alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53253027f8ca171d108b45f3/stop-berdebat-capres-parpol2-pikirkan-cawapres-jokowi-pkb-tawarkan-jk-amp-mahfud-md
[STOP BERDEBAT CAPRES, Parpol2 pikirkan cawapres Jokowi] PKB Tawarkan JK & Mahfud MD
PKB Tawarkan JK dan Mahfud MD Jadi Cawapres Jokowi
[STOP BERDEBAT CAPRES, Parpol2 pikirkan cawapres Jokowi] PKB Tawarkan JK & Mahfud MD

Jakarta - Joko Widodo telah ditunjuk PDIP sebagai capres oleh PDIP. Sambil menimbang-nimbang formasi Jawa dan Non Jawa, PKB menilai Jusuf Kalla dan Mahfud MD bisa dipertimbangkan untuk mendampingi Jokowi di Pilpres 2014.

"Kalau Jokowi sudah dicapreskan Megawati, pasti pasangan Jokowi akan dari luar partainya," kata Wakil Ketua Dewan Syura PKB Ali Maschan Moesa kepada detikcom, Minggu (16/3/2014).

Ali menilai, Jokowi merupakan capres Jawa yang potensial. Untuk semakin mendongkrak elektabilitas Jokowi sekaligus menstabilkan keterwakilan Indonesia di Pilpres, selayaknya cawapres pendamping Jokowi berasal dari luar Jawa.

"Perimbangannya dengan orang luar Jawa akan mencukupi," kata Ali.

Seperti diketahui, PKB mempunyai tiga tokoh bakal capres Jusuf Kalla, Mahfud MD, dan Rhoma Irama. Namun, Ali justru menyatakan Jusuf Kalla dan Mahfud MD yang berasal dari luar Pulau Jawa bisa cocok menjadi cawapres Jokowi.

"Kalau pertimbangannya hukum, berarti Pak Mahfud yang cocok. Kalau pertimbangannya ekonomi, berarti Pak JK," kata Ali.

Jadi, lebih memilih yang ahli hukum atau ahli ekonomi, Jokowi?

http://news.detik.com/pemilu2014/rea...jokowi?9922022
---------------------

Konvensi Capres PD Akan Sodorkan Cawapres?
Jakarta - PDIP telah menunjuk Joko Widodo sebagai capresnya. Sementara itu, Partai Demokrat (PD) masih memproses sejumlah nama untuk dijadikan capres lewat konvensi. Akankah PD menyodorkan tokoh hasil konvensi untuk jadi cawapres Jokowi?

"Itu (menentukan hasil capres konvensi menjadi cawapres Jokowi) kewenangan Majelis Tinggi Partai Demokrat. Kami hanya melakukan persiapan untuk menjadikan peserta konvensi Demokrat menjadi capres," kata Sekretaris Komite Konvensi Suaidi Marasabessy kepada detikcom, Minggu (16/3/2014).

Suaidi menuturkan, nantinya capres konvensi juga akan diputuskan menjadi capres ataupun cawapres berdasarkan hasil Pileg 2014. Meski begitu, Suaidi tetap menegaskan saat ini konvensi tetap berusaha melahirkan capres, bukan cawapres.

"Kalau ada koalisi untuk menentukan posisi capres ataupun cawapres, maka itu kewenangan Majelis Tinggi," kata anggota Dewan Kehormatan PD ini.

Para peserta konvensi juga tak dilarang jika mereka menyatakan diri bersedia menjadi cawapres. Dan pernyataan seperti itu juga sudah pernah meluncur dari sejumlah peserta konvensi capres PD.

"Boleh dong, kalau mereka menyatakan bersedia menjadi cawapres," kata Suaidi.

Sebelumnya, peserta konvensi Pramono Edhie Wibowo pernah menyatakan bersedia menjadi cawapres Jokowi. Saat itu, Pramono Edhie dianggap sebagai salah satu kandidat potensial pendamping Jokowi.

"Sangat mungkin. Kalau dianggap cocok, mungkin dianggap chemistry-nya sama," kata Pramono kepada wartawan di media center pencapresannya, Edhie Wibowo 55, di Jl Diponegoro 43, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/9).

Selain Pramono, ada pula peserta konvensi Gita Wirjawan. Meski tak menyatakan siapa tokoh yang dia anggap cocok untuk didampinginya, namun Gita tak keberatan bila nantinya menjadi cawapres.

"Saya ikhlas jadi apa saja," ucap Gita menjawab pertanyaan wartawan di acara kampanyenya di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (29/9).

http://news.detik.com/pemilu2014/rea...wapres?9922032
---------------------
Siapapun Cawapres, Jokowi Tetap Menang
Jakarta, Seruu.com - Pengamat Politik Hanta Yudha menilai siapapun pendamping Capres PDI Perjuangan Jokowi sebagai wakil presiden, akan memenangi pertarungan pemilihan presiden pada 9 Juli 2014 nanti.


"Saya bilang masih dinamis ya, yang bisa juga melengkapi kekurangan Jokowi, berarti karakter yang bisa melengkapi Jokowi," kata Hanta di Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (15/3/2014).

"Betul (siapapun cawapres Jokowi menang, red), tapi cuaca politik saat ini menyebutkan Jokowi elektabilitas nya tinggi," lanjutnya.

Termasuk Hatta Rajasa, lanjut Hanta, begitu juga dengan nama Jusuf Kalla dan Mahfud MD, namun dia menegaskan sebaiknya PDIP fokus pada koalisi.

"Atau pertimbangan, memperkuat basis koalisi di partai, mempertimbangkan koalisi," jelasnya. [Sm]

- See more at: http://utama.seruu.com/read/2014/03/....2t54Vf2T.dpuf


-------------
pesan saya :
sampaikan ke seluruh bangsa ini,
hindarkan mubazir buang2 waktu, tenaga, dan biaya untuk mengkampanyekan capres2 lain.....
karena mubazir itu temannya ....................
temennya setan bu guruuuu \emoticon-Big Grin/
Cawapres Jokowi, JK Bersaing dengan Mahfud

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Trimedya Panjaitan mengatakan pasangan calon presiden Joko Widodo alias Jokowi ditetapkan seusai pemilihan umum legislatif. Alasannya, partai tengah berkonsentrasi untuk meraup suara pada pemilu yang akan diselenggarakan pada 9 April 2014 itu. "Cawapres (calon wakil presiden) juga yang menentukan Ketua Umum," katanya kepada Tempo, Jumat, 14 Maret 2014. (Baca: Siapa Cawapres Jokowi? Ini Kata Puan Maharani).

Berdasarkan hasil kongres dan rapat kerja nasional, Trimedya mengatakan memilih calon wakil presiden merupakan hak Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Namun, ujar Trimedya, tentunya Megawati juga akan mendengar aspirasi rakyat. Dia menyebutkan Megawati mungkin akan meminta pertimbangan Jokowi dan Puan Maharani, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan. (Baca: Sindiran Ruhut: Jokowi Cuma Modal Wajah Lugu).

"Sudah ada beberapa nama yang beredar di internal partai," kata Trimedya. Mereka yang diunggulkan menjadi pasangan Jokowi antara lain mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md, bekas Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu, dan Puan Maharani. (Baca: Sinisnya Ruhut: Jokowi Anak Kos Kok Nyapres?).

Trimedya mengatakan Megawati pasti akan mengambil calon yang mumpuni dan keputusan yang tepat. Selain mendengar masukan dari para pejabat dalam struktur partai, kata Trimedya, Ketua Umum juga akan mendengarkan suara rakyat dan melihat survei, baik internal maupun eksternal partai.

Megawati secara resmi merestui Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai calon presiden pada Jumat, 14 Maret 2014. Mega, melalui keterangan yang ditulisnya sendiri, menyerukan kepada seluruh elemen partai dan segenap rakyat Indonesia untuk memilih Jokowi sebagai presiden pada pemilu mendatang.

Adapun Mahfud Md. belum memikirkan kesempatan untuk menjadi pendamping Jokowi. Dia lebih berkonsentrasi untuk maju sebagai bakal calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa. Dia sangat optimistis menghadapi lawannya, Jusuf Kalla dan Rhoma Irama, yang juga diusung partai yang sama sebagai calon presiden.

SUNDARI SUDJIANTO

http://www.tempo.co/read/news/2014/0...-dengan-Mahfud
Menebak siapa cawapres pendamping Jokowi

Merdeka.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akhirnya memberikan mandat kepada Joko Widodo atau Jokowi sebagai capres. Secara khusus, Mega menulis mandat itu di Kantor DPP PDIP , Jakarta, Kamis (13/3) malam.

Mendapat mandat itu, Jokowi mengaku siap. "Saya telah dapatkan mandat dari Ibu Megawati dan saya siap untuk melaksanakannya. Bismillah, saya siap menjadi calon presiden dari PDIP ," kata Jokowi di Rumah Si Pitung, Jakarta.

Setelah PDIP resmi mencalonkan Jokowi sebagai capres, lantas siapa cawapresnya? Selama ini sudah beredar sejumlah nama. Ada Jusuf Kalla , Puan Maharani , Basuki Tjahaja Purnama , Mahfud MD, Hatta Rajasa, Dahlan Iskan dan Pramono Edhie. Dari sederet nama itu, nama JK paling kuat.

Hasil sejumlah simulasi survei, jika Jokowi disandingkan dengan JK maka akan menang telak. Seperti survei yang dilakukan oleh Pusat Data Bersatu (PDB) pada 4-8 Januari 2014 lalu.

Berdasarkan skema PDB, pasangan Jokowi-JK menduduki peringkat pertama dengan perolehan elektabilitas 17,4 persen. "Pasangan Jokowi dan JK memiliki elektabilitas paling tinggi dibandingkan pasangan lainnya. Namun masih banyak publik yang belum menentukan pilihannya," kata Pendiri PDB, Didik Junaidi Rachbini beberapa waktu lalu.

PDIP sejauh ini belum memikirkan siapa cawapres Jokowi . PDIP masih ingin fokus memenangkan dan melihat hasil Pileg 2014.

Belum adanya cawapres mendamping Jokowi membuat sejumlah partai mulai mendekat ke Jokowi . PAN, PPP, PKS dan Partai Demokrat mulai mendekat. Kemungkinan mereka akan menyodorkan nama agar dipinang sebagai cawapres. PAN punya Hatta Rajasa, PPP kemungkinan mengajukan Suryadharma Ali, PKS diperkirakan menyodorkan Anis Matta dan Demokrat Pramono Edhie Wibowo.

Kabarnya, elite PAN sudah sering komunikasi dengan Mega. Ia ingin menyandingkan Jokowi dengan Hatta. Tapi upaya PAN ditolak oleh Mega.

Sedangkan Demokrat sudah ancang-ancang ingin koalisi dengan PDIP . Misinya hanya satu, ingin posisi cawapres diisi dari Demokrat. Dan nama yang disodorkan adalah Pramono Edhie.

Sebelum pileg berlangsung, cawapresnya Jokowi masih misteri. PDIP sepertinya masih melihat hasil perolehan suara pileg terlebih dahulu. Setelah itu baru hitung-hitungan soal koalisi, termasuk mencari pendamping Jokowi .

http://www.merdeka.com/politik/meneb...ng-jokowi.html
Deklarasi kemaren menurut hitungan ane sudah hampir game over untuk capres lain.
Kalau suruh pilih cawapres pendamping Jokowi,
satu ada di WB sekarang ini dan satunya lagi pegang BI sekarang ini.
Dua nama itu saja cukup.
Ane mengusulkan kang aher dari PKS orangnya amanah, jujur dan barokah, sehat jasmani dan rohani emoticon-Recommended Seller

Dari elemen Golkar

Gelar Konpers Beri Selamat, Jenderal Luhut Ingin Jadi Cawapres Jokowi?

Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Jenderal (purn) Luhut Panjaitan mengapresiasi pencapresan Jokowi. Dia lalu mengklaim rakyat ingin duet pimpinan nasional sipil-militer. Apakah Luhut mengincar posisi jadi pendamping Jokowi?

"Dari survei yang kami dapatkan, 60 persen masyarakat Indonesia menginginkan capres dan cawapres dari sipil-militer atau sebaliknya," kata Luhut di Gedung Wisma Bakrie 2, Jalan Rasuna Said, Jaksel, Jumat (14/3/2014).

Meski begitu, ia tak ingin disebut menjodohkan Jokowi dengan capres dari kalangan TNI. Dukungan purna TNI ini pun hanya pada turut menjaga stabilitas negara untuk menyelenggarakan pemilu jujur dan adil.

Lalu siapa yang dipilihnya? Ical atau Jokowi?

"Itu hak konstitusi saya," ujarnya singkat.

Dalam dokumen yang diterima wartawan, tertera 22 nama purna TNI yang menyatakan dukungan pada Jokowi. Namun, saat jumpa pers, hanya ada 13 orang yang hadir. Mereka menilai pencapresan Jokowi sebagai langkah yang sangat tepat. Jokowi dinilai sosok yang mampu member harapan untuk Indonesia yang lebih baik.

Di pilpres 2014, sejumlah purna TNI sudah menyatakan diri akan maju berkompetisi. Mereka adalah mantan KSAD Jend TNI (Purn) Pramono Edhie, mantan panglima TNI Endriartono Sutarto, Jenderal (Purn) Wiranto dan Letjen (Purn) Prabowo. Mereka menjamin TNI akan menjaga netralitasnya dalam pemilu meski keduanya bertarung dalam pencapresan 2014.

http://news.detik.com/pemilu2014/rea...awapres-jokowi
dengan majunya pak jokowi ..otomatis yg yg lain pada waswas
hrs benar2 kerja extra demi meredam rakyat indonesia utk memilih jokowi.

hal kotor pun mungkin akan mereka lakukan untuk menghadang laju jokowi.
tp yg namanya rakyat klo dah mencintai seseorg mereka gak akn terpengaruh dengan tuduhan, fitnah2 yg belum jelas ada buktinya.

Dari Pengamat : Hatta Berpeluang Jadi Cawapres Jokowi

VIVAnews - Joko Widodo sudah dipastikan menjadi bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, dan kini tinggal menunggu siapa menjadi bakal calon wakil presidennya.
Menurut pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa, dinilai berpeluang menjadi pasangan Jokowi, yang kini menjabat gubernur DKI Jakarta itu.

"Secara politis, jelas tidak tertutup adanya kemungkinan (Jokowi-Hatta) itu. Hatta jelas punya partai politik yang mendukung, punya pengalaman," kata Siti.

Nilai lebih Hatta bila dipasangkan dengan Jokowi karena merupakan salah satu tokoh Islam yang dianggap berpotensi. "Kalau memang komunikasinya baik, sangat dimungkinkan berpasangan dengan Jokowi, Hatta akan menjadi eksekutor kebijakan. Jokowi lebih pada membuat kebijakan," imbuhnya.

Hanya saja, Siti juga mengingatkan semua itu bisa terjadi apabila Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, bisa diyakinkan melalui komunikasi di antara kedua partai. Seperti diketahui, menurut Siti, Megawati sangat selektif bila memilih tokoh yang akan diusungnya.

"Kalau Bu Mega bisa welcome dengan PAN dan Hatta, tidak tertutup kemungkinan untuk Jokowi-Hatta," tandasnya.

PAN harus memastikan bisa tetap bertahan di parlemen pada periode mendatang dengan bekerja keras di Pileg April 2014.

Sebelumnya diketahui bahwa Koordinator Media Center PAN, Alvin Lie, mengatakan ada dua faksi di partainya, yakni faksi yang berharap Hatta Rajasa menggandeng Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan faksi yang berharap Hatta Rajasa menggandeng Jokowi.

Alvin Lie mengakui jika elektabilitas Jokowi sejauh ini tidak terkalahkan. Di sisi lain, dia mengakui bahwa jika Hatta maju sendirian, elektabilitasnya tidak akan cukup untuk merebut kursi kepresidenan.

Oleh karena itu, banyak opini yang berkembang di internal PAN. Ia sendiri mengaku sebagai bagian dari faksi Jokowi. Kata dia, faksi Jokowi di PAN lebih realistis, dengan tidak begitu menghiraukan apakah nantinya Jokowi akan ditunjuk sebagai calon presiden, atau calon wakil presiden menemani Hatta Rajasa.

"Siapa pun presidennya, terserah lah," katanya.

Ia menganggap Jokowi dan Hatta Rajasa bisa saling melengkapi. Jokowi, kata dia, dikenal dekat dengan masyarakat, dan Hatta Rajasa punya pengalaman yang tinggi di bidang pemerintahaan, hingga terakhir jabatannya sebagai menteri Koordinator Perekonomian.

Dia mengaku sempat mendiskusikan hal tersebut dengan Hatta Rajasa. Namun, jawaban yang ia dapat adalah kader harus fokus pada pemilihan anggota legislatif pada April mendatang. Karena hal itu akan menentukan pertarungan di pemilihan presiden.

"Kata Bang Hatta kalau amburadul di April, semua yang dibicarakan (wacana Jokowi) bisa hilang semua. Oleh karena itu, wacana itu baru dibahas setelah April," katanya. (art)

http://politik.news.viva.co.id/news/...awapres-jokowi

Kata Rhoma Irama Andai Ditawari Jadi Cawapres Jokowi

Kata Rhoma Irama Andai Ditawari Jadi Cawapres Jokowi

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendeklarasikan diri menjadi calon presiden RI, belum diketahui siapa nama yang bakal disanding sebagai cawapres pria yang akrab disapa Jokowi itu. Seandainya pilihan itu jatuh kepada Rhoma Irama, apa kata raja dangdut tersebut?

"Nanti setelah pileg (pemilihan legislatif) baru saya jawab. Kalau sekarang belum," kata Rhoma, saat ditemui Kompas.com, di kantor Riforri (Roma Irama for RI), di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (14/3/2014).

Menurut Rhoma, dirinya akan memulai kegiatan kampanye pileg di Aceh, Sumatera Utara, dalam waktu dekat ini. Dia menyatakan akan turun langsung keliling Tanah Air, sampai dengan awal April 2014 mendatang.

"Besok kita sudah mulai kampanye ke Aceh sampai tanggal 5 April. Kita akan sibuk keliling Indonesia untuk Pileg, bersama Sonetta," ujar Rhoma.

Rhoma juga mengaku sudah mempersiapkan diri untuk pencapresan yang akan dihadapinya. Dia menyatakan, mendalami sejumlah masalah terkait persoalan bangsa ini bila dipercayakan rakyat menjadi pemimpin bangsa.

"Yang pertama tentu pengetahuan kita tentang berbangsa dan bernegara, bahwa saya sudah lama mendalam masalah ekonomi, pendidikan, demokrasi Indonesia, dan sebagainya. Saya sudah menyoroti kelemahan kita," ujar Rhoma.

Ia menyatakan sudah membuat konsep untuk mengatasi kelemahan-kelemahan dalam berbagai sendi itu. "Saya sudah membuat konsep untuk mengatasi kelemahan-kelemahan tadi. Ekonomi seperti apa, pendidikan seperti apa. Sejak saya menyatakan diri siap mencapreskan, saya harus mempersiapkan diri seandainya saya terpilih," jelas Rhoma.

http://nasional.kompas.com/read/2014...awapres.Jokowi
And here i thought PKB will propose Rhoma sebagai cawapres... emoticon-Ngakak:
BTW, dari partai kesayangan ts sendiri gimane?
.Pandai /Pinter
2.Berwibawa
untuk nyang no 2.bisa didapat dari
a.Postur tubuh.....
b.Tampang..
c.Gaya berbicara
d.Ketegasan dalam bertindak
3.Jujur
4.Amanah

Mau punya pemimpin Bego,gak punya wibawa,bacod asal njeplak,gak amanah ,mencla mencle (isuk tempe sore ndele) , dibohongin bawahan melulu.......?????
PIkirkan.......
Mau pilih lagi Presiden pencitraan...??
Mau buang waktu lagi seperti 10 tahun ini....??
Pikir lagi...
Bagus kalo Jokowi JK ,1 putaran jadi itu emoticon-Big Grin
Yg harus jadi prhatian itu orang2 haus uang yg mau nebeng jokowi emoticon-Big Grin

Kalo menang 1 putaran ngga bakal banyak dagang sapi dan bisa membetuk Kabinet Ahli bukan lagi kabinet bagi2 jabatan ala demokra
Semua partai saingan Jokowi dan PDI-P mulai bersiap2 meminta jatah kue. emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By LordDF
And here i thought PKB will propose Rhoma sebagai cawapres... emoticon-Ngakak:
BTW, dari partai kesayangan ts sendiri gimane?


saya gak punya partai kesayangan...yang penting asal bukan PRABOWO
Yang penting menghargai kebhinekaan, anti korupsi (yang korupsi kalo bisa dihukum mati) dan mengutamakan kesejahteraan rakyat.

HATI2 : POLITIK DAGANG SAPI nya Kaum PKS

Quote:Original Posted By ademinkaskus
Bagus kalo Jokowi JK ,1 putaran jadi itu emoticon-Big Grin
Yg harus jadi prhatian itu orang2 haus uang yg mau nebeng jokowi emoticon-Big Grin

Kalo menang 1 putaran ngga bakal banyak dagang sapi dan bisa membetuk Kabinet Ahli bukan lagi kabinet bagi2 jabatan ala demokra


jadi inget POLITIK DAGANG SAPI nya PKS
semua rencana berantakan gara2 seorang pak jok? emoticon-Thinking
Jk for wapres jokowi.
Udah terbukti kinerjanya dulu.
kalo JK saya deal