alexa-tracking

Inferiority Complex: Penyakit Akut Orang Indonesia

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52d59b4bf8ca178f468b45a1/inferiority-complex-penyakit-akut-orang-indonesia
Inferiority Complex: Penyakit Akut Orang Indonesia
Inferiority Complex: Penyakit Akut Orang Indonesia

Jangan lupa tinggalin komen & rate thread ini.

emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer


Quote:


Sesuai judul, hal yang bakal saya bahas di artikel ini adalah Inferiority Complex, yang nampaknya sudah menyebar secara akut di berbagai kelas pada masyarakat Indonesia. Dari kelas bawah, menengah (-bawah/-atas) dan kalangan atas.

Inferiority Complex: Penyakit Akut Orang Indonesia

“Inferiority Complex itu apaan sih?“ emoticon-Confused:

Inferiority Complex adalah sebuah kondisi psikologis (tingkat alam bawah sadar), ketika suatu pihak merasa inferior/lemah/lebih rendah dibanding pihak lain, atau ketika ia merasa tidak mencukupi suatu standar dalam sebuah sistem. Kondisi kejiwaan ini biasanya berujung kepada kompensasi/pemujaan yang berlebihan pada suatu pencapaian atau tendensi untuk mencari pengakuan/apresiasi dari suatu pihak. Menurut penelitian, kondisi ini disebabkan notabene oleh kegagalan yang dialami secara pribadi atau kesuksesan luar biasa yang dicapai pihak lain. Nah, poin penyebab ini menarik perhatian saya. Nanti akan saya bahas lebih jauh. emoticon-Smilie

“Terus, apa kaitannya dengan Warga Indonesia?”

Bertahun-tahun saya “ngalor-ngidul” di dunia Internet, saya tahu yang namanya Blog, Forum dan Social Network, fasilitas-fasilitas dimana setiap orang bisa berekspresi sesuka hati, didukung oleh “Freedom of Speech”. Yang sekarang sedang ngetrend banget sih ya Facebook sama Twitter. Dulu ada Friendster dan sejenisnya. Untuk forum ada IndoWebster, Kaskus, dan lain lain. Blog ada Blogspot, Wordpress dan nggak lupa Kompasiana ini. (Tuh admin Kompasiana, udah saya promosiin.). Di dunia Internet ini, konten-konten apapun bisa kita dapatkan, termasuk konten dari luar negeri. emoticon-Smilie

Nah, selama bertahun-tahun inilah, saya nyadar sesuatu. Saya sering banget lihat berita, postingan blog, tweet, status FB yang memberitahukan prestasi/kehebatan Indonesia. Entah itu juara Olimpiade atau ditemukannya ikan teri spesies baru di lautan Indonesia. Dan di bagian komentar selalu ada komentar dari orang-orang yang bangga akan berita tersebut. Dari yang komentarnya biasa aja sampai yang berkomentar berlebihan, mengutarakan kalau Indonesia ini negara terhebat di dunia, dan sebagainya. Nah “respon-respon” ini lah yang saya bahas. Simak kasus-kasus dibawah ini:

Kasus 1: Carilah video travel di YouTube untuk nyari tujuan liburan dalam negeri, dan pasti banyak bule yang meng-upload video rekaman mereka ketika mengunjungi Indonesia. Dan entah mengapa komentar-komentar yang membanjiri video tersebut selalu saja:

Quote:


Saya heran, kok harus bangga sampai sebegitunya? Apakah dengan mengaku sebagai orang Indonesia, si bule akan terkagum-kagum pada orang itu, cuman karena alam Indonesia yang bagus? Entah mengapa, mereka bangga menjadi orang Indonesia karena negaranya dikunjungi oleh bule. emoticon-Hammer

Kasus 2: Carilah video pidato Barack Obama di White House, dan hampir 90% kemungkinan anda akan menemukan komentar ini:

Quote:


Saya gagal untuk paham. Oke, Obama dulu pernah tinggal di Indonesia, dan suka makan sate. Lantas, apakah dengan menggembar-gemborkan fakta tersebut, nilai jual Indonesia akan naik? Apakah angka penjualan bakso dan sate akan naik? Apakah orang tersebut berharap akan dapat balesan dari si bule: “Ya Tuhan! Kamu orang Indonesia! Hebat banget ya!”. Saya rasa hal kayak begitu tidak akan terjadi. emoticon-Hammer

Kasus 3: Sebuah portal berita menuliskan bahwa Bali termasuk 10 tempat terbagus di dunia. Respon berikut selalu dapat anda temukan:

Quote:


Italia juga masuk dalam list itu, tapi saya tidak menemukan satupun orang Italia yang merasa bangga akan prestasi tersebut. Jelas dong, itu kan “prestasi” punya sang alam. Kenapa harus digembar-gemborkan sih? emoticon-Hammer

Sebenarnya masih banyak hal-hal serupa, silahkan bongkar-bongkar situs berita. Ada berita semacam “Ternyata Film X melibatkan desainer/aktor asal Indonesia”, atau ketika ada artis Hollywood yang bilang kalau Indonesia itu tujuan liburan favorit dia, atau lihat akun twitter @GNFI (yang menurut saya, selalu menggembar-gemborkan hal apapun yang berbau Indonesia). Orang desa maupun orang kota, komentar-komentarnya selalu sama: “Saya bangga jadi orang Indonesia.”.

Respon-respon itu menurut saya cocok banget dengan gejala Inferiority Complex:

Quote:


Orang-orang ini, entah kenapa ingin sekali eksis atau diakui hebat oleh orang lain, karena mereka merasa, bangsa Indonesia itu nggak bisa apa-apa di level internasional. Sehingga ketika ada pihak (yang menurut mereka) superior memuji Indonesia, mereka akan merasa bangga luar biasa, karena mereka merasa telah “berprestasi”. Padahal apa kontribusi mereka? Nihil.

Di mata orang orang ini sepertinya prestasi/berita itu luar biasa, padahal di mata pihak luar, berita/prestasi itu cuma sekedar lewat. Kecuali prestasinya udah selevel Pak Habibie yang merevolusi industri penerbangan.

Pertanyaannya: Sudah sebegitu rendahnya-kah kepercayaan diri kita, sampai sampai buat merasa bangga jadi orang Indonesia saja harus mendompleng berita/prestasi orang lain buat menaikkan nilai jual bangsa Indonesia?

“Ah, itu sekedar mengekspresikan ke pihak luar, kalau kita negara yang ramah”

Yang harus diingat dalam hal ini, Inferiority Complex tidak sama dengan sifat rendah diri. Dan saya katakan lagi, Inferiority Complex ini ada di taraf alam-bawah-sadar. Rendah diri supaya tidak jadi orang yang angkuh jelas perlu, tapi saya rasa tidak perlu dengan menggembar-gemborkan suatu hal yang ujung-ujungnya malah berkesan norak/kampungan. Saya ngeri, kalo masalah ini nggak segera disadari, maka makin hari orang Indonesia akan merasa makin minder dan merasa makin inferior. Ujung-ujungnya jelek lagi. Makanya saya senang sekali akan banyaknya motivator di Indonesia, yang bisa memotivasi masyarakat bahwa siapapun bisa berprestasi dan harus bisa percaya diri tanpa harus mendompleng kehebatan pihak lain yang tidak ada hubungannya dengan diri mereka.

Bangga atas prestasi orang lain tentu boleh saja, asal tidak sampai memuja/mengapresiasi secara berlebihan yang ujung-ujungnya malah kelihatan norak. Teman saya yang bernama Raymond pernah menulis di Blog-nya:

“Fanatik dan bangga boleh, asal tidak bodoh.”


Oke, terimakasih banyak bagi yang sudah meluangkan waktu buat membaca. Kritik dan saran sangat diterima. emoticon-Angkat Beer

Quote:
reserve buat update
setuju buat TS. kirain hanya ane yg ngerasa gitu
Mau gimana lagi, dijajah negara laen selama 350 taon + 3 taon, plus dijajah sama bangsa sendiri sampe sekarang emoticon-Berduka (S)
Numpang pejwan di Thread calon HT gan emoticon-Kiss
setuju sama TS.. banyak orang indo yang gak ngasih apa2 ke negaranya numpang tenar di media internet.. kasian emoticon-Ngakak
ati2 ente sendiri jangan kena penyakit Inferiority Complex phobia akut gan.

hmmm... tulisan ente ada benarnya
ane udah pernah baca nih di kompasiana, tapi emang bener banget emoticon-Big Grin
kadang-kadang ane aja sadar kalo ane ngidap Inferiority Complex. Kayaknya ini udah jadi penyakit umum negara asia yang berkembang deh (mulai ari indonesia, malaysia, thailand, philiphines, india, pakistan, dll) negara eropa sama negara maju jarang banget ane nemuinnya.
amerika selatan juga ada beberapa kayak chile, brazil, argentina, dll


ane rate 5 gan, semoga bisa jadi HT ya emoticon-Cendol (S)
ya terserah mereka gan, ane malah bingung kenapa jadi ente yang sewot. emoticon-Hammer2
ane malah baru tau kalau ada yg komeng kek begituan emoticon-Ngakak
ane juga sering ngerasa banyak yang kayak gitu gan
tiap ada nyenggol "Indonesia" aja langsung waw
biasa aja kaleee emoticon-Cape d... (S)
itu kan hal yang biasa banget
yang penting bisa dipertahankan
Orang Indonesia sukanya ikut-ikutan tren, sok eksis, narsis...

Thread ente bagus Gan. Ane bangga jadi orang Indonesia! Ane bangga dapet pejwan! Ane bangga +1! emoticon-Hammer2
wah akhirnya ane nemu penjelasannya juga emoticon-Big Grin

ane liat disini banyak juga kok dikaskus yg tanpa sadar kena ini penyakit emoticon-Betty (S)

cek kulkas ga emoticon-Toast
Jadi itu "penyakit" ya
Gwe kira cuma biasa aja

Soalnya sering tu gwe nemuin gituan
Kaya waktu far east movement ke indonesia
Di fanspagenya langsung bla bla im indonesia yayaya
Terus yang korea" gitu
Wah

Ternyata itu adalah "penyakit"
emoticon-Hammer2
Yap, inferiority complex ini benar-benar penyakit psikologis. bukan karangan saya. emoticon-Smilie
sy kira hanya cuma sy yang ngerasa hal ini,..

bener banget TS, berkunjung di Youtube, Facebook Forum, dan jejaring sosial lainya, sering bener lihat orang-orang indo yg komen-komen yg menurut st malah menjatuhkan Indonesia sendiri, mislakan seperti barak obama, banyak yg komen

heyy barak obama pernah tinggal di indo loh waktu kecil

jika sy sebagai orang luar non indo, itu terasa seperti sombong, lagi pula mereka tidak menanyakan hal demikian.

sama halnya dengan Bali.
Orang-orang indo bak jadi Guru Geografi untuk WNA. yg jika sy baca hampir keseluruhan bak seperti orang sombong. yg akhirnya berimbas pada cara berfikir WNA bahawa orang indo sombong-sombong membanggakan terlalu berlebihan emoticon-Cape d... (S)

Apalagi bahasa inggrisnya itu gan, .., atau memang baru bisa bahasa wong londo niku
sepertinya org Indonesia haus akan berita positif gan.. apalagi banyak pemberitaan negatif tentang indonesia.
negara terkorup nomor sekian lah..
jakarta kota paling macet nomor sekian di dunia lah..
jadi begitu ada sesuatu yang positif di dunia internasional yang nyenggol2 negara ini.. langsung dah orang2 pada merasa perlu membangga2kan bahwa mereka org Indonesia.. sekedar ngasih tau ke dunia luar bahwa masih ada yg positif tentang negara ini..

CMIIW
ah....
ada jg yg sepemikiran sama ane.
emoticon-shakehand
ane jg heran kalo ada berita si A menjadi animator di film hollywood.
ujung2nya ada yg komen kyk yg dijabarin di thread ini.
tuh si A kyk didewakan, terus sok bangga-banggain negara pake nyangkutin diri mereka sendiri.
beuh.... emang si A di film itu ngerjain tuh film sendirian? lagian, mereka gak ikut andil dalam pekerjaannya si A ini kok.
muke gile bener....
emoticon-Ngakak
Quote:


ya, menurut saya soal pemberitaannya sih nggak masalah. Kalo diberitainnya di forum khusus orang indonesia sih ya silahkan2 aja.

Yang saya maksud itu gini:
Ada artikel soal indo di forum internasional, dan ada bagian commentnya.
Entah kenapa disitu malah berlomba2 untuk mengaku2 sebagai orang indonesia. Norak kan? emoticon-Smilie

Padahal nggak akan ngaruh dia ngaku2 orang indo disitu.
Ngarep bule2 jadi naksir sama dia? Hahaha emoticon-Betty (S)

emoticon-Ngakak baru tau ane ternyata emoticon-Matabelo