alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/528ef79ac3cb17f17f000005/sadap-lontong
Sadap (LONTONG)
Negosiasi Pembelian Kapal Selam Rusia oleh RI Target Penyadapan?
Agustus 2009 ketika SBY disadap, adalah saat krusial dalam negosiasi.
Jum'at, 22 November 2013, 12:52 Anggi Kusuma dewi

VIVAnews – Ketegangan diplomatik masih menyelimuti Jakarta-Canberra menyusul terungkapnya aksi penyadapan Australia terhadap Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah pejabatnya. Dalam salah satu dokumen yang dibocorkan Edward Snowden, Badan Intelijen Australia (DSD) menyadap SBY pada Agustus 2009.

Apa sebenarnya yang diincar Australia pada periode Agustus 2009 itu? Mantan Duta Besar RI untuk Rusia, Hamid Awaluddin, menduga rencana RI membeli kapal selam Rusia ikut menjadi target penyadapan. Pasalnya, tarik-ulur atau negosiasi seputar jadi-tidaknya Indonesia membeli kapal selam Rusia terjadi pada Agustus 2009.

“Teknologi kapal selam yang saat itu hendak dibeli Indonesia dari Rusia sungguh dahsyat. RI berencana membeli dua kapal selam. Kalau jadi, (Australia) tentu takut sama kita,” kata Hamid kepada VIVAnews, Jumat 22 November 2013.

Sejumlah pejabat RI yang ketika itu disadap oleh Australia, diyakini Hamid ada kaitannya dengan rencana pembelian kapal selam Rusia itu. “Sofyan Djalil saat itu Menteri Negara BUMN, Sri Mulyani Indrawati saat itu Menteri Koordinator Perekonomian. Mereka terkait dengan aspek ekonomi negosiasi itu (kapal selam), yakni pembiayaan. Ada anggarannya atau tidak,” kata Hamid.

Penyadapan terhadap Sofyan Djalil juga terkait dengan dana BUMN untuk membangun dermaga kapal selam tersebut. Sementara Dino Patti Djalal yang juga disadap ketika itu merupakan Juru Bicara Presiden Bidang Luar Negeri. Komunikasi-komunikasi dari pihak asing sangat mungkin masuk melalui Dino.

Pada akhirnya, kata Hamid, Indonesia batal membeli kapal selam Rusia karena alasan keterbatasan biaya. RI akhirnya lebih memilih membeli kapal selam Korea Selatan.

Untuk diketahui, Rusia pada tahun 2012 memiliki 60 kapal selam bertenaga nuklir dengan teknologi canggih. Meskipun pembelian kapal selam dari Rusia batal dilakukan pada tahun 2009 itu, kini Rusia kembali menawarkan 10 unit kapal selamnya kepada Indonesia.

“Ada tawaran kapal selam dari Rusia. Mereka membuka kesempatan karena kedekatan Indonesia dengan Rusia,” kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, 17 Agustus 2013.

Jakarta-Moskow tingkatkan kerjasama

Dalam kunjungannya ke parlemen Indonesia Kamis kemarin, 21 November 2013, parlemen Rusia menyepakati peningkatan kerjasama dengan Indonesia, termasuk dalam teknologi sadap dan antisadap.

Selain bertemu pimpinan parlemen Rusia, DPR juga melakukan pertemuan selama hampir 4 jam dengan Duta Besar Rusia untuk RI. “Saya gembira Rusia mendukung Indonesia. Kami sudah berbicara langsung (soal peningkatan kemitraan),” kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso.

DPR mengingatkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang menjadi target penyadapan Australia, untuk tidak terlena dengan kerjasama dengan pemerintah AS. “Indonesia juga harus meningkatkan kerjasama dengan negara lain, termasuk Rusia,” kata Priyo. (umi)

Sumber : http://nasional.news.viva.co.id/news...et-penyadapan-
----------------------------------------------------------
Huaassuuuu terpaksa nyadap karena parno ginian tho emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
...dan kanguru lompat kegirangan... karena ternyata anak utara cuman punya lontong dua biji........ emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By samtputra
...dan kanguru lompat kegirangan... karena ternyata anak utara cuman punya lontong dua biji........ emoticon-Cape d... (S)


Yang gag punya kemampuan Land Attack yg mumpuni. emoticon-Sorry
Quote:Original Posted By mr.yakhont
Negosiasi Pembelian Kapal Selam Rusia oleh RI Target Penyadapan?
Agustus 2009 ketika SBY disadap, adalah saat krusial dalam negosiasi.
Jum'at, 22 November 2013, 12:52 Anggi Kusuma dewi

VIVAnews – Ketegangan diplomatik masih menyelimuti Jakarta-Canberra menyusul terungkapnya aksi penyadapan Australia terhadap Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah pejabatnya. Dalam salah satu dokumen yang dibocorkan Edward Snowden, Badan Intelijen Australia (DSD) menyadap SBY pada Agustus 2009.

Apa sebenarnya yang diincar Australia pada periode Agustus 2009 itu? Mantan Duta Besar RI untuk Rusia, Hamid Awaluddin, menduga rencana RI membeli kapal selam Rusia ikut menjadi target penyadapan. Pasalnya, tarik-ulur atau negosiasi seputar jadi-tidaknya Indonesia membeli kapal selam Rusia terjadi pada Agustus 2009.

“Teknologi kapal selam yang saat itu hendak dibeli Indonesia dari Rusia sungguh dahsyat. RI berencana membeli dua kapal selam. Kalau jadi, (Australia) tentu takut sama kita,” kata Hamid kepada VIVAnews, Jumat 22 November 2013.

Sejumlah pejabat RI yang ketika itu disadap oleh Australia, diyakini Hamid ada kaitannya dengan rencana pembelian kapal selam Rusia itu. “Sofyan Djalil saat itu Menteri Negara BUMN, Sri Mulyani Indrawati saat itu Menteri Koordinator Perekonomian. Mereka terkait dengan aspek ekonomi negosiasi itu (kapal selam), yakni pembiayaan. Ada anggarannya atau tidak,” kata Hamid.

Penyadapan terhadap Sofyan Djalil juga terkait dengan dana BUMN untuk membangun dermaga kapal selam tersebut. Sementara Dino Patti Djalal yang juga disadap ketika itu merupakan Juru Bicara Presiden Bidang Luar Negeri. Komunikasi-komunikasi dari pihak asing sangat mungkin masuk melalui Dino.

Pada akhirnya, kata Hamid, Indonesia batal membeli kapal selam Rusia karena alasan keterbatasan biaya. RI akhirnya lebih memilih membeli kapal selam Korea Selatan.

Untuk diketahui, Rusia pada tahun 2012 memiliki 60 kapal selam bertenaga nuklir dengan teknologi canggih. Meskipun pembelian kapal selam dari Rusia batal dilakukan pada tahun 2009 itu, kini Rusia kembali menawarkan 10 unit kapal selamnya kepada Indonesia.

“Ada tawaran kapal selam dari Rusia. Mereka membuka kesempatan karena kedekatan Indonesia dengan Rusia,” kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, 17 Agustus 2013.

Jakarta-Moskow tingkatkan kerjasama

Dalam kunjungannya ke parlemen Indonesia Kamis kemarin, 21 November 2013, parlemen Rusia menyepakati peningkatan kerjasama dengan Indonesia, termasuk dalam teknologi sadap dan antisadap.

Selain bertemu pimpinan parlemen Rusia, DPR juga melakukan pertemuan selama hampir 4 jam dengan Duta Besar Rusia untuk RI. “Saya gembira Rusia mendukung Indonesia. Kami sudah berbicara langsung (soal peningkatan kemitraan),” kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso.

DPR mengingatkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang menjadi target penyadapan Australia, untuk tidak terlena dengan kerjasama dengan pemerintah AS. “Indonesia juga harus meningkatkan kerjasama dengan negara lain, termasuk Rusia,” kata Priyo. (umi)

Sumber : http://nasional.news.viva.co.id/news...et-penyadapan-
----------------------------------------------------------
Huaassuuuu terpaksa nyadap karena parno ginian tho emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


akhirnya batal ya...
sisa kredit apakah hangus??
kanguru : fyuuuhh hampir aja kebeli,... emoticon-Cape d...
..tinggal mintak "main dealer"nya rosoboron di jkt suruh ngirim surat penwaran lontong rossiya ke kemhan, trus kemhan balas balik dengan kesanggupan beli barang 5 biji lontong dng konsesi tambang...(dan berharap info ini disadap)
..langsung meriang kanguru mintak kompres ke nenek eli & mamarika....
Quote:Original Posted By alena.aremania


akhirnya batal ya...
sisa kredit apakah hangus??


yg dibold : Tunggu konfirmasi dari intel ozy dan Pm abott angkat bicara ... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By mr.yakhont


yg dibold : Tunggu konfirmasi dari intel ozy dan Pm abott angkat bicara ... emoticon-Big Grin

di pornmil ada intel ozy gak ya..??? kasih bocoran alus dong....... emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By mr.yakhont


yg dibold : Tunggu konfirmasi dari intel ozy dan Pm abott angkat bicara ... emoticon-Big Grin


kl lihat gerakan modernisasi AL ozy mulai dr lontong & kapal permukaan kok saya kepikiran tuh kilo sudah berenang disini
Yang menarik adalah, setelah diketahui akan diambil, apa yang dkatakan pihak ostrali ke SBY sampai2 SBY tersandra untuk menghentikan program pembelian itu ? Pasti sesuatu rahasia yang besar.
Quote:Original Posted By alena.aremania


kl lihat gerakan modernisasi AL ozy mulai dr lontong & kapal permukaan kok saya kepikiran tuh kilo sudah berenang disini

sudahlah ki sanak...... gak perlu menghibur diri....
mereka gitu kan mo nyambut naga
Quote:Original Posted By alena.aremania


kl lihat gerakan modernisasi AL ozy mulai dr lontong & kapal permukaan kok saya kepikiran tuh kilo sudah berenang disini


mulai deh mabuk lontong
emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By r3zam4n


mulai deh mabuk lontong
emoticon-Ngakak


kan bentar lg ada yg mau dateng emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By alena.aremania


kan bentar lg ada yg mau dateng emoticon-Malu (S)

nr + cbg....????
pekarangan kita terlalu luas bwt dikawal dng asset seiprit dan kemampuan minimalis.....

(rada oot) mending kita adakan revolusi anti korupsi, bersih-2 nasional, trus anggaran pertahanan naikin 15% tetangga pasti puyeng... pdhal cuman liat anggarannya doang....
pemerintah kita bersih dan solid itu udah deterjen effek loh...
Quote:Original Posted By samtputra

nr + cbg....????
pekarangan kita terlalu luas bwt dikawal dng asset seiprit dan kemampuan minimalis.....

(rada oot) mending kita adakan revolusi anti korupsi, bersih-2 nasional, trus anggaran pertahanan naikin 15% tetangga pasti puyeng... pdhal cuman liat anggarannya doang....
pemerintah kita bersih dan solid itu udah deterjen effek loh...


yg buat undang2 nya siapa om?
wong yg buat yg korupsi
Apa-apa kok digathuk gathuk an...
Kalo gitu aja sih semua juga bisa...


Quote:Original Posted By alena.aremania


akhirnya batal ya...
sisa kredit apakah hangus??


Kalo memang kenyataannya batal.... justru ini harus diusut tuntas! jangan2 ada pejabat kita yang kena Suap ostrali agar ndak jadi beli...
maaf oot :
klo menurut saya kilo jadi di beli spt agan diatas melihat perkemebangan kapal permukaaan TNI AL : dan dengan pak SBY memutus dan meninjau kembali kerjasama2 dg australia (ane kaget tumben sby setegas itu thd australia) coba lihat kasus2 dulu dg australi sby tidak pernah berani mengatakan memutuskan kerjasama dg ausi, sby berani memutuskan kasarnya "menggertak" ausi, pasti melalui perhitungan yg matang baik scr ekonomi maunpun militer kita, sby berani menggertak berarti ada kekuatan besar dr indonesia entah apa itu.??. krn menurut ane tipikal sby itu pelan, alus, dn cenderung licik, tp mengena
Quote:Original Posted By gmmvgx
Yang menarik adalah, setelah diketahui akan diambil, apa yang dkatakan pihak ostrali ke SBY sampai2 SBY tersandra untuk menghentikan program pembelian itu ? Pasti sesuatu rahasia yang besar.

australala lgsg boikot sapi, karna indo tetap ambil lontong dari rusiye
-------------------emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By alena.aremania


yg buat undang2 nya siapa om?
wong yg buat yg korupsi

nah itu dia lingkaran setannya... kita cuman berharap besok 2014 kita punya PEMIMPIN NASIONAL yg berani gendheng tp punya kuda-2 yg kuat bwt memimpin bersih-2 nasional (gak peduli siapa orangnya)

*maaf oot bwt ts