alexa-tracking

Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/532475cbbfcb17a1118b45e7/ruhut-aku-tertawa-termehek-mehek-dengar-jokowi-mencapres
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres
Quote:Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyatakan keyakinannya bahwa bakal calon presiden PDI Perjuangan, Joko Widodo, akan dikalahkan oleh "jagoan" dari Partai Demokrat.

Ia menyebut, jika peserta Konvensi Capres Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo, terpilih sebagai pemenang konvensi, maka ia mampu mengalahkan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Jokowi, lihat saja, akan dikalahkan sama Pramono," kata Ruhut, saat dihubungi pada Jumat (14/3/2014).

Ruhut mengaku tertawa saat mengetahui bahwa Jokowi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai presiden. Ia menilai, tak ada torehan prestasi yang diukir Jokowi saat memimpin Ibu Kota.

"Aku ini tertawa termehek-mehek dengar Jokowi maju jadi Capres. Dia itu modal kumur-kumur doang. Prestasinya enggak ada, udah mau jadi capres? Tertawalah aku," ujar Ruhut.

Ia mengatakan, Jokowi seolah lupa akan janjinya untuk membangun Jakarta karena memilih meninggalkan warga Ibu Kota untuk maju sebagai calon presiden.

"Aku yakin, nanti masyarakat akan sadar. Masyarakat ini pintar, pasti tahu Jokowi belum punya prestasi," katanya.

Ia menambahkan, pencalonan Jokowi tak akan mulus karena akan terhambat oleh perolehan suara PDI-P. Ruhut yakin, partainya akan kembali memenangi Pemilu 2014.

"Dipastikan, Demokrat akan jadi pemenang Pemilu," kata dia.

Seperti diberitakan, Jokowi menyatakan siap maju sebagai calon presiden setelah menerima mandat dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Megawati pun meminta agar semua kader PDI-P menyukseskan pencalonan Jokowi. sumber

masak iya DI kalah ama Pramono emoticon-Malu (S)
ya sudah damai aja pak, gimana klo koalisi DI+Jokowi ... setidaknya abang bisa tertawa terjemek jemek emoticon-Big Grin
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres
disuruh jadi wakil tah gan, tapi nanti yah kalau gak kepilih konvensi...

yang penting indonesia DAMAI, siapapun presidennya... emoticon-I Love Indonesia (S)
berani taruhan pala lu klo pramono bakal ngalahin jokowi? emoticon-army
pro dan kontra sudah menjadi sifat alami manusia
yaudah ruhut saja ruhut saja klo gitu jadi capres
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
saingan nya maju tanpa mundur
aku menangis liat si poltak emoticon-Sorry:
bentar lagi jagoannya keok emoticon-Sorry:
jokowi mending suruh urus jakarta aja ya bang , biar capres demokrat gak sport jantung gitu kan
kalo pramono menang berarti konvensi demokrat itu bener2 cuman sandiwara besar
Quote:Original Posted By thnonk
kalo pramono menang berarti konvensi demokrat itu bener2 cuman sandiwara besar


sandiwara maha besar
dan percuma buang duit emoticon-Embarrassment
Dia pasti bakal nangis bombay kalo sby diseret KPK
emoticon-Ngakak
ikutan bang ruhut ahhhhhh........ emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

ane emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak terbahak-bahak denger si comel (ruhut) kalo capres dari partai demokrat bakalan ngalahin jokowi

jurus menghibur diri nih si ruhut sambil lirak-lirik mau pindah ke partai mana lagi emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By BlaikRoss
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres
AWAS ...!!! ... HATI-HATI DGN PARTAI SEKULER PRO SYI'AH ..!!!

TERNYATA ADA 'YAHUDI' DI BELAKANG JOKOWI ....!

WASPADA DGN KONSPIRASI YAHUDI - LIBERAL - SYI'AH ...!
--------------------------------------------

Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah'

Wahai Umat Muslim di Seluruh Wilayah Indonesia tercinta.

Kami Ingatkan pada Antum-antum sekalian,...
Saat ini Masa PEMILU hampir tiba.

Maka Waspadalah Dengan Segala Macam TIPU-MUSLIHAT dari Partai-partai SEKULER ataupun LIBERAL pada kampanye Pemilu nanti.

Termasuk Partai-partai Sekuler yang menggusung CALEG-CALEG penganut agama SYI'AH maupun orang-orang yang berpaham LIBERAL.

FENOMENA 'JOKOWI' DAN PARTAI-NYA ...!

Keterlibatan Stanley Greenberg dalam pencitraan palsu Jokowi adalah bersifat sangat rahasia dan pasti tidak akan diakui secara resmi. Namun, jejak Greenberg dalam setiap pencitraan Jokowi (termasuk Ahok) dapat dibuktikan dengan ketelitian dan kecermatan kita menganalisa metode dan strategi pencitraan yang ditampilkan Jokowi (dan ahok). Jejak pertama keterlibatan Stanley Greenberg pada rekayasa citra Jokowi adalah keikutsertaan / nominasi Jokowi di seleksi walikota terbaik dunia melalui The Mayors Foundation.

Lembaga ini dipilih sebagai salah satu cara mengorbitkan nama Jokowi karena tidak memerlukan persyaratan atau kriteria yang rumit. Siapa saja bisa diajukan sebagai nomine dan siapa saja bisa memberikan suara dukungan (vote) secara online. Lebih mudah Jokowi menang di The Mayors Foundation daripada peserta Indonesian Idol atau acara idol – idolan lain.

Cukup dengan mengerahkan ratusan sampai ribuan orang yang dibayar murah untuk berikan suara dukungan / pilihan untuk Jokowi melalui online. Keikutsertaan Jokowi diseleksi di Mayors Faoundation itu kemudian dieksploitasi habis – habisan oleh media – media nasional dan lokal yang sudah merupakan bagian dari tim pencitraan Jokowi.

Tidak ketinggalan media luar negeri yang merupakan jaringan Stan Greenberg atau James Riady cs untuk memberikan apreasiasi, liputan luas dan testimoni – testimoni yang sangat kental kebohongannya. Jejak kedua dapat dilihat dari aktifitas Jokowi sehari – hari yang lebih banyak ditujukan atau untuk kepentingan pencitraan diri Jokowi dengan liputan media secara masif dan kontiniu. Semua gerak langkah, tingkah laku, perbuatan, dan seterusnya dimuat tanpa henti oleh media.

Kegiatan – kegiatan Jokowi ini dikombinasi dengan program – program populis yang dibiayai APBD tapi lebih merupakan program untuk kepentingan pencitraan Jokowi daripada kepentingan umum / rakyat. Mulai dari acara pesta sambut tahun baru, ulang tahun Jakarta, konser Metalica, festival keraton sedunia dan seterusnya hingga kedatangan – kedatangan selebriti dunia yang khusus diundang untuk memberikan bobot pencitraan Jokowi. Persis konsepnya dengan konsep Stan Greenberg ketika mengorbitkan Clinton sebagai capres AS pada tahun 1991 – 1992.

Jejak ketiga adalah pola pembagian tugas antara Jokowi dan Ahok. Jokowi sibuk pencitraan sesuai arahan Stan Greenberg, Ahok diarahkan untuk mengubah nilai – nilai agamis dan Pancasilais menjadi kiri liberal sekuler sesuai dengan tujuan mereka untuk memberikan ruang yang lebih besar di kalangan rakyat Indonesia bagi kelompok non muslim dan sekuler menjadi pemimpin negara. Pernyataan – pernyataan dan kebijakan – kebijakan Ahok yang memancing konflik sosial dan polemik sosial itu dilakukan secara sistematis : mempertentangkan agama dengan konstitusi, menghina Muhammadiyah, melecehkan betawi dan FPI, menempatkan Susan yang murtad sebagai Lurah di Lenteng Agung yang dikenal sebagai basis muslim tradisional dan seterusnya. Tugas khusus Ahok sesuai arahan Greenberg adalah agent of change utk nilai – nilai islam dan pancasila menjadi nilai -nilai sekuler. Ahok tidak perlu pencitraan diri dan mengejar kekuasaan karena jika Jokowi menjadi Presiden RI secara otomatis Ahok akan menjadi Gubernur DKI.

Kemenangan bagi kubu James Riady cs yang dibantu penuh Greenberg. Dan kehancuran total untuk rakyat Indonesia. Jejak keempat Stan Greenberg terlihat dari kunjungan – kunjungan para tokoh menemui Jokowi yang masih merupakan jaringan Greenberg seperti Evan Greenberg yang berkunjung ke Jakarta Juli 2013 lalu mengatasnamakan Ketua Perdagangan AS – Indonesia, lembaga yang sebelumnya tak pernah terdengar. Atau kedatangan Menlu Inggris ke Balaikota DKI temui Jokowi sambil menyelundupkan Duta Besar Israel untuk Singapura dalam rombongannya.

Jejak kelima Stan Greenberg adalah keanggotaannya di Arkansas Connection yang terkait erat dengan James Riady yang juga anggota Arkansas Connection. Paguyuban Arkansas Connection dikenal di AS sebagai sebuah kelompok yang memiliki pengaruh besar terhadap pemerintahaan Obama, dimana Bill dan Hilary Clinton sebagai tokoh utama Arkansas Connection sekaligus penasihat bagi presiden Obama. Jejak keenam Stan Greenberg terlihat dari keterlibatannya dalam mengkoordinasi dan sinkronisasi jaringan media dalam dan luar negeri untuk pembentukan opini dan citra positif Jokowi dengan menampilkan kehebatan – kehebatan palsu Jokowi dan menutupi semua kelemahan – kelemahan dan kegagalan – kegagalan Jokowi. Penguasaan lebih 80% media massa nasional dan pembentukan kanal – kanal berita khusus Jokowi di Kompas, Detik dan seterusnya itu adalah bagian dari rencana besar Greenberg.

Jejak ketujuh Greenberg dapat dilihat pada atensinya secara pribadi yang besar terhadap sosok Jokowi. Greenberg konsultan politik dan ahli poling nomor satu dunia ini tanpa sungkan mempromosikan Jokowi yang ‘hanya’ seorang Gubernur Jakarta, ditengah – tengah kesibukannya yang luar biasa menangani ratusan politisi kelas dunia yang menjadi kliennya. Peran Greenberg itu terlihat jelas ketika tanpa diketahui alasannya, Greenberg tiba – tiba menampilkan ‘hasil survey dan penelitiannya’ yang dimuat pertama sekali oleh media – media milik James Riady (First Media Grup). Greenberg tercatat sedikitnya tiga kali turun langsung mempromosikan Jokowi sebagai capres terkuat, capres terjujur, dan capres yang paling dapat diterima. Semua publikasi survey dan pendapat Greenberg itu bukanlah sesuatu kebetulan belaka melainkan erat hubungannya dengan posisinya sebagai otak dari tim pencitraan dan konsultan politik Jokowi bersama – sama rekannya sesama anggota kelompok elit Arkansas Connection, James Riady...!

STRATEGI LICIK DI BALIK KAMPANYE POPULARITAS JOKOWI ....!!!

Demi mendorong popularitas Gubernur DKI Jakarta sampai ke titik tertinggi, segala cara dilakukan oleh Stanley Bernard 'Stan' Greenberg, konsultan politik, pollster, ahli strategi pemenangan pemilu - pilpres nomor wahid di dunia, yang ternyata terbukti selama ini bertindak sebagai 'sutradara atau otak' di balik rekayasa pencitraan dan melambungnya popularitas Jokowi selama dua tahun terakhir.

Dengan berdalih menampilkan hasil penelitiannya, Stan Greenberg, Ketua Korps Demokrat Amerika Serikat (AS), sahabat karib konglomerat Indonesia James Riady yang keduanya juga adalah anggota elit Arkansas Connection, sebuah organisasi yang sangat berpengaruh di AS, berusaha menipu menipu publik Indonesia dengan mempromosikan Jokowi berkedok hasil penelitian lembaga penelitiannya.

Stan Greenberg mengatakan elektabilitas Jokowi medio September 2013 adalah sebesar 68 %, sedangkan PDIP meraih elektabilitas 28 %. Greenberg seolah - olah mendapatkan kesimpulan penelitian, bahwa alasan responden memilih Jokowi adalah karena Jokowi tokoh yang jujur dan dapat dipercaya.

Menurut lembaga survei dan konsultan politik yang dikendalikan Partai Demokrat AS itu, posisi elektabilitas kedua tertinggi setelah Jokowi adalah Prabowo Subianto (PS) 15 % dan Aburizal Bakrie (ARB) 11 %.

Sedang elektablilitas parpol, setelah PDIP, disusul Golkar 18 %, Gerindra dan Demokrat yang sama - sama raih 10%.

Prof Dr Iberamsyah, Guru Besar Universitas Indonesia (UI) yang mengikuti presentasi tersebut beberapa bulan lalu, mengatakan hasil survei tidak terlalu mengagetkan, karena sudah tercermin dari hasil sejumlah lembaga survei selama ini. Ketika itu, posisi Stan Greenberg belum diketahui publik sebagai konsultan politik dan otak rekayasa popularitas dan elektabilitas palsu untuk Jokowi.

“Presentasi pekan lalu, tidak dilaksanakan secara terbuka, karena survey ini merupakan pesanan sebuah lembaga, bukan inisiatif Stan Greenberg,” ujar Iberamsyah pada akhir September 2013 lalu.

Persoalan yang mencuat saat ini adalah keraguan masyarakat luas terhadap seluruh hasil survey, polling atau jajak pendapat bilamana terkait dengan Jokowi. Runtuhnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga survey yang menilai Jokowi disebabkan oleh fakta bahwa Stan Greenberg sudah diketahui masyarakat luas sebagai dalang dari seluruh rekayasa popularitas dan elektabilitas Jokowi.

Semua hasil survey, polling, jajak pendapat dan penilaian terhadap Jokowi adalah palsu belaka (hasil rekayasa) dan diragukan keabsahannya. Masyarakat menilai, pengumuman hasil survey, polling, jajak pendapat dan lain lain terhadap Jokowi hanyalah merupakan hasil rekayasa (dibuat - buat) untuk menggiring opini dan membentuk persepsi publik seputar kehebatan Jokowi.

Di samping itu, fakta mengenai kinerja Jokowi yang buruk, tercermin dari kegagalan Jokowi menyerap anggaran APBD secara maksimal (hanya 55%, terendah dari seluruh propinsi di Indonesia), mandeknya program - program pembangunan daerah, serta ketidakmampuan Jokowi memenuhi janji - janji kampaye yang diucapkannya pada saat Pilkada tahun 2012 lalu.

Bencana banjir besar di Jakarta dan kemacetan lalu lintas yang semakin parah, menyebabkan penilaian rakyat Jakarta semakin negatip terhadap kinerja Jokowi. Hasilnya, popularitas Jokowi di tengah - tengah masyarakat semakin tenggelam.

Sementara itu Ketua Umum PDIP, melalui tayangan 'Mata Najwa' di Metro TV Rabu (22/1), menegaskan PDIP tidak akan mencalonkan Jokowi sebagai calon presiden dan memintanya untuk fokus menyelesaikan tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta selama lima tahun penuh.

Sumber


eeeaaaaaa emoticon-Ngakak
tuh ada monyet termehek2 bahagia

emoticon-Ngakak
hut tuhut... terserah congormu ajalah.. di tempat kelahiranmu aja ente ga dipercaya apalagi di luar sini emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

#VOTE4JOKOWI http://laskarjokowi.com/84-2/

Quote:Original Posted By andianas
pembenahan dan pengerukan waduk pluit
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres


Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) meninjau pengerukan Sungai Pakin di Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (18/2/2013). Pengerukan sungai merupakan salah satu program unggulan Jokowi yang masuk dalam program normalisasi sungai. Di sejumlah titik, selain menambah kedalaman, sungai-sungai juga akan diperlebar sekitar 25-50 meter di kedua sisinya.

Pengerukan waduk sunter.
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres

sumur resapan
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres

waktu lahuharhary jebol
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres

Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres

Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres

Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres

Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memantau pengerukan kali Mipah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2013).

Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres

Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres
Jokowi Pantau Pengerukan Kali Mookervart

Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres

Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres

normalisasi waduk ria rio
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres
Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek Dengar Jokowi Mencapres

emoticon-Malu (S)


#VOTE4JOKOWI ==> http://laskarjokowi/84-2/ REGISTER YOUR SELF..!
jadi gubernur di maki2, ga pantes ngurus bla bla emoticon-Big Grin

giliran nyapres ttp di maki2 emoticon-Big Grin

hahahahaha

pd dpt bayaran brapa sih tiap posting? emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
haduh si ruhut sudah termewek mewek
wakakaka, sedih kali ye si poltak kalah saing emoticon-Ngakak

Walopun ane menyayangkan pakde ikutan jadi capres emoticon-Sorry