alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52b1f527c1cb17396f8b46c3/laporan-perjalanan-bangkok-koh-samui-koh-tao-koh-nan-yuang-koh-phangan
Laporan Perjalanan: Bangkok, Koh Samui, Koh Tao, Koh Nan Yuang, Koh Phangan
Cerita perjalanan ini sebenarnya berlangsung bulan Desember 2012, tepatnya 2 bulan setelah aku lulus kuliah. Kebetulan aku sudah mendapatkan kepastian tempat kerja. Pekerjaan ini baru dimulai Januari 2013. Pekerjaan baru ini berada di tempat yang agak terpencil dan hampir tidak ada tempat hiburan. Apalagi selama proses perkuliahan aku hampir tidak pernah berlibur sehingga aku merencanakan liburan yang bener2 tidak terlupakan.

Setelah mempertimbangkan sana sini, akhirnya diputuskan 2 destinasi liburan, yaitu Korea Selatan atau Thailand bagian selatan. Rencana selanjutnya adalah mencari temen sharing selama liburan, tetapi karena waktu yang terlalu mepet akhirnya aku tidak mendapat teman untuk diajak liburan.

Keputusan akhir adalah berlibur ke Thailand, tepatnya ke Koh Samui dan sekitarnya. Thailand sendiri sebenarnya memiliki banyak destinasi wisata. Apabila ingin berbelanja dan menginginkan suasana metropolis, maka kita bisa berlibur ke Bangkok atau Pattaya. Disana banyak terdapat mall dengan produk fashion dan kuliner yang sangat menggoda. Bila ingin berlibur ke tempat wisata sejarah dan budaya bisa melanjutkan perjalanan ke Chiang Mai. Dan apabila menginginkan liburan dengan suasana alam atau lebih dikenal dengan istilah ecotourism, maka Thailand bagian selatan lah tempatnya.

Di thailand selatan terdapat Phuket dan Krabi, di Thailand bagian Tenggara terdapat Koh samui dan sekitarnya (Koh Phangan, Koh Nan Yuang, Koh Tao), serta di bagian Baratnya terdapat Koh Lanta (yang dibuat background cerita “Impossible”).

Aku berangkat dari Surabaya menggunakan Air Asia sehingga harus menuju Bangkok dulu. Jadi rute kali ini adalah sebagai berikut:
1. Surabaya-Bangkok (by Air Asia)
2. Bangkok – Surat Thani (By Air Asia)
3. Surat Thani – Koh Tao, Koh Nan Yuang (by Night Boat)
4. Koh Tao – Koh Phangan (by Boat)
5. Koh Phangan – Koh Samui (by Boat)
6. Koh Samui – Surat Thani (By Boat+bus – joint ticket)
7. Surat Thani – Bangkok ( by Air asia)
8. Bangkok – Surabaya ( By Air asa)
Total perjalanan kali ini memakan waktu sekitar 10 hari, dan kebanyakan rute yang aku ambil adalah rute nyaman untuk backpacker sehingga membutuhkan biaya lebih, tapi setimpal dengan kepuasan yang aku dapat.

Hari I

Perjalanan kali ini dimulai dengan packing seluruh bawaan dalam 1 cabin-size baggage dan 1 tas selempang. Setelah memastikan semua kebutuhan terbawa, aku menuju Bandar Udara Juanda. Air Asia menuju Bangkok berangkat sekitar jam 14.00. Tidak ada masalah selama proses keberangkatan ini, sehingga kita mendarat di Bangkok tepat waktu sekitar jam 20.00. Air Asia mendarat di Bandara Don Muang Bangkok. Bandara ini sebenarnya adalah bandara lama yang saat ini dipakai khusus untuk pesawat Low Cost Carrier. Karena aku tidak membawa bagasi, maka sehabis stempel imigrasi, aku langsung keluar menuju pangkalan taksi. Ternyata antrian taksi puanjang dan mengular, ada sekitar 100 orang yang terbagi dalam 2 baris antrian. Setelah sekitar 30-45 menit akhirnya tiba juga giliranku memperoleh taksi. Prosesnya mungkin hampir sama dengan proses memesan taksi bandara di Juanda. Kita beritau dulu destinasi kita di loket dan kita bayar disana untuk mendapatkan kupon taksinya.

Aku tunjukan alamat dan nama hotel dalam bahasa Thai (yg sudah aku simpan di BB sebelumnya). Untuk menuju Hotel Lub’d di daerah Siam butuh biaya 500 bath dan memakan waktu sekitar 45 menit. Tiba di Lub’d sekitar pukul 21.30. Lub’d ini adalah dormitori untuk turis backpaker, aku sudah pesan lewat agoda sebelumnya dan mendapatkan harga sekitar Rp.200.000/malam untuk mixed dormitory. Satu kamar isi 4 orang. Kondisi kamar dan fasilitas yang ada sama persis dengan yang tercantuk di websitenya. Habis aku taruh bawaan di kamar, langsung lanjut ke 7 eleven yang ada di sebelahnya dan membeli air mineral, isi pulsa (sebelumnya dah punya simcard DTEC) serta mencari makan malam.

Lub’d ini terletak di pusat kota, di depanya terdapat BTS national stadium sehingga mudah untuk kemana-mana, dan keuntungan lainya adalah berdekatan dengan mall2 utama Thailand, seperti MBK, Siam discovery, Siam center, Siam Paragon, Central world, siam square, Hard Rock cafe, dsb. Untuk cari bis pun juga cukup menyeberang aja.Untuk mencari makan di daerah sini juga amat sangat mudah. Kalo mau murah cari aja di sekitar siam square, mau cari makan yang berkelas bisa mendapatkanya di mall2 tadi. Street food amat sangat banyak jumlahnya.

Spoiler for Lokasi Lub'd:


Hari 2

Rencana hari ini adalah mengunjungi mall2 utama Bangkok dan menuju beberapa kuil utama Bangkok. Untuk menuju mall2 tadi cukup berjalan kaki. Berjalan kaki di Bangkok bisa di trotoar seperti biasa, tapi bisa juga menggunakan skywalk. Skywalk adalah trotoar layang. Skywalk ini sangat panjang dan menghubungkan hampir semua mall utama yang ada di pusat kota. Kalo mau pindah mall yang berada di wilayah lain bisa menggunakan BTS. Semua mall di Bangkok rasanya sudah terhubung oleh BTS ini. Tetapi untuk menuju kuil2 tadi harus menggunakan bis atau menggunakan jalur sungai memakai boat. Atau kalo mau mudah gunakan saja taksi. Harga taksi di Thailand relatif sama dengan taksi di surabaya atau jakarta.

Spoiler for Skywalk:


Mall2 di Thailand buka pukul 10.00, sehingga pagi harinya kita berjalan2 dulu dari Hotel menuju ke daerah Central World. Saat menuju kesana, kita akan melewati sebuah kuil (lupa namanya). Harap hati2 disini, karena saat berjalan di depan kuil ini ada seorang yg berjaga di depan kuil berpakain rapi yang menanyakan keadaan kita dan memulai pembicaraan dengan sangat ramah. Ujung2nya dia akan bilang kalo hari itu adalah hari besar keagamaan di Thailand sehingga semua mall tutup dan dia tawarkan jasa keliling kuil2. Untungnya kita dah mengerti situasi sehingga kita tolak penawaranya. Dari yang awalnya ngobrol dengan ramah, dia mulai bicara dengan nada sedikit memaksa. Jangan kuatir dan jangan takut, langsung tinggal pergi saja.

Sesampainya di pelataran Central world kita akan melihat banyak sekali penjual street food disini dengan tenda2 khas nya berwaran kuning dan pink. Suasana penjual street food disini amat sangat ramai. Banyak sekali pegawai kantor dan mall yang sarapan disini. Kalau kita perhatikan, umumnya mereka sarapan lalu berjalan menuju semacam patung untuk sembayang yang ada di depan Central World sambil memberikan semacam sesajen lalu baru masuk kerja.

Street food yang ada disini harganya cukup murah walau rasanya sebenarnya sih standar saja. Yang menurutku enak adalah minuman teh dan kopi thailand serta berbagai macam sate dan gorengan. Setelah puas dan kenyang sarapan serta jalan2 pagi, kita melanjutkan perjalanan ke Grand Palace (kuil terbesar disini) dengan menggunakan taksi. Letak Grand Palace wat pho dan wat arun ini berdekatan.

Spoiler for Jalan pagi menuju daerah Central World, banyak penjual street food:


Tujuan pertama adalah menuju Grand Palace. Pertama kita sewa celana kain, karena aku pakai celana pendek lalu membeli tiket seharga 400 bath. Di dalam kuil amat sangat panas namun disediakan minuman gratis di dalam. Setelah berkeliling Grand palace lanjut ke Wat pho yang ada di sebelahnya. Wat pho sebenarnya tidak terlalu besar, akan tetapi terdapat patung Reclining Budha dan disana juga disediakan semacam mangkuk2 kecil yang ditata berjajar di dalam kuil dan kita bisa mengisinya dengan koin. Konon hal ini bisa mendatangkan keberuntungan. Dari wat pho lanjut ke wat arun. Untuk menuju Wat Arun ini kita harus menyeberang chao praya. Di dekat kuil sudah ada pier/pelabuhan kecil untuk meyeberang. Cukup ikutin aja arus para turis lain. Rata2 mereka memiliki tujuan yang sama.
Keunikan wat arun adalah kuil ini sangat tinggi. Untuk sampai atas bener2 butuh ekstra tenaga, bahkan di sepertiga atas kuil sudah seperti memanjat. Menikmati kuil ini sangat bagus di kala senja sambil meihat pemandangan kota bangkok dan sungai chao praya di sore hari di tengah remang2 cahaya senja matahari bangkok. Sayang sekali kita kesana justru di siang bolong, jadinya kita malah kepanasan dan kurang menikmati pemandangan yang ada. Jadi kita puasin foto2 sambil bernarsis ria dan lanjut ke tujuan berikutnya.

Spoiler for Grand Palace, Wat Pho, Wat Arun:


Di sepanjang jalan Grand palace, banyak terdapat orang berjualan suvenir, makanan dan minuman. Yang harus dicoba adalah minuman jus delima (pomegranade), begitu kita pesan langsung dibikinkan jadi bener2 fresh dan rasanya suegarrrrr, sangat mengobati dahaga kita setelah berjemur di dalam kuil. Dari wat arun, kita balik lagi ke dermaga awal yg ada di deka wat phoo, dari situ sebenarnya kita menuju ke daerah Chinatown. Tapi ternyata di daerah chinatown sana biasa aja, cuman banyak toko2 yang kemungkinan menjual barang2 grosiran. Jadi kita tidak berlama2 disana. Atau mungkin kita yang kurang tau seluk beluk daerah sana ya.

Kita balik lagi ke Hotel lalu menuju ke mall yang ada di sekitarnya. Dimulai di MBK, MBK ini terdiri dari beberapa lantai (lupa tepatnya) dan di tiap lantai memiliki tema jualan tersendiri. Ada yang menjual berbagai macam suvenir, produk fashion, IT, furnitur, dsb. Ternyata harga disini amat sangat murah, jadi kita mulai mengincar berbagai macam barang yang bakal kita beli untuk oleh-oleh. Kita membatalkan rencana ke cathucak market karena harga disini sudah sangat murah. Toh kita tidak membeli grosiran dan tidak mau repot kesana.
Lantai 1-3 banyak diisi kios pakaian, sebuah supermarket, retail Tokyu , dll. Lantai keempat tempat ratusan kios yang menjual HP, sim card, DVD, CD dan segala macam gadget. di Lantai 6 ada mini indoor craft market untuk membeli souvenir/oleh-oleh murah. Oleh-oleh wajib tentu saja adalah kaos bertema "Thailand", gajah, muay thai, dlsb. harga termurah sekitar 99bath/ potongnya. Meski murah, kualitasnya ternyata lumayan juga dibanding kaos sejenis dari singapur. Fifth Food Avenue di lantai 5 dengan pasar upscale market, berarti harga cenderung mahal, dan MBK Food Centre di lantai 6 dengan harga yang jauh lebih murah dan variasi makanan lebih banyak. Kita putuskan makan siang disini. Kita makan di resto PIZZA, (lupa namanya) yang jelas letaknya dekat pintu masuk bila kita masuk lewat jembatan penyebrangan. Harganya lumayan mahal (sedikit lebih mahal dari Pizza XXX), tapi entah kenapa rasanya juauhh lebih enak. Salah satu oleh2 yang menarik perhatian juga adalah berbagai macam frozen fruit.

Spoiler for MBK:


Puas di MBK kita lanjut ke Siam Discovery, Siam Center, dan Siam Paragon. Sebenarnya tidak ada yang istimewa dari ketiga mall ini. Kurang lebih sama dengan mall2 di Indo. Di Siam discovery terdapat Museum lilin Madame Tussaud. Kita udah beli tiket online karena kebetulan ada promo mastercard untuk happy hour. Dan di Siam Paragon terdapat Siam Underwater World, semacam museum raksasa dengan berbagai macam jenis ikan dan biota laut. Suasana mall disini sangat terasa dan yang bikin mata seger adalah modisnya para turis dan remaja2 Thailand, kita jarang banget melihat anak muda Thailand yang tidak klimis atau gemuk. Kebanyakan mereka tampil klimis, seger, dan kurus. Heran banget kok jarang banget ya remaja gemuk disini, mungkin karena sarana jalan kaki disana sangat nyaman ya sehingga mereka enjoy untuk berjalan kaki.
Toko2 fashion disana pun sebenarnya juga ada semua di Indonesia, yang ga ada mungkin Jim Thompson. Ini salah satu merk Khas Thailand, kebanyakan produknya berupa kaos, tas kulit, dan berbagai produk Sutra. Semuanya bagus2. Jadi kalo mau cari oleh2 khas Thailand dengan harga yang agak mahal bisa ke toko ini. Counter salah satunya ada di Siam Paragon dan Bandara tapi pusatnya ada di daerah Sumkhuvit. Mereka juga bisa packing suvenir dengan kertas kado motif gajah thailand yang bagus banget termasuk dikasi pita2 segala. Tapi kita ga minta bungkus cuman kita minta kertas kadonya aja. Kita beli sekitar 10 item n dikasi kertas kadonya juga 10.
Malam harinya kita menuju ke terminal 21 dengan menggunakan BTS. Terminal 21 ini juga terdiri dari beberapa lantai. Tema mall ini sangat unik dan di tiap lantai menjual barang yang berbeda. Menurut saya terminal 21 ini menjual produk distro anak muda thailand (istilahnya seperto FO bandung cuman berada di dalam 1 mall). Setiap lantai memiliki ornamen dan hiasan sesuai dengan tema, misal tema paris ada menara eiffel, tema london ada phone booth merah khas london, tema jepang ada patung2 kabuki. Pemandanganya sangat unik dan cocok buat yang suka ber narsis ria karena banyak sekali spot untuk berfoto2. Makanan yang dijual disini juga kurang lebih sama dengan mall sebelumnya, tapi kita sempatkan untuk mampir ke red mango. Frozen yoghurt favoritku. Dah lama ga makan ini karena counternya di Surabaya dah tutup.
Saranku kalo mau beli produk fashion bagusnya beli disini karena unik2 dan tidak ada di tempat lain, kalo mau beli murah dan grosiran bisa ke Pratunam/Platinum Fashion mall. Kita makan malam disini di resto Jepang yang ramai dan antri di resto Fuji. Harga agak mahal (lebih mahal dari Sushi XXX) tapi sekali lagi rasanya super mantap.

Spoiler for Mall utama Bangkok:


Secara umum, pada hari ke2 ini kita cuman menghabiskan waktu saja sebelum ke bandara menuju ke Surat thani, jadi hanya melihat2 singkat saja, kita merencanakan untuk belanja habisa-habisan saat mau pulang. Sore hari kita balik hotel lalu segera menuju Don muang untuk menuju ke Surat thani

lanjutan thread

Perjalan menuju Surat thani memakan waktu sekitar 1 jam menggunakan Air Asia. Kebetulan ada harga promo Rp. 600.000 PP. Sekitar jam 7 malam kita sampai ke Surat thani. Dari airport bergegas menuju pelabuhan dengan menggunakan bis bandara (ada konternya kok, terpampang jelas tulisanya), biayanya 100 bath. Di pelabuhan nampak beberapa kapal berderet dengan nama pulau tujuan di samping kapalnya. Aku cari yang bertuliskan Koh Tao dan membeli karcis di bapak penjaga yang ada di depan kapal. Jangan bayangkan ini pelabuhan mewah ya, tapi hanya berupa pelabuhan kecil saja, penjual karcisnya aja hanya duduk di kursi dengan meja kecil. Kita bayar 550 bath untuk ongkos night boat menuju Koh Tao. Di dalam night boat udah berjajar kasur2 dengan bantal. Mayoritas bule yang ada disana. Aku langsung pilih tempat di tengah, pasang senyum ke sebelah2 dan tidur. Perjalanan ke koh tao skitar 6 jam, dan skitar jam6 pagi kita udah sampai ke Koh Tao

Spoiler for Night Boat:


Hari 3

Pelabuhan di Koh tao ini juga sangat kecil, dari pelabuhan menuju hotel dinaikan semacam sepeda motor roda 3 dengan bak terbuka (di indo ini mirip motor roda 3 made ini china). Kita menginap di Koh tao Backpacker hotel. Dormitori yang amat sangat murah 150 ribu/malam. Sebenarnya tempat ini lebih diutamakan untuk peserta kursus diving. Tapi menurutku tempat ini kurang rekomended karena kurang bersih, kecil (1 dormitori isi 6 orang), pelayangan standar (mungkin kendala bahasa).

Spoiler for Tiba di Koh Tao:


Sesampainya di hotel langsung pesan paket tour ke Koh Nan Yuang untuk pagi itu, dan untungnya masih sempat gabung dengan grup tur pagi. Kalo tidak salah saya dapat harga 1000bath. Sambil menunggu jemputan tur, aku cari sarapan dulu di seputaran hotel.
Koh Tao ini sebenarnya pulau yang kecil, dengan mengikuti jalan setapak, kita sudah bisa mengitari seluruh pulau. Kondisi pulaunya sendiri sebenarnya mirip dengan kondisi pedalaman di Indonesia, cuman disini banyak turis asing dan fasilitas sedikit lebih lengkap. Suasana saat pagi benar2 sepi. Kebanyakan turis dateng kesini untuk kursus diving saja. Di beberapa tempat ada kafe2 live music tapi juga tidak terlalu ramai.

Spoiler for seputar Koh Tao:


Sekitar jam 08.30 jemputan tur dateng, lalu kita dianter balik ke pelabuhan untuk gabung dengan peserta tur lain. Awalnya aku pengen gabung tur “Goodtime Adventure” karena mereka menyediakan jasa tur yang sangat lengkap, mulai cliff jump, diving, snorkling, climbing, ama melintasi 2 pulau dengan tali (lupa namanya), tapi sayang sekali bulan Desember tidak memungkinkan melakukan itu semua.
Pada tur ini, kita diajak keliling ke beberapa spot snorkling dan pada akhirnya kita berhenti di Koh Nan Yuang. Makan siang disediakan di tur ini. Instrukturnya seorang bule. Koh Nan Yuang sendiri sebenarnya terdiri dari 3 pulau kecil yang terhubung dengan garis pantai yang tipis sehingga bila kita bermain di pantainya maka kita akan berhadapan dengan 2 lautan sekaligus, indah sekali pemadanganya. Di KNY ini hanya terdapat 1 hotel saja yang dikelola oleh pemilik pulau tersebut. Untuk masuk pulau ini kita diharuksan membayar retribusi 100 bath.

Spoiler for Tur Koh Nan Yuang:


Tur ini selesai sekitar pukul 3 siang, lalu kita diantar balik hotel. Setelah istirahat sore bentar, lanjut keluar cari makan malam dan menikmati suasana malam disana. Saat malam hari banyak sekali restoran yang buka, mulai makanan itali, meksiko, dsb. Harga relatif mahal daripada harga di Bangkok tapi masih terjangkau kok. Beberapa kafe live music juga mulai buka. Akan tetapi suasananya tidak terlalu asyik juga, ada juga 1 kafe yang menyajikan hiburan drag queen atau ladyboy. Koh Ta backpacker sendiri menyediakan program pub crawl, yaitu sistem paket hemat untuk mengunjungi beberapa kafe. Karena suasana yang kurang asyik ditambah dengan kecapekan abis snorkling, sekitar jam 10 aku balik hotel dan tidur.

Hari 4

Keesokan paginya aku segera bangun pagi, cari sarapan, check out dan menunggu jemputan menuju dermaga untuk menuju ke destinasi selanjutnya yaitu Koh Phangan. Suasana di dermaga amat sangat ramai dengan turis yang juga akan keluar dari pulau. Setelah sampai di Koh Phangan langsung cari travel untuk mengantar ke hotel. Aku menginap di Lazy backpacker. Kita berencana menginap disini selama 1 malam.

Spoiler for perjalanan menuju Koh Phangan:


Perjalanan ke Koh Phangan memakan waktu sekitar 60 menit. Suasana Koh Phangan amat sangat sepi. Ternyata disini hanya ramai (yang bener2 ramai sampai tidak ada tempat bahkan untuk berjalan) pada saat Fullmoon party saja. Diluar event itu praktis tidak ada yang bisa dilakukan disini.
Di Koh Phangan ada 2 sisi pantai yang dikenal dengan Haadrin nok dan Haadrin nai yang artinya sunset beach dan sunrise beach. Suasana pantainya sih sebenarnya sih biasa aja, mungkin hanya cocok untuk berjemur saja. Pagi itu suasana sangat sepi, apalagi hujan gerimis. Akhirnya aku hanya berdiam di kamar hotel. Lazy backpacker itu juga sebuah dormitori, dimana 1 kamar terdiri dari sekitar 10-15 bad (rata2 hotel backpacker di sini emang banyak bed nya/kamar, untuk menyediakan jasa kamar saat fullmoon party). Kebetulan saat itu aku sendirian di kamar yang seluas itu, baru pada sorenya ada turis 1 lagi, bule afrika selatan. Setelah ngobrol2 , akhirnya dia mengajak untuk hang out malam nanti.

Spoiler for Haadrin :


Malamnya kita menuju ke daerah pantai tempat dimana fullmoon party biasa diadakan, kebetulan malam itu ada 2 cafe yang mengadakan party yaitu di Drop in dan Cactus. Berupa DJ dan fire show. Suasananya asyik sekali karena di tempat terbuka dan di pinggir pantai. Suasana fullmoon party pasti tambah asyik sekali. Sekitar Jam 2 subuh kita balik ke hotel.

Spoiler for Beach party n fire show:


Hari 5

Pagi2 bangun cari sarapan, banyak sekali pilihan restoran disini, akhirnya aku pilih western food dan mencoba burger yang rasanya ternyata cukup lezat. Abis makan iseng pengen cobain pijet thailand disana. Apalagi siang itu hujan lagi, sehingga tidak ada yang bisa dilakukan. Sorenya menuju ke dermaga dan bersiap menuju ke Koh samui.

Spoiler for Perjalanan menuju Koh Samui:


Perjalanan menuju ke koh samui memakan waktu sekitar 1 jam, dari pelabuhan koh samui langsung menuju ke hotel Chaweng Residence di daerah Chaweng beach. Koh samui ini pulau yang terbesar diantara pulau2 tadi dan paling ramai. Di sekitar chaweng beachwalk bahkan sudah ada McD, KFC, Pizza, Burger king, dan berbagai resto lainya. Hotel2 bintang 5 juga udah banyak. Hiburan malam juga banyak disini. Pantainya sih sebenarnya standar aja sih.

Spoiler for Chaweng Residence:


Spoiler for Chaweng beach:


Sesampainya di hotel aku pesan tur keliling Anthong marine national park. Anthong park ini sebenarnya suatu taman laut dengan berbagai bentukan coral formation, kurang lebih mirip raja ampat di Papua. Aku dapat harga 1900 bath, termasuk sewa kano dan alat snorkling. Sorenya aku berjalan jalan di chaweng beach walk. Suasana disini kurang lebih sama dengan daerahkuta Bali tapi jalan sedikit lebih lebar, trotoar lebih lebar, dan tata kota lebih rapi. Banyak sekali pilihan makanan disini. Malam hari banyak sekali hiburan malam terseda, mulai kafe live music, ladyboy show, hingga pertunjukkan muaythai.

lanjutan thread


Hari 6

Jemputan tur Anthong datang sekitar jam 8 pagi, kita menuju dermaga dan bergabung dengan peserta tur yang lain. Setelah briefing singkat, kita dipersilakan naik kapal. Rute tur ini kurang lebih sama yaitu snorkling di beberapa spot, keliling marine park untuk melihat berbagai coral formation, bermain kano, melihat blue lagoon, dan makan siang di fisherman village
Tur selesai skitar jam 4 sore dan balik hotel sekitar jam 5 sore.

Spoiler for Anthong Marine Park Tour:


Abis mandi dan istirahat sejenak langsung keliling beachwalk lagi untuk cari makan. Sebelumnya aku cari dulu joint tiket untuk menuju ke surat thani, joint tiket ini mengcover transport dari jemput hotel-dermaga-kapal feri-dermaga surat thani-airport. Aku dapat harga 660 bath.
Pada saat perjalanan ke hotel, aku baru menyadari, ternyata di ujung beachwalk ini, kalo malam hari ada semacam night market, mereka menjual berbagai suvenir dan makanan tradisional yang hampir semuanya enak dan murah. Selesai makan malam aku lanjut sightseeing di sepanjang beachwalk hingga malam hari. Tidak banyak juga yang bisa dilakukan disini, mau dugem juga suasana kurang mendukung, sehingga sekitar jam10 malam kita balik hotel dan tidur.

Spoiler for Chaweng Beach walk:


Hari 7

Sekitar jam 8 pagi jemputan ke pelabuhan sudah datang dan lanjut naik kapal feri ke Surat thani. Kapal feri ke surat thani ternyata sangat bagus. Sesampainya di dermaga kita dikumpulkan dalam 1 bis dan diantar menuju semacam pos. Disana kita dibagi lagi sesuai dengan tujuan masing2. Dan apesnya, aku satu2nya yang menuju ke airport. Disinilah cerita tidak mengenakan dimulai. Dari tempat (yang aku sebut pos tadi) seharusnya kita diantar menuju ke tujuan masing2 yaitu ke airport dsb. Tapi aku juga tidak mengerti sehingga manut saja dibawa keliling2 kota surat thani (sambil mereka menurunkan penumpang satu persatu hingga tinggal aku seorang diri). Surat thani ini ternyata kota yang cukup besar dan maju juga. Sudah ada mall besar (Central World seperti di bangkok) dan jalan tol. Setelah berputar2 selama 1 jam lebih aku diturunkan di sebuah kantor travel agent (aku penumpang terakhir). Katanya menunggu jemputan untuk ke airport. Setelah menunggu skitar 30 menit, aku mulai ketar ketir karena jemputan tidak segera datang. Mengingat pesawat ke bangkok berangkat jam 7 malam. Akhirnya seorang pegawai travel menawarkan jasa sewa mobil seharga 500 bath untuk ke airport dengan alasan jemputan ke airport masih lama karena macet. Akhirnya aku tidak punya pilihan dan terpaksa menurutinya. Ternyata aku diantar ke airport oleh anaknya menggunakan mobil Honda Civic. Aku merasa ini adalah sebuah scam, karena yang menuju ke airport cuman aku sendiri jadi mereka sepertinya tidak mau rugi. Kebanyak turis lain bermalam di surat thani atau sebagian lagi menuju bangkok menggunakan bis malam.

Spoiler for Perjalanan kembali ke Surat Thani:


Perjalanan dengan Air Asia memakan waktu sekitar 1 jam. Malam harinya sekitar jam 9, aku tiba di don muang dan langsung menuju ke hotel Lub’d lagi.

Hari 8-10

Tiga hari terakhir ini aku habiskan waktu lagi di bangkok sebelum balik ke surabaya. 3 hari terakhir ini banyak di habiskan dari mall ke mall dan kuliner saja. Kita sempat berpikiran untuk lanjut ke Pattaya, kita sudah mendapatkan harga sewa mobil+supir 3000 bath. Berangkat pagi dan balik bangkok malamnya. Tapi kita batalkan rencana kesana.
Semua mall utama Bangkok sudah kita datangi. Oleh-oleh pun sudah lengkap. Koper bertambah 1. Setelah 10 hari menikmati Thailand, berakhir pula liburan kali ini.

Spoiler for Hari-hari terakhir di Bangkok:


TIPS N TRIK LIBURAN KE THAILAND SELATAN:

  1. Cari referensi sesering mungkin, kalo perlu lakukan korespondensi via email pada penyedia jasa transport atau travel agent yang melayani tur lokal disana.
  2. Pada dasarnya liburan ke Thailand itu sangat mudah. Walau terdapat kendala bahasa selama berada disana, akan tetapi segala sesuatunya yang berhubungan dengan turis dan pariwisata sudah dibuat mudah dan praktis disana. Bahkan begitu kita menginjakan kaki di bandara kita sudah tidak perlu bingung mau kemana dan menggunakan apa. Asal kita sudah tau tujuan kita dan tidak malu untuk bertanya.
  3. Scam hampir selalu terjadi selama berlibur di Thailand. Tetapi sejauh ini, scam yang aku alami tidak terlalu merugikan. Mungkin hanya rugi ongkos saja.
  4. Makanan yang dijual di seluruh Thailand sebenarnya kurang lebih sama, yaitu street food (sate sosis, ikan, gorengan, dsb), minuman teh dan kopi Thailand, dan berbagai Thai food (padtay, salad pepaya muda, tomyum, dsb)
  5. Semua tur lokal yang aku jalani diatas tadi aku dapatkan on the spot. Seperti aku bilang tadi, segala sesuatunya yang berhubungan dengan wisata sudah dibuat mudah disana. Misal kalo ke Koh Tao maka yang bisa dilakukan adalah kursus diving atau ikut tur Koh nan yuang. Di berbagai tempat di koh Tao pasti menyediakan jasa tur kedua hal tadi. Koh Phangan terkenal dengan fullmoon party, diluar event itu praktis tidak ada yang bisa dilakukan disana. Beberapa travel agent menyediakan jasa untuk berkunnjung kesana saat party itu, tapi kita harus memesan kamar hotel minimal 3 hari, tidak boleh hanya 1hari kalo berdekatan dengan FMP tadi.
  6. Semua kapal menuju Koh Phangan saat FMP dipastikan penuh sesak
  7. Selama proses perjalanan tur2 tadi, kita tidak perlu kuatir dengan barang bawaan kita, karena selama kita nyebur ke laut, barang bawaan kita bisa ditinggal di kapal. Sebenarnya mereka memang tidak menjamin keamanan sih. Tapi semua turis lain juga menaruh bawaan di kapal dan tidak terjadi apa-apa.
  8. Selama keluar hotel, cukup bawa uang cash secukupnya, kartu kredit, kartu ATM CIMB Niaga sangat membantu disana karena dimana-mana banyak ATM CIMB, dan fotocopi pasport. Serta jangan lupa membawa kamera tentunya.
  9. Operator selular yang aku gunakan adalah DTAC. Jika berlibur lebih dari 5 hari sebaiknya ganti operator lokal Thailand. Tarifnya cukup murah untuk BB, browsing, email, bahkan untuk telpon ke Indonesia.
  10. FYI: seindah-indahnya Thailand, jauh lebih indah wisata pantai yang ada di Indonesia. Akan tetapi pariwisata disana banyak mendapatkan support dari pemerintah dan masyarakat. Semuanya serba mudah, aman, dan nyaman.


Nice report gan, berarti kesimpulannya mending wisata Indonesia dulu ya gan emoticon-Big Grin
Saran nih, berikutnya travelling ke belitung trus bikin report lagi ya gan emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By yud_yud
Nice report gan, berarti kesimpulannya mending wisata Indonesia dulu ya gan emoticon-Big Grin
Saran nih, berikutnya travelling ke belitung trus bikin report lagi ya gan emoticon-Big Grin


mending keduanya bos dilakonin semua....
ke belitung ayukkkkk

Update

Update laporan perjalanan http://www.kaskus.co.id/thread/52ba2...angkok-phuket/
menunggu liburan lagi
ayo segera liburan
Mohin bantuannya...rencana pergi ke koh samui akhir bulan brgan keluarga..kalo snoerkling enaknya di koh tao atau angthong ya? Thx
Gw liat elo pake Songserm pas balik ke Surat Thani yah? Waduh itu ferry company paling banyak complaint nya tuh di trip advisor!

Kalo mau pake ferry, either pake Lomprayah atau Seatran Discovery. Yg lainnya kaya Raja Ferry atau Songserm suka dikibulin, contohnya kaya si TS tuh terdampar di kantor travel agent. Itu udah scam yg cukup banyak terjadi sama turis. Satu hal yg gw nggak suka sama orang Thai, mereka seakan akan berlomba lomba untuk nge-scam dan rip off turis turis asing. Makanya hati hati dan jangan takut bilang TIDAK kalo loe berasa akan ditipu.

Alternatif lain, kayanya Air Asia menawarkan pake komplit transfer dari Koh Samui ke Bangkok. Transportasi tetap harus pake kombinasi ferry + bus + pesawat, tapi karena loe beli joint tiket dari Air Asia, mereka yg akan tanggung kalo telat atau delay.

Nice info and good luck buat yg lainnya.
Quote:Original Posted By Jajangmyun
Gw liat elo pake Songserm pas balik ke Surat Thani yah? Waduh itu ferry company paling banyak complaint nya tuh di trip advisor!

Kalo mau pake ferry, either pake Lomprayah atau Seatran Discovery. Yg lainnya kaya Raja Ferry atau Songserm suka dikibulin, contohnya kaya si TS tuh terdampar di kantor travel agent. Itu udah scam yg cukup banyak terjadi sama turis. Satu hal yg gw nggak suka sama orang Thai, mereka seakan akan berlomba lomba untuk nge-scam dan rip off turis turis asing. Makanya hati hati dan jangan takut bilang TIDAK kalo loe berasa akan ditipu.

Alternatif lain, kayanya Air Asia menawarkan pake komplit transfer dari Koh Samui ke Bangkok. Transportasi tetap harus pake kombinasi ferry + bus + pesawat, tapi karena loe beli joint tiket dari Air Asia, mereka yg akan tanggung kalo telat atau delay.

Nice info and good luck buat yg lainnya.


iyaa... emang pas ke samui ini persiapan transportnya banyak on the spot. dalam feri sih bagus. cuman apes dikibulin itu sih
wuihhh ini thread bagus.spot yg lumayan jarang di kunjungin.BTW Koh Nan Yuang keren banget yak.tapi ini thread jadul,mungkin harga udah banyak yg berubah
Quote:Original Posted By redemption878
wuihhh ini thread bagus.spot yg lumayan jarang di kunjungin.BTW Koh Nan Yuang keren banget yak.tapi ini thread jadul,mungkin harga udah banyak yg berubah


iya bener kny bagus banget.... sayang sekali kemarin ga menginap dsana. tp kny ini emang cocoknya utk honeymoon aja. krn cuman ada pantai dan 1 hotel aja sih. itu kan pulau kecil banget
planing lagi ksini
bro....di koh tao makanan banyak gak kaya di koh samui? rencana mau nginap di sana

hotel di koh tao yang dekat tempat snorkling dimana yah bro?
Quote:Original Posted By lebu777
bro....di koh tao makanan banyak gak kaya di koh samui? rencana mau nginap di sana

hotel di koh tao yang dekat tempat snorkling dimana yah bro?


sorry for late reply...
di koh tao makanan lbh sedikit tp jngn kuatir tetep masih mdh ditemukan kok. nginap dmana aja sih benere sama aja krn paket2 snorkling yg ada kan bisa jemput dmana aja.
Gara2 beach party di koh phi phi, ane langsung cita2 banget fullmoon party di koh phangan..
sayangnya kalo ga ada promo, tiket pesawat nya lumayan mahal, jadi emang kudu planning dari jauh2 hari.

Nice thread gan! emoticon-Jempol
kalo jadi kayaknya bakalan nyontek nih itin nya..
Quote:Original Posted By bellerio
Gara2 beach party di koh phi phi, ane langsung cita2 banget fullmoon party di koh phangan..
sayangnya kalo ga ada promo, tiket pesawat nya lumayan mahal, jadi emang kudu planning dari jauh2 hari.

Nice thread gan! emoticon-Jempol
kalo jadi kayaknya bakalan nyontek nih itin nya..


iya bos. yg bisa murah kayaknya emang air asia aja... kalo full moon party hotel jg penuh banget katanya di koh phangan. btw ini thread perjalanan thn 2012 lo. mngkin perlu update lg
Quote:Original Posted By jfk2000


sorry for late reply...
di koh tao makanan lbh sedikit tp jngn kuatir tetep masih mdh ditemukan kok. nginap dmana aja sih benere sama aja krn paket2 snorkling yg ada kan bisa jemput dmana aja.


rencana sih mau nginap di koh tao...dan mau cari hotel yg memang ada spot untuk snorkling jadi gak usah ikut paket snorkling lagi he he,,,atau paket snorkling kan di ajak ke tempat tempat yg bagus untuk snorkling nah siapa tahu deket2 tempat itu ada hotel nya...jadi tinggal jalan kaki aja

thx yah bro
pantai di koh tao memang bagus yah? seperti maya beach gitu?
×