alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/528cba87128b46bf2c000003/melawan-polisi-2-oknum-tni-yang-terlibat-penculikan-tertembak
Melawan Polisi, 2 Oknum TNI yang Terlibat Penculikan Tertembak
Aparat Kepolisian Resor Jakarta Barat terpaksa melumpuhkan dua oknum TNI yang terlibat penculikan WN China, Zhon Zong Sun (38), dengan timah panas karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Keduanya mengalami luka tembak di bagian kaki.

"Pada saat petugas melakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dan menodongkan senjata. Sehingga dilakukan penembakan untuk melumpuhkan," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto melalui pesan singkat kepada wartawan, Rabu (20/11/2013).

Dua oknum TNI AD tersebut adalah Kapten Infanteri AB mengalami luka tembak di mata kaki, dan SP anggota Yonserna Trikora dengan luka tembak betis kanan.

Selain dua oknum TNI, polisi juga melumpuhkan tersangka M Pendi (41) karena melakukan perlawanan yang sama. Pendi mengalami luka tembak pada kaki kanan.

Dua tersangka ditangkap pada Selasa (19/11) sore saat hendak mengambil uang tebusan sebesar Rp 150 juta. Tiga tersangka ditangkap keesokan harinya pada Rabu (20/11) di Kampung Besar Kecamatan Teluk Naga, Tangerang.

Para tersangka menculik korban yang merupakan pengusaha limbah, di kantornya di kawasan Pergudangan 21 Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Para pelaku kemudian menyandera korban dan meminta tebusan sebesar Rp 500 juta kepada teman korban.

Setelah terjadi negosiasi, akhirnya para pelaku sepakat menerima uang tebusan Rp 150 juta. Setelah teman korban mentransfer uang tebusan, petugas kemudian menyergap para tersangka dan membebaskan korban.

sumber: [url]http://news.detik..com/read/2013/11/20/200845/2418987/10/oknum[/url]

=========================

hadeehh.. ini malah terlibat penculikan.
Kapten pula pangkatnya emoticon-Cape d... (S)
Waduh kemaren narkoba sekarang menculik , coba nyulik koruptor ya om emoticon-Ngacir
kok malah nggak nyulik koruptor sekalian....emoticon-Big Grin emoticon-Kiss
Quote:Original Posted By wahwibson
kok malah nggak nyulik koruptor sekalian....emoticon-Big Grin emoticon-Kiss

Tni kok ga ada wibawa sama sekali
pecat aja nih... memalukan
wah gawat...ada apa ini???
masak hanya demi uang 150jt rela mempertaruhkan kesatuan n pagkat??
Kok makin sering ya, apa terlalu gemuk ?
Kalo ga ama polisi, sama masyarakat
mau pemilu,...... kok banyak kejadian ya???? ada apakah ini??
mau melumpuhkan 1 sektor kah? emoticon-Big Grin
Cari sampingan yang bener dikit kek, ini sampingannya nyulik orang. emoticon-Ngakak
hemmm.. berita tentang ijo2 sedang 'naik daun', ada apa gerangan?!
Lha ini kok tni polri malah berlomba2 buat pelanggaran, polisi dgn sejumlah kasus cabulnya dan tni dgn sejumlah kasus kriminalnya emoticon-Mewek:
Quote:Original Posted By sambernyowosolo
hemmm.. berita tentang ijo2 sedang 'naik daun', ada apa gerangan?!


mungkin yang "cokelat" beritanya kurang seksi lagi gan,,,,,,
Quote:Original Posted By otdy_112


mungkin yang "cokelat" beritanya kurang seksi lagi gan,,,,,,


kalo berita coklat ya di sebelah. ini kan formil. emoticon-Ngakak
Haduh..,,,kenapa g tembak kepala aja sekalian?
Polisi kok jago2 nembak ya?sering kali nembak kena kaki..rata2 pake pistol lg..,
Ingatt oknumm yaa emoticon-Embarrassment

penculik wna china yg punya kta TNI ternyata teknisi cctv

Polisi memastikan dua dari lima pelaku penculikan warga negara China Zhong Zong Sun (38), bukan anggota TNI. Pistol yang digunakan untuk menakuti korban adalah airsoft gun."Setelah didatangkan Polisi Militer TNI dan bersama penyidik memeriksa tersangka yang mengaku anggota TNI, hasilnya, Andi Budiman dengan Suparno, bukan anggota TNI. Mereka hanya mengaku-aku saja, untuk memperlancar aksinya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Rabu (20/11).Rikwanto menjelaskan, Andi Burhani salah satu pelaku yang sebelumnya mengaku berpangkat kapten infanteri di TNI AD yang berasal dari kesatuan Mabes TNI ternyata adalah tukang servis CCTV di daerah Cengkareng. "Pistol yang digunakan jenis airsoft gun," ujar Rikwanto.Dalam penggerebakan, tersangka Andi ditembak di mata kakinya. Sementara tersangka Suparno yang mengaku anggota Yonserna Trikora merupakan pengangguran dan sering menyopiri Andi. Suparno ditembak polisi di betis kanan karena melakukan perlawanan.Sementara tiga pelaku lain, M Pendi (swasta), Budiman Ramdhani (satpam), dan Rohani (swasta)."Barang bukti yang disita, 2 senjata api, uang 21 juta, KTA TNI, sangkur, tali, HT, dan borgol. Komplotan ini dalam pemeriksaan sudah melakukan 7 kali pemerasan dan perampokan," pungkas Rikwanto.(mdk/bal)

Merdeka.com
Quote:Original Posted By pentolkojek
Polisi memastikan dua dari lima pelaku penculikan warga negara China Zhong Zong Sun (38), bukan anggota TNI. Pistol yang digunakan untuk menakuti korban adalah airsoft gun."Setelah didatangkan Polisi Militer TNI dan bersama penyidik memeriksa tersangka yang mengaku anggota TNI, hasilnya, Andi Budiman dengan Suparno, bukan anggota TNI. Mereka hanya mengaku-aku saja, untuk memperlancar aksinya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Rabu (20/11).Rikwanto menjelaskan, Andi Burhani salah satu pelaku yang sebelumnya mengaku berpangkat kapten infanteri di TNI AD yang berasal dari kesatuan Mabes TNI ternyata adalah tukang servis CCTV di daerah Cengkareng. "Pistol yang digunakan jenis airsoft gun," ujar Rikwanto.Dalam penggerebakan, tersangka Andi ditembak di mata kakinya. Sementara tersangka Suparno yang mengaku anggota Yonserna Trikora merupakan pengangguran dan sering menyopiri Andi. Suparno ditembak polisi di betis kanan karena melakukan perlawanan.Sementara tiga pelaku lain, M Pendi (swasta), Budiman Ramdhani (satpam), dan Rohani (swasta)."Barang bukti yang disita, 2 senjata api, uang 21 juta, KTA TNI, sangkur, tali, HT, dan borgol. Komplotan ini dalam pemeriksaan sudah melakukan 7 kali pemerasan dan perampokan," pungkas Rikwanto.(mdk/bal)

Merdeka.com


Ternyata sipil mengaku militer
Quote:Original Posted By pentolkojek
Polisi memastikan dua dari lima pelaku penculikan warga negara China Zhong Zong Sun (38), bukan anggota TNI. Pistol yang digunakan untuk menakuti korban adalah airsoft gun."Setelah didatangkan Polisi Militer TNI dan bersama penyidik memeriksa tersangka yang mengaku anggota TNI, hasilnya, Andi Budiman dengan Suparno, bukan anggota TNI. Mereka hanya mengaku-aku saja, untuk memperlancar aksinya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Rabu (20/11).Rikwanto menjelaskan, Andi Burhani salah satu pelaku yang sebelumnya mengaku berpangkat kapten infanteri di TNI AD yang berasal dari kesatuan Mabes TNI ternyata adalah tukang servis CCTV di daerah Cengkareng. "Pistol yang digunakan jenis airsoft gun," ujar Rikwanto.Dalam penggerebakan, tersangka Andi ditembak di mata kakinya. Sementara tersangka Suparno yang mengaku anggota Yonserna Trikora merupakan pengangguran dan sering menyopiri Andi. Suparno ditembak polisi di betis kanan karena melakukan perlawanan.Sementara tiga pelaku lain, M Pendi (swasta), Budiman Ramdhani (satpam), dan Rohani (swasta)."Barang bukti yang disita, 2 senjata api, uang 21 juta, KTA TNI, sangkur, tali, HT, dan borgol. Komplotan ini dalam pemeriksaan sudah melakukan 7 kali pemerasan dan perampokan," pungkas Rikwanto.(mdk/bal)

Merdeka.com


itulah yang ane herannya berita ini...

mungkin sudah tahu kalo si penculik bukan tentara... makanya berani kasih "salam tempel"...emoticon-Malu (S)
×