alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/532177181acb17677f8b4569/merasa-dihina-di-fb-bupati-isran-noor-polisikan-warga-pemilik-akun
Merasa Dihina di FB, Bupati Isran Noor Polisikan Warga Pemilik Akun
Quote:Merasa Dihina di FB, Bupati Isran Noor Polisikan Warga Pemilik Akun
Saud Rosadi - detikNews

Samarinda - Bupati Kutai Timur Isran Noor berang. Dia mempolisikan postingan pedas pemilik akun facebook yang dinilai telah menghinanya sebagai bupati. Kini polisi tengah memproses laporan itu.

Berhubung tengah disibukan oleh aktivitasnya, Isran Noor menunjuk Kabag Humas Pemkab Kutai Timur Mukhtar untuk melaporkan penghinaan pemilik akun facebook yang disebut-sebut sebagai warga Kutai Timur itu ke kepolisian.

"Benar, Kabag Humas Pemkab Kutai Timur (Mukhtar) melaporkan itu Selasa (11/3/2014) lalu. Materi laporannya perihal pencemaran nama baik melalui jejaring sosial," kata Kasat Reskrim Polres Kutai Timur, AKP Yogie Hardiman, saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (13/3/2014).

Dalam laporan ke kepolisian, Mukhtar juga menyertakan bukti print out halaman facebook yang dinilai Isran Noor telah mencemarkan nama baiknya sebagai bupati. Kepolisian tengah menindaklanjuti laporan tersebut.

"Iya, ada buktinya berupa print out halaman jejaring sosial itu. Sekarang sudah jadi laporan resmi kepolisian," ujar Yogie.

Masih dijelaskan Yogie, dalam laporan itu, pihak terlapor adalah seorang pemilik akun berinisial HM. Namun demikian, belum diketahui pasti apakah HM merupakan warga Kutai Timur atau bukan.

"Yang terlapor 1 orang, inisial HM. Belum, belum tahu jelas apakah warga Kutim (Kutai Timur) atau bukan. Masih kita diselidiki melalui IP Address-nya. Nanti perkembangan lebih lanjut akan disampaikan. Sementara kami masih selidiki," tutup Yogie.

Keputusan Isran Noor untuk melaporkan HM, sang pemilik akun facebook ke kepolisian, menjadi isu hangat di Kutai Timur. Persoalan itu berawal dari pernyataan Isran di media yang menyebut 4 tahun memimpin Kutai Timur, tidak ada lagi kemiskinan.

HM melalui akun facebook-nya memposting komentar yang bikin berang Isran. HM mengatakan "Banyak omong kosong saja itu Bupati. Koar-koar di mana-mana. Bullshit itu Bupati..".


Detik

sadis banget nih bupati emoticon-Takut
beruntungnya warga DKI yang tergabung dalam kelompok Panasbung emoticon-Ngakak
waw bupatinya antikritik, yang di kaskus gak sekalian pak? emoticon-Ngakak:
ngomong2 soal anti kritik, di kaskus kan ada id antikritik emoticon-Ngakak:
Quote:Original Posted By aceminus


Detik

sadis banget nih bupati emoticon-Takut
beruntungnya warga DKI yang tergabung dalam kelompok Panasbung emoticon-Ngakak


masih sadis pemimpin yang baik dimata rakyat , tapi jual aset bangsa dan ngeruk semua kekayaan alam nya..

maju Pak IN ini adalah akal2 an status quo yg masih enak menjabat, hajar semua tikus2 bangsa
Quote:Original Posted By aceminus


Detik

sadis banget nih bupati emoticon-Takut
beruntungnya warga DKI yang tergabung dalam kelompok Panasbung emoticon-Ngakak


akh berita bohong tuh,emoticon-Ngakak

PERLU DILURUSKAN

Berita ini agak simpang siur, karena dari beberapa sumber lain ada yang mengatakan bahwa si pemberi komentar mengakhiri komentarnya dengan menyebut sang bupati dengan kata "B*jingan".

Yang seperti ini memang sebenarnya tidak bisa dibiarkan, karena menunjukkan bahwa netizen di Indonesia tidak memiliki sopan santun dan etika dalam bersosial media. Saya rasa kejadian ini bisa dijadikan pelajaran bagi semua pengguna social media untuk lebih santun dalam berkata emoticon-I Love Indonesia (S)
ahok mana level nanggepin gonggongan anjing bp emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By permana2


akh berita bohong tuh,emoticon-Ngakak


Lha piye to iki mbah kok wonge kayak gitu?
Baru di kritik begitu udah lapor polisi. katanya mo nyawapres?
emoticon-Cape d... (S) emoticon-Cape d... (S)
Hahahaha isran noor, denger2 dia nyalon juga jadi RI 1..

Rada2 gaberes menurut ane ini mah.
Wajarlah dipenjara. Tuduhan tidak terbukti makanya disebut pencemaran nama baik.

makanya kalo koar koar di media, harus punya bukti dulu.
mantau kasusnya emoticon-Cool
Quote:Original Posted By polpen.macet


Lha piye to iki mbah kok wonge kayak gitu?
Baru di kritik begitu udah lapor polisi. katanya mo nyawapres?
emoticon-Cape d... (S) emoticon-Cape d... (S)


ingkang badhe nyawapres sinten njih?????panjenengan ketingal ipun mboten mangertos njih???lha wong ajeng badhe CAPRES kok nyawapres dos pundi to njengan niku?lapor kaliyan polisi meniko kedah ipun warga nipun badhe pun bina supados dados warga ingkang martabat,ugi dados warga ingkang mangertos budi perkerti luhur? emoticon-Cool
Quote:Original Posted By tonikeche
Berita ini agak simpang siur, karena dari beberapa sumber lain ada yang mengatakan bahwa si pemberi komentar mengakhiri komentarnya dengan menyebut sang bupati dengan kata "B*jingan".

Yang seperti ini memang sebenarnya tidak bisa dibiarkan, karena menunjukkan bahwa netizen di Indonesia tidak memiliki sopan santun dan etika dalam bersosial media. Saya rasa kejadian ini bisa dijadikan pelajaran bagi semua pengguna social media untuk lebih santun dalam berkata emoticon-I Love Indonesia (S)


Kenapa bisa disebut demikian? minta kronologinya donk

Tokoh Masyarakat Minta Penghina Isran Dihukum


SANGATTA. Sejumlah tokoh masyarakat masyarakat dari berbagai etnis di Kutim menyatakan dukungan terhadap langkah Bupati Isran Noor. Terutama untuk menggugat oknum yang sengaja menghina dan melecehkan Bupati melalui situs jejaring sosial. Mereka tak ingin jika Bupati yang dipilih secara demokratis itu ada justru difitnah tanpa dasar yang jelas.

Beberapa tokoh masyarakat itu kemarin siang mendatangai wartawan di Media Center untuk menyatakan dukungannya baik untuk proses hukum terhadap oknum H maupun dukungan terhadap Bupati Isran Noor. “Saya berharap tak ada lagi fitnah terhadap Bupati Kutim Isran Noor. Karena itu pilihan masyarakat. Kalaupun ada yang mau kritik, silahkan saja, tapi gunakan kata yang sopan, bukan dengan fitnah.

Karena itu kami dukung penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus yang telah dilaporkan ke polisi ini,” ujar H Zaini salah satu tokoh masyarakat Kutai.
Sementara Yusuf Samuel, tokoh masyarakat lainnya juga menyatakan hal yang sama. Ia menyebut Bupati Isran merupakan pilihan masyarakat. Karena itu jangan ada yang seenaknya memfitnah dengan kata-kata yang tidak layak. “Kami minta jangan ada lagi fitnah terhadap pemerintah.

Apalagi dengan kata-kata yang kotor. Kami sebagai mesyarakat mendukung penuh pemerintah. Kami juga mendukung penegakan hukum agar oknum yang melakukan fitnah itu diproses secara hukum,” tandasnya.
Sementara Dondo salah satu tokoh pemuda juga menyatakan dukungan terhadap proses hukum. “Siapa yang berbuat salah, ya harus dihukum. Soal damai, itu tergantung Bupati,” tegasnya.

“Karena siapapun yang difitnah dengan kata-kata tak layak, pasti tidak terima. Kalau dikritik untuk membangun, tidak masalah Kalau mau ya pakai kata yang lebih santun,” timpal Ardiansyah, tokoh pemuda lainnya.
Sementara Camat Sangatta Utara Didi Herdiansyah mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menahan diri. Terutama menjelang Pemilu dengan suhu politik yang kian memanas. “Harapan kami, menjelang Pemilu, semuanya berjalan kondusif. Untuk kasus ini, silahkan diproses secara hukum,” ujarnya.

Seperti diketahui, Bupati Kutim Isran Noor tidak terima dengan fitnah dengan kata-kata kotor yang dilontarkan seorang pemuda berinisial H di Forum Peduli Kutai Timur di Facebook. Karena itu, Isran memilih untuk melaporkannya ke pihak berwajib untuk diproses dengan tudingan pencemaran nama baik. (jn/yes)

http://www.sapos.co.id/index.php/ber...ubrik/13/22938
Quote:Original Posted By lunasetsu


Kenapa bisa disebut demikian? minta kronologinya donk



Saya tidak mempermasalahkan betul atau tidaknya fakta kemiskinan sampai orang itu berani menghina sang bupati. Yang saya permasalahkan adalah cara si pemberi komentar menyampaikan pendapatnya yang tidak sesuai etika, terlepas benar atau tidaknya kemiskinan di kutim masih ada atau tidak.

Jadi tidk perlu kronologi kan? emoticon-Wink
Seandainya sang bupati jd gubernur DKI emoticon-Ngakak (S) tiap hari kerjanya cuma nuntut orang kali