alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/528ead21fbca17ba52000002/banyak-kapal-tua-di-al
Banyak Kapal Tua di AL
Secara strategis, tenggelamnya KRI Teluk Peleng dinilai tidak signifikan karena kapal tersebut bukan kapal kombatan dan usianya yang tua. Namun, kasus itu menjadi cermin bahwa di jajaran TNI Angkatan Laut banyak kapal yang sudah tua, yang kekuatannya tidak dapat dioptimalkan, serta membutuhkan biaya perawatan tinggi.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Untung Suropati, Kamis (21/11/2013), mengatakan, secara alamiah, kapal yang telah berusia tua kekuatan perangnya sudah berkurang. KRI Teluk Peleng, misalnya, sebatas digunakan untuk mengirim logistik. Karena itu, tenggelamnya kapal itu tidak terlalu signifikan dalam konteks kekuatan perang TNI AL.

”Kecuali kalau kapal-kapal ujung tombak seperti kelas Sigma, nah itu masih punya efek gentar,” kata Untung.

Hal senada dikatakan pengamat militer, Al Araf, yang mengutip data di buku Postur Pertahanan di mana ada sekitar 40 persen kapal yang dioperasikan TNI AL saat ini adalah kapal tua. Banyak kapal tua itu sebenarnya tidak layak dijalankan.

KRI Teluk Peleng adalah salah satu dari 39 kapal asal Jerman Timur yang dibeli Indonesia dalam kondisi bekas tahun 1993. Kapal itu dibuat sekitar tahun 1978, yang berarti usianya sudah 35 tahun. ”Mulai usia di atas 10 tahun, combat power kapal perang mengalami degradasi,” kata Untung.

Untung menyoroti, kapal tua membutuhkan biaya perawatan yang berlipat ganda dibandingkan dengan kapal baru. Meski demikian, sesuai kebijakan pemerintah untuk mewujudkan Kekuatan Pokok Minimum pada tahun 2014, kapal tersebut masih dipergunakan dan dalam proses menunggu giliran untuk ditiadakan.

Untung membantah kasus tenggelamnya kapal KRI Teluk Peleng itu menunjukkan buruknya perawatan kapal TNI AL. Ia mengatakan, dalam dunia AL internasional, sebuah kapal yang telah berusia 35 tahun dan masih dipakai adalah bukti bagusnya perawatan. Contoh lain adalah KRI Dewa Ruci yang telah berusia 60 tahun dan masih beroperasi. ”Kapal-kapal layar angkatannya sudah habis di seluruh dunia,” kata Untung.

Namun, banyak kapal tua segera diganti, seperti KRI Teluk Peleng yang tenggelam itu. Sekitar 15 persen dari 150-an KRI yang memperkuat TNI AL dibuat sesudah tahun 2000 dan akan terus diperbanyak.

”KRI Teluk Peleng kekuatan tempurnya tinggal 30 persen. Kalau tidak tenggelam dalam hitungan lima tahun ke depan sudah akan dikeluarkan dari inventory TNI AL,” kata Untung. Kapal terbaru TNI AL itu dibuat di Belanda, Korea Selatan, dan beberapa galangan dalam negeri.

Menurut Al Araf, penting untuk menginvestigasi mendalam untuk mengetahui sebab tenggelamnya KRI Teluk Peleng. Namun, kalau melihat dari segi umurnya, pemerintah seharusnya mengadakan penguatan TNI AL, khususnya kapal perang dengan modernisasi persenjataan.

Menurut pengamat perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Daniel Rosyid, berbagai sebab bisa mengakibatkan tenggelamnya KRI Teluk Peleng.

”Kapal perang dengan bentuk lambung V kurus untuk bermanuver cepat, biasanya lebih jelek daripada lambung kapal niaga yang berbentuk U yang bergerak lambat. Titik berat kapal perang cenderung tinggi karena berat peralatan tempur ada di geladak. Jika kebocoran terjadi di lambung kapal mestinya tidak sampai tenggelam jika syarat panjang kebocoran dipenuhi,” katanya.

sumber: http://nasional.kompas.com/read/2013...apal.Tua.di.AL

======================

saking banyak yg tua jadi bingung mana yg harus diganti dulu....
baca kompas cetak hari ini juga ada berita, yg tenggelam kemaren buatan 70 sudah 30 thn perahu untuk 10 tahun lewat itu jadi berkurang daya combatannya, tapi katanya perahu itu yg tenggelam ga ngaruh tni katanya cuma buat logistik
Yg tua dan lebih pantas jd rumpon pun terpaksa tetap "diapungisasi" demi memenuhi kuota MEF.
Armada boleh yg terbanyak di Asteng.
Cuma kalo kondisi begini sih bagai seorang raksasa yg anggota badan serta sebagian inderanya ga lengkap yg hanya bs ngesot di medan tempur.
Begitu mengerikannya dampak modernisasi yg hampir stagnan selama belasan tahun.Mmg seharusnya tiap tahun ttd kontrak kapal itu 3-4 biji tiap jenis supaya bisa mengganti armada kapal yg sdh uzur.
kalo bingung maka ganti semua dong om.....emoticon-Cendol (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
ganti tuch kopet+frigat buat backbone kalo buat flagship sekalian destro...emoticon-Cendol (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
jangan lupa ganti tugboat, LST yang sudah tua.....emoticon-Cendol (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
udah tua byk mangkal di dermaga, numpuk jua di armatim yg baru2
Quote:Original Posted By kenyot10


saking banyak yg tua jadi bingung mana yg harus diganti dulu....


diganti spare partnya atau di ganti kapalnya nih om ?
tumben diganti, biasanya diserpis ?

di ganti kapalnya berati bisa buat uju coba pinsil sukhoi dong ?
Quote:Original Posted By wahwibson
kalo bingung maka ganti semua dong om.....emoticon-Cendol (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
ganti tuch kopet+frigat buat backbone kalo buat flagship sekalian destro...emoticon-Cendol (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
jangan lupa ganti tugboat, LST dan LPD yang sudah tua.....emoticon-Cendol (S) emoticon-I Love Indonesia (S)



lpd yang tua itu yang mana oom ? btw apakah masih di srondol ?
mumpung lagi hangat2 nya ada kpal yg tengelam krn tuwir, mending minta dana MEF d percepat, n moderenisasi kapal2 al, udah saatnya al ma au memiliki efek detergen, apa lagi ma oz lagi panas kesempatan nie
Silakan rekan2 maen ke Koarmatim di Perak Surabaya.. miris gan.. liat KRI kita banyak yg dah pada karatan dan cuma diparkir aja di dermaga
Quote:Original Posted By luffy890
mumpung lagi hangat2 nya ada kpal yg tengelam krn tuwir, mending minta dana MEF d percepat, n moderenisasi kapal2 al, udah saatnya al ma au memiliki efek detergen, apa lagi ma oz lagi panas kesempatan nie


Ingat perencanaan.emoticon-Embarrassment
Kalau masing2 angkatan dikasi USD 10 billion kalo perencanaan jelek ya palingan banyak yg dibalikin dananya ntar.Dan beli pun bakal dibeli lg barang2 kek NR.
emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Quote:Original Posted By harning
emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)


Ngapain ente?Lg "fly"?emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By sekopati

lpd yang tua itu yang mana oom ? btw apakah masih di srondol ?

udah tak edit....emoticon-Cendol (S)
butuh banyak duit nih buat salvage sama beli kapal baru emoticon-Big Grin
LST udah ada yang buat
Frigat udah ada yang buat
KCR udah ada yang buat
KS udah ada yang buat
tinggal tunggu aja dan kayaknya udah on the track kok....
Quote:Original Posted By r3zam4n
LST udah ada yang buat
Frigat udah ada yang buat
KCR udah ada yang buat
KS udah ada yang buat
tinggal tunggu aja dan kayaknya udah on the track kok....


Tapi jumlahnya kurang apalagi situasi sengaja dibuat panas sama SBY biar pengganti beliau kelak bisa punya acuan baru dalam menentukan rumus MEF jilid II emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By newmomotaro


Tapi jumlahnya kurang apalagi situasi sengaja dibuat panas sama SBY biar pengganti beliau kelak bisa punya acuan baru dalam menentukan rumus MEF jilid II emoticon-Big Grin


yah mudah2an pengganti beliau lebih agresif lagi dalam menentukan anggaran pertahanan dan AL harus mendapat porsi lebih besar.
udah ada blm ttg bahasan alutsista AL yang udah tua secara khusus?
Saking banyaknya jadi bingung juga klo dijadiin sasaran latihan tembak....
pinsil yang ada cukup ga buat konversi semua kapal tua jadi rumpon?
emoticon-Cape d... (S)
galangan kapal nasional sdh mampu bikin kapal angkut....
knp gak langsung aja replace kpl2 angkut TNI yg sdh uzur dgn yg baru buatan lokal?
×