alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/531fc731108b4627068b4699/basuki-saya-betul-betul-ngamuk-luar-biasa
Basuki: Saya Betul-betul Ngamuk Luar Biasa
Quote:Basuki: Saya Betul-betul Ngamuk Luar Biasa


Setelah beberapa bulan, tidak "meledak-ledak" dalam rapatnya, pada Selasa (11/3/2014) kemarin, emosi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali tersulut.

Kemarahan Basuki meledak ketika mengetahui ada tiga perusahaan yang ingin menyumbang transjakarta, dipersulit secara administrasi oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan akhirnya bantuan tertunda hingga delapan bulan, dari Agustus 2013-Maret 2014.

Ketiga perusahaan itu, masing-masing menyumbang 10 unit transjakarta, yakni Telkomsel, Ti-phone, dan Roda Mas.

"Saya betul-betul ngamuk luar biasa ini," ujar Basuki seraya menarik panjang napas panjang.

Dalam pertemuan dengan pihak swasta itu juga, Dinas Perhubungan DKI Jakarta tak luput dari kekesalan Basuki. Pria yang akrab disapa Ahok itu tak habis pikir, Dishub DKI lebih memilih menggunakan bus China dengan kualitas yang tidak bagus ditambah pelaksanaan tender yang rumit daripada menerima sumbangan bus yang mereknya sudah ternama, seperti Hino.

Berulang kali, telunjuk dan mata Basuki mengarah pada Kepala BPKD Endang Widjajanti, Kepala Dinas Pelayanan Pajak Iwan Setiawandi, dan Asisten Sekda bidang Pembangunan DKI Wiriyatmoko.

Mendengar Basuki yang terus berbicara dengan nada tinggi, Endang hanya menunduk dan sesekali melirik Basuki yang ada di depannya. Sementara Iwan berulang kali melepas kacamata, mengusap muka dengan kedua tangannya dan menghela napas panjang.

Hal lainnya yang membuat Basuki geleng-geleng kepala adalah perusahaan masih diharuskan membayar pajak reklame jika ingin memasang iklan di tubuh bus. Endang berpendapat, pajak reklame itu harus dibayarkan agar tidak mengalami kerugian negara.

"Saya baru tahu Pemprov (DKI) nih gilanya luar biasa gendeng. Orang mau nyumbang mesti dipersulit. Ini mereka (swasta) nyumbang, bos! Enggak pakai APBD, mereka sumbang. Anda butuh bus kan? Giliran ada yang mau menyumbang bus, kenapa ditolak? Lebih suka pakai bus China yang baru datang sudah karatan. Biar seluruh dunia tahu, orang Pemprov DKI gendeng-gendeng. Sumbang bus dikenakan pajak, heran saya cara berpikirnya," tegas Basuki lagi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta Iwan Setiawandi menganggap Basuki hanya salah paham dengan regulasi yang ada terkait penetapan pajak reklame.

Menurut Iwan, pajak tersebut tidak dibayarkan oleh para penyumbang kepada Pemprov DKI. Namun, Pemprov DKI hanya memotong pajaknya sesuai dengan nilai sumbangan tersebut.

Iwan melanjutkan, seluruh regulasi diatur oleh BPKD. Sementara Dinas Pelayanan Pajak hanya menerima pajak yang telah dibayarkan.

Lebih lanjut, ia menegaskan sumbangan dikenai pajak iklan tetapi disesuaikan dengan nilai bus tersebut. Misalnya, apabila harga bus tersebut mencapai Rp 1,5 miliar per unit dan pajaknya Rp 100 juta per tahun. Maka, perusahaan tersebut tidak membayar pajak iklan selama 15 tahun.


SUMBER



Woow ..... Luar biasa nih Koh Ahok emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
Kalo mereka pinter hok , dah maju negara ini....
ngamuknya baru super saiya dua bro.. belum nyampe ketiga.
wew ngamuk. Mending kasi saran dah daripada marah2. Ntar pegawainya stress, bunuh diri, diliput media, lu yg disalahin hok.
Quote:Original Posted By x3n0g3n3s1s
wew ngamuk. Mending kasi saran dah daripada marah2. Ntar pegawainya stress, bunuh diri, diliput media, lu yg disalahin hok.


seperti panasbung di BP yang terguncyang ? emoticon-Big Grin

yang dipermasalahin bacotnya ahok bkn inti dari masalahnya seperti yg sudah2 emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By Psychonirozim
ngamuknya baru super saiya dua bro.. belum nyampe ketiga.


ampe super saiya brp bro supaya bisa keluar kameha mehanya emoticon-Big Grin
masuk akal juga , nyumbang aja kok dipersulit emoticon-Big Grin
jadi nya ya lucu
ngamuk kok ngasih tau segala
ngamuk ya ngamuk saja,
nda diberi tau pun, klo emang ngamuk orang bisa liat sendiri kok

ah, mungkin ahok memang sprt itu . kelebihan bacotemoticon-shakehand:
kalo ane bayangin ngamuknya kayak bos ane dulu teriak teriak bilang gini " Elo semua maunya apa..!!! Oeeiiii...!!!"
emoticon-Takut
itu nama nya hair-dryer treatmentemoticon-Big Grin

sesekali pejabat harus dgituin
pecatin aja koh, lumayan bisa buka lowongan CPNS.

emoticon-Ngakak

masih banyak yang mau kerja dengan baik dan benar.
Penjelasan BKPD dan pemprov nya sendiri bagaimana?
mr iwan cuma ngejelasin nilai pajaknya, tp ga ngejelasin knp mereka hrs bayar pajak di bus yg disumbangkan.

ngeyelnya ngakar di kedua belah pihak emoticon-Cape d... (S)

tp Pak Ahok mantep juga sih, hebat2 emoticon-Ngakak
Kalo gak tarik pajak reklame, gak ada duit masuk kantong pribadi pak emoticon-Embarrassment

Maklum lah, keenakan dapet "sampingan" emoticon-Embarrassment
pak Ahok strrrrrrrrrooooooooooooong
pasti pada keringat dingin semua sampe pantat yang disana emoticon-Big Grin
Kenapa urusan sumbangan jadi ruwet.soalnya nyumbangnya barang kali ya segede bis jadi g bisa dipotong ato dikorupsi.
beda antara di seganin sama di takutin emoticon-Big Grin

biasanya sih ya, orang yang diseganin itu meskipun dah ngga punya jabatan nantinya akan tetap di seganin emoticon-Smilie
tapi kalo yang ditakutin kalo dah ompong ya udah ngga di takutin lagi emoticon-Smilie

kalo filosofi jawa sih ajining diri soko lathi emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By donggdott
Kalo mereka pinter hok , dah maju negara ini....



Kl mereka ga korup lebih tepatnya,.

Dah maju negara ini,

duit sumbangan bus ini jika dibandingkan dgn duit dari pajak iklan gedean mana?
kalo gedean sumbangan harusnya dipertimbangkan pajaknya gratis...
wong perusahaan gede2 aja yg gak ngasih sumbangan, masih dikasih yg namanya tax-holiday ......emoticon-Ngacir
Masih untung cuma disemprot Ahok ketimbang dimarahin Jokowi, ga pake ribut2 besoknya langsung dimutasi. emoticon-Ngakak