajaaa Gan.
Barangkali ada yang mau nambahin monggo
Bagi yg udah ISO bagi ijooo-ijooonya gan emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Tidak terimaa emoticon-Blue Guy Bata (L)


pertamannn diamankan emoticon-Cool
nice info gan meski belom baca...hahah emoticon-Sundul Gan (S)emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
respect pak..
emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Miris klo ngeliat pahlawan jaman dulu yg masih dalam ekonomi yg sulit gan
Penghargaan dari negara cuma tanda jasa doang
Quote:Original Posted By Frankesntein
nice info gan meski belom baca...hahah emoticon-Sundul Gan (S)emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-I Love Indonesia (S)


intinya udah ane kasi warna merah, tp kalo mw baca ampe selesai lebih bagus, ini sejarah NKRI

Quote:Original Posted By lekdsater
respect pak..


emoticon-Shakehand2

orang dulu belum tau konsekuensi. wajar lah gan



Dead Frontier - Online Zombie Game (Langsung main di browsermu gan!)
Quote:Original Posted By ularpiton
emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Miris klo ngeliat pahlawan jaman dulu yg masih dalam ekonomi yg sulit gan
Penghargaan dari negara cuma tanda jasa doang


setujuuu agan ini emoticon-Shakehand2
Tp sekrang bnyak yg melupakan jasa " beliau

kemerdekaan bukan warisan atau memberian jepang , belanda atau ingris
tp hasil cucuran keringat darah dan air mata para pejuang

emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By deadfrontier
orang dulu belum tau konsekuensi. wajar lah gan
emoticon-Sundul Up



Dead Frontier - Online Zombie Game (Langsung main di browsermu gan!)


Quote:Original Posted By debian666
Tp sekrang bnyak yg melupakan jasa " beliau

kemerdekaan bukan warisan atau memberian jepang , belanda atau ingris
tp hasil cucuran keringat darah dan air mata para pejuang

emoticon-Matabelo


iyaaa gan
Jangan sampai salah pilih pemilihan bulan dpan
Granatnya sudah dilepas belum pinnya?

Skr Pemerataan pembangunan yg terpenting, percuma pertumbuhan ekonomi tinggi tapi dinikmati org2 tertentu.
Quote:Original Posted By equalist12
Granatnya sudah dilepas belum pinnya?

Skr Pemerataan pembangunan yg terpenting, percuma pertumbuhan ekonomi tinggi tapi dinikmati org2 tertentu.


“Lalu saya menemukan intel Belanda yang waktu itu menyamar sebagai pelukis di Cikini. Oleh saya akhirnya bocor lah rencana dia yang ingin menggranat Bung Karno untuk kedua kalinya. Waktu itu penggranatan kedua dilakukan di Cikini dan berhasil digagalkan,” tutur Eyang.

berati belomm Ganemoticon-Ngakak

mantabs gan salut sama eyang kita ini atas
Baru tau... Kok gak ada di pelajaran sejarah ya...
Quote:Original Posted By TBtitipanbabe
mantabs gan salut sama eyang kita ini atas


emoticon-Shakehand2

Quote:Original Posted By fontenoy
Baru tau... Kok gak ada di pelajaran sejarah ya...


agan bisaaa ajaa emoticon-Ngakak
tapi sekarang malah banyak daerah yg mau melepaskan diri dari indonesia emoticon-Mewek
Quote:Original Posted By hilton13
tapi sekarang malah banyak daerah yg mau melepaskan diri dari indonesia emoticon-Mewek


NKRI harga mati Gan emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
layak jadi pahlawan nasional nih gan emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By mhaikal98
layak jadi pahlawan nasional nih gan emoticon-Smilie


setujuuu Gan emoticon-Shakehand2
Miris liat pahlawan kayak beliau tapi negara g memberikan penghormatan lebih dan hanya sekedar lencana emoticon-Smilie harusnya beliau tinggal di Istana Negara daripada Presiden Gendut yg tidur2 di situ besarin perut doang kerjanya emoticon-Big Grin

Kisah Eyang Wimo Selamatkan Bung Karno dari Serangan Granat