alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5321b6a90e8b46ef0500000f/di-minta-kai-beli-kereta-pesanan-kemenhub-yang-tidak-jadi-dibayar-oleh-kemenhub
DI Minta KAI Beli Kereta Pesanan Kemenhub (Yang Tidak Jadi Dibayar Oleh Kemenhub)
Quote:Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) untuk membeli 50 gerbong kereta ekonomi buatan PT INKA yang batal dibeli oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan nilai kontrak mencapai Rp 180 miliar.

Permintaan tersebut bertujuan untuk menyelamatkan dan menutup biaya produksi yang telah dikeluarkan PT INKA karena saat ini 50 gerbong kereta kelas ekonomi tersebut sudah jadi, kata Dahlan Iskan saat berada di PT INKA Madiun, Kamis (13/3).

"Kementerian Perhubungan telah memesan 50 gerbong tersebut pada tahun 2012. Ia sudah melakukan tender, sudah menang, dan sudah kontrak, namun ternyata tidak ada anggarannya. Kalau itu tidak diatasi, bencana bagi INKA. Sebab, kereta sudah jadi tapi tidak diambil dan tidak ada uangnya ," ujarnya.

Tentu saja, lanjutnya, pihak INKA bisa menggugat terkait permasalahan tersebut. Namun, Dahlan tidak ingin terjadi perusahaan milik pemerintah menggugat pemerintah.

Guna mengatasi masalah tersebut, Dahlan mengajak Direksi PT KAI untuk meninjau mutu dan kelayakan 50 gerbong yang batal dipesan tersebut. Tujuannya agar PT KAI melihat dan menilai apakah kereta tersebut sesuai dengan standar kualitas kereta yang digunakan oleh PT KAI.

"Hasilnya, tidak ada koreksi dari saya karena semuanya sudah sempurna. Saya dan PT KAI benar-benar bangga dengan kereta buatan INKA," kata Dahlan.

Sesuai dengan hasil tinjauan, maka diputuskan bahwa PT KAI akan membeli 50 gerbong kereta ekonomi yang batal dipesan oleh Kementerian Perhubungan tersebut. Namun, saat ditanya terkait harga jual yang telah disepakati antara PT INKA dan PT KAI untuk puluhan gerbong tersebut, Dahlan menolak menyebutkannya.

"Itu sudah urusan dari perusahaan. Jadi, saya serahkan ke masing masing direktur utamanya," kata mantan Direktur Utama PLN tersebut.

Dahlan Iskan berkunjung ke PT INKA setelah menemani kunjungan Presiden SBY di Surabaya. Saat berada di PT INKA, peserta konvensi Partai Demokrat itu langsung meninjau 50 gerbong kereta ekonomi yang telah siap pakai.

Setelah itu, Dahlan melakukan rapat tertutup dengan jajaran direksi PT INKA dan PT KAI untuk mencari solusi dari permasalahan yang dialami BUMN tersebut.


Sumber

Weleh-weleh, sudah pesen tapi ternyata gak ada anggarannya, bener-bener kelewatan....

Gimana nih Kemenhub? Kalau menyusun RAB yang bener dong......
seperti biasa....pemerintah....
Makanya mending impor dari luar daripada beli dari dalam tapi tidak pernah didukung pemerintah...

Jika ada masalah, mereka hanya menyalahkan dengan ancaman melaporkan ke KPK..
bener2 kerja asal2an dan keterlaluan emoticon-Mad (S)
masak pesen kereta gak ada anggarannya..
jelas kerja tidak profesional oleh kementrian perhubungan..!!

pantes aja semua lini sampe dinas perhubungan juga miss manajemen semua ..!!

kerjanya ngapain aja sihh..??
apa memeang anggarannya dipake buat yang laen.. emoticon-Bingung (S)
yang goblok siapa yaemoticon-Embarrassment

mesen gerbong

bikin tender

ada yg menang

dibikinin

gak bisa bayar krna ga ada anggaran




ini mah namanya iq jongkok...emoticon-Embarrassment
Apakah asa konspirasi besar dibalik ini?
bangke lu emoticon-fuck

btw,itu 50 biji udah jadi,
berarti siap dinas dong? emoticon-Malu
Quote:Original Posted By skuadron31
seperti biasa....pemerintah....
Makanya mending impor dari luar daripada beli dari dalam tapi tidak pernah didukung pemerintah...

Jika ada masalah, mereka hanya menyalahkan dengan ancaman melaporkan ke KPK..


cara pikir ente kok aneh gan...

ini beli lokal tapi bukan salah pt inka kan ? perlu dukungan apa pt inka ? mereka sudah bener kok.
huuahuahua emoticon-Ngakak
kacauemoticon-Ngakak
sok2an inden padahal kagak ada duitnyeee. jgn2 gak masuk anggaran tapi udh masuk kantong ye
Quote:Original Posted By Abidin_Domba


cara pikir ente kok aneh gan...

ini beli lokal tapi bukan salah pt inka kan ? perlu dukungan apa pt inka ? mereka sudah bener kok.


Gini loooh
Pemerintah itu kalo ada tender "barang" yaang buatan lokal, pasti gak pernah beres... Gak di INKA, PT.DI, PINDAD, PAL dll
Pasti ada hal yg ngaco....ya kayak gini lah gak punya anggaran lah, spek yang di beli gak sesuai ama user lah.

Giliran user pesen impor, dikata-kata katanya gak memajukan industri lokal dll sampe ancaman mau dilaporin ke KPK segala..

Lah yang salah siapa kalo gini? User, produsen lokal apa pemerintah selaku penyelenggara tender???
mahal juga yah 180 M/ 50 gerbong = 3.6 m tiap gerbong
ada yg tau, berapa % komponen bikinan PT INKA untuk 1 gerbong nya..
klo full dr indonesia gpp lah, kali ajah kedepannya bisa lebih murah
lah kok dirugiin pemerentah sendiri?!
lucu amat...
sumpah ane gagal paham ama Kementerian Perhubungan neh ... itu kementrian kerjanya ngapain yak
emoticon-Cape d... (S)
asik punya kereta ekonomi baru lagi
Duitnya kepake buat kampanye+pemilu kali emoticon-Ngakak....next time mau pesan wajib dp minimal 30% yah emoticon-Ngacir
lucu juga...
kemenhub beli gerbong buat nantinya dikasih ke PT KAI pesennya lewat INKA.
trus ternyata ga ada anggarannya.
trus PT KAI disuruh beli tu gerbong.
berarti PT KAI ga jd dapet hibahan gerbong dong
wkwkwkwk
lumayan dapet gerbong ekonomi lebih cepet
Kemenhub berasa beli barang di FJB kali ya... udah book tapi gak ada kabarnya...
Quote:Original Posted By skuadron31


Gini loooh
Pemerintah itu kalo ada tender "barang" yaang buatan lokal, pasti gak pernah beres... Gak di INKA, PT.DI, PINDAD, PAL dll
Pasti ada hal yg ngaco....ya kayak gini lah gak punya anggaran lah, spek yang di beli gak sesuai ama user lah.

Giliran user pesen impor, dikata-kata katanya gak memajukan industri lokal dll sampe ancaman mau dilaporin ke KPK segala..

Lah yang salah siapa kalo gini? User, produsen lokal apa pemerintah selaku penyelenggara tender???


mo pesen dr lokal ato dari luar kalo ternyata ga ada anggarannya ya sama aja ga jadi beli.
Quote:Original Posted By skuadron31
Gini loooh
Pemerintah itu kalo ada tender "barang" yaang buatan lokal, pasti gak pernah beres... Gak di INKA, PT.DI, PINDAD, PAL dll
Pasti ada hal yg ngaco....ya kayak gini lah gak punya anggaran lah, spek yang di beli gak sesuai ama user lah.

Giliran user pesen impor, dikata-kata katanya gak memajukan industri lokal dll sampe ancaman mau dilaporin ke KPK segala..

Lah yang salah siapa kalo gini? User, produsen lokal apa pemerintah selaku penyelenggara tender???

uda jelas lah gan yang salah yang pemerintah, pt inka juga g bakal bikin klo ga ad pesenan kan?? emoticon-Big Grin

tpi di satu sisi pt inka harusnya berani mnntut menhub sesuai perjnjianya emoticon-Stick Out Tongue

sudah saatnya Indonesia dikelola profesional emoticon-I Love Indonesia
Untuk Level Kementerian 180 M itu mah kecil....kecuali kalo anggaran selama ini "dirampokin" terus.. Ya wajar ga ada