alexa-tracking

MAKAM KI BAHU LAWE KYAI MERTINGGI KULUR TEMON KULON PROGO YOGYAKARTA

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5299ce4c1bcb17315000006f/makam-ki-bahu-lawe-kyai-mertinggi-kulur-temon-kulon-progo-yogyakarta
MAKAM KI BAHU LAWE KYAI MERTINGGI KULUR TEMON KULON PROGO YOGYAKARTA
Di desa Kulur Temon Kulon Progo tepatnya di belakang Masjid Kulur, ada salah satu makam yang menjadi perhatian saya, sebuah makam di batu nisannya tertulis KI AGENG BAHU LAWE alias KYAI MERTINGGI beliau adalah salah seorang prajurit majapahit yang melarikan diri, di nisan itu juga tertulis angka tahun 1480 M yang membuat penasaran siapa sebenarnya sosok beliau? Setelah mancari informasi saya memdapat cerita manarik dan mengungkap siapakah sebenarnya baliau, beliau adalah cikal bakal desa kulur, KULUR berarti KUWU dan LUHUR, sedangkan artinya saya sendiri tidak paham.
Dan darimana beliau berasal? Beliau berasal dari majapahit yang malarikan diri dari kejaran prajurit kerajaan demak. Kyai mertinggi bersama sahabatnya bernama glagah wiro dan ki gebang, melarikan diri dari majapahit dan tibalah di desa kulur tepatnya di gunung songgo, kenapa di namakan gunung songgo? Karena penyebutan ini konon kabarnya karena mereka selalu sangga wang (bertopang dagu) meratapi nasib yang tak tentu rimbanya. Setelah berhari-hari di tempat itu merasa aman, maka mereka memutuskan untuk tinggal di tempat itu. Pada suatu hari warga sekitar berkeluh kesah karena beberapa hari warga satu persatu raib dan hilang, setelah di teliti warga yang hilang itu di makan seekor ular besar yang bernama sarpa pangan angin, wujutnya seperti belut besar hitam (keling) dan terdapat batu mustika kecubung di keningnya.
Mendengar keluh kesah penduduk mereka bertiga berembug memutar otak mencari cara untuk membinasakan ular yang membuat penduduk mengalami depresi mental dan ketakutan. Setelah berhari-hari, akhirnya mereka memutuskan untuk berperang dengan sang ular. Sebagai tameng pertahanan dibuatlah sebuah bronjong besar dari bambu wulung. Dan suatu sore mereka di antar oleh warga ke tempat persembunyian ular raksasa tersebut, berbekal beronjong dan keris segoro muncar, kyai mertinggi mulai bertempur dengan ular itu, kyai mertinggi di gebas buntut ular tersebut sampai ke (sekarang pasar dekat teteg rel) pertempuran semakin sengit, lalu beliau membalas menjebak ular tersebut masuk ke bronjong dan beliau habisi ular tersebut dengan pusakanya.
Akhirnya sang ular dapat dibinasakan, setelah pusaka keris bertubi-tubi dihunjamkan dan mendarat di sekitar leher sang ular tempat nyawa berada batu kecubung pun terlempar, tempat jatuhnya batu tersebut kini ditandai sebuah sumur bernama sumur bandung. Peristiwa terbunuhnya sarpa pangan angin itu terjadi pada hari kamis kliwon menjelang senja hari. Oleh penduduk bangkai ular besar itu kemudian digunakan sebagai tanggul untuk membendung air. Tempat beradanya bangkai ular itu kemudian hari bernama gumuk tanggul angin. tanggul karena digunakan untuk menanggul dan angin karena namanya sarpa pangan angin. Menurut kepercayaan orang jawa meskipun wujud fisik ular tersebut sudah hancur bersatu dengan tanah, namun wujud metafisiknya dipercaya masih berada di tempat itu. Artinya pada saat tertentu akan nampak wujud metafisiknya. Dan tidak menutup kemungkinan akan berulah lagi.
Sekian cerita yang saya dapatkan semoga bermanfaat bagi pembaca yang budiman.
photo 1. makam kyai mertinggi
photo 2. sumur tempat dimana batu kecubung jatuh dari kening ular raksasa setelah di bantai kyai mertinggi.

cerita ini saya tulis beberapa waktu yang lalu dan oleh teman saya telah di tulis di http://cahpikiran.blogspot.com/2013/...ggi-kulur.html (Hendri Sulistya, Kulon Progo) MAKAM KI BAHU LAWE KYAI MERTINGGI KULUR TEMON KULON PROGO YOGYAKARTAMAKAM KI BAHU LAWE KYAI MERTINGGI KULUR TEMON KULON PROGO YOGYAKARTA
wah, kulonprogo emoticon-Matabelo
emoticon-Matabelo
ini ts nya siapa? ane jg wong kulur.. emoticon-Ngakak
nice trit mbahe emoticon-Embarrassment
Quote:


ane gan, inbox ganemoticon-Kiss
keren
makasih infonya gan emoticon-rose
Quote:


wahh kulon progo jg emoticon-Matabelo

kulur itu dimana ya emoticon-Hammer (S)
bener" buta jalan sana emoticon-Frown
Quote:


ada om kuro

emoticon-Traveller
Quote:


kwi TS adine doni ......emoticon-Hammer (S)
emoticon-Matabelo

Nice share mbah..
emoticon-Salaman
Quote:


emoticon-Ngakak

Mangtab,. ayuk om.. kapan ajak kita jalan jalan emoticon-Matabelo
nice share mbah emoticon-Salaman
ane dari temon gan emoticon-Malu (S)


tapi gak tau mana itu masjid kulur emoticon-Hammer (S)

newbie ikut nyimak aja.


emoticon-I Love Indonesia (S)
bahaya juga ya klau smpai ular itu muncul lagi emoticon-Big Grin
wah kulur ya, ga jauh dari tempat tinggal saya. kulur itu juga tempat ibu saya ngajar senam.
sepertinya itu ular jadi jadian ya?
baru tau ada legenda itu di daerah kulur.
salam salim dulu buat ts, salam kenal. saya kulon progo jg. tepatnya sbelah utara lapangan futsal DYO.
emoticon-Salaman
kapan2 kalo ke rumah simbah mampir ah.
nice share mbah emoticon-Embarrassmentjadi pengen main ke kulur emoticon-Embarrassment
Wah kulon progo enak tuh..
Lagi sepisan iki krungu kulur, jarang dolan neng kulonprogo.

Salam