alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5323da665ccb1761120000f2/pelajaran-buat-parpol-quotharusnya-parpol-malu-kenapa-rakyat-tidak-mau-memilihquot
[Pelajaran buat Parpol] "Harusnya Parpol Malu Kenapa Rakyat Tidak Mau Memilih"
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini menilai partai politik peserta Pemilu 2014 bertanggung jawab terhadap fenomena golongan putih (golput) dalam pemilu. Sebab, masih adanya golput lantaran ketidakpercayaan terhadap parpol.

"Sebenarnya ini bukan tanggung jawab KPU (Komisi Pemilihan Umum), tapi ini tanggung jawab parpol. Harusnya parpol malu kenapa rakyatnya tidak mau memilih," ujar Titi dalam diskusi "Rakyat Memilih Siapa?" di Cikini, Jakarta, Sabtu (15/3/2014).

Menurut Titi, pemilih tidak mau lagi termakan janji parpol. Selama ini, parpol dinilai belum dapat meyakinkan pemilih terhadap visi dan misinya. Rekam jejak para calon legislatif juga tidak disampaikan secara terbuka. Selain itu, perilaku buruk kader parpol yang menjadi wakil rakyat juga mempengaruhi munculnya golput.

Untuk itu, parpol harus bekerja keras agar mendapat dukungan. "Selama ini kita tidak tahu menu yang diracik partai di dapurnya. Tapi ketika jadi prasmanan, harus dipilih. Kita harus pasrah dengan menu apa saja yang disajikan," katanya.

Pengamat politik Hanta Yuda menilai saat ini rakyat lebih melihat sosok atau tokoh utama dibanding partai. Rakyat memilih karena adanya tokoh di partai tersebut. "Kalau demokrasi mau sehat kelembagaan partai yang dikuatkan," kata Hanta.

Dalam sejumlah hasil survei, angka golput masih relatif tinggi. Terakhir, dalam survei Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG), sebesar 6,64 persen responden menyatakan akan golput. Sisanya, 56,48 persen mengaku tidak tahu atau tidak menjawab.

sumber

Kira-kira apa yang bikin kita gak mau milih? Gak tahu orangnya apa karena citra partai/caleg yang udah jelek di mata masyarakat kah? Atau karena cara kampanye parpol yang salah?
#SayNoToGolput
Alasan paling kuat mah rakyat capek di bodohi gan..

Alasan ke dua ya gak ada yang pantas untuk di pilih versi ane..

alasan ke tiga ane gantengnya kebangetan tar kalo dateng ke tps bnyk yg naksir emoticon-Wink
Quote:Original Posted By munawarman.
Alasan paling kuat mah rakyat capek di bodohi gan..

Alasan ke dua ya gak ada yang pantas untuk di pilih versi ane..

alasan ke tiga ane gantengnya kebangetan tar kalo dateng ke tps bnyk yg naksir emoticon-Wink


yang terakhir emoticon-Ngakak
sayahhh harus milih siapaahh.?
ingat 9 april!

jangan golput! ntar nyesel, gan! emoticon-armypilih partai & caleg yang memiliki komitmen kebangsaan dan kemanusiaan yang sungguh-sungguh memahami & menghargai pluralitas emoticon-I Love Indonesia
Yang miris itu parpol karena dengan PeDenya masih melakukan cara lama kampanye seperti umbar janji, de el el, walaupun angka golput terus meningkat.

[Pelajaran buat Parpol] "Harusnya Parpol Malu Kenapa Rakyat Tidak Mau Memilih"
Kegilaan menurut Einstein: "mengharapkan hasil yang berbeda namun melakukan cara yang sama berulang-ulang kali"
Quote:Original Posted By Rosseau
Yang miris itu parpol karena dengan PeDenya masih melakukan cara lama kampanye seperti umbar janji, de el el, walaupun angka golput terus meningkat.

[Pelajaran buat Parpol] "Harusnya Parpol Malu Kenapa Rakyat Tidak Mau Memilih"
Kegilaan menurut Einstein: "mengharapkan hasil yang berbeda namun melakukan cara yang sama berulang-ulang kali"


Jadi kira-kira kampanye yang dipakai harus pakai cara apa?

yang gambarnya itu : kadang terjadi keajaiban yang dapat menghasilkan hasil yang berbeda lho. Walau hanya sepersekian persen kemungkinannya...
Quote:Original Posted By Rosseau
Yang miris itu parpol karena dengan PeDenya masih melakukan cara lama kampanye seperti umbar janji, de el el, walaupun angka golput terus meningkat.

[Pelajaran buat Parpol] "Harusnya Parpol Malu Kenapa Rakyat Tidak Mau Memilih"
Kegilaan menurut Einstein: "mengharapkan hasil yang berbeda namun melakukan cara yang sama berulang-ulang kali"


Itu kaya kata2 Vaas, antagonist di Far Cry 3. "Insanity is do the same fucking thing over and over again, expecting shit to change"
Quote:Original Posted By asp-boi


Jadi kira-kira kampanye yang dipakai harus pakai cara apa?

Menurut ane cara yang digunakan haruslah cara yang mampu untuk menghilangkan rasa apatisme.
Mungkin yang disarankan oleh mahasiswa ini perlu didengarkan.
Quote:
Apatisme politik akan sedikit berkurang ketika Para politisi dan elit-elit pemangku kepentingan dersikap Intelektual dan perpihak pada rakayat tidak lagi bersifat arogan yang mementingkan diri sendiri Dan kelompok.

sumber
IMO,Apatisme atau ketidak pedulian muncul karena parpol juga tidak peduli kepada konstituennya. Cuma saat kampanye aja parpol koar-koar umbar janji, bilang akan begini dan begitu saat menjabat, tapi ketika menjabat ternyata tidak.
Quote:apatis /apa·tis/ a acuh tidak acuh; tidak peduli; masa bodoh:
sumber:kbbi
jelang pemilu banyak tokoh mendadak baik

[Pelajaran buat Parpol] "Harusnya Parpol Malu Kenapa Rakyat Tidak Mau Memilih"

Quote:Original Posted By asp-boi

yang gambarnya itu : kadang terjadi keajaiban yang dapat menghasilkan hasil yang berbeda lho. Walau hanya sepersekian persen kemungkinannya...

Ya ya ya. Agan boleh percaya keajaiban itu ada tapi IMO, sebaiknya agan tidak berharap keajaiban itu akan datang kepada agan.
mana ada parpol pemalu..

parpol kalo umbar maksud / tujuan sebenarnya bukan janji bakalan nggak kepilih kecuali sama simpatisannya emoticon-Hammer
ijin sundul mod. emoticon-Sundul Up
×