alexa-tracking

"Mari ucapkan terima kasih kepada dokter Indonesia, hari ini.."

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/529ab6963f42b28c7000012e/quotmari-ucapkan-terima-kasih-kepada-dokter-indonesia-hari-iniquot
"Mari ucapkan terima kasih kepada dokter Indonesia, hari ini.."
"Mari ucapkan terima kasih kepada dokter Indonesia, hari ini.."


Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua..


Tulisan ini saya persembahkan, untuk anda semua masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.. Untuk anda semua yang masih membutuhkan pelayanan kami para dokter, ketika badan anda terasa tak sehat, atau ketika sanak keluarga anda dalam keadaan gawat darurat..


Sengaja saya tulis hari ini, ketika emosi anda sekalian mengenai dokter Indonesia mungkin sudah jauh berkurang sehingga dapat berpikir lebih jernih..


Tenang saja, saya usahakan tidak banyak istilah medis dalam tulisan ini.. Walaupun saya rasa banyak dari anda yang sudah sering mendengar istilah-istilah dalam dunia kami dan menggunakannya dalam percakapan sehari-hari, walaupun mungkin belum tentu anda pahami artinya..


Baiklah, sudahkah anda berterima kasih kepada dokter Indonesia, hari ini..?? Khususnya kepada mereka semua yang menyuarakan aspirasi mereka pada tanggal 27 november kemarin..??

"Mari ucapkan terima kasih kepada dokter Indonesia, hari ini.."

Apa..?? Anda bilang saya aneh..?? Kekekeke....


Kami mengerti, tidak sedikit dari anda semua yang mengecam tindakan kami tempo hari, dimana kami sepakat untuk meliburkan diri dari melayani anda selama satu hari..


Walaupun kami tidak menutup pelayanan gawat darurat, tapi reaksi negatif dari masyarakat tetap saja luar biasa besarnya..


Kami mengerti, alasan anda marah kepada kami, tidak lain dan tidak bukan adalah karena kepentingan anda terganggu..


Yaa.. Anda marah karena kepentingan anda sebagai pasien yang memerlukan pengobatan non gawat darurat tidak dapat terpenuhi pada hari rabu yang bersejarah itu..


Anda marah karena kepentingan kami para dokter, untuk menyuarakan pendapat dan protes kami, telah mengganggu kepentingan anda untuk mendapatkan pengobatan walaupun hanya satu hari saja..


Karena kami adalah pelayan, dan anda adalah orang-orang yang harus kami layani..

"Mari ucapkan terima kasih kepada dokter Indonesia, hari ini.."


Anda bahkan sampai harus repot-repot mengingatkan kami tentang sumpah dokter kami.. terima kasih sudah mengingatkan kami semua ya bapak/ibu/mas/mbak..

Sebagai balasannya, izinkan saya juga mengingatkan anda semua, bahwa kami juga manusia biasa yang sama seperti anda (siapa tahu anda lupa kalau kami juga manusia)..


Jadi tolong, jangan jadikan sumpah dokter kami, sebagai senjata anda untuk menjadikan kami pelayan yang seolah-olah tidak boleh memiliki hak protes dan bersuara.. Atau parahnya lagi menjadikan kami sebagai pelayan yang seolah-olah tidak memiliki nafsu duniawi..


Apa yang anda inginkan di dunia ini, kami para dokter juga menginginkannya..

Dokter juga berhak memiliki rumah dan kendaraan bagus, makanan yang enak lagi bergizi, dan sesekali berlibur ke tempat wisata yang indah.. Yaa, sama persis seperti anda bukan..


Saya mengatakan hal di atas, untuk jaga-jaga saja siapa tau anda sekalian lupa bahwa kami juga manusia..


Baiklah, kembali ke laptop..sudah cukup basa-basinya..


Saya katakan sekali lagi, anda seharusnya berterima kasih kepada dokter yang menyempatkan waktu dan tenaganya untuk turun ke jalan menyuarakan aspirasinya tempo hari..


Karena, yang mereka perjuangkan sampai-sampai harus dicaci-maki oleh banyak orang itu adalah tidak murni hanya kepentingan mereka saja..


Mereka juga memperjuangkan hak anda, sebagai pasien di Indonesia..

Loh, kok bisa..?? Makanya, baca dulu sampai habis.. Hilangkan kebiasaan lama kita yang mengumpat dahulu, baru berpikir belakangan..


Secara singkat, yang kami perjuangkan tempo hari adalah untuk membebaskan sejawat kami, dr. Ayu dan kawan-kawan yang dituduh malpraktik karena meninggalnya seorang wanita setelah prosedur operasi sectio caesarea dilakukan oleh ketiganya pada tahun 2010 di suatu rumah sakit di Manado.. Meninggalnya wanita tersebut dikarenakan suatu komplikasi dengan frekuensi kejadian yang sangat kecil dan diluar kemampuan dokter itu sendiri..

"Mari ucapkan terima kasih kepada dokter Indonesia, hari ini.."
"Mari ucapkan terima kasih kepada dokter Indonesia, hari ini.."
Kami, para dokter tidak akan bereaksi keras, jika dokter yang dipenjara adalah dokter yang benar-benar melakukan pelanggaran saat bekerja atau lalai ketika melayani pasien..


Tapi pada kasus dr. Ayu ini berbeda, karena dr. Ayu dkk tidak melakukan pelanggaran saat itu, kami dokter seIndonesia satu suara mengenai hal ini..


Jika anda menemukan ada seseorang yang menyebut dirinya dokter namun mengatakan bahwa dokter ayu bersalah, mungkin anda bisa meluangkan waktu anda untuk mengingatkan bunyi sumpah dokter kepada orang tersebut..


Nah, apa yang sebenarnya kami para dokter perjuangkan..??

Kasus dokter Ayu ini, membuat dokter di Indonesia merasa tidak nyaman lagi saat bekerja.. Karena jangankan melanggar prosedur, dokter yang sudah bekerja sesuai prosedur pun nyatanya bisa dituduh malpraktek dan benar-benar dimasukkan ke dalam penjara seperti seorang pembunuh..

Coba kita bayangkan bersama, saat itu dokter ayu masih dalam pendidikan spesialis kandungan.. Ketika beliau melakukan operasi beliau tidak dibayar, walaupun sudah berisaha pasien meninggal, beliau dituntut, masuk penjara, nama baik beliau hancur..

Ini benar-benar mimpi buruk bagi kami.. Ini membukakan mata kami bahwa kami berada dalam lingkungan yang tidak aman ketika kami bekerja..

Kami berada dalam bayang-bayang penjara ketika berhadapan dengan pasien, apalagi pasien gawat darurat..

Kami sekarang yakin, saat kami sedang berjibaku sekuat tenaga untuk menyelamatkan nyawa pasien di Ruangan gawat darurat.. Di pintu rumah sakit sudah berkumpul orang-orang yang siap mencari-cari kesalahan kami.. Orang-orang yang siap mengobarkan api kebencian kepada keluarga pasien ketika nyawa keluarga mereka tidak tertolong.. Dan menuntut kami untuk mendapatkan ganti rugi yang tidak sedikit jumlahnya..


Nah, ketika kami tidak lagi merasa nyaman saat bekerja, siapa yang akan dirugikan..??


Yaa.. Andalah orangnya..


Ketika kami merasa kami tidak mendapat perlindungan hukum saat bekerja, siapa yang akan dirugikan..


Yaa.. Anda lagi sebagai pasienlah yang akan dirugikan..


Anda tahu apa yang ada dipikiran kami, para dokter setelah dr. Ayu dkk dijebloskan kepenjara..??


Kami akan melakukan defensive medicine ..yang artinya kami akan selalu memastikan keamanan kami, sebelum menolong anda..itu sudah kami tanamkan dalam hati kami baik-baik..

Sebelum kami melayani anda..Kami akan memastikan seluruh kelengkapan dokumen, perizinan dari keluarga, kesiapan dari keluarga bilamana terjadi resiko atau komplikasi tindakan sampai hilangnya nyawa pasien itu sendiri setelah kami tangani..

Karena kami bukan dewa, tidak setiap pasien darurat yang kami tolong akan terselamatkan nyawanya..

Dan kami juga tidak seberani rambo, kami takut jika kami terburu-buru menolong keluarga anda tanpa melengkapi dokumen perizinan dan hasilnya tetap gagal, anda akan menyalahkan kami karena kami tidak meminta izin dan menjelaskan resiko tindakan sebelumnya pada anda..


Kami tidak bercanda, sama seperti halnya anda dan pengacara anda yang tidak bercanda saat menuntut kami..


Kami tidak akan melakukan tindakan penyelamatan, sebelum melengkapi segala sesuatunya.. Segala sesuatu yang akan menjamin keamanan kami dalam bekerja..

Karena perjanjian antara kami para dokter, dengan anda sebagai pasien adalah perjanjian usaha, bukan perjanjian hasil..

Ketika kami menolong anda, yang akan kami janjikan adalah usaha sebaik-baiknya sesuai kemampuan kami dan fasilitas rumah sakit/puskemas...Kami tidak akan menjanjikan hasil sembuh karena itu adalah ranah kekuasan Tuhan yang Maha Esa..


Kami tidak ingin mengorbankan tahun-tahun perjuangan kami saat menuntut ilmu kedokteran kalau akhirnya akan berakhir di penjara yang ironisnya adalah karena kami dituduh melakukan kesalahan saat menolong keluarga anda..


Jangan salahkan kami, jika kami tidak melakukan tindakan penyelamatan nyawa kepada anda yang sekarat hanya karena keluarga anda belum datang kerumah sakit untuk mendengarkan penjelasan dan memberikan izin..


Itulah peraturannya sekarang..


Dan jangan heran ketika kami membebankan biaya berbagai pemeriksaan penunjang untuk penyakit anda yang terlihat sederhana.. Kami hanya ingin berjaga-jaga saja..


Akhir kata, Mari kita sama-sama berdoa, semoga hukum dinegara kita bisa lebih adil dan menjamin keselamatan para dokter saat bekerja..

"Mari ucapkan terima kasih kepada dokter Indonesia, hari ini.."

Semoga tidak ada lagi dokter indonesia yang bekerja dengan benar, namun masih bisa dijebloskan ke penjara karena ia gagal menyelamatkan nyawa pasiennya..

Dan semoga anda menuruti saran saya untuk berterima kasih kada dokter Indonesia, tidak usah jauh-jauh, dokter di sekitar rumah anda saja.. Berikan senyuman dan suntikan semangat dari anda untuk mereka..Karena dokter dan masyarakat seharusnya saling bekerja sama, saling tersenyum dan saling percaya..


Salam, dan jayalah selalu dokter indonesia..

------------------------------------------------------------

"Mari ucapkan terima kasih kepada dokter Indonesia, hari ini.."

dr. Muhammad Dimas Haryoko, 1 Desember 2013

-Desa Nanga Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu, provinsi Kalimantan Barat-
image-url-apps
Reserved
atas ane ngebuttnyaaa emoticon-Matabelo
btw tetep semangat dok.. hari H pertama dokter mogok saya udah tau karena apa alesan nya, dan saya pikir itu sangat logis..
gimana bisa tenang kerja kalo prosedur mengobati pasien sudah benar tetapi fisik pasien sudah gak kuat sama sakit nya dan meninggal setelah itu dokter dituduh bersalah.. mungkin hakim nya gak ngerti yg namanya ajal emoticon-Ngakak
KASKUS Ads
gak semuanya begini tapiiii sayangnya ...... emoticon-Sorry
image-url-apps
makasih untuk para Dokter... emoticon-Kiss (S)
ane sebagai dokter sudah mulai melakukan defensive medicine skrg. mau ane dibilang tega, mau ane dibilang gak punya hati juga tidak apa. karena kondisi saat ini yang ngebuat ane defensive.

walaupun ada korban kecelakaan, korban henti jantung yang dateng ke ugd, selama tidak ada keluarga atau tidak ada yang bertanggung jawab di atas form persetujuan maka tidak ane bantu.

ane juga manusia, takut kalo dipenjara. ane juga harus menghidupi keluarga. niat ane hanya ingin membantu pasien yang datang. berusaha semampu ane menolong pasien baik yg gawat atau yg cuma dateng minta surat ijin doang. tapi klo akhirnya ane dibayang bayangi dengan hukuman penjara ya ane harus melindungi diri sendiri dulu.

bukan kah begitu? semua manusia di dunia ini pasti akan berusaha melindungi diri sendiri dahulu.

jadi selamat datang era defensive medicine, selamat datang era high cost medicine, selamat datang era perujukan pasien yang tidak perlu dirujuk.
image-url-apps
oke gan ane ucapkan terimakasih buat mreka
image-url-apps
terima kasih....

udah gan..
Diatas dokter masih ada Tuhan gan
jadi terimakasihnya sama Tuhan dulu emoticon-Big Grin

nais info gan
Quote:


emoticon-Sorry