alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5298bd40fdca17620c000165/fr--5d4n-bangkot---pattaya-trip
FR : 5D4N Bangkok - Pattaya Trip
FR : 5D4N Bangkot - Pattaya Trip

SAWADEEKAP !

Pertama kali mendengar kata Bangkok yahh dulu waktu masih di bangku SD, belajar IPS zona waktu kita adalah GMT +7. Nah disanalah pertama kali saya dengar kata Bangkok. Kalau dulu sih nggak kepikiran untuk ke Bangkok yah, soalnya sering terdengar kabar-kabar yang berhembus kalau Bangkok itu ‘dangerous’ dan beberapa hal mistis juga pernah saya dengar dari kerabat, yang sepertinya nggak perlu saya ceritakan lagi. emoticon-Big Grin

Yah layaknya Kamboja, ternyata setelah mampir, segala gambaran-gambaran negatif tentang Bangkok di kepala langsung sirna, ternyata Bangkok sudah menjadi metropolitan yang lumayan berkembang, dari perkotaan yang padat, gedung-gedung menjulang tinggi, namun unsur budaya dan religius mereka nggak sirna.

Makanan yang beraneka ragam, dari yang wajar sampai yang menggelikan juga ada. Tempat pembelanjaan dari yang high class sampai yang menawarkan barang dengan harga murah namun kualitas nggak jelek-jelek amat juga ada.


Yang aneh dari Bangkok, kok disini banyak ditemui cowok bergaya feminim, bahkan ada yang lebih gemulai dari cewek tulen. Pernah saat pertama kali saya ke Bangkok pada Maret 2012, malam-malam keliling dekat hotel, nampak ada sekumpulan cewek-cewek berbodi aduhai berdiri kongkow di depan satu resto, dalam hati wah lumayan nih cuci mata, tapi pas udah deket, berpapasan dengan mereka, HOOOOOOOOLY SHIT !!!! Suaranya macam suara Jason Statham.

Pernah juga saat makan nasi ayam yang lumayan populer, saya agak lupa lokasinya karena dibawa teman kesana, disana terdapat sekumpulan cewek-cewek seksi dan teman-teman cowoknya yang mulai bergaya feminim dengan make-up setebal 2cm, kira-kira ada belasan orang. Setelah diperhatikan secara seksama, rupanya yang saya sebut cewek-cewek seksi tadi juga bekas cowok. DOOH!

Kejadian unik lain kalau di Bangkok nonton di bioskop, sebelum mulai nonton, akan diputar sejarah singkat Raja mereka, dan para penonton diwajibkan berdiri untuk menunjukkan hormat.

Betewe, baru tau kalau Bangkok itu cuman nama pemberian, aslinya panjang banget, bahkan terdaftar di Guinness Book of Records sebagai nama tempat terpanjang di dunia. Nama lengkapnya adalah Krung Thep Mahanakhon Amon Rattanakosin Mahinthara Yuthaya Mahadilok Phop Noppharat Ratchathani Burirom Udomratchaniwet Mahasathan Amon Piman Awatan Sathit Sakkathattiya Witsanukam Prasit. – wikipedia. Hebat kalau bisa hapal, HAHA

DAY 1 : DINING IN THE SKY

Berhubung Bandara Internasional Polonia Medan (MES – sekarang menjadi Pangkalan Udara Soewondo) sudah dialihkan ke Bandara Internasional Kuala Namu (KNO), salah satu akses paling simple yah menggunakan kereta api, berbanggalah kota Medan karena ini merupakan kereta api bandara pertama di Indonesia. emoticon-Big Grin

Karena terlalu cepat tiba di stasiun, maka bersantai dulu di kios kecil Starbucks yang tersedia, dipojok lain nampak ada Killiney juga. Bersantai dengan Caramel Macchiato saat itu merupakan pilihan buruk, karena jantung malah jadi berdebar sepanjang perjalanan di udara.

DMK TO MY HOTEL PRATUNAM

Tiba di Don Mueang Airport (DMK) sekitar pukul 4 sore, sekedar informasi sejak 1 Oktober 2012, pesawat AirAsia tujuan Bangkok pindah kesini, dikarenakan padatnya Bandara Internasional Suvarnabhumi (BKK) yang merupakan bandara paling sibuk keempat di Asia, setelah Tokyo, Beijing dan Hongkong. Kabarnya penerbangan akan dialihkan kembali ke BKK apabila terminal berikutnya sudah dibuka.

Untuk menuju My Hotel, berhubung kami 7 orang, jadi dipikir-pikir lebih baik langsung pesan van airport saja, namun nggak jadi karena ditawari 1.000 baht. Kami memilih untuk antri taxi didepan saja, lumayan rame dan panas sih, sekitar 15 menit gitu baru dapat giliran.

Pesan 2 taxi, taxi pertama kena 235 baht + 50 baht (supir) + 60 baht (biaya tol), taxi kedua kena 295 baht + 50 baht (supir) + 60 baht (biaya tol) + 45 baht (biaya tol). Heran juga kok taxi kedua argonya bisa lebih mahal, terus kok kena biaya tol 2x pulaa?? Walau kalau ditotal cuman 795 baht sih, lumayan hemat 200 baht juga.. emoticon-Big Grin

MY HOTEL PRATUNAM

Pemesanan melalui internet, dengan harga USD 42 per malam. Terdapat 7 lantai dengan sekitar 14 kamar per lantai, tapi parahnya cuman 1 lift doank dan nggak terlalu gede pula, kalau bawa koper mah 1 grup mau 2-3 trip.

Kamar yang saya tinggal sih lumayan nyaman, tapi nggak ada jendela dan kamar kecilnya pas-pasan banget. Kamar teman malah agak berbau pengap, padahal ada jendela. Kalau jalan kaki dari Platinum Mall lumayan buat kaki kebas, ke Baiyoke Sky jalan disebelah doank, namun untuk kemana-mana dari hotel boleh diantar gratis dengan tuk-tuk hotel, tapi yah dalam radius dekat-dekat aja.

Sekitaran hotel sih agak sepi, sebelah hotel ada gudang pengangkutan kargo gitu, mulai ada kehidupan kalau belok ke sebelah kiri menuju hotel Baiyoke Sky, disana ada pajak, jajanan, dsb. Sekali-kali boleh juga bangun tengah malam jam 3 untuk mampir di pajak yang ada di bawah Baiyoke Sky, sekitar jam 9 pagi gitu mereka sudah tutup.

Namun kalau untuk urusan budget hotel di Bangkok, saya pernah tinggal di Bangkok City Inn (seberang Central World), Metz Pratunam dan My Hotel. Untuk kenyamanan dan kebersihan, saya rekomendasikan Metz Pratunam.

ERAWAN SHRINE

Spoiler for erawan:


Erawan Shrine adalah kuil Hindu di Bangkok, terletak di Grand Hyatt Erawan Hotel. Sering dipadati oleh pengunjung baik warga setempat maupun turis. Berjarak sekitar 1.6km dari My Hotel, terletak di persimpangan Ratchaprasong dari Ratchadamri Road. Dekat dengan BTS Chitlom dan terletak diseberang kanan Central World Plaza.

BAIYOKE SKY BUFFET DINNER

Dining in the sky. Sensasi makan malam di gedung tertinggi di Bangkok (85 lantai – 304 meter). Baiyoke Sky Hotel merupakan hotel tertinggi di Asia Tenggara dan tertinggi ke-6 di dunia. Anda hanya diberi waktu 2 jam untuk menghabiskan semua makanan yang mereka sediakan, setelah 2 jam, sukses ataupun nggak, balik modal ataupun rugi, anda dipersilahkan pulang. emoticon-Big Grin

Jujur saja, 1 jam saja saya sudah menyerah, haha… Selesai makan, anda boleh naik ke lantai 84, revolving deck, untuk menikmati indahnya malam Kota Bangkok. Saya memesan langsung melalui websitenya, dengan harga 770 baht per orang, sekitar Rp 270.000 dengan kurs THB Rp 350.

DAY 2 : FULL DAY PATTAYA

BANGKOK – PATTAYA

Hari kedua kami menuju Pattaya pulang pergi dengan mobil van sewaan seharga 3.500 baht, selama 12 jam. Berangkat dari My Hotel pukul 8 pagi dan balik dari Pattaya sekitar jam 7, karena kena macet sampai di Bangkok jam 9-an, nggak kena charge juga. emoticon-Big Grin

Kalau menggunakan bus yang tersedia di beberapa terminal bisa agak murah, harga per orang sekitar 110an atau 130an baht one way. Cuman karena banyak tempat di Pattaya yang mau kita singgah, jadi mungkin solusi terbaik langsung menyewa mobil van saja.

Pattaya adalah kota pantai disebelah tenggara Bangkok, kalau mau main air boleh nyebrang naik ferry ke Coral Island. Dan jangan heran kalau banyak terlihat ‘jajanan’ berdiri dipinggir jalan.

BIG BEE FARM

Spoiler for bee:


Sekitar 1 jam perjalanan saja, kami sudah tiba disini. Dibawa keliling (sekalian mempromosikan) peternakan lebahnya dan edukasi tentang berbagai jenis lebah yang ada. Melihat setumpuk lebah seperti itu buat badan terasa gatal.

SILVERLAKE GRAPE FARM

Spoiler for silverlake:


Setelah ‘diserbu’ oleh padatnya kota Bangkok, saya sarankan anda sedikit menenangkan diri ditempat ini, walaupun cuaca saat itu lumayan menyengat, tapi pemandangannya benar-benar buat nyaman dan menyejukkan mata.

Hanya dengan 50 baht per orang, anda akan dibawa berkeliling melihat-lihat. Silverlake merupakan kebun anggur yang luas, pemiliknya bernama Mr. Surachai Tangjaitrong dan istrinya, Ms. Supansa Nuengpirom, yang merupakan aktris populer Thailand.

BUDDHA MOUNTAIN

Spoiler for buddha:


Tiba disini sekitar pukul 12 siang, ouch! Benar-benar menyengat… Lokasi Laser Buddha ini hanya disebelah Silverlake, disini yah nggak ada apa-apa, cuman ada gunung gede yang diukir keemasan menjadi seperti patung Buddha, but it’s so unique!

CENTRAL FESTIVAL MALL (HILTON HOTEL)

Spoiler for hilton:


Setelah berpanas-panasan, maka ini saatnya untuk bersantai, numpang ac bentar dan makan siang.

3D ART IN PARADISE

Spoiler for 3d:


Dengan tiket masuk seharga 400 baht beli melalui supir van kami (baca-baca info, kalau turis beli disana 500 baht dan orang Thai 150 baht), yah sudah nggak apa-apa lah, hemat 100 baht juga. Tempat ini juga unik, Didalam terdapat banyak gambar-gamar seni yang kreatif.

Oh ya, coba fokus ke gambar diatas selama 60 detik emoticon-Big Grin

MINI SIAM

Spoiler for siam:


Menjadi raksasa untuk beberapa saat, dimana terdapat Mini Siam, ada juga Mini Europe dan ada juga yang dari Korea. Sayangnya kok nggak ada Great Wall China yah? Candi Borobudur lehh? Belum sanggup jalan-jalan ke eropa, yah mampir ke versi mini-nya dulu. Harga tiket masuknya 300 baht, beli melalui driver.

PATTAYA – BANGKOK

Jam 7 gitu balek dari Mini Siam menuju Bangkok, macetnya minta ampun, mungkin karena weekend, tiba di Bangkok sudah pukul 9an malam, makan malam di depan Central World Plaza yang rame-rame dan bersempitan itu.

bersambung....
SA BAI DEE MAI?

Apa kabar? Setelah makan malam di ketinggian Baiyoke Sky dan sehari penuh di Pattaya, buat anda yang belum pernah mengunjungi Grand Palace, Wat Pho (Reclining Buddha) dan beberapa tempat religius lainnya, anda boleh merencakan hari ke-3 ini untuk kesana, namun berhubung saya sudah pernah kesana, jadi saya skip kali ini.

DAY 3 : MALL, MALL AND CHOCOLATE VILLE…

PLATINUM MALL

Inilah surga bagi para cewek, walaupun didominasi oleh barang-barang cewek, tapi ada juga untuk cowok, walau nggak banyak sih. Produk-produk disini sebagian besar (kalau bukan semuanya) adalah buatan lokal, dengan harga terjangkau dan kualitas yang lumayan bagus. Saya lihat pengunjung dari luar mampir kesini untuk membeli barang secara grosir dan dijual kembali di negara-nya. Beli 1 dianggap eceran, beli 2 = wholesale. emoticon-Big Grin

Mungkin karena makin tingginya permintaan dan makin rame, sekarang juga sudah dibuka untuk zona 3, dibawah Novotel Hotel, yang saya lihat lebih berfokus ke sepatu dan tas cewek.

Berdasarkan pengalaman pribadi, waktu yang tepat untuk datang adalah sekitar jam 10-an pagi, belum begitu rame, lebih santai dan nggak berdesakan. Diatasnya juga terdapat food court yang terletak di lantai 6 zona 2, tempat favorit saya di Platinum.

CENTRAL WORLD PLAZA & SIAM PARAGON

Central World Plaza agak berbeda dengan Platinum Mall, tempat ini didominasi oleh merek luar yang terkenal, satu-satunya merek lokal yang sering menarik perhatian adalah ‘Naraya’, kalau masuk didalam serasa berada di pajak, rame banget. Saat malam tiba, didepan Central World bakal ditemui banyak jajanan yang buat air liur menetes, dan ada tempat makan seafood disebelah kiri jalanan Central World.

Sedangkan di Siam Paragon, produk yang ditawarkan disini lebih berkelas lagi seperti LV, Prada, Rolex, Bvlgari, dan berbagai merek lainnya yang tak kalah membuat bibir saya bergetar saat menyebutnya. Di Siam Paragon terdapat Siam Ocean World dan Kidzania, juga terdapat Ferrari dan Lamborghini.

Pengalaman saya belanja di Bangkok, kalau merek lokal Thailand sih memang murah, tapi merek luar harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga seperti Singapore dan Malaysia.

Getting Here : Central World, dekat BTS Chit Lom & Siam Paragon, di sebelah BTS Siam.

CHOCOLATE VILLE – DINING IN THE PARK.

Spoiler for choco:


Untuk memudahkan, biasanya saya melakukan reservasi terlebih dahulu melalui chocolateville.pr(at)gmail(dot)com. Suasana disini sangat cantik dengan kesan-kesan Eropa yang ditawarkan, jika anda ingin mengambil foto lebih maksimal, ada baiknya anda datang sebelum jam 6, jadi dapat mengambil foto dalam 2 warna alam. Kalau diizinkan, tempat ini juga cocok untuk lokasi foto pre-wedding.

Soal makanan juga enak dengan harga yang nggak overrated, satu hal yang selalu menjadi kendala disini adalah sebagian besar waiter tidak dapat berbahasa Inggris, bahkan beberapa kata basic english saja mereka tidak bisa mengerti, sedikit kesusahan ketika memesan. Herannya disini saya nggak pernah nampak bule makan disini, kebanyakan warga lokal saja, kalau ada turis pun sepertinya cuman turis asia.

Getting Here : Lebih baik menggunakan taxi, dengan harga sekitar 300 baht, Peta silahkan unduh disini (english dan thai). Kami menggunakan van sewaan dengan harga 1.700 baht PP (jam 5.30 – jam 9)

DAY 4 : CHATUCHAK, TERMINAL 21 & ASIATIQUE

CHATUCHAK WEEKEND MARKET

Spoiler for catucak:


Seperti namanya, tempat ini hanya buka pada Sabtu dan Minggu dari pukul 9 pagi – 6 sore (jika ada perubahan informasi, mohon koreksi). Chatuchak adalah pasar tradisional terbesar di Thailand, dengan luas 0.14km² dan sekitar 15.000 kios.

Di Chatuchak terdapat berbagai macam produk termasuk barang-barang rumah tangga, pakaian, kerajinan Thailand, artefak keagamaan, barang koleksi dan juga banyak penjualan makanan serta minuman. Untuk wisatawan, membeli barang yang agak gede-gede misalnya patung-patung gitu, juga sudah terdapat beberapa jasa pengiriman disini untuk memudahkan anda.

Dikarenakan tempatnya yang luas, keliling tempat ini membuat kaki minta ampun, lebih parah lagi bisa-bisa lupa jalan keluar, macam labirin saja.

Getting Here : Naek BTS menuju BTS Mochit, kalau saya dari BTS Phaya Thai kena 34 baht.

TERMINAL 21 MALL

Spoiler for terminal:


Terminal 21 Mall didesain dengan konsep berbeda tiap lantai (seperti Grand Indonesia di Jakarta), dihiasi dengan konsep jalan-jalan kota di dunia, seperti Roma, Paris, Tokyo, London, Istanbul, dll. Mall ini memiliki eskalator terpanjang di Thailand, dengan panjang 36 meter.

Disini terdapat banyak toko-toko yang menjual produk lokal serta ada juga yang merek luar, di lantai paling bawah merupakan tempat jual makanan, juga terdapat Tao Kae Noi Land.

Getting Here : BTS Asok, ada sky cross yang langsung menghubungkan BTS dengan Mall. Saya datang dari BTS Mochit kesini dengan harga 35 baht.

ASIATIQUE THE RIVERFRONT

Spoiler for asiatik:


Daerah lifestyle ini terletak di tepi sungai Chao Phraya, terdapat banyak toko-toko yang didesain lebih cantik. Kalau saya lihat sih barangnya mirip-mirip Platinum Mall juga, tapi disini lebih terkonsep kerapian dan kenyamanannya. Namun sayangnya barang yang dijual disini agak mahal dan agak susah ditawar, mungkin karena Asiatique Riverfront saat ini ditujukan untuk menjadi salah satu landmark di Bangkok.

Tempat ini dulunya adalah salah satu proyek yang dibuat oleh Raja Chulalongkorn untuk membuat Kerajaan Siam (nama ‘kecil’ Thailand) saat memutuskan untuk menjalin hubungan kerja sama dengan Denmark. Pembangunan dermaga ini oleh East Asiatic Company ini, perusahaan yang bergerak di bidang ekspor kayu jati, pemiliknya adalah warga negara Denmark, Mr. Hans Andersen Nille.

Di Asiatique terdapat food court dan beberapa restoran, jadi kami memilih untuk mengisi perut disini. Jika anda masih kuat jalan, mungkin boleh makan malam di Chinatown, disana ada T&K Seafood yang populer itu.

Getting Here : Asiatique Service Boat di BTS Saphan Taksin (pindah dari BTS Siam). Dari BTS Asok ke BTS Saphan Taksin kena 42 baht, kapalnya gratis.

DAY 5 :

Pagi acara bebas, habis itu yah balik ke hotel, menuju Don Mueang Airport dari My Hotel sekitar 45 menit (Innova Taxi = 700 baht, Sedan Taxi = 450 baht).

… end of trip. emoticon-Big Grin

=========

sorry kalau ada yang salah mohon ditegur, pertama kali nulis FR. thanks
Salah satu FR terbaik yang pernah saya baca.
Sering2 ya bikin FR.. emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By kiweenstown
Salah satu FR terbaik yang pernah saya baca.
Sering2 ya bikin FR.. emoticon-Smilie


thanks gan emoticon-Smilie
mantap gan FR nya, kalo boleh, ada recommend makanan di platinum gan? katanya sih enak2 makanan disitu ya?

Smile 
Transport in BKK

gan, nice FR gan.. boleh minta nomor telpon van yg agan charter gak selama di BKK?emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Jadi selama 5 hari agan gak pake guide yach bwt JJ nya?
kata nya klo pake guide uda skalian van,makan+hotel jadi lebih murah jatohnya. bener gak c?
ada yg punya info guide yg oke,Pm donk gan.Thanks B4
agan2, ane mau tanya, kalo masuk GP,wat arun dan kuil2 nya apakah boleh memakai celana pendek ? trims
Quote:Original Posted By BornToLife
agan2, ane mau tanya, kalo masuk GP,wat arun dan kuil2 nya apakah boleh memakai celana pendek ? trims


GP dan Wat Pho tidak boleh.
Wat Arun boleh (kecuali tempat sembahyangnya)
Quote:Original Posted By Rayindra2


GP dan Wat Pho tidak boleh.
Wat Arun boleh (kecuali tempat sembahyangnya)


makasih ya gan infonya emoticon-Angkat Beer
×