alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Disekap 6 Hari, Gadis ABG Diperkosa 7 Preman Kampung
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5280b8371e0bc37d49000004/disekap-6-hari-gadis-abg-diperkosa-7-preman-kampung

Disekap 6 Hari, Gadis ABG Diperkosa 7 Preman Kampung

Disekap 6 Hari, Gadis ABG Diperkosa 7 Preman Kampung

SURABAYA (Pos Kota) – Nasib naas dialami gadis ABG asal Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun yang menjadi korban nafsu biadab tujuh pemuda asal Desa Tulung, Kecamatan Saradan.

Tak hanya diperkosa beramai-ramai, korban juga sempat disekap dan disiksa.

Ketujuh pelaku tersebut adalah, Muslimin, Ali, Suwaji, Suroso, Aris, Mujiono, dan Fredy. Dari ketujuh pelaku tersebut, tiga (diantaranya yakni Fredy, Aris dan Suroso masih belum berhasil diringkus aparat kepolisian.

Kejadian tragis yang dialami gadis 16 tahun lulusan SD tersebut, bermula pada Jumat (2/11) malam lalu. Saat itu korban diajak keluar oleh Fredy salah satu pelaku yang saat itu sudah menjanjikan akan dipekerjakan sebagai pelayan toko di salah satu toko yang ada di Kota Madiun.

“Saya dijanjikan akan diberi pekerjaan ya saya ikut saja pas diajak keluar. Kemudian saya diajak ke lapangan Desa Tulung dan dikenalkan ke teman-temannya yang saat itu sedang mabuk. Disitu saya dipaksa minum dan merokok,” ujar korban, Senin(11/11)

Usai pesta miras tersebut, korban langsung diperkosa beramai-ramai. Awalnya korban sempat berontak, namun ia tidak berdaya karena sempat dipukuli beberapa preman desa tersebut.

Tak puas memperkosa korban di lapangan, para pelaku kemudian dibawa dan disekap di rumah Suwaji.

“Di sana (rumah Suwaji) selama enam hari saya juga diperkosa beramai- ramai kalau tidak mau saya dipukul bahkan dada saya juga disundut rokok. Pas disitu, saya dikunci di dalam kamar dan jarang diberi makan minum,” ucap korban sambil menangis.

Akhirnya pada (8/11), ST diantar pulang sama mereka, tapi ia hanya diturunkan di jalan dekat rumah. Sampai di rumah, korban langsung mengutarakan pengalaman pahitnya salama beberapa hari terakhir kepada keluarganya.

Mendengar penjelasan tersebut, keluarga korban yang tidak terima dan marah melaporkan hal tersebut ke kepolisian.

“Kita memang sudah menerima laporan itu dan ada beberapa pelaku yang sudah kita tangkap. Tapi karena kasus ini melibatkan anak dibawah umur, kasusnya ditangani langsung unit PPA Polres Madiun,” ujar Kapolsek Saradan, AKP Sentot Sujito, Senin(11/11).

Spoiler for sumber:
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
Post ini telah di hapus oleh blue_danube
buset.. ga ngajak ngajak.. *just kidding emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:


cepet amir ente gan ??? emoticon-Bingung (S)
Kasian banget si bunga. Semoga 3 pelaku segera ditangkap.
giliran ditangkep polisi pasti preman kampungnya pada mewek mewek alesan khilaf emoticon-Mad (S)
kasihan banget ABG nya gan, semoga dia bisa hilang traumanya, dan orang yang perkosa bisa dibalas dengan seberat-beratnya
biadab..mending pelakunya dibunuh semua
Quote:


ini berita duka gan.....emoticon-Sorry
Hukum mati/potong baik ! emoticon-Mad (S)

Biar ga ada lagi kasus2 beginian lagi gan emoticon-Mad (S)

kalo ada 1 pelaku yang beneran di eksekusi baik nya pasti angka pemerkosaan di Indonesia turun 90%

*perkiraan gue ya
preman Goblok..!!! gantung ti*itnya baru kapok luh.. emoticon-Mad (S) emoticon-Mad (S)
kalo di sekep ama om tampan di kasih fasilitas memadai,,mungkin kagak bakal mau pulang tuh cewe emoticon-Big Grin

Post ini telah di hapus oleh hansip
siksa otong tuh preman emoticon-Mad
sundut make rokok !! klo udah gak berfungsi lagi baru di potong kecil2 emoticon-Mad
TS gambarnya TOGE, wkwkkw
emoticon-Matabelo
Duh...kasiman ya..
kasusnya kayak JUNKO FURUTA di Jepang ya emoticon-Matabelo
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 03
biadab banrt pelakunya bagus kalau ketangkep di potong aje tuh SENSOR pemerkosa.
miris ane bacanya gan emoticon-Marah
Quote:


udah ketebak gan.. alasan klasik..
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di