alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53212f0180cf17b01000016f/kesalahan-pemerintah-dalam-pembangunan-bangsa
Peringatan! 
KESALAHAN PEMERINTAH DALAM PEMBANGUNAN BANGSA..
semoga bisa menyadarkan tentang kenyataan..

Tidak dipungkiri lagi terjadi beberapa kasus yang melibatkan beberapa profesi abdi negara di indonesia yang mengakibatkan beberapa orang di rugikan, termasuk dokter, PNS dan TNI serta polri, yang merupakan tulang punggun pemerintahan.

yang perlu dipermasalhkan disini adalah megapa itu terjadi?

mari kita bahas dan bandingkan dengan profesi lain. di Negara kita ini terjadi pergeseran perhatian pembangunan sehingga terjadi ketimpangan dan ketidak seimbangan dalam ketata negaraan serta ketidak stabilan pemerintahan di negara kita.

hal ini terjadi karena penggunaan APBDN yang tidak tepat . bukan UUD y.. ( ujung-ujungnya Duit) tapi fakta di lapangan.
pernyataan tersebut terjadi karena kita ketahui ada peraturan yang mengharuskan anggaran di alokasikan sangat besar yaitu sampai 20% APBN dan 20% APBD di alokasikan ke Sektor Pendidikan, tujuannya untuk menambah kualitas pendidikan itu sendiri. dan sekarang di pertanyakan apakah berhasil?

tapi apa yang terjadi, di seluruh daerah dan provinsi di indonesia mengalokasikan dana 20% itu. dari anggaran belanjanya.
sehingga terjadi ketidak teraturan dalam menerima dana sebesar itu oleh penyelenggara pendidikan. hal yang terjadi di lapangan, gaji guru melebihi gaji dokter, peralatan dan buku di sekolah tidak di pergunakan karena kelebihan. pembangunan sekolah banyak di korupsi karena menggunakan sistem swakoeloa yang dimana kepal sekolah yang mengatur keuangan yang di alokasikan rata2 300juta/kepala sekolah/tahun./sekolah. disisi lain para guru mulai membeli mobil dan mengalahkan profesi lain seperti PNS struktural( Lurah dan camat), TNI dan Polisi. dimana gaji guru sekarang 2x lipat dari gaji PNS biasa.
yang menjadi masalah disini adalah dana tersebut sampai kapan di alokasikan? dan ketidak mampuan sekolah menampung dana tersebut bagaimana? termasuk kualitas pendidikan yang tidak ada perubahan.
berbeda jika aturan di rubah dan dana tersebut di alokasikan untuk pembangunan, jalan-jembata,fasilitas umum, dan penunjang ekonomi sehinga tenaga kerja dapat terserap. ketimpangan ini telah terlihat dimana lulusan S2 banyak yang tidak kerja alias pengangguran. padahal kepintaran mereka melebihi siswa luar negeri lainnya.

apakah hal ini di biarkan? anggaran APBN yang mencapai 1000 trilyun di alokasikan 200 trilyun lebih untuk membangun pendidikan ( gaji guru dan peralatan pendidikan saja) hal ini menyebabkan buku dan peralatan tidak dapat digunakan karena terlalu banyak. belum lagi gaji guru ditambah sertifikasi guru tersebut dan dana bos serta pendidikan gratis menjadi tambahan penghasilan yang dengan mudah di salahgunakan oleh oknum guru.

kita ketahui di daerah lebih dari setengah pegawai negeri di daerah adalah guru. sehingga terjadi kecemburuan sosial dimana mereka para guru sudah mulai memiliki mobil masing-masing, padahal camat belum mampu membeli mobil. ini terjadi di daerah. padahal perbandingan camat dan guru di daerah yaitu 1 : 1000 (1 camat & 1000 guru). dokter dengan guru perbandingannya ( 1 : 500) dimana 1 dokter & 500 guru di daerah, tapi yang terjadi dimana guru lebih berpenghasilan dari dokter, dimana kesehatan di paksa gratis tanpa pembiayaan yang cukup, terpaksa dokter dan perawat makin miskin dan memeriksa secara gratis dikarenakan kesehatan adalah hal mendesak. jika masyarakat berobat kita tidak boleh menolak. tetapi jika kita memiliki pendidikan tertinggi belum tentu diterima kerja.

yang perlu saya pertanyakan, sampai dimana kepintaran setelah anda lulus dari sekolah tertinggi (S3) dan apa yang anda kerjakan? padahal orang terkaya di dunia kebanyakan tidak sekolah di pendidikan formal/....

berbeda jika anggaran di alokasikan untuk pembangunan yaitu pembangunan infrastruktur (listrik, ari, jalan, dan ruang terbuka hijau) , pembangunan ekonomi ( pasar, kemudahan berusaha dan peningkatan mutu pertanian) , pembangunan BUMD sebagai penunjang pendapatan negara, dan pembangunan kesehatan ( rumahsakit, dan puskesmas, pustu, puskeskel) intinya sistem negara yang disempurnakan.

harusnya kita melihat ke bawah agar kita mengetahui sampai dimana kita naik sekarang.

emoticon-Sorry

sumber lain

http://www.buzcommindonesia.com/2012...m-guru-di.html

dan

http://hariharihariyadi.wordpress.co...kan-indonesia/

emoticon-I Love Indonesia (S)

salam, the one...emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Please
ya kita jg tau mas gan oknum prjabat negara kita kan ga ada yg jujur 100%..
cntoh sja sy krja di bidang jasa pasang bajang ringan, sy prnh melayani satu proyek sekolah kbtulan tender d menangkan oleh prusahaan saya sndiri. ktika proses pnawaran brlangsung dg total cost +-60jt, tp pihak kpla skolah mnta cost dlebihi 10jt jd total 70jt. sdh ktauan kan kpla skolahnya korup mas gan.
pemerintahan siapa ini yg dibahas?

pemerintahan soekarno ato soeharto, ato habibie ato gus dur ato mega ato sby? emoticon-Bingung (S)

trus kl yang nulis jadi presiden apa bisa membangun bangsa lebih baik?

Di indo sekarang, banyak yang pinter ngomong tp perbuatan NOL.. Banyak teori tp praktek NOL
ada benarnya juga , untuk daerah terluar gitu y?
kita lihat hasil UAN tahun ini coba deh...emoticon-I Love Indonesia (S)
Dikit2 pemerintah. Jangan2 ts impoten pun yg disalahin pemerintah.
bangunnnnnn
dah brapa lama ts tidur ? kok baru nyadar sekarang emoticon-Ngakak
×