alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52a6e4d8c3cb17323d8b46c0/festival--festival-di-cina
Festival – Festival di Cina
Hampir setiap negara memiliki festival, baik itu festival seni, budaya atau musik. Lantas bagaimana dengan Cina ? Penasaran kan ? Mari kita lihat bersama !

Festival Seni Modern

Spoiler for :

Festival Seni Modern yang diadakan setiap tahunnya di Beijing ini merupakan event kesenian terbesar sepanjang tahun. Festival ini diadakan tepatnya di Lapangan Tiananmen. Dalam festival ini, banyak dipamerkan karya-karya seni yang dibuat oleh tokoh-tokoh terkenal di dunia.

Karya-karya tersebut mampu memukau para wisatawan yang berkunjung ke Beijing, maupun dapat menarik wisatawan untuk mengunjungi Beijing. Festival ini bertujuan untuk memperkenalkan karya-karya seni dari tokoh-tokoh dunia kepada masyarakat umum. Festival ini diadakan mulai pertengahan bulan September hingga pertengahan bulan Oktober tiap tahunnya.

Di Beijing sendiri, sering diadakan festival-festival penting di Lapangan Tiananmen, karena lapangan ini merupakan tempat yang sangat luas sehingga pengunjung yang datang dapat melihat karya-karya seni yang dipamerkan dengan leluasa. Seni modern telah mengalami perubahan dari masa ke masa. Para pekerja seni pun terus mengembangkan karya-karya seni mereka, sehingga dapat menyesuaikan dengan perkembangan jaman yang modern ini. Karya seni yang dipamerkan di sini antara lain merupakan karya seni rupa, ada patung, lukisan, foto, gambar, dan lain-lain.

Festival Teh

Spoiler for :

Sebuah festival tradisional yang diadakan di kota Beijing adalah Festival Minum Teh. Festival ini diadakan pada bulan Juli hingga September tiap tahunnya di Lapangan Tiananmen. Masyarakat Beijing khususnya, sangat memegang teguh tradisi yang diwariskan secara turun temurun ini. Bahkan minum teh telah menjadi kebiasaan masyarakat Cina pada umumnya berabad-abad silam.

Dulu, teh menjadi minuman yang sangat mewah di kalangan kerajaan. Kebiasaan minum teh ini dimulai ketika masa Dinasti Tang (618-907 Masehi). Kaisar Dinasti Tang sering menyuguhkan minuman teh kepada tamu yang datang ke Istana. Teh yang disuguhkan, dituangkan ke dalam gelas kecil yang terbuat dari keramik. Teh yang disuguhkan kepada tamu Kaisar tidak sembarangan teh. Hanya teh yang diolah dari tangan-tangan ahli dari pembuat teh yang disuguhkan kepada tamu Kaisar.

Pada masa itu, bahkan ada Pakar Teh, yaitu orang yang ahli dan berpengalaman di bidang menanam, membuat, menyeduh, dan cara meminum teh. Teh yang disajikan di kerajaan, dibuat dari daun teh yang berkualitas, direbus dengan suhu tertentu, lalu ditambahkan bahan-bahan herbal, ada juga yang ditambahkan dengan ginseng, sehingga saat di seduh aroma tehnya benar-benar harum. Kemudian teh yang telah dibuat dituangkan ke dalam poci keramik, lalu disediakan gelas-gelas kecil dari keramik pula untuk meminumnya.

Festival Bunga Lotus

Spoiler for :

Anda tentunya kerap mendengar tentang bunga teratai dan lotus. Bunga ini selain indah, juga mempunyai banyak kegunaan. Namun tahukah Anda bahwa ternyata bahwa bunga Lotus dan bunga teratai ternyata berbeda?

Salah satu yang membedakannya adalah kelopaknya. Kelopak bunga Lotus lebih lebar dan tidak beraturan. Sementara bunga teratai sebaliknya, kelopaknya tumbuh beraturan juga mempunyai bentuk dan ukuran yang hampir sama. Selain itu, bunga Lotus tumbuh di lumpur atau dasar kolam.

Jika mekar, batangya akan tumbuh ke atas melewati air kolam. Sedangkan bunga teratai daunnya ada di permukaan air dan bunganya pun menempel di daun. Namun apalah artinya perbedaan tersebut. Dua-duanya sama-sama bunga yang indah yang sangat menarik untuk dinikmati. Salah satu tempat Anda bisa menikmati kebun bunga lotus atau teratai adalah di distrik Baihe, kota Tainan, Taiwan.

Festival Musim Gugur

Spoiler for :

Duduk di taman saat musim gugur, ditemani kue bulan untuk disantap bersama orang – orang terkasih. Hmmmm..such a wonderful day, right ?

Festival Pertengahan Musim Gugur ini dirayakan pada hari ke-15 bulan delapan kalender Tionghoa, yang biasanya jatuh pada minggu kedua bulan September sampai minggu kedua Oktober. Festival ini juga dikenal dengan sebutan Festival Kue Bulan di Indonesia. Disebut demikian karena kue bulan merupakan panganan tradisional Tionghoa yang menjadi sajian wajib pada perayaan Festival musim gugur setiap tahun.

Umumnya kue bulan berbentuk bulat atau persegi dengan panjang diameter 10 cm dan dengan tebal 4-5 cm. Bentuk ini sekaligus melambangkan kebulatan dan keutuhan. Namun, seiring perkembangan zaman, ragam bentuk kue bulan pun mulai bermunculan. Asal-usul kue ini bermula dari panganan sesaji pada persembahan dan penghormatan untuk leluhur di musim gugur, yang biasanya merupakan masa panen yang dianggap penting dalam kebudayaan Tionghoa yang berbasis agrikultural.

Isinya bisa berupa kacang merah atau pasta biji teratai dan beberapa ada yang menambahkannya dengan kuning telur asin. Kue bulan biasanya dimakan dengan porsi kecil didampingi teh khas Cina. Ketika festival ini digelar, para keluarga memberikan bingkisan kue bulan sebagai hadiah untuk sanak saudara mereka.

Festival di Cina