alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/529bf07a41cb1705300001d3/4-destinasi-menarik-saat-malam-hari-di-shanghai
4 Destinasi Menarik Saat Malam Hari di Shanghai
Shanghai disebut juga kota seribu cahaya. Hal tersebut disematkan tak lain karena pesonanya di malam hari yang sangat memukau. Lantas mana saja lokasi yang wajib dikunjungi saat gelap tiba ? Berikut empat diantaranya :

4 Destinasi Menarik Saat Malam Hari di Shanghai
Zhapu Lu
Zhapu Lu, sebuah kawasan kota tua Shanghai yang terletak di 471 Zhapu Road, Hongkou. Lokasi ini pernah menjadi tempat syuting film “The Post-Modern Life of My Aunt”. Zhapu Lu berada di utara Bund, sangat dekat tepi pantai, dan secara umum adalah salah satu tempat favorit wisatawan lokal maupun mancanegara untuk pergi untuk berjalan-jalan di Shanghai. Berjalan di jalanan ini dapat membuat Anda kelaparan, tetapi di tempat ini ada banyak restoran besar, mal yang menarik, bangunan bersejarah, taman dan sebagainya. Zhapu Lu adalah sebuah jalan yang penuh penjual makanan.

Di daerah ini ada juga beberapa panti pijat ilegal, umumnya tempat tersebut memiliki lampu neon pink dan sekelompok perempuan muda berada di dalamnya. Hal semacam ini tidak jarang Anda temui di Shanghai, tapi Anda patut waspada terhadap penipuan dan pemerasan jika mengambil resiko masuk ke tempat tersebut.

Ketika berjalan di Zhapu Lu, Anda akan melihat bangunan – bangunan berarsitektur shikumen. Makna dari shikumen yaitu tipologi perumahan kota yang berkembang di Shanghai sekitar tahun 1850 hingga 1950. Tipe perumahan ini terbentuk selama periode urbanisasi dan westernisasi meningkat, maka tak heran bentuk dari bangunannya seperti rumah petak di Inggris bercampur dengan rumah tradisional Cina. Bangunan ini terbuat dari batu bata, Anda mungkin akan sedikit merasa sesak, sebab bangunan shikumen di Zhapu Lu ini seperti mengurung pejalan kaki di labirin – labirin sempit.

Xintiandi
Sentuhan unik perpaduan budaya dari dua masa yang berbeda dari kawasan ini jarang ditemukan di tempat lainnya di dunia, check it out !

Xin Tian Di adalah salah satu objek wisata bersejarah yang mengalami proses modernisasi besar – besaran tanpa kehilangan unsur kekayaan budaya masa lampau. Letak Xin Tian Di yakni pusat kota Shanghai, sebelah selatan Huaihai Zhong Lu.

Objek wisata ini dikhususkan bagi para pejalan kaki, namun Anda tak perlu khawatir dengan transportasi untuk datang dan pergi, karena dengan bus, City Sightseeing Bus dan Subway dapat menjadi pilihan transportasi. Kawasan pejalan kaki yang satu ini sangat unik, karena masih mempertahankan konstruksi tembok – tembok bangunan yang berusia ratusan tahun termasuk keberadaan lantai batu dan eksterior bangunan bergaya Shikumen.

Makna dari shikumen yaitu tipologi perumahan kota yang berkembang di Shanghai sekitar tahun 1850 hingga 1950. Tipe perumahan ini terbentuk selama periode urbanisasi dan westernisasi meningkat, maka tak heran bentuk dari bangunannya seperti rumah petak di Inggris bercampur dengan rumah tradisional Cina.

People’s Square
Lokasinya yang sangat strategis, terletak di Huangpu Shanghai, tempat ini berbatasan langsung dengan East Nanjing Road dan West Nanjing Road, yang keduanya merupakan pusat perbelanjaan paling tersohor di Shanghai.

Daerah ini dulunya adalah area pacuan kuda, tapi kemudian rusak. Pada tahun 1949, People’s Avenue dibangun di tengah – tengah dan People’s Park dibangun di bagian utara, sedangkan People’s Square dibangun di bagian selatan. Pada akhir tahun 1993, melalui rekonstruksi dan komitmen pemerintah untuk terus membangun, maka area tersebut kini mencakup 140 ribu m² dan menjadi salah satu area publik yang terbesar di Shanghai. Taman ini sering dijadikan tempat beristirahat oleh para pengunjung Nanjing Road yang kelelahan berbelanja, ataupun oleh para pengunjung Shanghai Museum yang terletak di sisi selatan People’s Square.

Masih di kawasan People’s Square, tepatnya di sisi selatan People’s Avenue terdapat pula The Central Plaza, area ini mencapai luas 3.800 m². di lokasi ini dapat Anda jumpai lapangan kecil yang tepat di tengah – tengahnya terdapat air mancur yang menyuguhkan atraksi pertunjukan Fountain Musical pada saat – saat tertentu. Warna merah, kuning, dan biru pada air mancur menimbulkan efek layaknya aurora yang spektakuler.

Fengjing Ancient Town
Terletak di barat daya Shanghai, Fengjing Ancient Town berjarak 57 kilometer atau sekitar 35 mil dari Kota Shanghai. Meliputi 2,09 kilometer persegi atau sekitar 516 hektar, telah lama dikenal sebagai kota air kuno yang khas, serta salah satu dari empat kota yang paling terkenal di Cina. Tempat wisata lain yang menyuguhkan hal serupa antara lain Nanxun Ancient Town, Wangjiangjing di Provinsi Zhejiang dan Shengze di Provinsi Jiangsu.

Fengjing Ancient Town memiliki sejarah lebih dari 1.500 tahun yang lalu. Kota air ini dibatasi oleh sungai di tengahnya, batas tersebut itu diatur dan disepakati bersama oleh Zhejiang dan Provinsi Jiangsu dari 1430 selama Dinasti Ming (1368-1644).

Di pusat kota, Anda akan melihat banyak bangunan, yang sebagian besar adalah bercorak dari Dinasti Ming dan Qing. Hal tersebut dapat dilihat terutama dari dua lantai yang memiliki struktur batu bata dan kayu dengan dinding putih dan ubin hitam serta tertutup atap berwarna hitam juga. Masing-masing memiliki kamar di sisi sisi bangunan, pintu gerbang dan tempat khusus pejalan. Luas total di empat jalan utama mencapai 48.750 meter persegi atau sekitar 12 hektar dan luasan tersebut juga meliputi sembilan lokasi termasuk didalamnya terdapat Shanghai Unmovable Cultural Relics.

Destinasi Menarik Shanghai