alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5287add5a4cb172057000001/diskusi-pagelaran-dan-persenjataan-regu-tni-ad
(Diskusi) Pagelaran dan Persenjataan Regu TNI AD
Seperti yang sudah kita ketahui (dan sudah agak dibahas di threat sebelah) firepower dari tiap regu TNI AD baik dari Yonif Tier 1 (Kopassus, Raider, Tontaipur, Kostrad) maupun Tier 2 dan dibawahnya masih terhitung kurang, berdasar dari foto di link http://i414.photobucket.com/albums/p...rmilkaskus.jpg ane simpulkan kalo 1 regu TNI AD terdiri dari 10 personel dengan persenjataan:
- 7 SS1 dengan reflex/red dot sight(?)
-1 SS1+M203 dengan reflex/red dot sight
- 1 Minimi sebagai SAW (Squad Automatic Weapon)
-1 Sniper Rifle (sepertiny Steyr SSG69, CMIIW)

kalo kita bandingkan dengan Ground Forces nya Tante Eli(dari link http://en.wikipedia.org/wiki/Modern_...e_British_Army):
The infantry section normally has two four-man infantry fire teams. On operations each fire team can be equipped with the following:
Weapons
1 × L85A2 rifle
1 × L85A2 with UGL (Under-slung Grenade Launcher)
1 × Minimi light machine gun
1 × L129A1 DMR
1 × 84mm Antitank Weapon
1 × Light Anti Structure Munition
4 × White Phosphorus smoke grenades
8 × high explosive grenades
4 × smoke grenades

dimana berarti persenjataan 1 regu tinggal dikalikan 2 dari angka angka diatas.

Referensi lain:http://www.globalsecurity.org/military/library/policy/army/fm/3-21-71/ch1.htm

Dimana pada pagelaran mechanized infantry seperti diatas digunakan 9 men squad dengan komposisi(sepertinya dari jaman post gulf war I):

-1 commander dengan M16A2
-2 team leader dengan M16A2
-2 riflemen dengan M16A2
-2 grenadier dengan M16A2+M203
-2 gunner dengan M249

Menurut agan,mbah, om sekalian dimari gimana idealnya persenjataan 1 regu TNI AD di masa mendatang? Kalo menurut ane sendiri:

-1 commander dengan SS2V2+optional optic+10 spare mag(optional, tegantung tipe dan durasi misi)+3 HE Grenade
-2 Grenadier dengan SS2V2+optional optic+10 spare mag(optional, tergantung tipe dan durasi misi)+6x 40mm M203 grenade
2 AT weapon crew dengan Armbrust/Matador/C90/M72 LAW+SS2V5(biar compact)+optional optic+8 spare mag(optional, tergantung tipe dan durasi misi)
-2 Gunner dengan Minimi SAW+optional optic+3 spare mag (@200 rounds)(optional tergantung tipe dan durasi misi)+3 HE Grenade
-2 marksman dengan Battle Rifle (SS4(kalo jadi emoticon-Hammer),derivatif G3, M14 EBR,FN SCAR-H, etc)+Scope dengan minimal 8x magnification, 10 spare mag(estimasi @20 rounds/mag)+3 HE Grenade
1 Radioman dengan SS2V5+optional scope+10 spare mag(optional, tergantung tipe dan durasi misi

Silakan didiskusikan maaf kalo threat ane berantakan emoticon-Smilie
diambil dari uang yg dikorupsi miskinkan koruptor hasilnya beliin alutsista utk tniemoticon-Matabelo
Menurut ane :
Kopassus ,kostrad, raider :
2 SS-1. Dengan spg 1/2
2 GPMG 7.62 x 51
2 Armburst/carl gustav 84mm
2 senapan penembak jitu
4 SS-1 sbg asisten MG gunner dan grenadier

Tier kelas 2
Sama seperti di atas
LMG diganti minimi
Terus RPG 7 masuk
Khayalan ai yach, satu regu pasukan reguler TNI AD terdiri dari 10 sampai 12 orang dengan perlengkapan antara lain

6 sampai 8 unit SS1/SS2 dengan Trijicon red dot sight
2 unit SS1/SS2 dengan M203 GL
1 unit M14 EBR DMR dengan AN/PVS 22
2 unit Minimi/Pindad SM3 Light Machine Gun 5.56 cal
2 units RPG 29 with 6 unit spare munitions
10 hingga 12 unit LUCIE NVG
8 unit HE FRAG Grenade
4 unit Flash Bang
4 unit Smoke Grenade
10 sampai 12 unit SAKTI
4 sampai 6 unit Pindad P1/P2 side arms
1 unit radioman set
10 sampai 12 unit wireless radio comm. system
Quote:Original Posted By madokafc
Khayalan ai yach, satu regu pasukan reguler TNI AD terdiri dari 10 sampai 12 orang dengan perlengkapan antara lain

6 sampai 8 unit SS1/SS2 dengan Trijicon red dot sight
2 unit SS1/SS2 dengan M203 GL
1 unit M14 EBR DMR dengan AN/PVS 22
2 unit Minimi/Pindad SM3 Light Machine Gun 5.56 cal
2 units RPG 29 with 6 unit spare munitions
10 hingga 12 unit LUCIE NVG
8 unit HE FRAG Grenade
4 unit Flash Bang
4 unit Smoke Grenade
10 sampai 12 unit SAKTI
4 sampai 6 unit Pindad P1/P2 side arms
1 unit radioman set
10 sampai 12 unit wireless radio comm. system


Pistol apakah saat ini masih dibagikan hanya kepada perwira untuk keperluan penegakan hukum anggota?? atau sudah hampir merata ke setiap personel?? pistol terbaru kan G2 saranin pake itu dong..
Quote:Original Posted By kucingxhutan


Pistol apakah saat ini masih dibagikan hanya kepada perwira untuk keperluan penegakan hukum anggota?? atau sudah hampir merata ke setiap personel?? pistol terbaru kan G2 saranin pake itu dong..


Yo mbuh, cuman khayalan ai doang tukh emoticon-Stick Out Tongue
Maaf, menurut saya, sebaiknya judul tritnya yg semula
" Pagelaran dan Persenjataan Regu TNI - AD "
di ubah menjadi ;
"Gelar kesenjataan pada Regu TNI -AD"
dg alasan bahwa, kalimat "pagelaran" identik dg pertunjukan.
Namun kalo judul trit itu sdh benar menurut kaidah tara bahasa Indonesia, ya sila.
Mohon maaf kalo mengganggu.
Buat apa kita sibuk2 diskusi dan usul?Yg make kan mereka.
Kalo user merasa unit2 infantrinya cukup strong dengan gear yg selama ini dipakai demi mendukung doktrin Infantri Strong ngapain kt protes?










emoticon-Ngacir emoticon-Ngacir emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By kucingxhutan


Pistol apakah saat ini masih dibagikan hanya kepada perwira untuk keperluan penegakan hukum anggota?? atau sudah hampir merata ke setiap personel?? pistol terbaru kan G2 saranin pake itu dong..


Bukannya mmg standard tiap personil hrs ada pistol ya? Secondary weapon.
In case ammo habis, bisa buat self defense ato setidaknya buat tembak diri sendiri klo udah frustasi dikepung takut ditangkep emoticon-Stick Out Tongue

Quote:Original Posted By toesbolteroes11
Buat apa kita sibuk2 diskusi dan usul?Yg make kan mereka.
Kalo user merasa unit2 infantrinya cukup strong dengan gear yg selama ini dipakai demi mendukung doktrin Infantri Strong ngapain kt protes?

emoticon-Ngacir emoticon-Ngacir emoticon-Ngacir


Begitu berhadapan dengan negara yang tidak menganut paham infantry strong baru kita menyadari betapa ketertinggalannya kita dengan negara lain... :P
Quote:Original Posted By clay.keys
Bukannya mmg standard tiap personil hrs ada pistol ya? Secondary weapon.
In case ammo habis, bisa buat self defense ato setidaknya buat tembak diri sendiri klo udah frustasi dikepung takut ditangkep emoticon-Stick Out Tongue


jarang liat yang pangkatnya masih prajurit bawa pistol..sarungya doang tapi kosongan isinya..
Quote:Original Posted By boleroes11
Maaf, menurut saya, sebaiknya judul tritnya yg semula
" Pagelaran dan Persenjataan Regu TNI - AD "
di ubah menjadi ;
"Gelar kesenjataan pada Regu TNI -AD"
dg alasan bahwa, kalimat "pagelaran" identik dg pertunjukan.
Namun kalo judul trit itu sdh benar menurut kaidah tara bahasa Indonesia, ya sila.
Mohon maaf kalo mengganggu.


Quote:Original Posted By schwarzgewehr
Seperti yang sudah kita ketahui (dan sudah agak dibahas di threat sebelah) firepower dari tiap regu TNI AD baik dari Yonif Tier 1 (Kopassus, Raider, Tontaipur, Kostrad) maupun Tier 2 dan dibawahnya masih terhitung kurang, berdasar dari foto di link http://i414.photobucket.com/albums/p...rmilkaskus.jpg ane simpulkan kalo 1 regu TNI AD terdiri dari 10 personel dengan persenjataan:
- 7 SS1 dengan reflex/red dot sight(?)
-1 SS1+M203 dengan reflex/red dot sight
- 1 Minimi sebagai SAW (Squad Automatic Weapon)
-1 Sniper Rifle (sepertiny Steyr SSG69, CMIIW)

kalo kita bandingkan dengan Ground Forces nya Tante Eli(dari link http://en.wikipedia.org/wiki/Modern_...e_British_Army):
The infantry section normally has two four-man infantry fire teams. On operations each fire team can be equipped with the following:
Weapons
1 × L85A2 rifle
1 × L85A2 with UGL (Under-slung Grenade Launcher)
1 × Minimi light machine gun
1 × L129A1 DMR
1 × 84mm Antitank Weapon
1 × Light Anti Structure Munition
4 × White Phosphorus smoke grenades
8 × high explosive grenades
4 × smoke grenades

dimana berarti persenjataan 1 regu tinggal dikalikan 2 dari angka angka diatas.

Referensi lain:http://www.globalsecurity.org/military/library/policy/army/fm/3-21-71/ch1.htm

Dimana pada pagelaran mechanized infantry seperti diatas digunakan 9 men squad dengan komposisi(sepertinya dari jaman post gulf war I):

-1 commander dengan M16A2
-2 team leader dengan M16A2
-2 riflemen dengan M16A2
-2 grenadier dengan M16A2+M203
-2 gunner dengan M249

Menurut agan,mbah, om sekalian dimari gimana idealnya persenjataan 1 regu TNI AD di masa mendatang? Kalo menurut ane sendiri:

-1 commander dengan SS2V2+optional optic+10 spare mag(optional, tegantung tipe dan durasi misi)+3 HE Grenade
-2 Grenadier dengan SS2V2+optional optic+10 spare mag(optional, tergantung tipe dan durasi misi)+6x 40mm M203 grenade
2 AT weapon crew dengan Armbrust/Matador/C90/M72 LAW+SS2V5(biar compact)+optional optic+8 spare mag(optional, tergantung tipe dan durasi misi)
-2 Gunner dengan Minimi SAW+optional optic+3 spare mag (@200 rounds)(optional tergantung tipe dan durasi misi)+3 HE Grenade
-2 marksman dengan Battle Rifle (SS4(kalo jadi emoticon-Hammer),derivatif G3, M14 EBR,FN SCAR-H, etc)+Scope dengan minimal 8x magnification, 10 spare mag(estimasi @20 rounds/mag)+3 HE Grenade
1 Radioman dengan SS2V5+optional scope+10 spare mag(optional, tergantung tipe dan durasi misi

Silakan didiskusikan maaf kalo threat ane berantakan emoticon-Smilie


Komposisi pada setiap regu dari Ton-Pan suatu Yonif sdh dikaji dan diuji secara berkesinambungan. Dalam hal ini TS menyajikan susunan TOP (Tabel Organisasi dan Peralatan ) yg mumpuni utk regu tsb bertempur dlm skenario tertentu.
Dalam prakteknya regu /peleton tdk hanya langsung bertempur, adakalanya hrs melaks... patroli intai, raid, patroli paksa dll, seringkali jg patroli jarak jauh yg hrs mandiri. Sehingga TOP disusun sedemikian rupa dgn alat (senjata dlsb) yg ringan. Senjata bantuan ( sprti SMB, SLT ,Mortir dll) ditempatkan di Ki Ban ...yg on call saat diperlukan. Oleh sebab itu Rupan disusun agar mudah dan lincah bergerak dilapangan .
Gagasan sprti TS diatas sebenrny bukan hal baru... Sdh sngat banyak kajian2 di Dirbin Litbang Pussenif dlm menyikapi perkembngan kmungkinan situasi yg dihadapi oleh satuan tempur infantri yg mempengaruhi jenis , jumlah senjata , alat peralatan dan perlengkapan dlsb dr suatu Rupan sbgai organisasi tempur terkecil , yg tentuny tidak dipublikasikan keluar....
Namun dmikian diskusi ini cukup bermanfaat sbgai pengetahuan militer formiler .... Cmiiw.
Quote:Original Posted By zenargun15151


Komposisi pada setiap regu dari Ton-Pan suatu Yonif sdh dikaji dan diuji secara berkesinambungan. Dalam hal ini TS menyajikan susunan TOP (Tabel Organisasi dan Peralatan ) yg mumpuni utk regu tsb bertempur dlm skenario tertentu.
Dalam prakteknya regu /peleton tdk hanya langsung bertempur, adakalanya hrs melaks... patroli intai, raid, patroli paksa dll, seringkali jg patroli jarak jauh yg hrs mandiri. Sehingga TOP disusun sedemikian rupa dgn alat (senjata dlsb) yg ringan. Senjata bantuan ( sprti SMB, SLT ,Mortir dll) ditempatkan di Ki Ban ...yg on call saat diperlukan. Oleh sebab itu Rupan disusun agar mudah dan lincah bergerak dilapangan .
Gagasan sprti TS diatas sebenrny bukan hal baru... Sdh sngat banyak kajian2 di Dirbin Litbang Pussenif dlm menyikapi perkembngan kmungkinan situasi yg dihadapi oleh satuan tempur infantri yg mempengaruhi jenis , jumlah senjata , alat peralatan dan perlengkapan dlsb dr suatu Rupan sbgai organisasi tempur terkecil , yg tentuny tidak dipublikasikan keluar....
Namun dmikian diskusi ini cukup bermanfaat sbgai pengetahuan militer formiler .... Cmiiw.


emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak aja dech, sesuai dengan thread disebelah. Pas ketemu OPM, beberapa kali prajurit TNI AD tidak membawa senjata termasuk SOP barukah? kalau masuk kolam dan ketemu GPK yang membawa rifle TNI AD harus tidak membawa senjata supaya tidak dianggap melanggar HAM. super sekali TNI ini.
@zenargun:
Jika anda belajar kasus aceh dan papua yg brusan ente gak bakal ngomong srperti ini

Ane cuman ingat nasib pama di timtim (ditulis di kisah rudy 79) ‎​jadi ceritanya pama tersebut mimpin outpost krn gak tahan ejekan dia mutusin kluar pos untuk menghajar mereka yg ada malah kekacauan dan seoramg anggoytanya ditangkap dan disiksa semalaman, esoknya krn jengkerl penduduk dekat tempat tersebut dibantai semua dan terimakasih kepada pama tersebut nama tni tercoreng lagi. Padahal cukup nebmbakin peluru suar udah cukup khan baru diberondong semua atau minta bantuan mortir, nyatanya minta tembakan mortir aja kagak bisa, beda saat di era sintong satu pos masih dapat mortir khan atau jangan2 peluru suar saja bukan standar kita?
Quote:Original Posted By dsantnchik
@zenargun:
Jika anda belajar kasus aceh dan papua yg brusan ente gak bakal ngomong srperti ini

Ane cuman ingat nasib pama di timtim (ditulis di kisah rudy 79) ‎​jadi ceritanya pama tersebut mimpin outpost krn gak tahan ejekan dia mutusin kluar pos untuk menghajar mereka yg ada malah kekacauan dan seoramg anggoytanya ditangkap dan disiksa semalaman, esoknya krn jengkerl penduduk dekat tempat tersebut dibantai semua dan terimakasih kepada pama tersebut nama tni tercoreng lagi. Padahal cukup nebmbakin peluru suar udah cukup khan baru diberondong semua atau minta bantuan mortir, nyatanya minta tembakan mortir aja kagak bisa, beda saat di era sintong satu pos masih dapat mortir khan atau jangan2 peluru suar saja bukan standar kita?


Banyak peristiwa timbulny kerugian baik personel maupun material krna tidak melaksanakan /mengabaikan/menganggap remeh situasi yg nampakny tenang , ataupun hal2 yg pokok/ mendasar dr Taktik Umum dlm daerah ops .(contoh apa yg hrs SELALU dilaks menghadapi MEDAN KRITIK , prosedur dlm Pertmpuran Jumpa , Prosedur dlm Pos Pertahanan !!) Dll yg klo dihimpun intinya ya Disiplin Pertempuran bahkn kejenuhan dlm tugas. Padahl seblum bertugas sdh melaks lat Pratugas !!! Tpi bgtu masuk kolam yaaa...improvisasiny kdang berlebihan...
Quote:Original Posted By dsantnchik
@zenargun:
Jika anda belajar kasus aceh dan papua yg brusan ente gak bakal ngomong srperti ini

Ane cuman ingat nasib pama di timtim (ditulis di kisah rudy 79) ‎​jadi ceritanya pama tersebut mimpin outpost krn gak tahan ejekan dia mutusin kluar pos untuk menghajar mereka yg ada malah kekacauan dan seoramg anggoytanya ditangkap dan disiksa semalaman, esoknya krn jengkerl penduduk dekat tempat tersebut dibantai semua dan terimakasih kepada pama tersebut nama tni tercoreng lagi. Padahal cukup nebmbakin peluru suar udah cukup khan baru diberondong semua atau minta bantuan mortir, nyatanya minta tembakan mortir aja kagak bisa, beda saat di era sintong satu pos masih dapat mortir khan atau jangan2 peluru suar saja bukan standar kita?


Justru kasus2 di Tim tim, Aceh...bnyak menunjukan sstuan yg mngabaikan Tik Um alias Taktik Umum yg bnyak korban...dibandingkan satuan yg bgtu disiplin dlm Taktik......
Quote:Original Posted By madokafc


emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak aja dech, sesuai dengan thread disebelah. Pas ketemu OPM, beberapa kali prajurit TNI AD tidak membawa senjata termasuk SOP barukah? kalau masuk kolam dan ketemu GPK yang membawa rifle TNI AD harus tidak membawa senjata supaya tidak dianggap melanggar HAM. super sekali TNI ini.


Lha kan ini jelas sang komandanya gk waspada dgn situasi yg dihadapi....terlena dgn situasi yg sepertinya aman ! ! ...bukan peralatanya yg kurang . Tetapi mengabaikan prosedur2 dalam Taktik ! (Klo dalam bahasa kerennya SOP !) Maaf klo ada senior formiler yg tersinggung.
kalo yonif biasa kynya ga ada deh yg pake reddot, minimi, granade launcher, ataupun sniper emoticon-Malu

palingan kostrad, marinir dan kopasus.

btw minimi ini beneran lite MG dalam artian sebenarnya ya, pake ammo 5.56 emoticon-Embarrassment
Didalam setiap kontak senjata selalu ada Murphy's Law. (thing's that can be fucked up WILL BE fucked up). excuse the kodok lingo. emoticon-Smilie