alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/531ea442ffca177c6d8b463d/indonesia-bisa-berdaulat-di-sektor-pangan-dan-energi
'Indonesia Bisa Berdaulat di Sektor Pangan dan Energi'
'Indonesia Bisa Berdaulat di Sektor Pangan dan Energi'
Selasa, 11 Maret 2014, 12:40 WIB
'Indonesia Bisa Berdaulat di Sektor Pangan dan Energi'
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia memiliki potensi untuk berdaulat dalam sektor pangan dan energi. Potensi inilah yang menjadi tantangan bagi pemimpin Indonesia untuk diwujudkan di masa mendatang.

"Sebenarnya tidak sulit untuk mencapai kedaulatan dan ketahanan pangan serta energi itu. Indonesia memiliki potensi yang besar untuk itu,'' kata Isran Noor, ketua umum Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), melalui siaran pers yang diterima Republika di Jakarta, Senin (10/3).

Isran menyampaikan hal tersebut saat berbicara pada acara debat calon presiden Konvensi Rakyat dengan tema 'Masalah Ekonomi, Kesejahteraan Rakyat, dan Penegakan Hukum' di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan, untuk membuat Indonesia mandiri sebenarnya bisa dilakukan.

Isran memberi contoh, saat ini ada sekitar 42 juta hektare lahan yang tersedia. Kalau dari jumlah tersebut, 60 persen digunakan untuk produksi maka harapannya akan bisa menyerap sekitar 35 juta tenaga kerja.

"Kalau dari satu tenaga kerja itu membiayai 1 istri dan 2 anak maka ada 105 juta orang yang tercukup. Inilah potensi yang bisa kita lakukan," kata dia.

Keyakinan untuk membuat Indonesia berdaya, kata Isran, bukan tanpa alasan. Ia mengatakan pada masa lalu. negeri ini pernah melakukan swasembada beras. Keberhasilan itu membuatnya yakin untuk bisa diulang lagi pada masa mendatang.

"Keyakinan ini muncul karena sampai sekarang masih banyak lahan yang menganggur, khususnya di luar Pulau Jawa. Lahan-lahan ini tentunya perlu kita optimalkan. Saya rasa ini bisa kita lakukan untuk bisa membuat kita berdaya," ujar Bupati Kutai Timur ini.

Terkait dengan kedaulatan dan ketahanan energi, Isran mengatakan potensi kekayaan energi tersebut sangat berlimpah di Indonesia. Selama ini, kata dia, Indonesia masih terlalu fokus pada energi fosil.

"Padahal kita punya banyak potensi energi terbarukan, seperti panas bumi yang mencapai 40 persen dari potensi dunia, ada angin, matahari, dan lainnya. Ini yang belum dimanfaatkaan maksimal. Sekali lagi semua ini potensi yang sebenarnya bisa dikembangkan oleh para pemimpin terpilih di masa depan," tuturnya.
sumber beritanya

Spoiler for koment:

kalo kalimantan, sumatera dan papua ga gabung ama indonesia,
udah sejak jaman kapan tuh "berdaulat" ama energi emoticon-Stick Out Tongue
kayak brunei, SDA banyak tapi hanya untuk menghidupi rakyat yg sedikit, jadinya bisa rata emoticon-Embarrassment
kalo kalimantan dan sumatera "merdeka", ya ga beda jauh lah emoticon-Embarrassment

secara banyak kesamaan antara kalimantan dan brunei emoticon-Embarrassment
manusia nya dikit emoticon-Embarrassment

knapa sda nya cepat habis?
karena SDA harus disedekahkan ke daerah yg banyak manusianya emoticon-Embarrassment

NKRI harga mati? emoticon-Najis
Bisa sih bisa, tapi mau gak?
ya elah pak, benerin dulu tuh sistem dan pejabat korup

garam aja masih import mau Berdaulat di Sektor Pangan dan Energi mah jauh banget pak emoticon-Cape d... (S)
yg pasti bukan sibego presidennya
Quote:Original Posted By GayusTambunan.
kalo kalimantan, sumatera dan papua ga gabung ama indonesia,
udah sejak jaman kapan tuh "berdaulat" ama energi emoticon-Stick Out Tongue
kayak brunei, SDA banyak tapi hanya untuk menghidupi rakyat yg sedikit, jadinya bisa rata emoticon-Embarrassment
kalo kalimantan dan sumatera "merdeka", ya ga beda jauh lah emoticon-Embarrassment

secara banyak kesamaan antara kalimantan dan brunei emoticon-Embarrassment
manusia nya dikit emoticon-Embarrassment

knapa sda nya cepat habis?
karena SDA harus disedekahkan ke daerah yg banyak manusianya emoticon-Embarrassment

NKRI harga mati? emoticon-Najis


bersatu di kuras resource ya gan, kalo lepas yang menikmati sebagian besar propinsi masing-masing ga ada lagi namanya setoran ke pusat.

kalo liat yang udah pada lepas / dipegang asing sich :

timles lepas dari indonesia bisa jualan senjata ke sini dan wimaxnya udah maju, liat aja beberapa tahun lagi kalo pemerintahnya perduli bisa maju.

sipadan & ligitan dipegang malay udah keren, sekeliling pulau resort rumah tradisional.