alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/527fcf8ea1cb171e54000004/megaproyek-jokowi-giant-sea-wall-butuh-dana-rp-300-triliun
Megaproyek Jokowi 'Giant Sea Wall' Butuh Dana Rp 300 Triliun
Spoiler for bukti kalo gak repost:


Quote:Megaproyek Jokowi 'Giant Sea Wall' Butuh Dana Rp 300 Triliun

Yang ngeliat banyak tapi yang komen cuma segitu emoticon-Sorry

Quote:Megaproyek Jokowi 'Giant Sea Wall' Butuh Dana Rp 300 Triliun

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Proyek Giant Sea Wall yang bakal diwujudkan Gubernur DKI Jakarta Joko "Jokowi" Widodo, ternyata membutuhkan dana yang lebih besar dibandungkan proyek Jembatan Selat Sunda (JSS).
Proyek untuk menangkal banjir di ibu kota itu, diperkirakan membutuhkan dana Rp 300 triliun. membutuhkan dana anggaran sebesar Rp 300 triliun. Nilai itu, jauh lebih besar daripada megaproyek milik pemerintah pusat, yakni Jembatan Selat Sunda (JSS), yang diperkirakan memakan Rp 250 triliun.
"Ini proyek program pengamanan banjir paling besar di dunia," ujar Deputi Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta Sarwo Handayani, Minggu (10/11/2013).
Sarwo menjelaskan, dana APBD Pemprov DKI tidak semuanya untuk Giant Sea Wall. Rencananya, Pemprov DKI akan menggandeng pihak swasta dan pemerintah pusat.
"Investasi masih dihitung, bisa sampai Rp 300 triliun, bukan dari APBD kalau bisa dari swasta," ungkap Sarwo.
Ide pembangunan Giant Sea Wall, muncul pada masa kepemimpinan Fauzi Bowo. Tanggul raksasa ini, dibangun untuk menanggulangi banjir, khususnya di sisi utara Jakarta, hingga seribu tahun ke depan.
Tanggul ini, juga difungsikan untuk mencegah terjadinya banjir rob yang lebih besar serta sebagai sumber air bersih. Selain Pemprov DKI Jakarta, pembangunan giant sea wall akan melibatkan berbagai instansi terkait, seperti Kementerian PU dan Bappenas.
Fauzi Bowo, pernah melibatkan Pemerintah Belanda dalam perancangan proyek itu karena Belanda telah berpengalaman dalam membuat bendungan. Ada jalan melingkar serta pusat pertumbuhan ekonomi baru di atas tanggul itu. Rencananya proyek Giant Sea Wall mulai dibangun pertengahan tahun 2014 dan akan selesai tahun 2020

sumber


Quote:
Tanggapan TS: Kalo dananya sebesar ini bakal tetap dibangun gak ya emoticon-Sorry atau mungkin nanti dananya disusutkan lagi? atau mungkin ada proyek pengganti? Kita lihat saja nanti emoticon-Smilie


Spoiler for kalo boleh ane minta:


Spoiler for jangan yang ini:

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
Pertamax di trit sendiri emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By rapunsyoo
Pertamax di trit sendiri emoticon-Matabelo


klonengan siapa nih? pp nya kayaknya familiar di BP... emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S)
jangan skrg kalau gitu pakkkkkkkk!!!!!!!!!
Quote:Original Posted By Cemananyaa


klonengan siapa nih? pp nya kayaknya familiar di BP... emoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S)



Klonengan? Ane baru bikin beberapa hari yang lalu gan. Asli no tipu-tipu emoticon-Ngakak
300triliyun dalam waktu 6 tahun.. dan dapat menganggulangi banjir dan air bersih selama seribu tahun mendatang emoticon-Matabelo
nice info emoticon-Toast , cba deh taro di lounge aja tread nya ..
Dari sumber yg gw baca, megaproyek ini bukan solusi dari masalah sebenarnya, dimana penyedotan air tanahlah yang menyebabkan jakarta semakin tenggelam...
apa udah yakin tuh mau buang duit segitu... atau mau bikin kota model mangkok kaya belanda?

ada argumen lain yang menguatkan pentingnya GSW ini? emoticon-Bingung (S)

sumber
Quote:Experts have expressed their concern over the building of 17 artificial islets and a giant sea wall off the northern coast of Jakarta, arguing that the reclamation project would not address the real problem of the city sinking.

Elisa Sutanudjaja, an analyst with city planning watchdog the Rujak Center, said over the weekend that the islets and the giant sea wall — part of the Coastal Defense Strategy to prevent seawater inundating the capital city — would not be effective.

“Subsidence is a natural process but the rate at which it is happening here in Jakarta and other big cities in Indonesia is rapid,” she said, adding that it was due to the over-exploitation of groundwater.

Therefore, Elisa said, the central government and city administration’s plan, which would “solve” the issue with a giant sea wall, would only “exacerbate the problem”.

Elisa said the islets might even trigger new problems as they could alter the sea’s current, which would cause abrasion along other coasts.

“I am also worried that the islets would only cater to the interests of businesses and affluent communities,” she said, adding that she was afraid that the promise to provide public access to the islets was mere lip service.

It is reported that the city is sinking by 7 centimeters (cm) every year and that seawater intrusion into freshwater has currently reached Lapangan Banteng square in Central Jakarta and Blok M in South Jakarta.

Analysts predict Jakarta may face a groundwater scarcity in 10 to 15 years should the administration overlook the uncontrolled use of groundwater for household and industrial purposes.

Governor Joko “Jokowi” Widodo previously announced that he wanted the project, initially scheduled to kick off in 2020, to start next year.

The project may cost Rp 280 trillion (US$25.48 billion).

The islets would be built by city-owned companies and private entities and include housing, entertainment and open green spaces.

The Indonesian Traditional Fishermen’s Association (KNTI) supervisory board chairman, M. Riza Damanik, warned of issues that would occur if the current was disrupted.

“The islets will change the pattern of the current and wave,” he said, adding that it would also affect the sediment.

He said if the sedimentation was not in balance, the constructing of the islets would result in siltation.

Riza said although the permits had been signed off, the governor should revoke the plan as it went against laws on environmental sustainability.

According to him, land reclamation should not be for land expansion.

“I am afraid that many parties have misused the environmental crisis in Jakarta Bay to support the construction of property,” he said.

Riza said if the islet project was really aimed at reclaiming the highly-polluted coast, the city should simply turn the area into open green space, which would be “cheaper than building islets”.

Trisaksi University urban analyst Nirwono Yoga said instead of building the islets, it would be better for the city to focus on greening the mainland and revitalizing drainage and rivers.

“We have 13 rivers and 40 dams and water reservoirs that need to be restored immediately,” he said, adding that these projects would be cheaper than building the giant sea wall and the islets.

Nirwono said the project would also be useless if the cause of the problems were not solved such as residents throwing garbage to the rivers without a second thought.

For the next few years, the city administration plans to dredge and revitalize 12 lakes, 160 connecting waterways and 18 sub-macro waterways; construct 1,958 percolation pits in flood-prone areas; and repair 73 pump houses to prevent floods.

Quote:Original Posted By parenkim
300triliyun dalam waktu 6 tahun.. dan dapat menganggulangi banjir dan air bersih selama seribu tahun mendatang emoticon-Matabelo
nice info emoticon-Toast , cba deh taro di lounge aja tread nya ..



Tadinya ane mau taro di lounge tapi takut salah kamar emoticon-Sorry
Quote:Original Posted By rapunsyoo



Tadinya ane mau taro di lounge tapi takut salah kamar emoticon-Sorry


gak kok gan.. hahaha.. coba ente taro lagi deh
Quote:Original Posted By headphon3
Dari sumber yg gw baca, megaproyek ini bukan solusi dari masalah sebenarnya, dimana penyedotan air tanahlah yang menyebabkan jakarta semakin tenggelam...
apa udah yakin tuh mau buang duit segitu... atau mau bikin kota model mangkok kaya belanda?

ada argumen lain yang menguatkan pentingnya GSW ini? emoticon-Bingung (S)

sumber


Ya mau gimana lagi gan. Penduduk di Jakarta itu jumlahnya ribuan dan otomatis kebutuhan akan air makin meningkat. Akibatnya tanah terus dikeruk emoticon-Sorry
Ini baru sebatas rencana sih. Semoga aja pak Jokowi tetap mempertimbangkan apakah proyeknya bakal tetep jalan atau gak. Sayang juga emang duit segitu banyak ludes kalo masalah banjir ini gak kelar-kelar.
Yah.. tinggal liat aja, korupsi tender lagi kagak.. emoticon-thumbdown
2014 baru keliatan, maklum investor mau yakin dulu siapa di 2014
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By headphon3
Dari sumber yg gw baca, megaproyek ini bukan solusi dari masalah sebenarnya, dimana penyedotan air tanahlah yang menyebabkan jakarta semakin tenggelam...
apa udah yakin tuh mau buang duit segitu... atau mau bikin kota model mangkok kaya belanda?

ada argumen lain yang menguatkan pentingnya GSW ini? emoticon-Bingung (S)

sumber


mau dibuat pulau buatan gan, investornya uda ada, orang dubai kontraktor yg ngerjain pulau buatan itu tuh, nanti fokus pariwisata akan disana semua
jangan bilang2 siapa dulu yak nga enak ane neh emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Megaproyek Jokowi 'Giant Sea Wall' Butuh Dana Rp 300 Triliun

biar penasbung ada materi baru
Quote:Original Posted By parenkim


gak kok gan.. hahaha.. coba ente taro lagi deh


repost gitu? kalo ane sendiri yang mindahin gak bisa.... mesti sama momodnya gan emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By jprabandaru
Yah.. tinggal liat aja, korupsi tender lagi kagak.. emoticon-thumbdown


semoga enggak gan emoticon-I Love Indonesia
Quote:Original Posted By rapunsyoo


Ya mau gimana lagi gan. Penduduk di Jakarta itu jumlahnya ribuan dan otomatis kebutuhan akan air makin meningkat. Akibatnya tanah terus dikeruk emoticon-Sorry
Ini baru sebatas rencana sih. Semoga aja pak Jokowi tetap mempertimbangkan apakah proyeknya bakal tetep jalan atau gak. Sayang juga emang duit segitu banyak ludes kalo masalah banjir ini gak kelar-kelar.


kalo peningkatan kualitas pengolahan air sungai jadi air minum yang dulu dibilang ahok itu ditambah pelarangan panggunaan air tanah, kayanya bisa lebih efisien, dari segi waktu dan biaya...

lagian bangun GSW 6 tahun, penurunan 7 cm per tahun, 6 tahun udah turun 42 cm gan... ampir 1/2 meter loh turunnya
jadi cm bisa nerusin proyek pokemon ya, trus proyek deep tunnel hasil loncat kedalem gorong2 thamrin yg dulu gimana tuh emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By headphon3
Dari sumber yg gw baca, megaproyek ini bukan solusi dari masalah sebenarnya, dimana penyedotan air tanahlah yang menyebabkan jakarta semakin tenggelam...
apa udah yakin tuh mau buang duit segitu... atau mau bikin kota model mangkok kaya belanda?

ada argumen lain yang menguatkan pentingnya GSW ini? emoticon-Bingung (S)

sumber


jutaan masyarakat Jakarta sudah sejak dari dulu ngambil air Tanah.. kayaknya emang di Indoensia tidak ada peraturan mengenai pengambilan air Tanah.. air Tanah yang diambil sudah besar sekali jumlahnya.. gimana mau mengembalikannya? apapun caranya tidak mungkin instan...

kalo gak salah, ane pernah baca bahwa intrusi air laut di Jakarta (beberapa tahun lalu) sudah nyaris mencapai daerah Senayan... so, kayaknya emang jika ada solusi yang lebih murah seharusnya sudah dilakukan sejak dulu kala... IMHO...

Quote:Original Posted By Krabberz
jadi cm bisa nerusin proyek pokemon ya, trus proyek deep tunnel hasil loncat kedalem gorong2 thamrin yg dulu gimana tuh emoticon-Ngakak

Mungkin pertanyaan yang lebih penting : Jika memang proyek ini dianggap vital oleh si Pokémon, kenapa tidak di-eksekusi pada jaman dia memerintah?

Tidak ada satupun yang BENAR-BENAR baru, di dunia ini... Suatu program sangat mungkin adalah pengembangan program yagn telah ada dan jika ada program baru di Jakarta, mungkin itu pun replikasi program yang telah dilakukan di kota lain atau di negri lain...

So? jika memang dirasa penting, kenapa hanya direncanakan? kenapa tidak dilaksanakan? Bermimpilah setinggi mungkin karena bermimpi itu gratis, tapi segeralah bangun dari mimpi dan wujudkan hal itu dengan kerja keras... dan mungkin inilah yang sedang dilakukan pemda DKI sekarang...

Quote:Original Posted By Krabberz
jadi cm bisa nerusin proyek pokemon ya, trus proyek deep tunnel hasil loncat kedalem gorong2 thamrin yg dulu gimana tuh emoticon-Ngakak


ente jangan ngetroll dong gan... kasi kontribusi kek emoticon-Berduka (S)
ato bikin tret sendiri aja kalo mau ngompor...
Quote:Original Posted By headphon3


kalo peningkatan kualitas pengolahan air sungai jadi air minum yang dulu dibilang ahok itu ditambah pelarangan panggunaan air tanah, kayanya bisa lebih efisien, dari segi waktu dan biaya...

lagian bangun GSW 6 tahun, penurunan 7 cm per tahun, 6 tahun udah turun 42 cm gan... ampir 1/2 meter loh turunnya


Kalo pelarangan penggunaan air tanah berarti semuanya pake pompa dong? Emangnya yang kalangan ke bawah bersedia beli pompa? emoticon-No Hope
Kalo begitu berarti sama aja kayak nambahin gunung es ya emoticon-No Hope
kirain berat badan aja yang bisa turun, tanah juga bisa turun man...alias amblas:-)
×