alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/532883761bcb176c6c8b468d/siapa-wakil-presiden-yang-cocok-untuk-jokowi
Poll: siapa yang pantas dampingi jokowi ?
Prof. Dr. Mohammad Mahfud M.D., S.H., S.U 17.39% (8 votes)
Dr. Abraham Samad, S.H., M.H. 17.39% (8 votes)
Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla 39.13% (18 votes)
Surya Dharma Paloh 6.52% (3 votes)
lain nya beserta komentar agan 19.57% (9 votes)
siapa wakil presiden yang cocok untuk JOKOWI ?
jokowi resmi bakal ikut dalam pemilihan presiden 2014 sebagai wakil dari partai PDI-P. kira-kira menurut agan/aganwati, siapa yang cocok jadi wakil nya jokowi nanti ?


*jangan ada yang jawab kalo yang cocok itu Farhat Abbas ya gan, apalagi Rhoma Irama. emoticon-Ngakak

JK ingatkan Jokowi teliti soal calon wakil presiden

Quote:Jakarta (ANTARA News) - Mantan Wakil Presiden, M Jusuf Kalla, mengingatkan Joko Widodo atau Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan teliti memilih pasangannya terutama soal kemampuan sehingga bisa saling melengkapi dan menutupi kekurangan.

"Kita lihat pengalaman. Soekarno dan Hatta yang saling melengkapi. Itu memang rumusnya. Saling melengkapi dan saling mengisi," kata Kalla, di Jakarta, Sabtu.

Sebelumnya PDI-P telah memutuskan mengusung Jokowi sebagai calon presiden 2014.

Menurut Kalla calon wakil presiden pendamping Jokowi haruslah orang yang memiliki banyak ide terobosan maupun inovasi untuk memperbaiki bangsa. "Bisa siapa saja, apakah tentara, birokrat, pengusaha," kata Kalla.

Kalla juga mengapresiasi langkah Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang berani mengusung Jokowi sebagai calon presiden.

"Tidak mudah bagi Ibu Mega mengambil keputusan itu. Boleh dibilang tidak ada ketua umum partai yang siap melakukan seperti itu," kata Kalla.


SUMBER


Cawapres ideal menurut Jokowi

Quote:Jakarta (ANTARA News) - Calon presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mengatakan cawapres yang ideal baginya adalah yang berpengetahuan kenegaraan luas.
"Yang penting dia menguasai medan makro. Medan makro bukan hanya ekonomi, tapi juga makro politik, geopolitik, ya seperti itu. Mau tua atau muda, lak-laki, perempuan, berpengalaman atau tidak, gak apa-apa," kata Jokowi saat meninggalkan kantornya di Balaikota Jakarta, Selasa malam.

Meski mengaku dilibatkan dalam pemilihan cawapres, Jokowi menyerahkan sepenuhnya penunjukkan kandidat pendamping dirinya dalam pemilu 2014 pada keputusan partai.

"Tanyakan saja ke partai. Kalau saya sekarang ini posisinya ngurus legislatif dulu. Konsentrasi di situ," katanya.

Saat ini, menurut Jokowi, PDI-P masih menggodok kriteria-kriteria calon wakil presiden ideal untuk mendampinginya.

"Setahu saya sekarang baru proses menentukan kriteria-kriterianya. Itu dibicarakan mungkin siang dan malam. Tapi saya tidak tiap hari ikut dalam rapat itu. Saya kan harus bekerja. Dari sana baru nanti kita bicarakan siapa orangnya," kata dia.

Sementara itu, terkait pilihan pengunduran dirinya dari jabatan gubernur saat kampanye, Jokowi mengatakan belum memikirkan masalah tersebut karena belum ada kajian dari partainya.

"Iya, memang ada beberapa alternatif, bisa mundur, bisa cuti panjang. Tapi kita belum menentukan," katanya.

Alasan belum ditentukan dengan segera, menurut Jokowi, salah satunya adalah karena banyaknya pekerjaan yang harus dia lakukan sebagai gubernur.

"Tapi waktu saya di Solo, Senin sampai Jumat tetap bekerja di Solo. Kampanye di sini hanya Sabtu-Minggu. Dulu seperti itu," katanya.


SUMUR


UPDATE!!!

JOKOWI bareng PDIP jadi pemenang di pemilihan legistatif dengan rata-rata 19% suara (belum cukup buat persyaratan ngajuin capres sendiri, kudu KOALISI gan) emoticon-Big Grin

SIAPA ? SIAPA ? PASANGAN YANG COCOK ?

UPDATE LAGI BERITA !!!

JAKARTA, KOMPAS.com -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) bergerak cepat seusai perolehan suara pemilihan legislatif diketahui melalui hitung cepat atau exit poll pada 9 April 2014 lalu. Menentukan partai koalisi sekaligus menyeleksi calon wakil presiden adalah dua hal yang disasar "banteng hitam".

Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri berbicara empat mata dengan bakal calon presiden partainya, Joko Widodo, di kediaman Mega di Kebagusan, Jakarta Selatan, Jumat malam. Seusai pertemuan itu, Jokowi memberi sedikit bocoran bahwa ada lima kandidat cawapres yang dipegang untuk mendampinginya.

"Sudah mengerucut menjadi lima. Nama-namanya muncul minggu depanlah," ujar Jokowi di luar pagar rumah dinas gubernur DKI Jakarta, Jalan Taman Surapati 7, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/4/2014) jelang tengah malam.

Jokowi bungkam saat ditanya lebih lanjut apakah lima cawapres itu adalah sosok yang biasa beredar di media masa atau tidak, berusia lebih muda darinya atau lebih tua, berasal dari kalangan militer, ekonom atau politikus, dan sebagainya. Namun, secara tersirat, dia mengatakan bahwa sosok cawapres berasal dari partai politik.

"Artinya kalau sudah masuk cawapres, ya harusnya kan sudah masuk ke partai," lanjut Jokowi.

Yang penting, lanjut Jokowi, dirinya dengan sang cawapres ini harus saling mengisi. Persis seperti kepemimpinan di DKI Jakarta bersama Basuki Tjahaja Purnama. Ada yang mengurus dari dalam kantor saja, ada yang memantau dan blusukan di lapangan. Ada chemistry yang muncul di publik ketika kedua tokoh muncul.

Tidak hanya soal pembagian kerja, Jokowi mengatakan bahwa perbedaan latar belakang dirinya dengan sang cawapres juga penting. Menurut dia, latar belakang yang berbeda bisa saling melengkapi dan mengisi satu sama lain dalam perjalanan kerjanya.

"Kombinasi yang berbeda itu akan bagus. Itu akan jadi kekuatan yang saling melengkapi, yang saling mengisi," lanjut Jokowi.

Nasdem, PKB, dan PAN

Sementara soal penjajakan koalisi, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), serta Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi tiga partai yang menjalin komunikasi politik dengan PDI-P. Kendati demikian, Jokowi mengatakan bahwa hal itu tidak hanya dilakukan kepada tiga partai politik tersebut. PDI-P akan menjajaki komunikasi ke sejumlah parpol lain.

Jokowi mengatakan, ada juga parpol yang melakukan komunikasi politik pertama kali dengan PDI-P. Karena belum final, Jokowi mengaku belum dapat berbicara mengenai pembagian kekuasaan di pemerintahan.

Jokowi memprediksi, pekan ketiga bulan April 2014 pihaknya telah mengumumkan parpol mana saja yang bakal diajak kerja sama politik alias koalisi. "Sabarlah, sabar. Minggu depan kita bicara banyak," ujar Jokowi.

sumber
prabowo gan,,
emoticon-Berduka (S) sepi emoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By abma.lanank
prabowo gan,,


prabowo gamau cuma jadi wakil kaya nya gan emoticon-Bingung (S)
kalo bukan farhat abbas dan romairama, yauda ane pilih mantan istrinya bang roma aje
yg jelas, pendamping yang tegas macam ahok.
Quote:Original Posted By Beathinkiyoshi
JK gan...tapi klu ane kurang setuju Jokowi jd presiden.


JK bagus gan emoticon-Cool ane setuju gan jokowi for RI1 emoticon-I Love Indonesia (S)
Ya jokowi cocoknya ma ahok gan
Quote:Original Posted By pokamekamek
kalo bukan farhat abbas dan romairama, yauda ane pilih mantan istrinya bang roma aje


siapa gan ? angel lelga, rika, apa veronica ? emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By DontWannaDie
yg jelas, pendamping yang tegas macam ahok.


ahok biarin jadi DKI-1 aja gan, biar pemerintah pusat sama ibukota singkron. membangun indonesia dimulai dari ibukota emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By nyeurihuntu
Ya jokowi cocoknya ma ahok gan


seperti nya ahok bakal tetep di DKI gan, sama pendamping barunya ibu risma (walkot surabaya) opini ane sih emoticon-Cool
GARENG TU COCOK NYA MA PETRUK GAN,,,,,
Quote:Original Posted By srk1988
GARENG TU COCOK NYA MA PETRUK GAN,,,,,


JAKA SEMBUNG BAWA GOLOK... NGGA NYAMBUNG GOBLOK!!
ahahaha akun ente mirip sama ane gan emoticon-Ngakak

*tidak ada kloningan diantara kita kan?
ga tau gan ane yg cocok siapa . tapi kalau sama ahok lagi kayanya serasi deh emoticon-I Love Indonesia (S)
menurut ane :

Ichsanuddin Noorsy

Spoiler for Ichsanuddin Noorsy:


tapi doi kyknya lebih suka jadi pengamat ekonomi aja... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By clonefragile2
ga tau gan ane yg cocok siapa . tapi kalau sama ahok lagi kayanya serasi deh emoticon-I Love Indonesia (S)


nanti DKI ga ada yang pegang gan kalo ahok ikut jokowi lagi emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By moronistik
menurut ane :

Ichsanuddin Noorsy

Spoiler for Ichsanuddin Noorsy:


tapi doi kyknya lebih suka jadi pengamat ekonomi aja... emoticon-Big Grin



emoticon-Traveller bentar gan ane googling dulu ichsanuddin noorsy
bahrudin cocok tuh hahaha
Quote:Original Posted By dejivrur


JAKA SEMBUNG BAWA GOLOK... NGGA NYAMBUNG GOBLOK!!


emoticon-Jangan ribut disini jangan pada ribut kaka emoticon-I Love Indonesia (S)