alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5323253ebfcb174d118b45cc/wong-cilik-semaput--gaji-tak-kunjung-datang-petugas-kebersihan-ini-berutang
Smile 
[ wong cilik semaput ] Gaji Tak Kunjung Datang, Petugas Kebersihan Ini Berutang
Gaji Tak Kunjung Datang, Petugas Kebersihan Ini Berutang
Jumat, 14 Maret 2014 | 20:00 WIB

[ wong cilik semaput ] Gaji Tak Kunjung Datang, Petugas Kebersihan Ini Berutang


JAKARTA, KOMPAS.com – Pegawai honorer Dinas Kebersihan DKI Jakarta yang belum mendapat honor selama tiga bulan mengaku mengalami kesulitan untuk membiayai hidup.

Salah satunya adalah Deni (26), yang tinggal sendiri di Asrama Dinas Kebersihan di Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. Deni mengaku tidak bisa mengirim uang bulanan ke orangtuanya gara-gara belum mendapat honor selama tiga bulan. Padahal dia biasa mengirim Rp 500.000 per bulan.

"Untungnya kakak saya punya rejeki berlebih. Amit-amit juga kan kalau sampai pinjam ke rentenir untuk modal hidup saja," ucap Deni kepada Kompas.com, Jumat (14/3/2014).

Menurut Deni, seharusnya dia mendapat honor Rp 70.000 per hari. Jika bekerja satu bulan penuh, dia akan menerima Rp 2,1 juta per hari. Deni mengakui upah itu pas-pasan untuk bekal hidup di Jakarta. Padahal dia ingin menyisihkan uang untuk ditabung.

Mukhidin (23) petugas kebersihan lainnya juga melakukan hak yang sama. Untuk bertahan hidup di Jakarta, pria yang memiliki satu anak ini mesti meminjam uang hingga Rp 1 juta ke kerabatnya.

"Yah mau bagaimana lagi, saya nggak punya duit buat beli makanan anak dan istri. Makanya saya ngutang," jelas Mukhidin.

Menurut Mukhidin, utang sebanyak Rp 1 juta itu ia gunakan untuk membayar kontrakan Rp 300.000 dan cicilan motor Rp 600.000. Sedangkan sisanya, yakni Rp 100.000 membeli beras untuk dimakan selama sebulan.

Mukhidin mengaku, baru sebulan bekerja sebagai petugas kebersihan, dan belum juga mendapatkan upah. "Baru satu bulan kerja malah belum dapat gaji. Enggak apa-apa deh, yang penting dapat kerjaan," jelas Mukhidin.

Sementara itu, Hafit (23) petugas kebersihan lainnya, mencari cara lain agar tidak berutang terlalu banyak. Dia menjual barang bekas yang ditemukannya di Kali Betik. "Lumayan seminggu bisa dapat Rp 70.000. Yah, buat tambahan uang rokok dan makan saja," ujarnya.

Seperti diberitakan, beberapa petugas honorer Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengaku belum menerima upah kerja selama tiga bulan terakhir. Pada dua bulan awal, kata mereka, upah itu lancar diterima.

Namun sejak Januari 2014 lalu, upahnya tersendat. Ketika menanyakan hal itu kepada pengawasnya di Suku Dinas Kebersihan Jakarta Utara, dia mendapat jawaban upahnya baru dibayarkan setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah disahkan DPRD DKI Jakarta.

Namun hingga kini upah itu belum juga sampai kepadanya. Padahal dia sudah memenuhi permintaan agar membuka rekening di Bank DKI.

http://megapolitan.kompas.com/read/2...n.Ini.Berutang

mungkin bila tukang sampu sampai ratusan yang bunuh diri , baru panastak akan membela nasib tukang sapu di DKI jakarta emoticon-Peace


sabar tong...duitnya di pinjem dulu ma pak de buat modal nyapres...
sabarr entar lagi klo ahok jd gubernur di pecat tuh pegawai yang ga becus. so Adoekan tenang ya emoticon-Ngacir
Bisa jadi kesalahannya ada agentnya....
dan kalau ini jadi masalah luar biasa besar...
kira2 gimana ya dengan pegawai2 perusahaannya Prabowo ygn belum dibayar selama 5 bulan, dan sementara Prabowo punya 3 ekor kuda yg harganya masing2 sebesar 3 milyard.

emoticon-Traveller


Spoiler for mohon bantu gan/wati :shakehand:


Quote:Original Posted By xoar
sabarr entar lagi klo ahok jd gubernur di pecat tuh pegawai yang ga becus. so Adoekan tenang ya emoticon-Ngacir


Goncangannya terlalu kuat bray....gak akan bs diam....goncangan mulai dr SEMERU, KELUD.......IHSG, DOLLAR, BP dst......emoticon-Ngakak