alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/532123451f0bc3fb788b46bd/debat-capres-konvensi-demokrat-vs-konvensi-rakyat-ini-program-trisakti-isran-noor
Debat Capres Konvensi Demokrat Vs Konvensi Rakyat, Ini Program 'Trisakti' Isran Noor
Debat Capres Konvensi Demokrat Vs Konvensi Rakyat, Ini Program 'Trisakti' Isran Noor

Bisnis.com, JAKARTA - Pemimpin negara perlu memprioritaskan program 'trisakti', yakni kedaulatan dan kemandirian pangan, kemandirian energi, serta penegakan hukum yang tegas dan konsisten.

Isran Noor, Capres Konvensi Rakyat, menjelaskan selama ini Indonesia inginnya cepat hasil, tanpa mau berproses. Sebaliknya, Indonesia harus mengoptimalkan dahulu potensi yang ada, jangan sebentar impor.

Dia mengatakan itu dalam acara Debat Capres bertema Masalah Ekonomi, Kesejahteraan Rakyat, dan Penegakan Hukum, Jumat (7/3). Acara tersebut menghadirkan Capres Konvensi Rakyat yakni Isran Noor, Yusril Ihza Mahendra, dan Rizal Ramli, serta Capres Konvensi Partai Demokrat. Anies Baswedan, Gita Wirjawan, dan Ali Masykur.

"Pada masa lalu Indonesia pernah swasembada beras. Dia optimistis Indonesia bisa mengulang masa kejayaan itu. Banyak lahan menganggur, khususnya di luar Jawa. Kita optimalkan lahan itu, dan ditanam sesuai dengan jenis tanaman yang cocok. Kalau ada komoditas yang tidak bisa ditanam, barulah kita impor,” tegasnya.

Isran Noor menjelaskan sebenarnya tidak sulit untuk mencapai kedaulatan dan ketahanan pangan serta energi, karena Indonesia memiliki potensi yang besar.

Dia mencontohkan saat ini ada 42 juta ha lahan tersedia. Kalau dari jumlah itu 60% digunakan produksi, mampu menyerap sekitar 35 juta tenaga kerja. Kalau daari satu tenaga kerja membiayai 1 istri dan 2 anak, maka 105 juta orang tercukupi.

Isran yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu menambahkan masalah kedaulatan dan ketahanan energi juga bisa diraih, mengingat Indonesia memiliki potensi energi yang berlimpah.

"Selama ini kita terlalu fokus pada energi fosil. Padahal kita punya banyak potensi energi terbarukan, seperti panas bumi yang mencapai 40% dari potensi dunia, ada angin, matahari, dan lainnya. Ini yang belum dimanfaatkaan maksimal," ujarnya.

sumber : http://news.bisnis.com/read/20140307...kti-isran-noor
Isran Noor: Ikut Konvensi Rakyat Tidak Perlu Takut

Jakarta, Aktual.co — Calon Presiden dari Konvensi Rakyat, Isran Noor menegaskan, tidak perlu ada kekhawatiran atau takut terkait keikutsertaannya dalam Konvensi Rakyat, yang digagas oleh KH Salahuddin Wahid alias Gus Sholah.

Sebab, konvensi rakyat ini adalah sebagai ajang mencari calon pemimpin terbaik nasional masa depan.

"Saya ikut kovensi rakyat tidak perlu dikwatirkan dan tidak perlu ditakuti sebagai konpetitor dalam kancah perpolitikan nasional," kata Isran Noor menjawab pertanyaan wartawan di Makassar, Minggu (16/2).

Entah siapa yang dimaksud Isran, namun pernyataanya itu dikatakan usai mengikuti debat capres konvensi rakyat di Hall Graha Pena Makassar Sulawesi Selatan, yang diikuti tujuh calon presiden dengan menghadirkan sejumlah panelis antara lain guru besar di Fakultas Pertanian UGM, Prof Dr Maksum Mahfud, Direktur Pemberitaan Metro TV, Suryopratomo, serta seorang akademisi di Makassar, Arqam Asikin.

Isran Noor yang juga Bupati Kabupaten Kutai Timur, Kaltim itu mengatakan, dengan mengikuti konvensi rakyat capres tidak perlu ada yang khawatir dan takut. Tetapi boleh dikecilkan dan boleh diremehkan, namun jangan takut.

"Saya juga tidak berangan-angan yang macam-macam dengan konvensi capres ini. Sebab saya hanya diundang panitia konvensi dan mengisi formulir, makanya saya ikut," ujarnya.

Ditanya soal dirinya masuk bursa Capres atau Cawapres Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Isran Noor mengatakan bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan itu.

"Saya bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada PPP yang memasukkan nama saya dalam bursa untuk diusung pada pencalon presiden 2014," ucapnya.

Dia mengatakan, bahwa PPP melihat kondisi, kenyataan, keyakinan dan kepercayaan PPP ini punya sensitive dan smart melihat konvensi rakyat ini begitu disambut rakyat luas.

"Saya tidak pernah hitung sebelumnya apalagi mau merekayasa bahwa saya akan masuk ke dalam bursa yang akan diusung PPP ini, tetapi kalau dipercaya Insyah Allah, saya siap," ujarnya. (Ant)

sumber : http://m.aktual.co/politik/184713isr...ak-perlu-takut
BANDUNG, KOMPAS.com — Partai Persatuan Pembangunan mengumumkan mengusung tujuh tokoh sebagai bakal calon presiden yang berpeluang dicalonkan partai berlambang Kabah ini dalam perhelatan Pemilu Presiden 2014.

Banyaknya nama yang diusung PPP ini menimbulkan pertanyaan atas motif PPP sebenarnya. Benarkah PPP hanya sekadar mencatut nama untuk menaikkan elektabilitas?

"Akan menjadi salah besar, kalau PPP hanya melihat kader internalnya dan menutup mata dengan kandidat lain yang diinginkan masyarakat. Kami hanya berusaha menangkap aspirasi ini," tepis Wakil Ketua Umum PPP Lukman Hakim Syaifuddin, di Bandung, Jawa Barat, Minggu (9/2/2014). Dia mengatakan partainya hanya berusaha menangkap potret keinginan yang ada di masyarakat.

Lukman membantah partainya hanya mencatut nama-nama tokoh untuk mendongkrak elektabilitas PPP. Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu mengaku PPP sudah membentuk tim khusus yang bertugas menjalin komunikasi dengan enam bakal capres dari kalangan eksternal.

Beberapa tokoh, kata Lukman, sudah menyatakan kesediaannya. Namun, dia enggan menyebutkan siapa saja tokoh yang bersedia maju sebagai bakal calon presiden PPP itu. "Itu ada timnya sendiri. Lebih baik tanya langsung ke yang bersangkutan," ujarnya.

PPP, lanjut Lukman, juga tidak akan terpaku pada persetujuan dari tokoh-tokoh itu. Dia mencontohkan Joko Widodo yang masuk dalam daftar bakal capres PPP, yang merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

"Walaupun dia PDI-P, tapi ini realitas masyarakat bahwa beliau yang disuarakan. Maka, peserta mukernas wajib menangkap itu dan mengikuti rekam jejak yang bersangkutan sampai pada Rapimnas mendatang," kata Lukman.

Ketua Umum PPP Suryadharma Ali menjelaskan nama-nama yang berasal dari partai lain bisa saja menjadi pembuka pintu PPP untuk berkoalisi. PPP, sebut Suryadharma, bisa saja berkoalisi dengan PDI-P.

"Peluangnya sangat terbuka berkoalisi dengan PDI-P," tutur Suryadharma. Dia juga mengungkapkan partai-partai Islam juga bisa saja kembali bersatu. Namun, peta koalisi baru akan terbaca setelah pelaksanaan pemilihan legislatif (pileg).

Seperti diberitakan, Mukernas II PPP yang diselenggarakan pada 7-8 Februari 2014 memutuskan batal melakukan deklarasi bakal capres PPP yang semula direncanakan digelar pada Minggu siang.

Mukernas hanya sepakat mengajukan tujuh nama bakal capres dari kalangan internal dan eksternal. Ketujuh calon itu adalah Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Bupati Kutai Timur Isran Noor, Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie, dan politisi Partai Kebangkitan Bangsa Khofifah Indar Parawansa.

Keputusan menetapkan capres tunggal yang diusung PPP baru akan dilakukan dalam forum rapat pimpinan nasional (rapimnas), setelah hasil pemilu legislatif didapatkan. Selain itu, dalam rentang waktu selama pileg ini, PPP juga akan meminta konfirmasi kesediaan dari ketujuh nama yang digadang menjadi bakal capres PPP tersebut.

sumber : http://nasional.kompas.com/read/2014...k.Popularitas.
Trisakti?

jelas banget nih pak IN merasa dirinya satrio piningit yang punya ajian Trisula Sakti emoticon-Big Grin
Konvensi Rakyat Selesai, Ini 3 Capres yang Dianggap Sangat Potensial

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konvensi Rakyat telah selesai digelar. Dari tujuh peserta di dalamnya, tiga nama dianggap berpotensi untuk dilirik partai politik menjadi calon presiden pada Pemilu 2014.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie M Massardi, mengatakan tiga nama berpotensial tersebut adalah Rizal Ramli, Yusril Ihza Mahendra, dan Isran Noor. Ketiga peserta tersebut dianggap memiliki gagasan dan pengalaman sebagai pelaksana kebijakan.

"Kalau kita lihat misalnya Rizal Ramli dia bukan hanya punya gagasan,. dia juga punya pernah mempraktikkan pikiran-pikirannya dan itu sudah terbukti ketika dia menjadi ketua Bulog (badan urusan logistik), menteri keuangan dan menko ekonomi. Jadi sudah punya track record dalam melaksanakannya, bukan hanya pidato," ujar Adhie usai debat terakhir Konvensi Rakyat di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (12/3/2014).

Yusril sendiri, kata dia, juga tak kalah hebatnya. Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang itu dianggap Adhie cocok menjadi calon presiden karena latar belakang hukumnya yang kuat.

Pengalamannya, lanjut Adhie, sudah dibuktikan saat menjadi menteri kehakiman (kini menteri hukum dan HAM) dan penataan di Istana Negara.

"Isran Noor juga bukan hanya orang punya visi, tapi dia juga melaksanakan sebagai kepala daerah (Bupati Kutai)," terang Adhie yang menjadi juru bicara kepresidenan di era Presiden Abdurrahman Wahid.

Bagaimana dengan empat calon lainnya, Adhie menilai keempat calon tersebut sebenarnya memiliki gagasan yang cukup baik. Namun kurang dalam pengalaman ditataran pelaksana.

"Yang saya lihat tiga yang terbaik. Empatnya baik dalam penyampaian tetapi belum punya track record dalam pelaksanaan. Jadi memang orang-orang yang empat itu bisa jadi pemimpin tapi dalam kondisi misalnya sebagai menteri atau apa (jabatan tertentu)," tukas Adhie.

Sekedar informasi tujuh peserta Konvensi Rakyat adalah Anni Iwasaki (Tokoh Perempuan), Isran Noor (Bupati Kutai), Ricky Sutanto (Pengusaha), Rizal Ramli (Mantan Menteri), Sofjan Siregar (Rektor Universitas Islam Eropa di Belanda), Tony Ardie (Aktivis Senior), dan Yusril Ihza Mahendra (Ketua Dewan Syuro PBB dan mantan menteri).

sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...ngat-potensial
musim pemilu banyak orang nyap nyapan..........nyapres maksudnya
Quote:Original Posted By mosman
musim pemilu banyak orang nyap nyapan..........nyapres maksudnya


Setiap warga negara berhak nyapres masalahnya apakah kapasitas dan kapabilitasnya memenuhi syarat...?

dan Rakyat yang menilai semua itu

Salam
nanya donk OM TS,itu konvensi rakyat nanti mau ngajuin pake partai apa?bukannya sekarang masing2 partai uda pada punya jagonya?

realistis saja sih,Partai yang bisa dapat tiket untuk calonan capres tanpa koalisi itu PDIP dan golkar saja sedangkan untuk demokrat,gerindra,dan capres lainnya harus koalisi dulu..

dan itu om Yusril ikut konvensi rakyat juga?bukannya yusril pernah bilang kalau pemilu ini inkonstitusional?
Quote:Original Posted By TheJustice
nanya donk OM TS,itu konvensi rakyat nanti mau ngajuin pake partai apa?bukannya sekarang masing2 partai uda pada punya jagonya?

realistis saja sih,Partai yang bisa dapat tiket untuk calonan capres tanpa koalisi itu PDIP dan golkar saja sedangkan untuk demokrat,gerindra,dan capres lainnya harus koalisi dulu..

dan itu om Yusril ikut konvensi rakyat juga?bukannya yusril pernah bilang kalau pemilu ini inkonstitusional?


Hasil dari Konvensi Rakyat akan diserahkan kepada partai-partai yang belum mempunyai pilihan capres, saat ini malah Isran Noor sdh masuk capres alternatif dari PPP meski hasil akhir konvensi rakyat belum diumumkan.

salam
kok ga ada farhat abasemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By sangbagong
kok ga ada farhat abasemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak


farhat abbas lagi lupa sama politik gan...lagi banyak urusan "asmara" spt-nya..hehehe
Quote:Original Posted By mat_indon
Trisakti?

jelas banget nih pak IN merasa dirinya satrio piningit yang punya ajian Trisula Sakti emoticon-Big Grin


disebelah, katanya si ksatria piningit ini habis mewek gara2 di bilang bajingan, oleh rakyatnya di Facebook emoticon-Embarrassment
Terus terang ane banyakan nggak kenal dengan capres dari Demokrat ini, kalau PD tidak dapat 20% para capres ini mau diapain?emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By secnav
Terus terang ane banyakan nggak kenal dengan capres dari Demokrat ini, kalau PD tidak dapat 20% para capres ini mau diapain?emoticon-Ngakak


Beliau tidak mewakili Demokrat dalam konvensi rakyat ini dan tinggal tunggu waktu untuk keluar dari Demokrat,

Saat ini nama beliau sudah masuk dalam 7 capres pilihan PPP
Quote:Original Posted By Ekspresi2nd


disebelah, katanya si ksatria piningit ini habis mewek gara2 di bilang bajingan, oleh rakyatnya di Facebook emoticon-Embarrassment


bila anda sy bilang "bajingan" dan di fitnah mau...?
Isran Noor: Tidak Ada Lagi Orang Miskin di Kutai Timur, Boleh Dicek

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon Presiden Konvensi Rakyat Isran Noor mengklaim, selama empat tahun menjadi Bupati Kutai Timur, dia telah menghapus kemiskinan 100 persen. Menurut dia, saat ini tidak ada lagi masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan wilayahnya.

"Empat tahun setelah saya menjadi Bupati di Kutai Timur, tidak ada lagi orang miskin. Boleh dicek," kata Isran dalam acara Serial Seminar Dewan Guru Besar Universitas Indonesia, di Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (7/3/2014).

Hadir dalam acara tersebut bakal capres lainnya. Dari capres konvensi rakyat, hadir juga Yusril Ihza Mahendra. Sementara dari capres Konvensi Demokrat, hadir Gita Wirjawan, Anies Baswedan, dan Ali Masykur Musa.

Jika memang ada masyarakat miskin di Kutai Timur, Isran berani memastikan kalau mereka adalah pendatang.

"Kalau pendatang kan dia mencari pekerjaan. Dia belum punya rumah sendiri, masih membangun ekonominya," kata Isran.

Jumlah pendatang itu pun, lanjut dia, sangat kecil, yakni hanya 2-4 persen. " Dulu jumlah masyarakat yang miskin mencapai 40 persen," ujarnya.

Oleh karena itu, Isran juga yakin dapat menghapuskan kemiskinan di Indonesia jika dia menjadi Presiden. Kuncinya, untuk menghapus kemiskinan itu, menurut dia, hanyalah dengan memanfaatkan Sumber Daya Manusia yang ada.

"Jangan terbalik, sekarang Sumber Daya Manusia kita dimiliki oleh Asing," pungkasnya.

sumber : http://nasional.kompas.com/read/2014...ur.Boleh.Dicek
Berikut Nama-nama Kader Dari Tiga Partai Terkorup di Indonesia, Golkar-PDIP-Demokrat
Today 07:13

Staf Khusus Presiden Bidang Sosial dan Bencana Alam, Andi Arief, merilis nama-nama kader partai yang tersangkut kasus korupsi, berdasarkan data yang ditelusuri di KPK.

Hasil temuannya, Partai Golkar paling banyak kadernya yang tersangkut kasus korupsi tersebut dengan 40 kader. Lalu disusul PDIP (27 orang) dan Demokrat (17 orang).

Berikut nama-namanya.

Partai Golkar:
Jonaidi Syahri, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Seluma Periode 2009-2014; Rusli Zainal, Gubernur Riau; M. Akil Mochtar, Ketua MK; Chairun Nisa, Anggota DPR 2009-2014; M. Faisal Aswan, anggota DPRD Provinsi Riau; TB Aat Syafaat, Walikota Cilegon Periode 2005-2010; Zulkarnaen Djabar, anggota DPR; Prasetia Zulkarnaen Putra, Sekjen MKGR; Amran Batalipu, Bupati Buol; dan Abu Bakar Siddik, anggota DPRD Prov Riau.

Lalu, Zulfan Heri, anggota DPRD Provinsi Riau; Jefferson SM Rumajar, Walikota Tomohon; Syamsul Arifin, Gubernur Sumatera Utara; Ahmad Hafiz Zawawi, anggota DPR; Marthin Bria Seran, anggota DPR; Paskah Suzetta MH, anggota DPR; Bobby, anggota DPR; Anthony Zeidra Abidin, anggota DPR; Muhammad Nurlif, anggota DPR; dan Asep Ruchimat Sudjana, anggota DPR.

Berikutnya, Reza Kamarullah, anggota DPR Golkar; Baharuddin Aritonang, anggota DPR Golkar; Hengky Baramuli, anggota DPR; Daniel Tanjung, anggota DPR; Azwar Chesputra,anggota DPR; Fachri Andi Leluasa, anggota DPR; Daeng Rusnadi, mantan Bupati Natuna; Hamka Yandhu, anggota DPR; Suwarna, Gubernur Kalimantan Timur; dan Abubakar Ahmad Bupati Dompu.

Sjahriel Dahram, Gubernur Kalimantan Selatan; Samsuri Aspar, Wakil BupatiKutai Kartanegara; Dany Setyawan, mantan Gubernur Jawa Barat; Armen Desky, Bupati Aceh Tenggara; Jimmy Rimba Rogi, Bupati Manado; Syaukani HR, Bupati Kutai Kertanegara; Amiruddin Maula, Walikota Makassar; Tengku Azmun Jaafar,
Bupati Pelalawan; Agus Supriadi, Bupati Garut Golkar; dan Saleh Djasit anggota DPR RI.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P);

Hambit Bintih, Bupati Gunung Mas Kalteng; Soemarmo Hadi Saputro, Walikota Semarang; Murdoko, Ketua DPD Jawa Tengah; Turoechan Asy’ari, anggota DPRD Prov Riau; Izedrik Emir Moeis, anggota DPR; Agus Chondro Prayitno,
anggota DPR; Max Moein, anggota DPR; Rusman Lumbantoruan, anggota DPR; Poltak Sitorus, anggota DPR; dan Williem Tutuarima, anggota DPR.

Kemudian, ada nama Panda Nababan, anggota DPR; Engelina Patiasina, anggota DPR; M Iqbal, anggota DPR; Budiningsih, anggota DPR; effri Tongas, anggota DPR; Ni Luh Mariani, anggota DPR; Sutanto Pranoto, anggota DPR; Soewarno, anggota DPR; Matheos Promes, anggota DPR; dan Mochtar Mohamad, Walikota Bekasi.

Tujuh nama lainnya adalah, Syahrial Oesman, mantan Gubernur Sumatera Selatan; Jules F. Warikar, Bupati Supiori; Arwin AS, Bupati Siak; Dudhie Makmun Murod, anggota DPR; Indra Kusuma, Bupati Brebes; Hendy Boedoro, Bupati Kendal; dan Rochmin Dahuri, Menteri Kelautan dan Perikanan

Partai Demokrat:

Anas Urbaningrum, anggota DPR; Iyus Djuher, Ketua DPRD Kabupaten Bogor; H. Muhammad Hidayat Batubara, Bupati Mandailing Natal; Dada Rosada, Walikota Bandung; Angelina Patricia Pingkan Sondakh, anggota DPR; Tengku Muhazza, anggota DPRD Prov Riau; Robert Edison Siahaan; Walikota Pematang Siantar 2005-2010; Fahuwus Laila, Bupati Nias Selatan; Muhammad Nazarudin, anggota DPR 2009-2014; dan Murman Effendi, Bupati Seluma 2010-2015.

Berikutnya, Sumartono, anggota DPRD Kota Semarang; Yusak Yaluwo, Bupati Boven Digoel 2004-2009; Binahati B. Baeha, Bupati Nias; Sarjan Tahir, anggota DPR; Ismunarso, Bupati Situbondo; Abdillah, Walikota Medan; Ramli, Wakil Walikota Medan.


Dari data yang dirilis oleh Andi Arief tersebut belum termasuk Ratu Atut Chosiyah, Gubernur Banten dari Partai Golkar dan Andi Alfian Malarangeng, mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga dari Partai Demokrat.


http://www.suaranews.com/2014/03/ber...m=facebook&m=1

Note : saai ini Isran Noor memang masih kader Demokrat ttp tdk membawa nama Demokrat di konvensi rakyat, data KPK juga memperlihatkan Isran Noor adalah orang yang bersih dari kader2 Demokrat yg terindikasi korupsi
Quote:Original Posted By pemimpinsejati


bila anda sy bilang "bajingan" dan di fitnah mau...?


seorang pemimpin tidak akan pernah bisa memuaskan seluruh rakyatnya.

mereka yang tidak puas, menghujat pemimpinnya adalah hal yang lumrah terjadi (walau gw tidak membenarkannya).

sekarang, politikus mana di indonesia yang tidak pernah dihujat di sosial media ? berapa yang mewek, lalu nuntut ke pengadilan ?
Quote:Original Posted By Ekspresi2nd


seorang pemimpin tidak akan pernah bisa memuaskan seluruh rakyatnya.

mereka yang tidak puas, menghujat pemimpinnya adalah hal yang lumrah terjadi (walau gw tidak membenarkannya).

sekarang, politikus mana di indonesia yang tidak pernah dihujat di sosial media ? berapa yang mewek, lalu nuntut ke pengadilan ?


Ttp difikir2 ane setuju juga kalau Isran Noor dibilang Bupati Bajingan....

Bahkan bukan hanya bajingan malah Bos geng. Dan pantas menjadi kepala preman. Tapi preman2 yg berani melawan mafia asing, Bos geng yg suka memberantas perampok2 aset bangsa dan sumber daya manusia. Banyak bupati yg Soleh dan agamis, tapi terlibat korupsi dan malah tukang konspirasi dengan mafia dan kapitalis asing maupun lokal. Hidup bupati bajingan!
Terpujilah wahai jadi bupati bajingan yg peduli menjaga keamanan dan keutuhan NKRI, daripada jadi bupati yg fanatik dan mau untungnya sendiri.