alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5325cdd81acb17c67f8b4628/mega-prabowo-gagal-2009-risalah-batu-tulis-gugur
Mega-Prabowo Gagal 2009, Risalah Batu Tulis Gugur
Mega-Prabowo Gagal 2009, Risalah Batu Tulis Gugur

Mega-Prabowo Gagal 2009, Risalah Batu Tulis Gugur

Quote:Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tjahjo Kumolo mengatakan, isi perjanjian antara PDIP dengan Gerindra tahun 2009 tak berlaku lagi. Menurut Tjahjo, isi perjanjian yang digelar di Batu Tulis Bogor itu, otomatis gugur dengan sendirinya karena pasangan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto gagal menjadi pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009.

"Seandainya ada perjanjian, itupun otomatis gugur dengan sendirinya karena pasangan capres-cawapres, Ibu Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto, tidak mencapai kemenangan pada Pilpres 2009," ujar Tjahjo Kumolo di Jakarta, Ahad 16 Maret 2014.

Karenanya, menurut Tjahjo, apa yang telah diputuskan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP dengan mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden dalam Pilpres 2014 harus diikuti oleh semua kader partai.

"Semua kader partai PDI Perjuangan harus tegak lurus mengikuti aturan atau keputusan partai," kata Tjahjo.

Seperti diketahui, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mempertanyakan sikap PDIP mengusung Jokowi sebagai bakal calon presiden dalam Pilpres 2014, karena dinilai melanggar perjanjian Batu Tulis yang ditandatangani bersama Megawati Soekarnoputri.

Dalam perjanjian Batu Tulis yang ditandatangani pada 16 Mei 2009 di materai Rp6.000 oleh Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto itu ada 7 poin kesepakatan yang dihasilkan.

Dalam poin ke-7 tersebut tertulis, Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP akan mendukung Prabowo Subianto selaku Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra untuk menjadi Calon Presiden pada pemilu 2014.

Perjanjian itu, dikatakan Prabowo, dibuat karena kesamaan visi yang ada antara Gerindra dan PDIP menyangkut kecocokan dalam pandangan kebangsaan dan nasionalisme, sehingga muncul keinginan untuk berjuang bersama.

"Saya ingin semua kekuatan kebangsaan, nasionalis, religius dan Indonesia bersatu. Itu yang Saya inginkan. Saya menghormati Bu Mega. Saya tidak mengerti ada dinamika apa," kata Prabowo.

SUMBER
Sepertinya uda biasa klo politikus ngomongnya mencla mencle meskipun pake risalah batu tulis segala...ora kaget..tapi ngeri klo sampe kepilih.
gagal nyapres lebih sakit dari gagal pertamax
.
Quote:masa depan bangsa bukan hanya di pilpres, gan!

ingat 9 april, merah putihkan senayan! jangan golput! ntar nyesel, gan! emoticon-army pilih partai & caleg yang memiliki komitmen kebangsaan dan kemanusiaan yang sungguh-sungguh memahami & menghargai pluralitas emoticon-I Love Indonesia
ada benarnya juga kalau mega-prabowo gagal di 2009, maka perjanjianya batal emoticon-Big Grin


1001 alasan, atau mungkin tulisan di perjanjianya perlu belajar dari notaris atau ahli hukum, supaya tak bisa mengelak :emoticon-Ngakak
materai 6000 doank sih emoticon-Ngakak (S)
mega salah pilih waktu pilpres 2009, kalo sama org lain pasti menang.

prabowo harus bisa menjelasakan kasus Mei 1998
ga usah ngeles macem2 lah.

si prabowo emang ketipu disini. emoticon-Big Grin

emang masih hijau sih berpolitik, gmn mo jadi presiden, ya nggak?. emoticon-Big Grin
Ngeles tingkat dewa nih banteng ngamukemoticon-Ngakak

Btw, ini mah karena kebodohan probowo.. Janji politik mau dibawa kemana??emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By becak250cc
Ngeles tingkat dewa nih banteng ngamukemoticon-Ngakak

Btw, ini mah karena kebodohan probowo.. Janji politik mau dibawa kemana??emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

kira2 prabowo jantan kaga , berani bawa kasus 'penipuan' ke meja hijau emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By xoar

kira2 prabowo jantan kaga , berani bawa kasus 'penipuan' ke meja hijau emoticon-Ngakak


eh mang praboewo jantan?
kasihan Prabowo...bakalan kalah lagi doi kali ini emoticon-Frown g pede doi ngelawan jokowi..sampe ngemis3 kaya begono.. Jenderalnya semenjak kena sunat jdi sedikit Lebay emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kemangmail


eh mang praboewo jantan?



Pilihlah pemimpin yang tidak takut dengan tekanan asing ... dan pemimpin yang tegas dengan pengaruh asing di INDONESIA ...




Quote:Jokowi Siap Nasionalisasi PT Paljaya

http://lipsus.kompas.com/gebrakan-jo...asi.PT.Paljaya


Quote:DKI Ancam Ambil Palyja

Suez Environment merupakan pemilik saham 51 persen dari total saham Palyja, operator air bersih di Jakarta. Delegasi Suez Environment datang menjelaskan rencana penjualan sahamnya kepada perusahaan yang berkantor di Manila, Filipina.

Basuki menyampaikan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak mungkin menyetujui penjualan saham Palyja jika renegosiasi belum tuntas. Sementara renegosiasi dengan operator PT Aetra sudah selesai dilakukan dengan PD PAM Jaya. ”Kalau dia (Palyja) tidak mau seperti itu, ya, kita tak usah ada negosiasi,” katanya.

http://lipsus.kompas.com/gebrakan-jo....Ambil.Palyja.



Quote:Ditekan Bank Dunia, Jokowi Perintahkan Tolak Aja

Mantan Walikota Surakarta mengatakan jika pinjaman WB tidak berimbang, mengingat DKI Jakarta memiliki Silpa yang cukup besar yaitu Rp 10 triliun. Jokowi mengajak bawahannya yang menangani teknis pinjaman tersebut untuk mengatakan tidak terhadap tekanan Bank Dunia.

"Pinjam segitu saja rumit, mending enggak usah. Kalau saya jadi orang kaya, saya harus pede (percaya diri) dong, kecuali kalau dipinjami Rp 100 triliun, baru kita ngikut," ungkapnya.

http://www.gatra.com/ekonomi-1/27380...tolak-aja.html




ini CAPRESKU .. mana capresmu? emoticon-Big Grin

pemimpin dari sipil aja bisa lebih tegas dari militer kok ... emoticon-Shutup emoticon-Ngacir emoticon-Big Grin
milih capres kok yang doyan mewek .. black campaign .. etc .. emoticon-Ngakak (S)
Quote:Dalam poin ke-7 tersebut tertulis, Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP akan mendukung Prabowo Subianto selaku Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra untuk menjadi Calon Presiden pada pemilu 2014.

jelas ini perjanjian yagn kebablasan...
para pihak pembuat janji gak punya nalar ...

1. bagaimana mungkin mereka berdua berjanji mengikatkan partainya masing2 sampai 2014 tanpa minta persetujuan lewat mekanisme partai?
2. bagaimana mungkin mereka berdua memastikan bahwa merekalah yang MASIH menjadi ketua umum di partai masing2 tahun 2014? bukankah perjanjian dibuat tahun 2009? apakah mereka PEMILIK dari partai2 tersebut? apakah partai Gerindra dan PDIP sekarang sudah punya KEPEMILIKIAN via SAHAM? berapa persen kepemilikan mereka berdua pada partai masing"?

Terbukti bahwa itu adalah janji HANYA antara pribadi PRABOWO dan MEGAWATI ... tidak ada sangkut pautnya dengan partai ...

kecuali perjanjian tersebut telah diratifikasi oleh partai masing2 .. lewat mekanisme yagn ada di partai ...
Quote:Original Posted By bhiineekaa


ini CAPRESKU .. mana capresmu? emoticon-Big Grin

pemimpin dari sipil aja bisa lebih tegas dari militer kok ... emoticon-Shutup emoticon-Ngacir emoticon-Big Grin
milih capres kok yang doyan mewek .. black campaign .. etc .. emoticon-Ngakak (S)


INI CAPRES MU....

Quote:JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Rabu (17/4/2013) sore, mendapat tamu dadakan di Balaikota Jakarta. Ia didatangi seorang pendukung yang memaksa berbicara dengannya dan meminta Jokowi tak ikut dalam pencalonan presiden pada Pemilihan Umum 2014.
Pendukung Jokowi itu bernama Sukedris (55), seorang guru Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta di SD Negeri 01 Pagi, Muara Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara. Dengan mengenakan pakaian safari, Sukedris tiba di pendapa Balaikota Jakarta sekitar pukul 16.00. Sebelum bertemu Jokowi, ia sempat memamerkan dua kartu identitas yang melingkar di leher serta dijepit di saku baju bagian depan.
Setelah menunggu sekitar satu jam, Jokowi keluar dari ruang kerjanya. Seketika saja Sukedris berusaha menerobos belasan wartawan yang tengah mewawancarai Jokowi. Sukedris sempat dihalangi oleh petugas keamanan karena tindakannya dianggap mengancam. Namun, ia tetap bersikeras meminta Jokowi meluangkan waktu sebentar untuk berbicara dengannya.
Sekitar 10 menit kemudian, ketika berondongan pertanyaan wartawan untuk Jokowi mulai berkurang, Sukedris kembali berusaha mendekat dan akhirnya dialihkan untuk berfoto bersama Jokowi.
"Saya ini saudara, cuma mau bicara, enggak minta apa-apa," kata Sukedris dengan sedikit emosional kepada beberapa petugas keamanan yang mencoba menghalanginya.
Mendengar itu, akhirnya Jokowi menoleh dan mempersilakan Sukedris untuk menyampaikan maksudnya. "Kenapa? Sini, ayo bicara sini," kata Jokowi.
Merasa mendapat angin segar, Sukedris dengan percaya diri mendekat persis berhadap-hadapan dengan mantan Wali Kota Surakarta itu. Dengan menggunakan bahasa Jawa, pria yang akrab disapa Idris ini meminta Jokowi untuk tidak terbuai dengan ajakan sejumlah orang terkait pencalonannya sebagai presiden pada Pemilihan Umum 2014.
"Saya menangkan Anda (Jokowi), pertama dan kedua juga menang (dalam Pilgub DKI). Saya enggak minta apa-apa. Doa saya, semoga Anda selamat semuanya. Saya dengar dari PDI-P, Jokowi mau jadi presiden, tapi saya enggak bolehin. Saya sudah berdoa, tapi enggak usah dikasih apa-apa. Yang penting Bapak terus maju untuk provinsi ini. Jangan mau Bapak dicalonkan PDI-P atau Gerindra," kata Sukedris setelah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.
Setelah itu, Idris berjabat tangan dan pergi meninggalkan Jokowi. Saat diminta tanggapannya terkait permintaan Idris, Jokowi hanya tersenyum. Ia tetap memegang perkataannya yang sering ia lontarkan dalam banyak kesempatan. Jokowi ingin fokus membenahi Jakarta.
"Jawaban saya, ya, sama saja. Konsisten jawaban saya, enggak ada bedanya. Saya mau fokus, mau kerja ngurus taman, rumah susun, MRT, monorel, Pluit," kata Jokowi.

sukedris...



Setahun Yang Lalu.... 17/04/2013 .... Buat Bapak Sukedris, ya sudah terima saja ya pak.... emoticon-Berduka (S)