alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/527fe537a2cb173558000001/putri-ismail-marzuki-berjualan-di-pinggir-jalan-demi-bertahan-hidup
Putri Ismail Marzuki Berjualan di Pinggir Jalan Demi Bertahan Hidup
Putri Ismail Marzuki Berjualan di Pinggir Jalan Demi Bertahan Hidup

Putri Ismail Marzuki Berjualan di Pinggir Jalan Demi Bertahan Hidup
Minggu, 10 November 2013 | 12:55 WIB

http://www.metrotvnews.com/metronews...Bertahan-Hidup Pemerintah seakan lupa dengan nasib pahlawan yang sudah mengharumkan nama Bangsa. Hal itu terbukti dengan putri seorang pahlawan nasional mencari rezeki dengan berjulan minuman demi memenuhi kebutuhan hidup di pinggir jalan Depok, Jawa Barat.

Meskipun pahlawan nasional telah turut serta mengharumkan nama bangsa, namun hidup Rachmi Aziah Ismail Marzuki jauh dari kata berkecukupan. Putri tunggal pencipta lagu kebangsaan itu harus berjualan minuman di depan rumah kontrakannya di Komplek Bappenas, Depok.

Rachmi berjualan bersama anak bungsunya yang telah berkeluarga. Dari usahanya tersebut, Rachmi mendapat penghasilan Rp30 ribu setiap harinya.

Penderitaan Rachmi lainnya adalah rumah kontrakannya yang akan dijual oleh pemiliknya. Kini, putri Ismail Marzuki itu kesulitan mencari tempat tinggal baru. Belum lagi bantuan pemerintah sebesar Rp1,5 juta setiap bulannya, tidak selalu lancar.

Kehidupan Rachmi sebagai putri pahlawan nasional mungkin hanya bagian kecil dari ketidakpedulian pemerintah terhadap keluarga pahlawan yang mengalami kesulitan ekonomi. Seharusnya pemerintah memiliki kewajiban dalam mensejahterakan pahlawan dan keluarganya.

Quote:Anak Ismail Marzuki Hidup Susah.

Warga Indonesia pasti mengenal nama Ismail Marzuki. Ya, beliau-lah yang telah berjasa menciptakan berbagai lirik lagu yang beberapa diantaranya menjadi lagu wajib Indonesia dan lagu-lagu lainnya menjadi lagu yang melekat di hati masyarakat walau sudah berganti-ganti zaman.

Sebut saja beberapa judul seperti Halo-Halo Bandung, Juwita Malam, Rayuan Pulau Kelapa, Sepasang Mata Bola, Selendang Sutera, Aryati, Kopral Jon, O Sarinah, dan masih banyak lagi berikut dengan lagu yang tak terpublikasi.

Ismail Marzuki meninggal dunia dengan meninggalkan seorang anak perempuan tunggal bernama Rachmi Aziah, yang sekarang telah berumur 61 tahun. Meskipun lagunya selalu dikenang dan dinyanyikan di berbagai acara dan kesempatan, namun nasib putri Alm. Ismail Marzuki tidaklah sebagus yang diperkirakan. Rachmi saat ini bertempat tinggal di sebuah rumah kontrakan sederhana di daerah Depok, Jawa Barat. Pekerjaannya sehari-hari pun tak bisa dikatakan seratus persen menjamin kehidupannya dan jauh dari kata mapan.

Rachmi setiap hari bekerja di depan salah satu sekolah dasar yang berada tak jauh dari rumah kontrakannya. Rachmi membuka warung kecil yang hanya bermodalkan meja, payung, dan beberapa jenis minuman sirup serta es batu. Dari usaha inilah Rachmi menggantungkan seluruh biaya hidupnya.

Sedangkan suaminya yang bernama M. Benny hanyalah pekerja serabutan. Suaminya hanya bisa membawa pulang nafkah jika mendapat order penjualan mobil, rumah, tanah, atau apapun yang bisa menghasilkan uang dengan halal.

Kesulitan hidup Rachmi diawali ketika ayahnya sakit karena terserang TBC. Awalnya ayah dan ibunya masih bisa menanggung pengobatan sekaligus kebutuhan keluarga.

Namun dengan semakin buruknya kesehatan sang ayah yang telah berlangsung sampai 10 tahun, akhirnya hutang-hutang pengobatan mulai membengkak dan mereka pun kehilangan beberapa aset berharga, termasuk rumah, demi menutupi tagihan. Setelah sang ayah meninggal, Rachmi dan ibunya menumpang di rumah saudara di Kebayoran selama puluhan tahun hingga akhirnya Rachmi menikah.

Putri Ismail Marzuki Berjualan di Pinggir Jalan Demi Bertahan Hidup

Setelah menikah pun, ternyata Rachmi mendapatkan cobaan dalam sakit penyakit. Ia pernah menderita sakit jantung dan sempat dirawat inap selama beberapa hari di Rumah Sakit. Dokter mengajukan operasi untuk pemasangan ring di jantung Rachmi, namun karena biaya operasinya yang kelewat besar, Rachmi tidak bisa menyanggupinya.

Bahkan untuk biaya obat-obatan dan opname pun Rachmi sudah kesulitan, namun akhirnya terbantu dengan uluran dana dari Walikota Tangerang Selatan. Setelah penyakit jantung, berikutnya Rachmi terserang stroke. Dan lagi-lagi, karena biaya pengobatan yang tak terjangkau Rachmi kewalahan dan menutupinya dengan pinjaman-pinjaman.

Sekarang meskipun Rachmi sudah dinyatakan sehat—walau belum sepenuhnya— tapi hidup wanita kelahiran Bandung ini jadi dililit banyak hutang. Belum lagi tagihan kontrak rumah yang tiap tahun mencekiknya. Sampai-sampai Rachmi pernah mengalami masa dimana tagihan kontraknya menunggak hingga 6 tahun. Beruntung sang pemilik rumah mau berbaik hati tak mengusir Rachmi dan bersedia menerima bayarannya dengan dicicil.

Tak banyak yang tahu dengan kondisi putri Alm. Ismail Marzuki ini. Meski setiap bulannya Rachmi mendapat santunan dari Kemensos sebesar 1,5 juta rupiah, namun tetap saja jumlah itu tak dapat menanggung kehidupan keluarganya di rumah. Apalagi tiap uang santunan sampai ke tangannya, Rachmi lebih merelakan uang tersebut untuk membayar hutang.

Belum lagi royalti yang makin lama makin tak kelihatan. Lagu-lagu ayahnya memang sering dinyanyikan di berbagai acara, namun hanya sedikit artis yang membayar kewajiban royalti kepadanya. Rachmi sebenarnya tidak banyak mengeluh dengan kehidupannya. Ia bersikap ikhlas dan nama besar ayahnya tak lantas menjadikannya orang yang lupa diri.

Ia menerima keadaannya sekarang namun tidak berhenti berjuang untuk mendapatkan hidup yang lebih sejahtera serta meraih impian terbesarnya, yaitu membeli rumah. Rumah yang dapat membahagiakan keluarganya—tak peduli rumah besar maupun kecil.
Sumber: Kartini


kasihan banget dan gak adil jika dibanding koruptor masuk bui tapi masih terima pensiun emoticon-Bingung (S)
Putri Ismail Marzuki Berjualan di Pinggir Jalan Demi Bertahan Hidup
veteran amerika
Putri Ismail Marzuki Berjualan di Pinggir Jalan Demi Bertahan Hidup
veteran lokal

Njomplang !
di Republik Odong-2
ga penting pahlawan dan keluarganya, yang penting koruptor dan hartanya....

negeriku Indonesia....emoticon-Cape d... (S)
ya begini lah negara kita ,,, gimana mau jadi bangsa yang besar,, kalo melupakan jsa jasa para pahlawan nya ,,, beda kalo kurptorr uda salah aja masi dapet gaji dan fasilitas kayak gitu si HAM bangke masi mau ngebela atas nama prikemanusiaan sedangkan manusia yang dirugikan sama para koruptor apa bukan manusia>> setan mang komnas HAM emoticon-fuck3emoticon-fuck2
Miris baca berita beginian.
edaann. gak heran bangsa ini gak jadi bangsa yg besar.
Beda jauh ama keluarga koruptor..

Kalau diroyaltiin sudah berapa duit itu yang dia punya, dari lagu ayahnya..
kalau gini jadi males jadi pahlawan di negara ini emoticon-Traveller

profesi koruptor lebih menjanjikan emoticon-Shutup

intinya : saya prihatin emoticon-Cape d... (S)
sungguh miris, justru kita bisa duduk santai seperti ini karena jasa mereka. tapi seakan jasa mereka itu hanyalah dibalas oleh sebuah penghargaan simbolik yang dilakukan setiap 1 tahun 2 kali...
kasihan emoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By deponia
Putri Ismail Marzuki Berjualan di Pinggir Jalan Demi Bertahan Hidup
veteran amerika
Putri Ismail Marzuki Berjualan di Pinggir Jalan Demi Bertahan Hidup
veteran lokal

Njomplang !
di Republik Odong-2

gak semua kali gan veteran amerika makmur, ada juga yg gelandangan.... cman kebanyakan mereka emang tinggal di panti jompo....... tapi klo ngeliat pensiunan tentara AS pada perang desert storm sama perang iraq emang betul2 menyedihkan, yg jadi gelandangan lumayan banyak, begitu jga ama veteran yg tugas di perang vietnam, malah lebih miris... seumur hidup gak jarang sering terima hujatan dari masyarakat umum......
Quote:Original Posted By deponia
Putri Ismail Marzuki Berjualan di Pinggir Jalan Demi Bertahan Hidup
veteran amerika
Putri Ismail Marzuki Berjualan di Pinggir Jalan Demi Bertahan Hidup
veteran lokal

Njomplang !
di Republik Odong-2


quote dulu Gan
miris kalau liat gambar kedua, cuman dikasih nasbung & aqua gelas, duitnya dikorup juga ya? emoticon-Nohope



Quote:Original Posted By gendulJR


quote dulu Gan
miris kalau liat gambar kedua, cuman dikasih nasbung & aqua gelas, duitnya dikorup juga ya? emoticon-Nohope




kok tau? emoticon-Traveller
Sementara koruptor di dpr masih dikasih pensiun????????????

Cacad neh negara....
Yg satu bapaknya dpt gelar pahlawan dan mantaunya lg korupsi diistana. Yg stu lagi jualan dipinggir Jalan.
Semoga Laknat langit menembus jiwa keluarga sby emoticon-Mad
pemerintah yg salah
pokoknya pemerintah
pemerintah daerah
pemerintah pusat
Quote:Original Posted By deponia
Putri Ismail Marzuki Berjualan di Pinggir Jalan Demi Bertahan Hidup
veteran amerika
Putri Ismail Marzuki Berjualan di Pinggir Jalan Demi Bertahan Hidup
veteran lokal

Njomplang !
di Republik Odong-2


Foto sejuta makna sejuta efek khianat emoticon-Frown
Ayahnya berjuang untuk Indonesia
Anaknya berjuang untuk bisa bertahan hidup
Indonesia emoticon-I Love Indonesia (S)
pemerintah R.I emang masih ada yaa..??
=============================
bukan kita sekarang auto pilot..??
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
besok paling beritanya hilang lagi, dan tahun depan mulai lagi deh di munculkan, begitu seterusnya hingga orang2 yg berjasa ini meninggal dunia,