alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/532150b8c3cb17515f8b47e5/ada-puan-di-iklan-pdi-p-inikah-alasannya
Ada Puan di Iklan PDI-P, Inikah Alasannya?
Quote:Ada Puan di Iklan PDI-P, Inikah Alasannya?

JAKARTA, KOMPAS.com — Puan Maharani muncul dalam iklan politik PDI Perjuangan di media massa. Dalam iklan teranyarnya, Puan berbicara mengenai Indonesia seharusnya mencapai ketahanan pangan. Pengamat politik dari Charta Politika, Yunarto Wijaya, menilai ada tiga kemungkinan di balik kemunculan Puan ini.

Penilaian pertama, sosok Puan muncul dalam iklan tersebut karena Ketua Fraksi PDI-P itu menjabat Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu). Baginya, sangat wajar jika seorang Ketua Bappilu tampil dalam iklan politik partainya. "Argumentasinya jelas, Puan kan Ketua Bappilu," kata Yunarto saat dihubungi, Rabu (12/3/2014) malam.

Alasan kedua ditampilkannya Puan dalam iklan politik PDI-P, kata Yunarto, sangat mungkin dilakukan untuk menjaga trah Soekarno di PDI-P. Meski partai tersebut memiliki banyak kader muda yang populer dan dapat menjadi vote getter, alasan untuk menjaga regenerasi genetik Soekarno membuat sosok Puan harus ditampilkan.

Lalu alasan ketiga, Yunarto mencium kemungkinan Puan sengaja ditampilkan agar popularitas dan citranya terus meningkat. Pertimbangannya adalah karena beberapa hasil survei sempat menyebut nama Puan potensial dijadikan calon wakil presiden.

"Artinya, kemunculan Puan (dalam iklan) bisa menggapai itu semua sekaligus. Mencitrakan (Ketua) Bappilu, simbolisasi Soekarno, atau ada arah menuju calon RI 2. Mana yang paling benar? Hanya Mbak Puan yang tahu," ujar Yunarto.

Beberapa iklan PDI-P dengan tajuk "Indonesia Hebat" telah tayang di media massa dan tersebar di internet. Ada banyak isu yang diangkat menjadi tema iklan tersebut, antara lain mengenai ajakan untuk tak rasialis, menjaga keramahan Indonesia, dan terakhir semangat menjadikan Indonesia mewujudkan ketahanan pangan.

Dalam iklan mengenai ketahanan pangan, Puan tampil seorang diri, sementara sosok Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri selintas muncul menjadi latar. "Banyak yang kita miliki, tapi sedikit yang kita kuasai. Saatnya kita kembalikan kedaulatan pangan agar tercipta kesejahteraan, itulah Indonesia Hebat," kata Puan di dalam iklan tersebut.

kompas



jika memang joko widodo akan dicapreskan oleh PDIP, mengapa iklan politik PDIP di TV menggunakan Puan Maharani?

konsep iklan + syuting iklan berapa lama sih? paling 1 hari, dan langsung bisa tayang? mengapa puan yang dijual di iklan televisi?

serangan udara di televisi akan membentuk persepsi lebih melekat daripada berita media online..media online hanya mencakup kurang dari 20% penduduk indonesia (dan pasti terpecah ke beberapa kubu, dan jauh lebih banyak yang apatis)..tapi 80% penduduk indonesia lebih suka melihat televisi, radio, dan kampanye langsung di darat..juga petuah2 dari kepala desa, tokoh masyarakat, ulama, dll..

sangat bodoh bagi pendukung joko yang berpersepsi jika joko menang di media online (twitter, berita online, kaskus, dll) otomatis menang pemilu,.

jadi...jangan ngarep joko jadi presiden, klo gak bisa narik tokoh2 masyarakat, ulama, dan "kekuatan tidak terlihat"..emoticon-Malu (S)
Bagi pendukung jokowi, hasil survey bayaran, sudah cukup buat Bahan coli
mungkin mo gantiin emaknye jadi ketum. Ato soft opening dolo perkenalan ke publik. Hehe
Penjarakan Jokowi
ente bersemangat, tapi lugu.
bukan persepsi gan, itu survei2 bukan total omong kosong.

Quote:Original Posted By politikdomba


jika memang joko widodo akan dicapreskan oleh PDIP, mengapa iklan politik PDIP di TV menggunakan Puan Maharani?

konsep iklan + syuting iklan berapa lama sih? paling 1 hari, dan langsung bisa tayang? mengapa puan yang dijual di iklan televisi?

serangan udara di televisi akan membentuk persepsi lebih melekat daripada berita media online..media online hanya mencakup kurang dari 20% penduduk indonesia (dan pasti terpecah ke beberapa kubu, dan jauh lebih banyak yang apatis)..tapi 80% penduduk indonesia lebih suka melihat televisi, radio, dan kampanye langsung di darat..juga petuah2 dari kepala desa, tokoh masyarakat, ulama, dll..

sangat bodoh bagi pendukung joko yang berpersepsi jika joko menang di media online (twitter, berita online, kaskus, dll) otomatis menang pemilu,.

jadi...jangan ngarep joko jadi presiden, klo gak bisa narik tokoh2 masyarakat, ulama, dan "kekuatan tidak terlihat"..emoticon-Malu (S)


Suara Puan mirip banget sama si mbok, bener2 klon dr emaknya emoticon-Ngakak


Pasti suka jualan juga aset negara emoticon-Najis
Quote:Original Posted By pentahana
ente bersemangat, tapi lugu.
bukan persepsi gan, itu survei2 bukan total omong kosong.





oh gitu ya..

jelaskan klo begitu, kenapa Foke kalah di DKI Jakarta, ketika waktu itu si Foke menang hampir disemua survei dengan angka tinggi..kenapa pada akhirnya, si Foke malah kalah?

puan dlu pernah bilang klo koruptor tetep dapet uang pensiun ga ya..?

ato siapa dulu yg ngmong gtu..?
penastak jokowi gelisah nih, makin besar kemungkinan junjungannya ga dicapresin si mpok..... emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
politik tuh keluarga ya yang utama, bukan rakyat
Sebenarnya daripada capek2 pencitraan di media lewat iklan2 politik, keluar duit banyak; mending lakukan kampanye simpatik dg bekerja nyata di masyarakat, untung2 ikhlas. Kalo dampaknya benar2 nyata di masyarakat pasti akan terangkat kok, gak perlu keluar banyak uang buat bayar media emoticon-Wink
Quote:Original Posted By politikdomba


oh gitu ya..

jelaskan klo begitu, kenapa Foke kalah di DKI Jakarta, ketika waktu itu si Foke menang hampir disemua survei dengan angka tinggi..kenapa pada akhirnya, si Foke malah kalah?



lah, ane dah bilang bukan total omong kosong. tentu bukan harga mati. pinteran dikit omong politik.

dari kasus foke jokowi, kita tau jokowi selalu challenger di survei2.

skrg ente mo angkat puan sbg pendukung argumen, bijimane?
Quote:Original Posted By unbanid
Sebenarnya daripada capek2 pencitraan di media lewat iklan2 politik, keluar duit banyak; mending lakukan kampanye simpatik dg bekerja nyata di masyarakat, untung2 ikhlas. Kalo dampaknya benar2 nyata di masyarakat pasti akan terangkat kok, gak perlu keluar banyak uang buat bayar media emoticon-Wink


pakdhe ga usah kampanye pun masih bisa menang..
Quote:Original Posted By pentahana


lah, ane dah bilang bukan total omong kosong. tentu bukan harga mati. pinteran dikit omong politik.

dari kasus foke jokowi, kita tau jokowi selalu challenger di survei2.

skrg ente mo angkat puan sbg pendukung argumen, bijimane?


lu naif banget sih jadi orang...kek gak tau aja lembaga survei itu dibuat untuk membentuk opini..target nya bukan mempresentasikan peta dukungan masyarakat terhadap tokoh tersebut, tapi membentuk opini masyarakat..

soal puan maharani, gw cuma liat pertanda PDIP aja dari tingkah laku pesan politiknya..

jika memang joko yang akan dicapreskan oleh PDIP, kenapa bukan joko yang diiklan kan...jauh lebih efektif kan..
1. angkat nama joko ke masyarat yang lebih suka liat TV dibanding media online (karena terbatas nya akses)
2. angkat nama PDIP..

kenapa malah puan maharani? itu loh pernyataannya..
kenapa si puan nongol? krn kemungkinan skenarionya menurut ane
: Megawati - Jokowi atau Jokowi - Puan

emoticon-Big Grin

silakan pilih yang pas dihati....emoticon-Malu (S)
iklannya yang nasi kuning itu kan??

wah jangan2 mau bikin pasukan baru.. penaskun
puan itu siapa yah ?
gmn sih , udah diajarin baik2 masih ngeyel.

tentu, hasil survei bisa beda2 , query pun bisa beda2. ente bisa ambil crita ente sendiri soal hasil, trends dlsb.

tapi masa ga bisa liat, namanya itu2 jg? emoticon-Cape d... (S)


Quote:Original Posted By politikdomba


lu naif banget sih jadi orang...kek gak tau aja lembaga survei itu dibuat untuk membentuk opini..target nya bukan mempresentasikan peta dukungan masyarakat terhadap tokoh tersebut, tapi membentuk opini masyarakat..

soal puan maharani, gw cuma liat pertanda PDIP aja dari tingkah laku pesan politiknya..

jika memang joko yang akan dicapreskan oleh PDIP, kenapa bukan joko yang diiklan kan...jauh lebih efektif kan..
1. angkat nama joko ke masyarat yang lebih suka liat TV dibanding media online (karena terbatas nya akses)
2. angkat nama PDIP..

kenapa malah puan maharani? itu loh pernyataannya..


kayaknya masih banyak yang kurang sreg dengan loncatan jokowi
secara tersirat sih emang puan yang diijinkan ngelangkahi emaknya,
sementara jokowi masih diukur ukur,
dites di kampanye nasional, apa jadi maskot apa hanya di daerah2 tertentu.
kalo dari pengamatan pdip di lapangan dan perolehan suara signifikan pas pileg, baru digodog lagi, jokowi layak tidaknya.
secara posisi yang diperebutkan incaran semua politikus
dan sistem di PDIP masih mirip feodal gitu, semakin sulit menaikkan orang diluar lingkaran atas.
jadi siap siap aja ...
kura-kura dalam perahu,,,
coba dulu baru tahu,,,
emoticon-Cool