alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5327f7d25ccb173b120001c5/kampanye-kok-bawa-anak-kecil
Kampanye Kok Bawa Anak Kecil..

Quote:TS tidak mendukung salah satu parpol, dan tidak bermaksud merendahkan parpol mana pun, Ane cuma heran gan kok banyak anak kecil yang ikut kampanye segala..

Quote:RMOL. Kampanye terbuka yang baru berlangsung selama dua hari, sejak Minggu lalu (16/3), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengaku banyak menemukan pelanggaran pemilu.

Soal melibatkan anak-anak dalam kampanye misalnya, semua atau 12 partai politik peserta pemilu melakukannya.

"Seperti pantauan kami di lapangan dan laporan yang diterima, semua partai melakukannya," ujar Ketua Bawaslu, Muhammad saat dihubungi redaksi, Selasa (18/3).

Untuk itu, kata Muhammad, pihaknya akan memanggil partai-partai tersebut untuk diminta klarifikasi.

Sementara soal pelanggaran kampanye di tempat yang dilarang, seperti rumah ibadah, rumah sakit dan di jalan raya, termasuk massa kampanye yang melanggar lalu lintas, Bawaslu menemukan dan mendapat laporan dilakukan beberapa partai.

"Ini akan kami klarifikasi dulu, yang ada indikasi terlibat akan dipanggil," tandas Bawaslu. [rus]


Quote:Jangan Libatkan Anak
BANJARMASIN – Tim Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel, Panwaslu, Panwascab, dan petugas Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) diterjunkan ke lapangan pada kampanye terbuka yang dimulai hari ini (kemarin) guna mengawasi dan memantau pelanggaran-pelanggaran pada pelaksanaan rapat umum atau rapat terbuka yang diselenggarakan partai politik.

Pada kampanye terbuka hari ini (kemarin), tim pengawasan pemilu menyanyangkan kehadiran anak-anak dan balita pada kampanye yang dilaksanakan partai politik. Walaupun masih belum bisa menentukan apakah ini pelanggaran atau tidak, namun tim pengawas akan melaporkan kehadiran anak-anak dan balita pada kampanye terbuka ini ke tim penegakan hukum terpadu (Gakumdu) Pemilu 2014.

“Laporan terkait kehadiran anak-anak dan balita pada kampanye terbuka ini akan diserahkan ke Gakumdu. Kemudian akan dirapatkan apakah masuk dalam kategori pelanggaran atau tidak,” ujar Ketua Panwaslu Kota Banjarmasin, Hj Noor Dachliyanie Adul SH MH, kemarin (16/3).
Ia mengimbau, agar partai politik mematuhi aturan-aturan Pemilu yang telah disepakati bersama. Bahkan sebelum kampanye terbuka ini dimulai, pihaknya (Panwaslu) telah menyosialisasikan dan beritahukan kepada partai politik agar dalam kampanye tidak melibatkan atau membawa anak kecil. “Dua bulan yang lalu telah kami beritahukan pada partai politik agar mengimbau kader atau simpatisannya untuk tidak membawa anak kecil pada kampanye terbuka,” bebernya.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris KPU Provinsi Kalsel, Bambang Setiawan, SH MH bahwa seyogyanya orang tua tidak melibatkan atau mengikutkan anak di bawah umur untuk ikut kampanye. “Dalam peraturannya memang anak kecil tidak diperkenankan ikut kampanye,” bebernya.
Ia menegaskan, KPU Provinsi Kalsel sudah mengingatkan partai politik untuk melaksanakan dan mematuhi peraturan Pemilu sesuai dengan undang-undang. “Kami sudah menyampaikan peraturan dan perundang-undangan terkait Pemilu kepada peserta Pemilu. Sedangkan pengawasan terhadap pelanggaran Pemilu merupakan domain atau wewenang pihak Bawaslu,” ujar Bambang.

Menurutnya, politik ini merupakan pekerjaan orang dewasa. Jadi tidak melibatkan anak kecil apalagi balita yang tidak tahu masalah politik. Ia tidak menyalahkan siapa-siapa, bisa saja kehadiran anak kecil pada kampanye ini mungkin karena memang diajak orang tuanya karena tidak bisa ditinggal di rumah. “Untuk mengetahui apakah ini memang pelanggaran Pemilu maka tugas Bawaslu dan Panwaslu menggalinya,” ucapnya.

Yang pasti, sambungnya, kategori pelanggaran Pemilu ada 4 macam yakni untuk pelangaran administrasi ditangani oleh KPU. Pelanggaran etika ditangani Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP).
Sedangkan untuk sengketa Pemilu ditangani Bawaslu dan pelanggaran tindak pidana Pemilu baru Gakumdu. “Pokoknya tim kami (KPU Kalsel) akan selalu memantau pelaksanaan Pemilu terbuka yang diselenggarakan peserta Pemilu,” tegas Bambang. (hni)



Quote:Kampanye Kok Bawa Anak Kecil..


Quote:Hukum Yang Mengatur


Quote: Kampanye melibatkan anak-anak di bawah umur dalam kampanye politik, bertentangan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 23 tahun 2003 tentang Perlindungan Anak. Khususnya pasal 15 yang menyebutkan, setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik. Ketentuan serupa juga termaktub dalam Pasal 63 dan Pasal 87 terdapat larangan untuk melibatkan anak dalam kegiatan politik.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Tindakan peserta pemilu yang melibatkan anak-anak maupun yang belum genap berusia 17 tahun dalam kampanye, merupakan pelanggaran terhadap ketentuan. Dalam pasal ini disebutkan, kegiatan kampanye terbuka dilarang mengikutsertakan warga negara yang tidak memiliki hak memilih. Anak-anak termasuk golongan yang tidak memiliki hak memilih.

Sanksi bagi pelaku penyalahgunaan anak dalam kegiatan politik bisa diancam pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp 100.000.000. Ancaman tersebut berlaku bagi pengurus parpol dan orangtua yang mengajak.

Harapan kita semua sih Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dapat menindak tegas parpol yang mengeksploitasi anak. Parpol yang ketahuan kampanyenya dipenuhi anak di bawah umur, harus diberikan sanksi tegas berupa pencabutan izin kampanye terbuka.


Quote:Kampanye Kok Bawa Anak Kecil..

Quote:Auuussss ne gan minta emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L) emoticon-Blue Guy Cendol (L) emoticon-Blue Guy Cendol (L) emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)
padahal udah ada aturanya
masih bae dilanggar emoticon-Cape deeehh
demi nasi bungkus emoticon-Embarrassment
banayak gan..

kemarin aja di GBK ntuh banyak..
cuma demi uang 20 rb gan...emoticon-Sorryemoticon-Sorry
namanya aja usaha gan.
cari duid jajan.

yg mbayar juga rela kok mbayar.

polisinya juga sudah di bayar.
cuma agan-agan (termasuk saya) yang belum dapat bayaran, makanya protes.
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
parah dah ah emoticon-Cape d... (S)
dari judul trit agan menggunakan kata "Bawa", asumsi ane, brarti tuh anak kecil di bawa sama orang tuanya supaya ikut kampanye.alasannya menurut ane:
1.nggak ada yang nungguin di rumah
2.takut anaknya rewel kalo ditinggal
3.sekalian ngajak anak jalan2
4.anaknya nggak mau ditinggal pergi sama orang tuanya.

menurut agan kalo ada kejadian kaya gitu apa yang harus dilakukan orang tua tuh anak?

hukum di Indonesia yang harus diubah atau apanya nih yang harus diubah. sampe skarang ane pun masih bingung emoticon-Bingung (S)

tapi kalo ane ngeliat dari pict agan disitu mungkin yang agan maksud "melibatkan" anak kecil mungkin ya CMIIW
emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
klo bawa anak kecil ntar jatah nya dobel kali gan .. emoticon-Ngakak
kan satu keluarga ikut kampanye
kecil2 uda di ajarin politik emoticon-Cape d... (S)
Sekalian bawa nenek-nenek, kakek", semua keluarganya dibawa emoticon-Ngakak
asal jgn bawa anak org terus disuruh ngamen gan,....
tp kayaknya ada jg yg bawa anak buat modus dapet "jatah" dobel deh
ya begitulah indonesia raya....
cape ah ngomentarin pelanggaran di indon mah, kebanyakan yg dilanggar emoticon-Cape deeehh
salah satu jenis eksploitasi anak nih gan, partainya bisa dilaporin komnas anak nih,, hadeh,,,

Setubuh gan,

emoticon-army Jangan libatkan anak kecil dalam kampanye emoticon-army
emoticon-Cape d... (S)