alexa-tracking

Thales to supply mission suite for Indonesian Navy (TNI-AL) PKR vessels

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/528a77d4108b46f73f000000/thales-to-supply-mission-suite-for-indonesian-navy-tni-al-pkr-vessels
Thales to supply mission suite for Indonesian Navy (TNI-AL) PKR vessels
Quote:


Program ToT nya kita juga dapat tokh dengan Thales Netherland, ai kira cuman dengan Damen nya doang, buat pengembangan cara masang module PKR emoticon-Big Grin . Benar benar menarik programnya kalau sampai sukses, nanti bakalan jadi seperti PT DI yang jadi cabang usaha EADS, PT LEN bisa jadi cabang usaha Thales Netherland. emoticon-Big Grin
Menjadi ironi, dikalangan para user sudah banyak yg kurang suka dengan produk ini, namun dalam kontrak pembelian / pembangunan kapprang masih menggunakan sistim dari Thales.
Sales Thales benar2 setroong.!!!!!
Padahal kalau berani melakukan terobosan seperti up - grade CMS pada 402 yg mengganti CMS Thales dg sistim yg lain juga dpt terlaksana, dg hasil yg lebih baik dan telah melibatkan SDM kita dg memberikan kepercayaan untuk maslalah harwat sistim yg terpasang. (ToT)
Jangan terlalu percaya dengan keinginan Thales untuk menjadikan LEN sebagai rekan kerja di masa yad.
Pengamatan saya, upaya itu sdh lama sekali di lakukan, namun baru sebatas kertas saja belum ada kegiatan secara riil.
Sebagai bukti, LEN malah melaksanakan kontrak dg spesialis elektronika dalam negeri dan ternyata mampu up grade Sewaco HSA di kapprang AMY klas kita.
Bukti keberhasilan SDM kita yang lain di bidang sofware adalah, pada produk sistem Thales yg di pakai di Patmar CN -235, ada dua module sofware sebagai sub sistim hasil karya SDM kita.

Quote:


mbah bole yg jadi pertanyaan ada gak perusahaan lain yang memberikan tawaran seperti itu
Quote:


untuk hal ini spt nya kita satu pemikiran mbah,

Penelitian teknologi CMS, dll, itu ga setahu 2 tahun... emoticon-shakehand

"there ain't no such thing as a free lunch"...

Quote:


Bukan sekedar tawaran, tapi sdh di pake di KS 402., dan AMY klas.

Quote:


kenapa user ga seneng pake Thales mbah?
Quote:


Benar, oleh karenanya beri kesempatan untuk merebut / mencuri sistim dg memberikan kesempatan lewat jalur maintenance.
Dari trouble atau mal function sistim akan terbuka jalan menuju ToT. Kalau tidak, jgn harap teknologinya dpt dicuri atau di ToT kan. Tidak ada makan siang gratis.!!!
Di lain pihak beri kepercayaan dengan dukungan nasional untuk memulai R&D masalah pengembangan sistim ini kepada SDM kita yg sdh mempunyai Sertipikasi International di bidangnya.
Sdh banyak hasilnya membantu TNI - AL dlm mengatasi problimatik sistim.
^
Susah mbah, thales nederland dah sepaket sama Damen mslhnya.
Lagian bagian mana yg kurang bagus dr Thales? Itu khan udah byk negara yg pake termasuk negara pembuatnya sendiri.
Pembandingnya dengan system apa? Apakah itu dari BAe? Dari Raytheon? Ato dari Elbit? Ato malah barang russkies ato china?
Quote:


Ini kaitannya dengan masalah sistim / sofware.
Seperti diketahui, sistim / sofware ini berevolusi perkembangannya, produk sofware sekarang mungkin dua atau tiga tahun lagi sdh.ganti dg sofware penemuan baru yg lebih effisien, canggih.
G jauh beda dg produk HP atau gadget yg sering kita temui sekarang atau PC.
Contoh konkrit ada pemakai HP Jadul atau PC Pentium 1, kalau rusak dan anda mencoba membeli suku cadang atau memperbaiki kerusakan ke pusat HP atau PC yg ada di kota anda pasti jawabannya beli baru saja deh, ini sdh g ada suku cadangnya.
Dalam hal ini Thales tidak pernah memberikan kesempatan SDM kita pada proses pemeliharaan dan perawatan pada level 3 yakni replacement module content apalagi level 4 yg bersifat modifikasi sistim, yg di berikan hanya level 1 dan 2 saja yakni prosedure operating sistim dan trouble ringan.
Demikian.
Tacticos ini yang diinginkan oleh TLDM untuk Gowind mereka....tapi yang dipilih by mandate adalah Setis.....emoticon-Big Grin
Quote:


Masalahnya bukan bagus atau tidak bagus, dan saya tidak apriori dg produk Thales tidak!!!
Yang saya masalahkan adalah after sales service setelah garansi kontrak habis,
Dari beberapa pengalaman, ada kok produsen sistim yg mau memberi kesempatan dan berbagi ilmu sofware kepada user untuk masalah maintenance hingga replacement module yg membuat sistim dapat berumur panjang kecuali untuk produk tertentu yg memang pendek umur pemakaiannya.
Misal Laser, dimana terbukti pendek umurnya dan harus di replacement.
Kalau optik, dapat berumur panjang asal pemeliharaannya kontinue dan memakai Nitrogen 99,98 % untuk melawan funginisasi karena kelembaban tinggi di wilayah kita.


Quote:


Thales sama sagem compatibel ga mbah?
Quote:


funginisasi emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

wong tuo korban vickynisasi...emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Ngelempar isu tapi nggak ngasih bukti sama sekali, mana buktinya CN 235 MPA TNI AL pake radar Elbit?

Quote:



Kalau ngomong ya diayak dulu lah kasih bukti, orang PT DI sendiri sudah bilang tetap kerja sama dengan Thales Netherland untuk sistem Ocean Master yang digunakan di seluruh kapal MPA TNI AL dan AU supaya bisa connect dengan sistem di Sigma dan NR. Dan belum ada sejarahnya semua variant CN 235 MPA menggunakan sistem radar dari Elbit kecuali variant Korea Selatan dan itu juga untuk EW suites dan MWS bukan untuk sistem radarnya. Jangan bilang sila percaya atau nggak, dasar tukang bohong sampeyan.

Dari Elbit system sendiri, ini buktinya mereka nggak jual ke kita

Quote:
Quote:


apakah ada hubungannya dengan ditunjuknya Ultra Electronics dengan OSIRIS nya untuk upgrade Fatahilah mbah? kenapa gak Thales? cmiiw
Quote:


jgn jgn dia googling liat yg punya kroya emoticon-Big Grin D
Quote:


yang pasti buat gowind mereka downgrade karena tidak sesuai user....
Ngelempar isu kalau Thales nggak mau ngasih pelatihan perawatan, tapi dalam konteks kerjasamanya sudah diberikan dan memang ada buktinya. Kalau sampeyan minta diajarin mindahin module dan ngerombak software yang ada itu namanya bukan lagi pelatihan perawatan tapi pelatihan modifikasi dan itu dua hal yang beda. Sampai sekarang belum terdengar ada keluhan tentang Sigma Class Corvette atau sistem Ocean Going yang dipasang di CN 235 TNI AU, dan pakai bilang kata user lagi. Ngaku tuo tapi kerjaannya ngapusi thok,
Quote:


tapi logikanya emang gak ada yang lebih tentang kerjasama ma Thales lagipula sebagian besar radar yang ada di AL maupun AU ya pake thales yah wajar aja udah percaya ma Thales........
tapi yang perlu diambil dari kerjasama ini bagaimana mengaplikasi kan BMS antar matra yang sampai saat ini belu tertata
Quote:


Yach tergantung situ dalam tekan kontrak kerjasamanya lah, kalau dalam kontrak kerjasama diminta pelatihan perawatan yach yang dikasih sama mereka tentang perawatannya, kalau diminta modifikasi ya mereka harus ngasih cara modifikasi produk mereka, kalau kita minta mereka buat radarnya bareng LEN ya mereka harus kasih itu program kerjasamanya asal sesuai kontrak kerja yang berlaku.

Yang harus diingat lagi apakah pondasi kemampuan industri elektronika dan sistem software di Indonesia di dekade 80-an hingga 90-an kemarin sudah sebagus sekarang? Tentu saja belum, industri perakitan radio dan TV saja baru berkembang pesat di dekade 80-an akhir dan 90-an awal dan hampir seluruh komponen pentingnya masih diimport dari negara asal pabrikan.

Dan tentunya kita harus bayar lebih ke mereka dan siapin infrastrukturnya, sekarang industri elektronika dan perangkat software dalam negeri kita baru memiliki pondasi yang lebih baik dengan beberapa produk dari LEN dan BUMN lainnya, mungkin ini saatnya kita minta lebih dari mereka. Dan lagian baru kapan sih TNI AL menggunakan sistem BMS sekelas Tacticos? dan kapan sih SEWACO dipasang di kapal-kapal TNI AL?