alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/531f06557fcf176e3b000249/quotkosmetik-badutquot-dirjen-pajak-minta-dibukakan-data-rekening-perbankan
["kosmetik badut"] Dirjen Pajak minta dibukakan data rekening perbankan?
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tetap berupaya untuk bisa mengakses data nasabah perbankan secara otomatis, melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ini untuk kebutuhan pemeriksaan pajak.

Saat ini masih diperlukan koordinasi perubahaan undang-undang perbankan, terkait pembukaan data nasabah bank.

Dirjen Pajak Kemenkeu Fuad Rahmany mengatakan, nasabah bank di Indonesia tidak perlu takut bila datanya diakses oleh pajak. Karena yang akan dipermasalahkan hanya nasabah yang tidak membayar pajak dengan benar.

"Jadi masyarakat tidak perlu takut, kalau bayar pajaknya benar kenapa takut? Saya saja sekarang, kalau mau buka, silakan saya nggak takut, boleh-boleh saja punya duit selama bayar pajaknya udah benar. Kalau dia takut, berarti dia mulai takut soal pajak," ungkap Fuad di kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (11/3/2014)

Fuad mengatakan, harusnya otoritas terkait bersama perbankan dapat mendukung keinginan Ditjen Pajak. Karena terkait dengan upaya peningkatan kepatuhan pembayaran pajak. Di samping itu juga meningkatkan penerimaan perpajakan.

"Kalau pada jujur kenapa takut? Kalau negara lain bisa, kita kenapa tidak? Kenapa kita tidak berani, jadi kita cuma sendiri di dunia. Jadi tolonglah dibantu," paparnya.

Banyak negara yang sudah mempraktikkan keterbukaan data nasabah perbankan. Bukan cuma untuk perpajakan, namun juga untuk hal lain demi kepentingan negara. Salah satunya adalah negara tetangga Malaysia.

"Negara maju sudah, negara emerging market sudah, Malaysia saja sudah. Saya tanya langsung sama Dirjen Pajak Malaysia, boleh buka data nasabah bank, boleh katanya. Kenapa cuma kita tidak boleh? Tanya tuh sama yang nggak setuju," kata Fuad.

Bila semua pihak setuju, Fuad berencana akan bekerjasama dengan lembaga Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau OECD. Tujuannya adalah membuat sistem agar data nasabah bank tidak disalah gunakan nantinya.

"Saya sudah minta bantuan dengan OECD, mereka kan spesialis perpajakan, saya sudah bilang sama mereka, nanti kalau kerahasiaan bank dibuka untuk pajak, beri semua sistem dan memungkinkan untuk melindungi nasabah," imbuhnya.

Link:
http://finance.detik.com/read/2014/0...apa-kita-tidak

Komengdut:
Hehe..masalahnya bukan soal "kalau jujur kenapa harus takut.." pak bos!! ini Indonesia loh, banyak silumannya. ntar kalo data nasabah bocor kepihak lain yang tidak berkepntingan dengan masalah pajak,lalu sampai disalah gunakan trus tanggung jawabnya siapa yang pikul?? apa mau main "pingpong" lagi kayak biasanya??? saling lempar tanggung jawab dengan alasan birokrasi rombengan itu??? haduuuhhh pak..pak.. mikir dong!! emoticon-Cape d... (S)
sapunya dah keburu kotor , benahi dolo emoticon-Malu (S)
Pengusaha2 pada pindahin daah yuuk dananya ke luar negeri. Krisis2 dah negara emoticon-Big Grin

Singapur udah senyum2 tuh emoticon-Big Grin
kynya ga ada masalah klo cuman history transaksi, nama, no npwp, sama saldo terakhir yang dikasih ke dirjen pajak.

kan bank bisa ngasih data parsial gitu... ama sales kartu kredit ama asuransi brengsek aja data dikasihin, masa ke dirjen pajak engga dikasih emoticon-Malu (S) apa dirjen pajak kudu bayar dulu kaya sales kartu kredit suransi brengsek? emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
buka dulu rekening pegawai dan mbah2 pajak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak



buat apa takut emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By mohhattakw
kynya ga ada masalah klo cuman history transaksi, nama, no npwp, sama saldo terakhir yang dikasih ke dirjen pajak.
kan bank bisa ngasih data parsial gitu... ama sales kartu kredit ama asuransi brengsek aja data dikasihin, masa ke dirjen pajak engga dikasih emoticon-Malu (S) apa dirjen pajak kudu bayar dulu kaya sales kartu kredit suransi brengsek? emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

berbagi data nasabah seperti sales2x itu benernya ilegal gan dan bisa dituntut secara hukum, tp demi nutup target apapun dilakukan, masalahnya dirjen pajak kan belon punya target kerja sperti sales2x jasa keuangan emoticon-Malu (S)
bisa penarikan langsung ga nih dari rekening kaya di LN sna emoticon-Big Grin

kalo bisa pada modar lah para pengemplang pajak emoticon-Big Grin

ayo cepat2 alihkan uangnya ke bentuk riil emoticon-Big Grin

emoticon-Traveller
Justru takut kebiasaan orang pajek "berburu di kebun binatang" emoticon-Nohope
Dapat lahan baru dong ntar bos.

emoticon-Malu (S)
hmmmmm ga bisa buka sendiri yak emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By urashimax
Justru takut kebiasaan orang pajek "berburu di kebun binatang" emoticon-Nohope

klo ane nilai ini kayaknya masukin semua binatang ke kebun binatang trus baru diburu.
jadi binatang liar gak ngumpet2 lagi.
sapa sih hari gini yg transaksi gak lewat bank.
apalagi ane denger perbankan mo keluarin aturan tentang maksimal transaksi tunai untuk menekan duit2 panas.
yg masalah klo yg raksasa2 pada kabur ke LN.
harga emas naek dah emoticon-Shutup

kolong ranjang digedein
buat naro duit cash emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By xtopher
harga emas naek dah emoticon-Shutup

kolong ranjang digedein
buat naro duit cash emoticon-Ngacir


emoticon-Ngakak
negoo wani piro dii kpp emoticon-Big Grin
rekening yg dibuka mulai dari birokrat dan anggota dewan.
terutama rekening2 gendut milik oknum2 yg perutnya gendut
terlalu jauh mau cek rekening masyarakat.
ngecek rekening gendut pejabat aja ga bisa2 u tod emoticon-Mad (S)
rahwana... oh rahwana...

nabung cash aja lah.....

kalo elo tergolong kaya, di luar negeri aja simpen duit.

emoticon-Ngakak
Masalahnya orang pajaknya sendiri udah kredible belum untuk dipercaya....
kan sangat mungkin nanti inpoh yg orang pajak dapatkan akan digunakan oleh mereka untuk memeras subyek pajak dengan lebih galak.
Hasilnya:
1. Pemasukan pajak nggak bertambah signifikan,
2. Devisa kita berkurang karena banyak tabungan yg disimpan di LN,
3. Investor pada kabur

Audit yang bener aja deh pak... emoticon-Hammer2


Spoiler for penting... serius!:


pegawai pajaknya saja korupsi semua emoticon-Busa

ob di kementrian keuangan saja take home pay-nya bisa sampai 10jt emoticon-Busa

urusin sono beacukai emoticon-Busa

dasar instansi lintah darat emoticon-Busa
Quote:Original Posted By Aeel
terlalu jauh mau cek rekening masyarakat.
ngecek rekening gendut pejabat aja ga bisa2 u tod emoticon-Mad (S)


pejabat2 itu kan juga bagian dari masyarakat, gimana juga mau ngecek punya mereka...

makanya biar bisa dicek, ijinkan ditjen pajak membuka rekening masyarakat.
bilangin aja ama dirjen pajak.. kalo dichina korupsi dihukum mati.. Kita sbg negara maju juga knapa tidak mencoba yg ini dulu???
lalu dimulai Dari anda dulu....
×