alexa-tracking

Saya yang tidak tahu jati diri saya

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52f517c0c2cb1789568b461e/saya-yang-tidak-tahu-jati-diri-saya
Saya yang tidak tahu jati diri saya
Saya adalah seorang yang berumur 30 tahunan, laki-laki dan bekerja di bagian IT di sebuah perusahaan.

Saya sudah lama merenung, teringat semasa sma saya ada seorang gadis yang saya kasihi, kemudian gadis tersebut tidak suka sama saya dan saya jadi terluka, kemudian sejak saat itu saya ragu dengan rasa cinta saya.

Saya sedih, entah kenapa, saya juga bingung. Setiap saat saya melihat adik saya yang memiliki gadis dan berpacaran, rasa amarah saya muncul dari perut membuat saya sedih mau nangis entah kenapa. Sejak SMA saya selalu merasa tidak pede dengan diri saya sendiri, karena teman-teman bisa membawa motor atau mobil tetapi orang tua saya selalu melarang saya.

Mereka senang apabila saya tidak bebas, mereka ingin mengurung saya dalam sangkar walaupun sudah berumur 30an, saya ingin belajar mobil/motor juga dilarang, entah apa yang mereka pikirkan. Adik saya yang sudah pintar membawa mobil pun tidak ingin mengajari saya walaupun dirinya mengajari pacarnya membawa mobil. Alasan dia tidak ada waktu, ini dan itu, padahal dia punya banyak waktu untuk mengajar pacarnya.

Dalam hati kecil saya, saya merasa bahwa mereka semua ingin agar saya tidak bisa kemana-mana dan harus bergantung pada mereka. Padahal apabila saya ingin belajar, tidak ada orang yang dapat melarang saya, saya bisa saja kursus sendiri, cuma saya ingin mengetest sejauh apa yang mereka ingin berikan kepada saya, ternyata mereka terus ingin mengurung saya dalam sangkar.

Tidak apa-apa kata saya dalam hati, karena nyawa saya sendiri juga sudah tidak ada harganya, saya rela membunuh diri untuk membahagiakan mereka, mungkin bekas kenangan yang saya berikan kepada mereka dan kelak saya tiada akan membuat mereka sadar, mungkin saja.

Saya mengidap penyakit schizophrenia, dan harus memakan haloperidol 10mg setiap malam, kata dokter saya akan sembuh dalam 2 tahun tetapi setelah dirawat 2 tahun tetap saja penyakit saya tidak kunjung sembuh, dan dokter terus menyuruh untuk berobat.

Saya melihat semua teman saya semua dapat bahagia, mereka dapat mencari pacar, memiliki sesuatu yang dapat mereka gapai, tetapi apa yang harus saya gapai? Saya tidak dapat mengharapkan apa-apa karena saya tahu kebahagiaan yang saya dapatkan tidak akan menyenangkan keluarga saya, karena saya harus dijadikan kambing hitam atas kebahagiaan mereka.

Ayah saya mewariskan semua uangnya untuk adik saya, dan saya tidak kebagian apa-apa, dan adik berpura-pura menjanjikan untuk membeli rumah untuk saya tetapi ujungnya saat saya ingin rumah tersebut dijual dan membeli di tempat lain yang lebih ramai dia tidak setuju (saya akan menambah kekurangan uangnya), dia selalu ingin agar saya hidup di tempat yang pinggiran kota yang penuh kejahatan dan dia akan senang.

Saya pun tidak apa-apa. Saya menyadari itu semua saat melihat wajah aslinya kalau dia senang atas saya menderita.
jangan lupa terapi ama minum obatnya ya emoticon-Smilie

daripada anda sibuk menyalahkan orang lain, pernah menyadari kalau anda sendiri yg sakit?

NB: bocah2 yg gak tau apa itu schizophrenia mending tahan buat komentar...
Saya sangat menyukai malam, setiap malam tiba saya selalu merasakan kedamaian di dalam hati, merasakan rindu yang luar biasa kepada asal usul saya sendiri, seolah saya berasal dari planet nun jauh di sana.

Menjelang tidur dan berbaring, saya selalu teringat kembali kepada masa lalu. Saya teringat akan guru spiritual saya. Entah mengapa, entah kenapa, saya merindukan kebersamaan dengan beliau di masa lalu.

Beliau selalu mengadakan acara meditasi atau kumpul bersama di malam hari, dan setiap saya melihat beliau dan teman-teman saya merasakan kebahagiaan, seolah ada teman bagi saya, yah, setidaknya ada teman yang mengasihi saya.

Saya berkata kepada guru saya, bahwa dunia ini penuh dengan penderitaan dan saya ingin melenyapkan penderitaan pada dunia, tetapi guru saya berkata lenyapkanlah penderitaan dalam diri saya, karena guru saya tidak merasa menderita sehingga prasangka saya akan penderitaan manusia lain adalah tidak benar.

Apakah saya salah? Apa salah saya sehingga harus menderita?
Dimana penderitaan saya?
Saya tidak tahu, sungguh saya tidak tahu....

Yang saya tahu adalah bagaimana orang tua saya menginjak injak harga diri saya sehingga saya tidak berani mengangkat kepala di depan teman-teman. Saya tidak mampu lagi bersaing bersama teman karena harga diri saya yang bahkan orang tua saya pun injak injakkan. Saya di hina di depan teman-teman saya, di pukul hingga berdarah2 ke kaki2 supaya di lihat teman-teman saya di sekolah. Sampai teman-teman saya mengkhawatirkan saya dan mampir ke rumah.

Saya menjadi penakut, dan badan bergetar apabila melihat orang tua saya. Saya selalu harap merasa ingin diterima orang tua saya, tetapi mereka hanya menganggap saya binatang yang layak diperlakukan seperti apapun demi terpuaskan dahaga dirinya bahwa dirinya lebih kuat, lebih senior, adalah rajanya bagi masyarakat di desa.

Tercorengnya rasa saya tidak membuat saya putus asa begitu saja, saya di tekan sedemikian rupa sehingga apa apa yang saya mau tidak dapat diwujudkan. Saya selalu merasa kekurangan dalam hidup ini.

Saya menjadi lebih menyukai pria dibanding wanita karena anggapan saya mereka lebih kuat dan dapat melindungi saya, mungkin sebagian orang akan membenci saya, tetapi saya dapat berkata apa? Apakah seorang anak manusia yang lemah dan berharap akan pertolongan adalah salah? Apakah saya tidak layak untuk dikasihi?
ane mahasiswa dan tujuan ane sekarang adalah lulus dengan cepat dan membahagikan ortu emoticon-Cool , status : jomblo ane gk peduli yg namanya jati diri emoticon-Cool
emoticon-Matabelo
maaf gan ga bisa bantu.
mungkin bawah ane emoticon-Sundul Gan (S)
Mungkin saya manja, mungkin saya tidak mau berusaha. Saya masih ingat usaha saya menanam cabe dan kemudian orang tua saya sengaja memotong cabenya agar apa yang saya perbuat selalu gagal.

Kemudian orang tua saya pun berkata "kelak kamu akan mengemis-ngemis di vihara" begitu lah doa ayah saya kepada saya. Sebegitu jahatnya ketika saya memiliki sedikit tabungan, ayah saya berubah sifatnya dan ingin menipu tabungan saya agar di investasikan ke bisnis dia. Untung saya tidak tertipu, saya menjebak dia sehingga ketahuan kalau dia tidak akan membayar uangnya. Mungkin anda tidak percaya, tetapi saya dapat memanipulasi kata-kata sehingga dapat terlihat niat aslinya dia, ternyata dia memang tidak ingin mengembalikan apabila sudah menerima uang dari saya.

Apa salah saya? Saya sungguh bingung, apakah saya salah memiliki uang? Saya selalu berpikir apakah seharusnya saya memberikan seluruh tabungan saya kepada mereka dan bunuh diri agar mereka bahagia.

Apakah orang bisnis akan menjadi seperti ayah saya, sebegitu susahkah mencari uang sehingga senang melihat orang lain menderita? Kalau begitu susahnya berdagang kenapa tidak berhenti saja? Sampai sampai harus menginginkan harta orang lain dan tidak berniat mengembalikan? Sebegitu susahkah ekonomi keluarga, kota, atau negara?

Saya sudah bosan menyakiti hati saya sendiri, dan sangat bosan menyakiti rasa ini. Guru saya berkata, peliharalah hati saya agar selalu bersih, jangan memanggil rasa-rasa yang tidak enak, rasakanlah segala sesuatu yang baik baik saja. Dan saya pun mengikutinya dan berhasil melihat sifat sifat orang di keluarga saya, sungguh saya sangat sedih melihat kenapa mereka semua begitu.
Quote:Original Posted By bl4ck.k1d
jangan lupa terapi ama minum obatnya ya emoticon-Smilie

daripada anda sibuk menyalahkan orang lain, pernah menyadari kalau anda sendiri yg sakit?

NB: bocah2 yg gak tau apa itu schizophrenia mending tahan buat komentar...


Jelasin dong soal schizophrenia ini.
Bisa disembuhkan nggak sih?
Quote:Original Posted By mynesha


Jelasin dong soal schizophrenia ini.
Bisa disembuhkan nggak sih?


Spoiler for :


selebihnya googling aja emoticon-Ngacir

Spoiler for :
Quote:Original Posted By kompoy.


Spoiler for :


selebihnya googling aja emoticon-Ngacir

Spoiler for :


Penasaran pengen dapet info dari orang yang pernah ngalamin sendiri atau kenalannya pernah ngalamin.

Salah seorang sahabat saya divonis schizoprenia.
Waktu kuliah nggak ada masalah; justru setelah lulus kuliah dia mulai ngerasa ada "kelainan" dan ke dokter, ke psikiater, keluar deh vonisnya.
Sekarang udah lewat 10 tahun sejak pertama vonisnya keluar, dia masih harus minum obat secara rutin.
Siapa tau ada yang pernah sembuh total?
Quote:Original Posted By hampahati


Saya menjadi lebih menyukai pria dibanding wanita karena anggapan saya mereka lebih kuat dan dapat melindungi saya, mungkin sebagian orang akan membenci saya, tetapi saya dapat berkata apa? Apakah seorang anak manusia yang lemah dan berharap akan pertolongan adalah salah? Apakah saya tidak layak untuk dikasihi?


Dari sekian panjangnya gw tertarik sama yg dibold.

Apa udah jd sampai menyebabkan disorientasi sexual ?

Pembelaan diri dr seorang gay ?

Berasa disakiti semua org berasa dunia gak adil dan berubah jadi gay ?
Quote:Original Posted By mynesha


Penasaran pengen dapet info dari orang yang pernah ngalamin sendiri atau kenalannya pernah ngalamin.

Salah seorang sahabat saya divonis schizoprenia.
Waktu kuliah nggak ada masalah; justru setelah lulus kuliah dia mulai ngerasa ada "kelainan" dan ke dokter, ke psikiater, keluar deh vonisnya.
Sekarang udah lewat 10 tahun sejak pertama vonisnya keluar, dia masih harus minum obat secara rutin.
Siapa tau ada yang pernah sembuh total?


ouh ga tau.
ini juga baru kali ini denger nya emoticon-Hammer (S)

mungkin bawah ane kk emoticon-linux2
Abang Selalu Di Hati yudha..
Datang Lah Saat Abang Lagi Butuh Ketenangan
itu pnyakit ap gan? g bsa disembuhin?
cba berobat kluar negeri
Quote:Original Posted By pasti_klonengan


Dari sekian panjangnya gw tertarik sama yg dibold.

Apa udah jd sampai menyebabkan disorientasi sexual ?

Pembelaan diri dr seorang gay ?

Berasa disakiti semua org berasa dunia gak adil dan berubah jadi gay ?


Bukan permasalahn Seksual..
tapi benar Adanya, Saya Pun Lebih tertarik ke Lelaki ,
Bukan Karena Tertarik Ke Seksual,
Tetapi Dari Sisi Nyaman, Dan penglihatan ,
Lelaki Bisa Menjadi Momok Yang Bisa Membuat Lebih Terbuka Dan Nggak Ragu Untuk Menjadikan Diri Sendiri Lebih Terbuka..
Quote:Original Posted By kompoy.


ouh ga tau.
ini juga baru kali ini denger nya emoticon-Hammer (S)

mungkin bawah ane kk emoticon-linux2


Iya gan, kayaknya di Indonesia masih belum terlalu familiar.
Hands up deh. Gk pernah ngalamin atau punya temen yg kaya gini.

Klo emg bener penyakit ya terapi penyembuhan kali ya.

Quote:Original Posted By mynesha


Iya gan, kayaknya di Indonesia masih belum terlalu familiar.


susah jelasinnya gan..
antara nyata dan nggak nyata terkadang nyampur..
kadang merasa ini diri nya..
dan kadang merasa nggak..
begitupun terhadap kehidupan dan orang lain..
Quote:Original Posted By yudhared2777


susah jelasinnya gan..
antara nyata dan nggak nyata terkadang nyampur..
kadang merasa ini diri nya..
dan kadang merasa nggak..
begitupun terhadap kehidupan dan orang lain..


kamu tau banyak ya emoticon-Malu
ga nyesel emoticon-Peluk emoticon-Kiss
Quote:Original Posted By kompoy.


kamu tau banyak ya emoticon-Malu
ga nyesel emoticon-Peluk emoticon-Kiss


Tapi... Kamu Siapa Yah ..? emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By yudhared2777


Tapi... Kamu Siapa Yah ..? emoticon-Matabelo


amnesia emoticon-Berduka (S)

siapa yg melakukannya? emoticon-Berduka (S)
katakan!! emoticon-Marah emoticon-Blue Guy Bata (L)
×