alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5331dfa8bccb179e0d8b45d7/inilah-kisah-sukses-pengusaha-quotfrom-zero-jadi-heroquot
Thumbs up 
Inilah Kisah Sukses Pengusaha "From Zero Jadi Hero"
Ane membuat thread ini karena melihat banyak semangat anak negri yang selalu mengeluhkan status sosialnya untuk menjadi tolok ukur dalam membuat usaha gan
Biar ane gak banyak basa-basi, langsung aja ya gan, semoga 4 orang di bawah ini bisa memberikan inspirasi bagi ente sekalian emoticon-Big Grin

1. Sunny Kamengmau, 38 tahun
Inilah Kisah Sukses Pengusaha "From Zero Jadi Hero"
Sunny Kamengmau, membuktikan bahwa putus sekolah dan kemiskinan tak membuatnya jadi lelaki yang terpuruk. Meski hanya berbekal ijazah SMP, pria asal Nusa Tenggara Timur itu sukses membuat tas kulit yang sangat populer di kalangan sosialita di Jepang.

Tapi tak cuma Sunny yang memiliki pengalaman seperti itu. Ada banyak kisah inspiratif dari sejumlah wirausahawan yang menuai sukses, meski mereka berangkat dari bukan siapa-siapa dan bahkan ada yang putus sekolah juga seperti Sunny. Dari zero, mereka telah menjadi hero. Ini empat kisah di antaranya:

2. I. G. N. Anom: Bermula Dari Tukang Cuci Mobil
Inilah Kisah Sukses Pengusaha "From Zero Jadi Hero"
Kalau Anda ke Bali, salah satu sentra penjualan oleh-oleh yang sangat populer di sana adalah Krisna. Tapi tahukah Anda bahwa pemilik toko yang selalu ramai itu adalah seorang pria yang pendidikannya hanya SMP? Ya! I.G.N. Anom namanya, atau lebih akrab dipanggil Ajik Anom.

Lini bisnis Krisna saat ini bahkan sudah merambah ke sektor lain, yaitu rumah makan, properti, spa, hingga penyewaan mobil mewah. Anom adalah perantau di Denpasar. Asalnya dari Singaraja. Dia merantau lantaran orang tua tak mampu membiayai sekolahnya.

Anom bekerja serabutan di Denpasar, sekadar untuk makan. Mulai dari tukang cuci mobil sampai buruh konfeksi. Lambat laun, dia sukses menjadi pemilik usaha tekstil dan akhirnya mendirikan toko oleh-oleh Krisna.

Konsepnya sederhana. Pusat oleh-oleh didirikan di dekat pusat kesenian. Tiap toko harus memiliki parkir yang luas supaya pelanggan puas. Ide karyawan tak dinafikan sehingga mereka betah bekerja di sana. Total, Anom sudah memiliki 1.500 karyawan di belasan outlet Krisna.

3. I Putu Ngurah Sudarma: Gara-gara Ditolak Kapal Pesiar

Inilah Kisah Sukses Pengusaha "From Zero Jadi Hero"
Salah satu pebisnis spa yang sukses di Bali adalah I Putu Ngurah Sudarma. Sang Spa miliknya, yang berdiri di Ubud, bisa meraup omset hingga Rp 2,6 miliar per tahun. Tapi kesuksesan tak datang seperti durian runtuh kepada pria 33 tahun itu.

Ekonomi yang pas-pasan membuat Sudarma harus bekerja serabutan saat masih kuliah di Bandung. Usai kuliah, dia merantau ke Singapura dan bekerja sebagai pelayan di sebuah kasino di kapal. Dia hanya bertahan selama 2 tahun.

Lulusan sekolah pariwisata ini pun pulang ke Indonesia dan mengincar pekerjaan di kapal pesiar. Tapi enam kali dia melamar, enam kali pula dia gagal. Akhirnya orang tuanya berani meminjamkan Rp 40 juta supaya lebih mudah diterima bekerja di kapal pesiar.

Sambil menunggu kabar, Sudarma menikah dengan seorang pekerja di spa. Dia pun ikut bekerja di spa dan mengusulkan pengembangan bisnis di tempatnya bekerja. Tapi usulannya ditolak mentah-mentah. Kesal, dia dan istrinya pun keluar dan nekat mendirikan usaha spa sendiri.

Meski diawal sempat dijuluki spa 'kandang kuda' karena tempatnya yang kecil, lambat laut bisnis Sudarma berkembang baik. Dengan modal awal Rp 60 juta, kini Sang Spa bisa meraup ratusan juta per bulan dan memiliki tiga outlet di Ubud, yang kapasitasnya enam kali lebih besar dari yang mula-mula.

4. Febrianti: Cewek Tangguh Juragan Yoghurt
Inilah Kisah Sukses Pengusaha "From Zero Jadi Hero"
Kebangkrutan ada dalam perjalanan hidup Febrianti, pengusaha muda pemilik Amleera Yoghurt yang populer di Bandung. Padahal, modal pertamanya adalah kenekatan dan duit pinjaman sebanyak Rp 24 juta.

Memulai usaha pada 2010, dalam usia baru 19 tahun, Pepew, panggilan akrab Febrianti, terinspirasi dari sebuah pelatihan kewirausahaan. Dia pun nekat meminjam duit dan membuka toko yoghurt, minuman yang disukainya, di Bandung.

Universitas Pendidikan Bandung, tempatnya menuntut ilmu, menganugerahinya penghargaan Young Womanpreneur di kampusnya. Ironisnya, dua bulan kemudian bisnisnya amburadul. Keuntungan nihil. Yang masuk justru tagihan demi tagihan utang.

Sempat down, Pepew kemudian memulai kembali bisnisnya dengan sisa modal Rp 1 juta di pinggir jalan dekat rumahnya. Justru bisnis kecil-kecilan ini yang berkembang dengan baik. Dia mampu membayar utang-utang dan mulai meraih omset Rp 10 juta per bulan.

Setelah itu, keadaan tambah membaik. Omset makin besar dan Pepew bisa membuka gerai di kampusnya. Berikutnya dia mendirikan toko di Jalan Cihaurgeulis, dua di tempat lain di Bandung, dan satu gerai masing-masing di Jakarta dan Cirebon.

Amleera, kata Pepew, memiliki arti cewek yang tangguh. Seperti dirinya.

5. Hedi Rusdian Gunawan: Dari Jalanan Jadi Langganan Metallica
Inilah Kisah Sukses Pengusaha "From Zero Jadi Hero"
Siapa yang tidak kenal band metal seperti Metallica dan Sepultura? Tapi tahukah Anda bahwa para punggawa bank legendaris itu suka memakai aksesori buatan orang Indonesia?

Adalah Hedi Rusdian yang sukses memincut hati para pemusik itu untuk mengenakan berbagai aksesori yang dibuatnya. Pria asal Bandung, Jawa Barat, ini baru berusia 21 tahun.

Hedi adalah pendiri usaha pembuatan aksesori Fourspeed Metalwerks. Aksesorinya terdiri dari cincin, kepala ikat pinggang, dan sebagainya. Semuanya berbahan besi yang diukir dengan tangan serta dibuat dalam edisi terbatas.

Kesuksesan Hedi bermula di jalanan, tempatnya bergaul dengan anak jalanan, tukang ojek, dan sebagainya. Di sanalah timbul idenya membuat aksesori dari besi yang diukir dengan tangan. Tingkat kesulitannya tinggi sehingga penyelesaian satu produk bisa memakan waktu satu sampai dua bulan.

Itu pun produknya kurang laku. Produknya saat itu dibanderol antara Rp 30.000 sampai Rp 200.000.

Hedi berpikir, barangkali produknya bisa diakui di luar negeri. Maka dia pun memasarkan produknya via Internet. Dari situlah kesuksesan datang. Pemesanan datang bertubi-tubi dari kalangan penggemar musik metal. Begitu pun personel bank-bank terkenal.

Dengan modal sukses di luar negeri, Hedi kembali memasarkan produknya di Indonesia. Tapi harganya naik berkali-kali lipat. Setiap bulan kini terjual 200-500 aksesori dengan harga mulai dari Rp 700 ribu sampai Rp 2,6 jutaan.


Sekian dari Thread ane gan.. semoga cerita inspiratif di atas mengingatkan kepada agan semua untuk berpikiran kalau sukses itu bermula dari nol (tidak ada apa-apa) menjadi sesuatu ato kalo bahasa sok kerennya emoticon-Cool "From Nothing to Something".

SUMBER : detikFinance

Merasa termotivasi? Berikan sedekah anda ke ID ini emoticon-Blue Guy Cendol (L)
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Ane mau buat usaha cetak undangan mantan gan..
bagus tapi kok gak laku ya threadnya
iya aneh
koq trit kayak gini kurang laku
apa karena kurang rame?