alexa-tracking

Kenapa sih Harus Bohong?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5295897f1acb178759000074/kenapa-sih-harus-bohong
Kenapa sih Harus Bohong?
Kenapa sih Harus Bohong?


Gue abis buat trit ini walau baru sedikit yang vote tapi kebanyakan mereka pilih diam dari pada nangis

diam yang artinya berusaha menyembunyikan apa yang lagi bergejolak di hatiemoticon-Malu (S)

ane gak bilang itu berarti bohong ya.....oke skip

Kalau menurut gue bohong itu lingkaran setan
sekali loe berbohong loe harus terus ngelakuin itu buat nutupin kebohongan-kebohongan loe yang lainemoticon-Berduka (S)

Kenapa sih loe harus bohong?
mau white lie kek black lie kek intinya ya bohongemoticon-Malu (S)

karena terpaksa?
trus keadaan terpaksa yang bagaimana?
kadar keterpaksaannya juga terserah yang bohongemoticon-Hammer (S)

Quote:


Padahal dari kecil kita diajarin biar gak boleh suka bohong yaemoticon-Malu (S)

TS sendiri juga pernah berbohongemoticon-Malu (S)
kalau dibilang terpaksa gak juga
cuma kadang kalau ada yang suka nanya sesuatu tapi males mikir
jadi jawabnya asal ajaemoticon-Hammer (S)
buat basa-basi ajaemoticon-Malu (S)

Quote:


Sungguh didalam hati gak pengen melakukan kesalahan iniemoticon-Malu (S)
tapi......

Kenapa sih Harus bohong?

*Tulisan ini cuma buat share aja dari hati-ke hati

jangan bohong....tapi gak semua kebenaran juga harus diutarakan.....
terkadang, tidak semua kejujuran mesti diungkapkan emoticon-Malu (S)

jangan sering bohong ntar kualat lo emoticon-Turut Berduka
utarakan kebenaran dengan cara yang indah emoticon-Big Grin
kalo jujur,
bisa dimaki-maki bini gan...emoticon-Berduka (S)
Quote:


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

bahaya bener......
awalnya "bohong" itu takut ketauan salah tp ujung2nya ya pst jujur jg drpd ngerasa bersalah mulu n org yg dibohongi ga makin sakit hati.. emoticon-Smilie
Quote:


wkwkwk.. setubuh gan

haukakak kadang kadang ade yang kudu kita rahasiakan dari bini...

apalagi menyangkut hobbyy
Quote:


termasuk hobby modusin cewek? emoticon-Shutup
bohong krn kefefet emoticon-Malu
Quote:


klo tiap hari kefefet? emoticon-Malu

bohong

bs jd penyakit hati mematikan emoticon-Nohope
bs bikin orang gak percaya lg ma kt emoticon-Berduka (S)
dosa jg dimata tuhan emoticon-Berduka (S)

jarang yg bohong karna utk kebenaran emoticon-Nohope
hindarilah bohong sejak dini.... emoticon-Ngacir
Quote:

Kadang jujur membawa petaka...emoticon-Malu
Quote:

apa lagi kalo hobi nambah bini ..emoticon-Malu
Quote:

belom sampe hoby mengkoleksi kok gan..emoticon-Malu
Quote:


tp banyak jg kok yg udah hobby mengkoleksi emoticon-Malu
Quote:

nah... kebenaran yang mana yang harus disembunyikan,
pasti yang menyelamatkan kita atau paling nggak menguntungkanemoticon-Malu (S)



Quote:

ane setuju ini dan cara yang indah itu pasti ada embel-embel bohongnyaemoticon-Ngakak

Quote:

DL ooommmmemoticon-Ngakak

Quote:

mungkin itu setelah beberapa kali bohong ya gan
atau mungkin pas sedikit lagi ketahuanemoticon-Malu (S)
Yg suka bohong mungkin pengen idungnya tambah mancung emoticon-Ngakak
Quote:


mikir tong emoticon-Busa

--

pict pinokio nya hapus ntar disunat momod
Quote:

emoticon-Cendol (S)
setuju

Quote:

emoticon-Malu (S)
ini lagi mikir ommmemoticon-Matabelo
Kalo kamu cuma bohong mencintaiku maka bohongilah aku selamanya emoticon-Malu (S)
Quote:


biar ente punya gambaran ente baca shiroh ini :

Dalam riwayat Bukhari disebutkan demikian:

Ibnu 'Uyainah berkata: "Kemudian ada seorang dari golongan sahabat Anshar berkata: "Lalu saya melihat sembilan orang anak lelaki yang semuanya dapat membaca dengan baik dan hafal akan al-Quran, iaitu semuanya dari anak-anak Abdullah yang dilahirkan hasil peristiwa malam dahulu itu. Dalam riwayat Muslim disebutkan: "Anak Abu Thalhah dari Ummu Sulaim meninggal dunia, lalu isterinya itu berkata kepada seluruh keluarganya: "Janganlah engkau semua memberitahukan hal kematian anak itu kepada Abu Thalhah, sehingga aku sendirilah yang hendak memberitahukannya nanti." Abu Thalhah - yang saat itu berpergian - lalu datanglah, kemudian isterinya menyiapkan makan malam untuknya dan ia pun makan dan minumlah. Selanjutnya isterinya itu memperhias diri dengan sebaik-baik hiasan yang ada padanya dan bahkan belum pernah berhias semacam itu sebelum peristiwa tersebut. Seterusnya Abu Thalhah menyetubuhi isterinya. Sewaktu isterinya telah mengetahui bahawa suaminya telah kenyang dan selesai menyetubuhinya, ia pun berkatalah pada Abu Thalhah: "Bagaimanakah pendapat kanda, jikalau sesuatu kaum meminjamkan sesuatu yang dipinjamkannya kepada salah satu keluarga, kemudian mereka meminta kembalinya apa yang dipinjamkannya. Patutkah keluarga yang meminjamnya itu menolak untuk mengembalikannya benda tersebut kepada yang meminjaminya?" Abu Thalhah menjawab: "Tidak boleh menolaknya - yakni harus menyerahkannya." Kemudian berkata pula isterinya: "Nah, perhitungkanlah bagaimana pinjaman itu jikalau berupa anakmu sendiri?" Abu Thalhah lalu marah-marah kemudian berkata: "Engkau biarkan aku tidak mengetahui - kematian anakku itu, sehingga setelah aku terkena kotoran - maksudnya kotoran bekas bersetubuh, lalu engkau beritahukan hal anakku itu padaku."

Iapun lalu berangkat sehingga datang di tempat Rasulullah s.a.w. lalu memberitahukan segala sesuatu yang telah terjadi, kemudian Rasulullah s.a.w. bersabda: "Semoga Allah memberikan keberkahan kepadamu berdua dalam malam mu itu."

Anas r.a. berkata: "Kemudian isterinya hamil." Anas r.a. melanjutkan katanya: "Rasulullah s.a.w. sedang dalam berpergian dan Ummu Sulaim itu menyertainya pula - bersama suaminya juga. Rasulullah s.a.w. apabila datang di Madinah di waktu malam dari berpergian, tidak pernah mendatangi rumah keluarganya malam-malam. Ummu Sulaim tiba-tiba merasa sakit kerana hendak melahirkan, maka oleh kerana Abu Thalhah tertahan - yakni tidak dapat terus mengikuti Nabi s.a.w. Rasulullah s.a.w. terus berangkat."

Anas berkata: "Setelah itu Abu Thalhah berkata: "Sesungguhnya Engkau tentulah Maha Mengetahui, ya Tuhanku, bahawa saya ini amat tertarik sekali untuk keluar berpergian bersama-sama Rasulullah s.a.w. di waktu beliau keluar berpergian dan untuk masuk -tetap di negerinya - bersama-sama dengan beliau di waktu beliau masuk. Sesungguhnya saya telah tertahan pada saat ini dengan sebab sebagaimana yang Engkau ketahui."

Ummu Sulaim lalu berkata: "Hai Abu Thalhah, saya tidak menemukan sakitnya hendak melahirkan sebagaimana yang biasanya saya dapatkan - jikalau hendak melahirkan anak. Maka itu berangkatlah. Kita pun - maksudnya Rasulullah s.a.w., Abu Thalhah dan isterinya - berangkatlah, Ummu Sulaim sebenarnya memang merasakan sakit hendak melahirkan, ketika keduanya itu datang, lalu melahirkan seorang anak lelaki. Ibuku - yakni ibu Anas r.a. - berkata padaku - pada Anas r.a.: "Hai Anas, janganlah anak itu disusui oleh siapapun sehingga engkau pergi pagi-pagi besok dengan membawa anak itu kepada Rasulullah s.a.w."


==================

bohong ?? bukan kan?? utarakan kebenaran dengan cara yang indah emoticon-Big Grin
klo boonk buat ngeles n ngelak tu gimana yaa..