alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/528a77d4108b46f73f000000/thales-to-supply-mission-suite-for-indonesian-navy-tni-al-pkr-vessels
Thales to supply mission suite for Indonesian Navy (TNI-AL) PKR vessels
Quote:Thales to supply mission suite for Indonesian Navy (TNI-AL) PKR vessels

Thales announced the signing of a contract with the Dutch shipyard Damen Schelde Naval Shipbuilding for the delivery and installation of a full mission systems suite for the 2 PKR class vessels under construction for the Indonesian Navy.

Quote:Thales to supply mission suite for Indonesian Navy (TNI-AL) PKR vessels

SIGMA 10514 Guided Missile Frigate
(Photo: Damen Schelde Naval Shipbuilding)


Thales will supply the latest release of the TACTICOS Combat Management System; SMART-S Mk2 surveillance radar; STIR 1.2 Mk2 EO fire control system; KINGKLIP sonar; LINK-Y datalink, as well as its naval communication and navigation systems. The first delivery is scheduled for the end of 2014. The programme is scheduled to end in 2017
Thales will also increase its existing industrial cooperation with the Republic of Indonesia, with PT LEN Industri, developing part of the Combat Management System software suite. In addition to software development, Thales will continue to involve the local industry in service support and will continue to develop its long-term partnership with the Indonesian industry on future programmes in both the military and civil sectors.

This contract brings the number of SMART-S Mk2 radars systems up to well over 50. With the first system under contract in 2003 and operational in 2006, this radar is the world-wide market leader in naval medium to long range surveillance radars.

Navy Recognition


Program ToT nya kita juga dapat tokh dengan Thales Netherland, ai kira cuman dengan Damen nya doang, buat pengembangan cara masang module PKR emoticon-Big Grin . Benar benar menarik programnya kalau sampai sukses, nanti bakalan jadi seperti PT DI yang jadi cabang usaha EADS, PT LEN bisa jadi cabang usaha Thales Netherland. emoticon-Big Grin
Menjadi ironi, dikalangan para user sudah banyak yg kurang suka dengan produk ini, namun dalam kontrak pembelian / pembangunan kapprang masih menggunakan sistim dari Thales.
Sales Thales benar2 setroong.!!!!!
Padahal kalau berani melakukan terobosan seperti up - grade CMS pada 402 yg mengganti CMS Thales dg sistim yg lain juga dpt terlaksana, dg hasil yg lebih baik dan telah melibatkan SDM kita dg memberikan kepercayaan untuk maslalah harwat sistim yg terpasang. (ToT)
Jangan terlalu percaya dengan keinginan Thales untuk menjadikan LEN sebagai rekan kerja di masa yad.
Pengamatan saya, upaya itu sdh lama sekali di lakukan, namun baru sebatas kertas saja belum ada kegiatan secara riil.
Sebagai bukti, LEN malah melaksanakan kontrak dg spesialis elektronika dalam negeri dan ternyata mampu up grade Sewaco HSA di kapprang AMY klas kita.
Bukti keberhasilan SDM kita yang lain di bidang sofware adalah, pada produk sistem Thales yg di pakai di Patmar CN -235, ada dua module sofware sebagai sub sistim hasil karya SDM kita.

Quote:Original Posted By boleroes11
Menjadi ironi, dikalangan para user sudah banyak yg kurang suka dengan produk ini, namun dalam kontrak pembelian / pembangunan kapprang masih menggunakan sistim dari Thales.
Sales Thales benar2 setroong.!!!!!
Padahal kalau berani melakukan terobosan seperti up - grade CMS pada 402 yg mengganti CMS Thales dg sistim yg lain juga dpt terlaksana, dg hasil yg lebih baik dan telah melibatkan SDM kita dg memberikan kepercayaan untuk maslalah harwat sistim yg terpasang. (ToT)
Jangan terlalu percaya dengan keinginan Thales untuk menjadikan LEN sebagai rekan kerja di masa yad.
Pengamatan saya, upaya itu sdh lama sekali di lakukan, namun baru sebatas kertas saja belum ada kegiatan secara riil.
Sebagai bukti, LEN malah melaksanakan kontrak dg spesialis elektronika dalam negeri dan ternyata mampu up grade Sewaco HSA di kapprang AMY klas kita.
Bukti keberhasilan SDM kita yang lain di bidang sofware adalah, pada produk sistem Thales yg di pakai di Patmar CN -235, ada dua module sofware sebagai sub sistim hasil karya SDM kita.



mbah bole yg jadi pertanyaan ada gak perusahaan lain yang memberikan tawaran seperti itu
Quote:Original Posted By boleroes11
Menjadi ironi, dikalangan para user sudah banyak yg kurang suka dengan produk ini, namun dalam kontrak pembelian / pembangunan kapprang masih menggunakan sistim dari Thales.
Sales Thales benar2 setroong.!!!!!
Padahal kalau berani melakukan terobosan seperti up - grade CMS pada 402 yg mengganti CMS Thales dg sistim yg lain juga dpt terlaksana, dg hasil yg lebih baik dan telah melibatkan SDM kita dg memberikan kepercayaan untuk maslalah harwat sistim yg terpasang. (ToT)
Jangan terlalu percaya dengan keinginan Thales untuk menjadikan LEN sebagai rekan kerja di masa yad.
Pengamatan saya, upaya itu sdh lama sekali di lakukan, namun baru sebatas kertas saja belum ada kegiatan secara riil.
Sebagai bukti, LEN malah melaksanakan kontrak dg spesialis elektronika dalam negeri dan ternyata mampu up grade Sewaco HSA di kapprang AMY klas kita.
Bukti keberhasilan SDM kita yang lain di bidang sofware adalah, pada produk sistem Thales yg di pakai di Patmar CN -235, ada dua module sofware sebagai sub sistim hasil karya SDM kita.



untuk hal ini spt nya kita satu pemikiran mbah,

Penelitian teknologi CMS, dll, itu ga setahu 2 tahun... emoticon-shakehand

"there ain't no such thing as a free lunch"...

Quote:Original Posted By artovastatin


mbah bole yg jadi pertanyaan ada gak perusahaan lain yang memberikan tawaran seperti itu


Bukan sekedar tawaran, tapi sdh di pake di KS 402., dan AMY klas.

Quote:Original Posted By boleroes11


Bukan sekedar tawaran, tapi sdh di pake di KS 402., dan AMY klas.



kenapa user ga seneng pake Thales mbah?
Quote:Original Posted By VanGu4rD


untuk hal ini spt nya kita satu pemikiran mbah,

Penelitian teknologi CMS, dll, itu ga setahu 2 tahun... emoticon-shakehand

"there ain't no such thing as a free lunch"...



Benar, oleh karenanya beri kesempatan untuk merebut / mencuri sistim dg memberikan kesempatan lewat jalur maintenance.
Dari trouble atau mal function sistim akan terbuka jalan menuju ToT. Kalau tidak, jgn harap teknologinya dpt dicuri atau di ToT kan. Tidak ada makan siang gratis.!!!
Di lain pihak beri kepercayaan dengan dukungan nasional untuk memulai R&D masalah pengembangan sistim ini kepada SDM kita yg sdh mempunyai Sertipikasi International di bidangnya.
Sdh banyak hasilnya membantu TNI - AL dlm mengatasi problimatik sistim.
^
Susah mbah, thales nederland dah sepaket sama Damen mslhnya.
Lagian bagian mana yg kurang bagus dr Thales? Itu khan udah byk negara yg pake termasuk negara pembuatnya sendiri.
Pembandingnya dengan system apa? Apakah itu dari BAe? Dari Raytheon? Ato dari Elbit? Ato malah barang russkies ato china?
Quote:Original Posted By YePeRas


kenapa user ga seneng pake Thales mbah?


Ini kaitannya dengan masalah sistim / sofware.
Seperti diketahui, sistim / sofware ini berevolusi perkembangannya, produk sofware sekarang mungkin dua atau tiga tahun lagi sdh.ganti dg sofware penemuan baru yg lebih effisien, canggih.
G jauh beda dg produk HP atau gadget yg sering kita temui sekarang atau PC.
Contoh konkrit ada pemakai HP Jadul atau PC Pentium 1, kalau rusak dan anda mencoba membeli suku cadang atau memperbaiki kerusakan ke pusat HP atau PC yg ada di kota anda pasti jawabannya beli baru saja deh, ini sdh g ada suku cadangnya.
Dalam hal ini Thales tidak pernah memberikan kesempatan SDM kita pada proses pemeliharaan dan perawatan pada level 3 yakni replacement module content apalagi level 4 yg bersifat modifikasi sistim, yg di berikan hanya level 1 dan 2 saja yakni prosedure operating sistim dan trouble ringan.
Demikian.
Tacticos ini yang diinginkan oleh TLDM untuk Gowind mereka....tapi yang dipilih by mandate adalah Setis.....emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By clay.keys
^
Susah mbah, thales nederland dah sepaket sama Damen mslhnya.
Lagian bagian mana yg kurang bagus dr Thales? Itu khan udah byk negara yg pake termasuk negara pembuatnya sendiri.
Pembandingnya dengan system apa? Apakah itu dari BAe? Dari Raytheon? Ato dari Elbit? Ato malah barang russkies ato china?


Masalahnya bukan bagus atau tidak bagus, dan saya tidak apriori dg produk Thales tidak!!!
Yang saya masalahkan adalah after sales service setelah garansi kontrak habis,
Dari beberapa pengalaman, ada kok produsen sistim yg mau memberi kesempatan dan berbagi ilmu sofware kepada user untuk masalah maintenance hingga replacement module yg membuat sistim dapat berumur panjang kecuali untuk produk tertentu yg memang pendek umur pemakaiannya.
Misal Laser, dimana terbukti pendek umurnya dan harus di replacement.
Kalau optik, dapat berumur panjang asal pemeliharaannya kontinue dan memakai Nitrogen 99,98 % untuk melawan funginisasi karena kelembaban tinggi di wilayah kita.


Quote:Original Posted By boleroes11


Ini kaitannya dengan masalah sistim / sofware.
Seperti diketahui, sistim / sofware ini berevolusi perkembangannya, produk sofware sekarang mungkin dua atau tiga tahun lagi sdh.ganti dg sofware penemuan baru yg lebih effisien, canggih.
G jauh beda dg produk HP atau gadget yg sering kita temui sekarang atau PC.
Contoh konkrit ada pemakai HP Jadul atau PC Pentium 1, kalau rusak dan anda mencoba membeli suku cadang atau memperbaiki kerusakan ke pusat HP atau PC yg ada di kota anda pasti jawabannya beli baru saja deh, ini sdh g ada suku cadangnya.
Dalam hal ini Thales tidak pernah memberikan kesempatan SDM kita pada proses pemeliharaan dan perawatan pada level 3 yakni replacement module content apalagi level 4 yg bersifat modifikasi sistim, yg di berikan hanya level 1 dan 2 saja yakni prosedure operating sistim dan trouble ringan.
Demikian.


Thales sama sagem compatibel ga mbah?
Quote:Original Posted By boleroes11


Masalahnya bukan bagus atau tidak bagus, dan saya tidak apriori dg produk Thales tidak!!!
Yang saya masalahkan adalah after sales service setelah garansi kontrak habis,
Dari beberapa pengalaman, ada kok produsen sistim yg mau memberi kesempatan dan berbagi ilmu sofware kepada user untuk masalah maintenance hingga replacement module yg membuat sistim dapat berumur panjang kecuali untuk produk tertentu yg memang pendek umur pemakaiannya.
Misal Laser, dimana terbukti pendek umurnya dan harus di replacement.
Kalau optik, dapat berumur panjang asal pemeliharaannya kontinue dan memakai Nitrogen 99,98 % untuk melawan funginisasi karena kelembaban tinggi di wilayah kita.




funginisasi emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

wong tuo korban vickynisasi...emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Ngelempar isu tapi nggak ngasih bukti sama sekali, mana buktinya CN 235 MPA TNI AL pake radar Elbit?

Quote:CN-235 MPA Indonesian Navy variant

The Indonesian Ministry of Defence and Security ordered 24 CN-235 aircraft, including six for the Indonesian Navy maritime reconnaissance squadron and three for the Indonesian Air Force.

THALES and IPTN signed a memorandum Of agreement in May 2000 for the supply of three CN235 aircraft manufactured by IPTN and equipped with AMASCOS from Thales Airborne Systems, to the Indonesian Air Force. The AMASCOS airborne maritime situation control system includes the Ocean Master search radar produced by Thales and EADS Deutschland, the Elettronica ALR 733 radar warning receiver, the Chlio thermal imager developed by Thales Optronique, the Gemini navigation computer from Thales (formerly Sextant) Avionics and the AN/ASQ-508 magnetic anomaly detection (MAD) system from CAE.

There are three hardpoints under each wing that can carry Harpoon anti-ship missiles. The Indonesian maritime patrol version can be fitted with two mk46 torpedoes or Exocet M-39 air-launch anti-ship missiles.


Airforce Technology



Kalau ngomong ya diayak dulu lah kasih bukti, orang PT DI sendiri sudah bilang tetap kerja sama dengan Thales Netherland untuk sistem Ocean Master yang digunakan di seluruh kapal MPA TNI AL dan AU supaya bisa connect dengan sistem di Sigma dan NR. Dan belum ada sejarahnya semua variant CN 235 MPA menggunakan sistem radar dari Elbit kecuali variant Korea Selatan dan itu juga untuk EW suites dan MWS bukan untuk sistem radarnya. Jangan bilang sila percaya atau nggak, dasar tukang bohong sampeyan.

Dari Elbit system sendiri, ini buktinya mereka nggak jual ke kita

Quote:Elbit Systems to Supply the Republic of Korea Airborne EW Suites and MWS Valued at Approximately $29 Million

HAIFA, Israel, January 11, 2011 /PRNewswire via COMTEX/ --

Elbit Systems Ltd. (NASDAQ and TASE: ESLT) announced today that its subsidiary, Elisra Electronic Systems Ltd. ("Elisra"), was awarded a contract valued at approximately $29 million to supply the Korean Government with Airborne Electronic Warfare (EW) Suites and Missile Warning Systems (MWS) for its ROKAF CN-235 Transporters. The advanced and integrative EW suites include protection systems against various threats.

(Logo: http://www.newscom.com/cgi-bin/prnh/...0080408/300441 )

Elisra's CEO, Itzhak Gat, said: "The selection of Elisra's systems by the Republic of Korea, time and again within the last two years, attests to the high level of customer satisfaction and confidence in the company's products and capabilities." Gat added: "These programs are further indication of Elisra's success in Korea and of the recognition of our technological leadership in the EW field".

70% of Elisra's shares are held by Elbit Systems and 30% of its shares by Elta, a subsidiary of IAI.

About Elbit Systems

Elbit Systems Ltd. is an international defense electronics company engaged in a wide range of programs throughout the world. The Company, which includes Elbit Systems and its subsidiaries, operates in the areas of aerospace, land and naval systems, command, control, communications, computers, intelligence surveillance and reconnaissance ("C4ISR"), unmanned aircraft systems ("UAS"), advanced electro-optics, electro-optic space systems, EW suites, airborne warning systems, ELINT systems, data links and military communications systems and radios. The Company also focuses on the upgrading of existing military platforms, developing new technologies for defense, homeland security and commercial aviation applications and providing a range of support services.

For additional information, visit: [url]http://www.elbitsystems.com.[/url]

This press release contains forward-looking statements (within the meaning of Section 27A of the Securities Act of 1933, as amended and Section 21E of the Securities Exchange Act of 1934, as amended) regarding Elbit Systems Ltd. and/or its subsidiaries (collectively the Company), to the extent such statements do not relate to historical or current fact. Forward Looking Statements are based on management's expectations, estimates, projections and assumptions. Forward-looking statements are made pursuant to the safe harbor provisions of the Private Securities Litigation Reform Act of 1995, as amended. These statements are not guarantees of future performance and involve certain risks and uncertainties, which are difficult to predict. Therefore, actual future results, performance and trends may differ materially from these forward-looking statements due to a variety of factors, including, without limitation: scope and length of customer contracts; governmental regulations and approvals; changes in governmental budgeting priorities; general market, political and economic conditions in the countries in which the Company operates or sells, including Israel and the United States among others; differences in anticipated and actual program performance, including the ability to perform under long-term fixed-price contracts; and the outcome of legal and/or regulatory proceedings. The factors listed above are not all-inclusive, and further information is contained in Elbit Systems Ltd.'s latest annual report on Form 20-F, which is on file with the U.S. Securities and Exchange Commission. All forward-looking statements speak only as of the date of this release. The Company does not undertake to update its forward-looking statements.

Contacts:

Company Contact:

Joseph Gaspar, Executive VP & CFO
Tel: +972-4-8316663
j.gaspar@elbitsystems.com

Dalia Rosen, VP, Head of Corporate Communications
Tel: +972-4-8316784
dalia.rosen@elbitsystems.com

Elbit Systems Ltd.

IR Contact:

Ehud Helft
Kenny Green
CCG Investor Relations
Tel: +1-646-201-9246
elbitsystems@ccgisrael.com



SOURCE Elbit Systems Ltd

Elbit
Quote:Original Posted By boleroes11


Ini kaitannya dengan masalah sistim / sofware.
Seperti diketahui, sistim / sofware ini berevolusi perkembangannya, produk sofware sekarang mungkin dua atau tiga tahun lagi sdh.ganti dg sofware penemuan baru yg lebih effisien, canggih.
G jauh beda dg produk HP atau gadget yg sering kita temui sekarang atau PC.
Contoh konkrit ada pemakai HP Jadul atau PC Pentium 1, kalau rusak dan anda mencoba membeli suku cadang atau memperbaiki kerusakan ke pusat HP atau PC yg ada di kota anda pasti jawabannya beli baru saja deh, ini sdh g ada suku cadangnya.
Dalam hal ini Thales tidak pernah memberikan kesempatan SDM kita pada proses pemeliharaan dan perawatan pada level 3 yakni replacement module content apalagi level 4 yg bersifat modifikasi sistim, yg di berikan hanya level 1 dan 2 saja yakni prosedure operating sistim dan trouble ringan.
Demikian.


apakah ada hubungannya dengan ditunjuknya Ultra Electronics dengan OSIRIS nya untuk upgrade Fatahilah mbah? kenapa gak Thales? cmiiw
Quote:Original Posted By madokaichi
Ngelempar isu tapi nggak ngasih bukti sama sekali, mana buktinya CN 235 MPA TNI AL pake radar Elbit?




Kalau ngomong ya diayak dulu lah kasih bukti, orang PT DI sendiri sudah bilang tetap kerja sama dengan Thales Netherland untuk sistem Ocean Master yang digunakan di seluruh kapal MPA TNI AL dan AU supaya bisa connect dengan sistem di Sigma dan NR. Dan belum ada sejarahnya semua variant CN 235 MPA menggunakan sistem radar dari Elbit kecuali variant Korea Selatan dan itu juga untuk EW suites dan MWS bukan untuk sistem radarnya. Jangan bilang sila percaya atau nggak, dasar tukang bohong sampeyan.


jgn jgn dia googling liat yg punya kroya emoticon-Big Grin D
Quote:Original Posted By supermarine
Tacticos ini yang diinginkan oleh TLDM untuk Gowind mereka....tapi yang dipilih by mandate adalah Setis.....emoticon-Big Grin


yang pasti buat gowind mereka downgrade karena tidak sesuai user....
Ngelempar isu kalau Thales nggak mau ngasih pelatihan perawatan, tapi dalam konteks kerjasamanya sudah diberikan dan memang ada buktinya. Kalau sampeyan minta diajarin mindahin module dan ngerombak software yang ada itu namanya bukan lagi pelatihan perawatan tapi pelatihan modifikasi dan itu dua hal yang beda. Sampai sekarang belum terdengar ada keluhan tentang Sigma Class Corvette atau sistem Ocean Going yang dipasang di CN 235 TNI AU, dan pakai bilang kata user lagi. Ngaku tuo tapi kerjaannya ngapusi thok,
Quote:Original Posted By madokaichi
Ngelempar isu kalau Thales nggak mau ngasih pelatihan perawatan, tapi dalam konteks kerjasamanya sudah diberikan dan memang ada buktinya. Kalau sampeyan minta diajarin mindahin module dan ngerombak software yang ada itu namanya bukan lagi pelatihan perawatan tapi pelatihan modifikasi dan itu dua hal yang beda. Sampai sekarang belum terdengar ada keluhan tentang Sigma Class Corvette atau sistem Ocean Going yang dipasang di CN 235 TNI AU, dan pakai bilang kata user lagi. Ngaku tuo tapi kerjaannya ngapusi thok,


tapi logikanya emang gak ada yang lebih tentang kerjasama ma Thales lagipula sebagian besar radar yang ada di AL maupun AU ya pake thales yah wajar aja udah percaya ma Thales........
tapi yang perlu diambil dari kerjasama ini bagaimana mengaplikasi kan BMS antar matra yang sampai saat ini belu tertata
Quote:Original Posted By r3zam4n


tapi logikanya emang gak ada yang lebih tentang kerjasama ma Thales lagipula sebagian besar radar yang ada di AL maupun AU ya pake thales yah wajar aja udah percaya ma Thales........
tapi yang perlu diambil dari kerjasama ini bagaimana mengaplikasi kan BMS antar matra yang sampai saat ini belu tertata


Yach tergantung situ dalam tekan kontrak kerjasamanya lah, kalau dalam kontrak kerjasama diminta pelatihan perawatan yach yang dikasih sama mereka tentang perawatannya, kalau diminta modifikasi ya mereka harus ngasih cara modifikasi produk mereka, kalau kita minta mereka buat radarnya bareng LEN ya mereka harus kasih itu program kerjasamanya asal sesuai kontrak kerja yang berlaku.

Yang harus diingat lagi apakah pondasi kemampuan industri elektronika dan sistem software di Indonesia di dekade 80-an hingga 90-an kemarin sudah sebagus sekarang? Tentu saja belum, industri perakitan radio dan TV saja baru berkembang pesat di dekade 80-an akhir dan 90-an awal dan hampir seluruh komponen pentingnya masih diimport dari negara asal pabrikan.

Dan tentunya kita harus bayar lebih ke mereka dan siapin infrastrukturnya, sekarang industri elektronika dan perangkat software dalam negeri kita baru memiliki pondasi yang lebih baik dengan beberapa produk dari LEN dan BUMN lainnya, mungkin ini saatnya kita minta lebih dari mereka. Dan lagian baru kapan sih TNI AL menggunakan sistem BMS sekelas Tacticos? dan kapan sih SEWACO dipasang di kapal-kapal TNI AL?