alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5322d825fcca171f5200004a/seputar-pencalonan-jokowi-sebagai-presiden-diluar-ini-akan-dihapus

Da'i Bachtiar dan Sejumlah Jenderal Purnawirawan Merapat ke PDI-P

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDI-P) mengatakan, sejumlah jenderal purnawirawan ke PDI-P. Menurut Tjahjo, jenderal purnawirawan yang merapat ke PDI-P mayoritas berasal dari Polri. Salah satunya adalah mantan Kepala Polri Da'i Bachtiar.

"Da'i Bachtiar sudah merapat ke kita. Sementara ini paling banyak (jenderal purnawirawan) polisi," kata Tjahjo, di DPP PDI-P, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2014) mal

Tjahjo menambahkan, beberapa jenderal itu ada yang langsung ingin memiliki kartu anggota PDI-P. Ada juga yang bersedia terlibat dan terjun menjadi juru kampanye PDI-P di sejumlah daerah.

Menjelang pelaksanaan pemilu legislatif 9 April mendatang, PDI-P terus melakukan langkah-langkah strategis pemenangan pemilu. Langkah tersebut di antaranya, rekrutmen, komunikasi politik dengan pemimpin partai lain, hingga menggalang dukungan dari kalangan pengusaha.

Sejauh ini, PDI-P telah menjalin komunikasi dengan Partai Amanat Nasional, Golkar, dan Partai Demokrat. Pada Kamis (13/3/2014) malam, sekitar 60 pengusaha hadir ke Kantor DPP PDI-P untuk mendengar penjelasan tentang platform partai berlambang banteng moncong putih tersebut.


http://nasional.kompas.com/read/2014...rapat.ke.PDI-P

para mantan jendral ahli strategi tahu mana yang akan ditumpangi sambil menunggu masa akhir beredar dibumi.
Quote:Original Posted By jajang100

para mantan jendral ahli strategi tahu mana yang akan ditumpangi sambil menunggu masa akhir beredar dibumi.

komengnya lucu gan
emoticon-Ngakak
fraksi tni/polri dihapus muncul faksi tni/polri

.
Quote: jangan golput! ntar nyesel, gan! emoticon-armypilih partai & caleg yang memiliki komitmen kebangsaan dan kemanusiaan yang sungguh-sungguh memahami & menghargai pluralitas emoticon-I Love Indonesia
Sementara di Hanura sejak sbulan lalu telah merapat para Jenderal TNI pejabat semasa jaman Soeharto.
merapat ke si ibu gembrot

semakin kuat aja ni partai pdip formasinya emoticon-Cool
Ryamizard Ryacudu juga kabarnya merapat ke sana kan.

Btw: Berdasarkan litsus caleg saya, di semua partai ada purnawirawan TNI/Polri, jadi menurut saya sih mereka bagi rata dukungan. Kalau nggak salah yang paling sedikit di PKS (hanya Adang Daradjatun dan Suripto) dan PBB.
kalo jendral polpi mah santai ae kalo jendral ijo baru sangar emoticon-Big Grin
yang gabung ke partai gam..gak ada....emoticon-Ngacir
dari dlu pemilu jg gt kok..isinya ya jendral2 yg pengen dpt kekuasaan.

ga aneh

[akhirnya..........] Heboh Deklarasi Jokowi Capres

Seputar Pencalonan Jokowi Sebagai Presiden (Diluar Ini Akan Dihapus)
Liputan6.com, Jakarta - Kabar DPP PDIP telah menetapkan Jokowi sebagai calon presiden 2014 berhembus. Deklarasi pun tengah disiapkan. Waktunya sebelum Pemilu 9 April 2014.

Informasi itu beredar pada Kamis (13/3/2014). Kantor DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, langsung ramai. Ternyata ada persiapan sebuah acara khusus malam itu.

Sejumlah petugas catering tampak lalu lalang. Beberapa wanita cantik menghiasi. Mereka jadi petugas penerima tamu pada acara yang disebut-sebut sebagai rapat khusus penetapan Jokowi sebagai capres.

Namun, informasi begitu tertutup. Selain undangan dan petugas terkait, tak ada satu pun yang diizinkan menginjakkan kaki ke kantor DPP PDIP. Sekalipun hanya di tempat parkir.

Kabar Jokowi sudah mendapat tiket capres PDIP itu menguat setelah mantan Walikota Solo tersebut 'diam-diam' berziarah ke makam Presiden pertama Indonesia Soekarno. Jokowi ke Blitar, Jawa Tengah, bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Rabu 12 Maret.

Jokowi-Mega Bertemu

Secara terpisah, Jokowi mendadak melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Pertemuan dilakukan Jokowi usai blusukan ke lokasi pembangunan stadion BMW di kawasan Tanjung Priok.

Namun, saat ditanya dirinya hendak ke mana, mantan Walikota Solo itu tidak mengaku akan bertandang ke ruma‎h Mega. ‎"Ke mana ya, ya ke mana," ujar Jokowi.

Saat diikuti, ternyata Jokowi yang berdasarkan jadwal dari humas Pemprov DKI akan meresmikan pencanangan revitalisasi kota tua itu justru mengarah ke rumah Mega. ‎Mobil Toyota Innova B 1124 BH yang ditumpangi Jokowi itu pun mengarah ke Jalan Teuku Umar dan langsung meluncur masuk ke dalam kediaman Mega.

Saat awak media mencoba masuk ke dalam, beberapa orang petugas keamanan di rumah tersebut langsung menghadangnya. Mereka mengatakan pertemuan tersebut berlangsung tertutup dan terlarang bagi para awak media.

"Maaf, teman-teman, ini pertemuan tertutup, bisa tunggu di luar saja," kata salah seorang petugas keamanan. ‎

Terkait kabar dirinya telah ditetapkan sebagai capres PDIP, Jokowi mengaku tidak tahu. "Kamu infonya dari mana? Tanyakan ke Ibu Mega. Saya nggak ngerti, tanya ke Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri)," ujar Jokowi.
Karena mengaku tak tahu, Jokowi akan mengecek kebenaran informasi yang beredar tersebut. Selain itu, dia meminta kabar itu dikonfirmasi kepada pengurus DPP PDIP. "Coba tanya, itu rapat kan? Rapatnya jam berapa? Tanyakan, nanti kalau benar saya ajak," ucap Jokowi.

PDIP Membantah

Kabar adanya rapat khusus untuk menetapkan Jokowi sebagai capres, ditegaskan Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, tidaklah benar. "DPP Partai hari ini tidak mengadakan Rapat DPP," ujar Tjahjo.

Menurut dia, seluruh konsentrasi kepartaian ditempatkan pada upaya mempersiapkan pemenangan pemilu. Banyak pengurus DPP Partai yang ke daerah pemilihan untuk melakukan persiapan akhir.

"Mesin politik PDIP saat ini berada dalam kondisi bersemangat, dan dengan memiliki militansi yang tinggi untuk menyatu dengan kekuatan perubahan rakyat," katanya.

DPP PDIP, sambung dia, telah menyiapkan juru-juru kampanye yang handal guna menggelorakan semangat rakyat. Target suara 27,02% pun dianggapnya cukup realistis untuk dicapai.

"Terkait dengan berbagai rumor yang muncul bahwa Ibu Ketua Umum DPP Partai akan mendeklarasikan capres dan cawapres, perlu kami tegaskan bahwa pencalonan capres dan cawapres merupakan momentum politik yang sangat strategis yang ikut menentukan nasib bangsa dan negara ke depan. Dengan demikian, ketika momentum tiba dipastikan akan disampaikan secara khusus, tanpa menimbulkan berbagai spekulasi," papar Tjahjo.

Tjahjo pun mengimbau seluruh jajaran internal PDIP agar terus menegakkan disiplin partai dan terus menerus memiliki kesadaran revolusioner, "untuk menempatkan momentum pencapresan sebagai momentum politik untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi."

Sinyal Capres

Di hari kerjanya sebagai Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sempat pergi ziarah ke makam Bung Karno di Blitar. Suami dari Iriana itu terlihat di antara rombongan Megawati Soekarnoputri.

Makam Bung Karno itu memang kerap diziarahi sejumlah politisi yang mencalonkan diri dalam Pemilu. Kabarnya, Jokowi menziarahi makam sang Proklamator itu untuk meminta restu karena mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2014.

"Hanya berziarah, tidak ada agenda politik. Setelah ini Ibu (Megawati) langsung pulang ke Jakarta," kata Plt Ketua DPC PDIP Kota Malang Eddy Rumpoko.

Setali tiga uang. Jokowi hanya tersenyum saat ditanya langkahnya ke makam Bung Karno untuk sungkem maju dalam Pilpres 2014. Tak ada penegasan yang terlontar dari bibirnya. Meski begitu, sinyal-sinyal pencapresan Jokowi mulai terdeteksi dalam beberapa bulan belakangan ini.

Di antara sinyal yang terdeteksi ialah saat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sempat 2 kali mengucapkan 'saya titip' ketika memberi pengarahan kepada Pejabat Eselon III dan IV Pemprov DKI.

Yang pertama saat menyampaikan arahan kepada PNS yang berada di bawah naungan Asisten Gubernur Bidang Pembangunan. Kedua, kepada PNS di bawah naungan Asisten Gubernur bidang Perekonomian.

"Saya titip kepada Bapak Ibu semuanya," kata pria yang karib disapa Jokowi itu di Balaikota DKI Jakarta, Senin 10 Maret 2014.

Apakah kalimat 'saya titip' itu adalah salam perpisahan tersirat dirinya kepada para PNS DKI karena akan meninggalkan Jakarta dan mencalonkan diri sebagai presiden? Mantan Walikota Surakarta itu menjawab dengan tersenyum.

Beberapa detik kemudian, ia menanyakan kalimat sebetulnya yang cocok digunakan agar orang tidak menafsirkan salah perkataannya. "Memang saya ngomong begitu berapa kali? Terus pakai kata apa bagusnya?" tanya Jokowi kepada awak media.

Ia pun mengatakan frasa 'saya titip' tersebut hanya pernyataan spontan. Bukan hal yang sudah dipersiapkan dalam naskah pidato.

Sinyal lainnya datang dari Riau saat Jokowi melakukan konsolidasi kader PDIP di daerah tersebut. Jokowi sebagai jurkam partai berlambang moncong putiih itu menyatakan akan ada kejutan pada bulan April 2014 nanti.

"Akan ada kejutan dari PDI Perjuangan," ucap Jokowi ke kader PDIP Riau di Pekanbaru, Riau, Sabtu 8 Maret 2014 yang menginginkannya maju sebagai capres. (Muhammad Ali)



siap2 pegangan gan
Nooooooo
Mana janji pak dhe akan mengurus jkt 5 tahun?
emoticon-Marah
kalo beneran, kelar sudah , bungkus2in dah itu konvensi dan permira2an emoticon-Ngakak

















ini hanya baru simulasi padahal
Ijin mantau aja deh gan emoticon-I Love Kaskus (S)
Quote:Original Posted By WAMIN
kalo beneran, kelar sudah , bungkus2in dah itu konvensi dan permira2an emoticon-Ngakak

















ini hanya baru simulasi padahal


ya lumayan, minimal para peserta konvensi pulang ke rumah msh bisa bawa bungkusan anget2 emoticon-Big Grin
Gpp Jokowi jadi presiden ... nanti biar gampang nagih janji nya ... sekarang kan Mobil esemka mangkrak , Jakarta masih banjir dan macet alasannya karena pemerintah Pusat ... Siapa tahu kalo nanti Jokowi udah jadi pemerintah pusat semua masalah itu bakalan selesai .. Kalo sampe mobil esemka tetep mangkrak dan jakarta masih banjir meskipun jokowi udah naik jadi pemerintah pusat(presiden) .. berarti bener kata panasbung di mari bahwa Mobil esemka itu cuman kendaraan politik ... emoticon-Sorry
kira2 warga jakarta bakal kesel nggak ama pakde..
wah beneran resmi capres gan ?
emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By jurigkuris
Gpp Jokowi jadi presiden ... nanti biar gampang nagih janji nya ... sekarang kan Mobil esemka mangkrak , Jakarta masih banjir dan macet alasannya karena pemerintah Pusat ... Siapa tahu kalo nanti Jokowi udah jadi pemerintah pusat semua masalah itu bakalan selesai .. Kalo sampe mobil esemka tetep mangkrak dan jakarta masih banjir meskipun jokowi udah naik jadi pemerintah pusat(presiden) .. berarti bener kata panasbung di mari bahwa Mobil esemka itu cuman kendaraan politik ... emoticon-Sorry

iye

btw, nyapres or nggak juga masih belum pasti bray. gak usah di bahas dolo...
msh nunggu kabar jelasnya